24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Turnamen Bola Voli Lokal Desa di Tamblang: Sensasi dan Kemeriahan ala Desa Perkebunan

Komang Sujana by Komang Sujana
October 15, 2022
in Khas
Turnamen Bola Voli Lokal Desa di Tamblang: Sensasi dan Kemeriahan ala Desa Perkebunan

Camat Kubutambahan Made Suyasa membuka invitasi bola voli Volta Tamblang

Lapangan Rumada di Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng,  mendadak ramai, Jumat sore, 14 Oktober 2022.

Pintu masuk lapangan tampak dijaga ketat oleh Satpol PP, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Linmas. Lha, ada demo? Bukan.

Petugas keamanan ini ternyata sedang bertugas dalam acara pembukaan invitasi atau turnamen bola voli lokal desa se-Kecamatan Kubutambahan yang diselenggarakan oleh Volta Tamblang.

Ah, pantas saja. Untuk urusan voli, warga desa-desa di Kubutambahan memang selalu antusias. Sebelumnya turnamen voli  digelar dengan penuh gegap gempita di Desa Tajun, Dan kini di Desa Tambalng.

Turnamen di Desa Tamblang diselenggarakan klub voli Volta Tamblang. Tujuannya tentu saja menyuguhkan tontonan untuk bola voli mania dengan menggelar invitasi bola voli di Lapangan Rumada Desa Tamblang.

Invitasi bola voli Volta Tamblang dalam rangka menyambut hari Sumpah Pemuda diikuti oleh 18 tim dari 8 desa di wilayah pekebunan di Kecamatan Kubutambahan. Terdapat sebanyak delapan desa yang berpartisipasi pada turnamen ini.

Delapan desa yang selalu setia membina generasi muda di bidang olahraga bola voli itu adalah desa-desa yang dikenal memiliki wilayah perkebunan, seperti kebun cengkeh, mangga, durian, dan jenis kebun lain yang sudah dikenal di Bali. Kini, selain dikenal sebagai desa perkebunan, desa-desa itu juga dikenal sebagai desa aktif pengembang olahraga bola voli.   

Desa Tamblang sebagai tuan rumah menjadi desa dengan wakil terbanyak, yaitu 5 tim. Desa Tajun dan Depeha masing-masing 3 tim. Desa Mengening dan Bontihing mengirim 2 tim. Desa Bila, Tunjung, dan Tambakan juga turut berpartisipasi dengan mengirim 1 tim.

invitasi bola voli Volta Tamblang yang didukung penuh oleh desa dinas dan desa adat se-Desa Tamblang bertujuan menumbuhkan semangat berolahraga generasi muda.

“Membangkitkan jiwa semangat pemuda desa Tamblang untuk berolahraga. Berharap bisa muncul bibit-bibit baru pemain voli berkualitas,” kata Komang Adi Susastra yang menjadi ketua panitia penyelenggara.

Pada pertandingan pembuka, Jumat sore itu, Himappta Tajun berhasil menang atas Portam Tambakan, 3-0 (25-18, 25-14, 25-18). Pada sesi kedua Volta A menang atas Vodka Kelampuak, 3-1 (25-15, 25-17, 22-25, 25-20).

Format Lokal Desa

Invitasi bola voli Volta Tamblang menggunakan sistem double knock out dengan format lokal desa se-Kecamatan Kubutambahan. Turnamen dengan total hadiah 5.5 juta ini berlangsung sampai tanggal 31 Oktober 2022.

Pertandingan pembuka antara  Himappta Tajun  dan Portam Tambakan  berlangsung meriah. Dan tentu akan makin meriah pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Himappta Tajun dan Portam Tambakan

Volta A dan Vodka Kelampuak | Foto: dokumentasi panitia.

Masyarakat didominasi anak-anak dan remaja mulai berdatangan. Mereka sebagian besar dari Tamblang. Namun, tidak sedikit dari Tajun, Tunjung, Bontihing, dan Tambakan.

Format lokal desa memang berbeda dengan format turnamen semiopen sebagaimana pada turnamen di Desa Tajun sebelumnya. Pada format lokal desa, tim hanya menggunakan pemain-pemain lokal, dan tidak bisa menggunakan pemain bayaran dari luar, apalagi menggunakan pemain tim nasional dari luar Bali.

Namanya saja kejuaraan lokal desa maka gaung pemainnya memang tidak sehebat turnamen semiopen. Tidak ada pemain top Bali apalagi nasional. Para pemainnya adalah putra desa asli yang mayoritas anak-anak muda yang baru belajar voli.

Jangan membayangkan mereka akan mempertontonkan teknik dan permainan ala pemain voli terlatih dan berpengalaman seperti pemain bayaran pada kompetisi semiopen. Walaupun demikian turnamen lokal desa tetap menarik perhatian voli mania. Sensasinya berbeda.

Buktinya Lapangan Rumada tetap ramai. Penonton antusias, gereget. Tidak kalah seru dengan semiopen. Bahkan mereka rela berdiri beberapa jam untuk menonton tim kesayangannya.

Tidak sedikit yang hadir adalah keluarga dari pemain. Mereka ingin menyaksikan langsung anaknya, keponakan, atau anggota keluarganya bermain untuk membela nama desa.

Selain meriah, turnamen voli antardesa di Kubutambahan selalu mendapat perhatian dari Camat Kubutambahan. Camat Kubutamban, Drs. Made Suyasa, M.Si., yang membuka turnamen itu sekaligus memberi semangat kepada pemain dan warga pendukung tim masing-masing.

Kemeriahan turnamen bola voli di Lapangan Rumada, Desa Tamblang, Kubutambahan, Buleleng

Suyasa mengatakan invitasi bola voli Volta Tamblang  atas inisiasi generasi muda Tamblang merupakan kegiatan yang sangat positif. Perlu diapresiasi karena memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan hobi dan bakat.

“Invitasi bola voli Volta Tamblang Cup merupakan momentum terbaik membina generasi muda dalam rangka mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga utamanya bola voli. Invitasi diselenggarakan untuk menjaring dan membina altlet-atlet bola voli di Kecamatan Kubutambahan karena pesertanya terbatas pada desa-desa di Kecamatan Kubutambahan”, kata Camat Suyasa.

Camat Suyasa mengingatkan agar Panitia harus menjadi penyelenggara yang penuh sportifitas, menjaga keamanan, dan ketertiban. Kepada suporter Suyasa berpesan jangan sampai menunjukkan fanatisme yang berlebihan.

Sekretaris Umum PBVSI Buleleng Nengah Sudarsana juga menyampaikan hal serupa. Menurutnya turnamen antardesa yang diselenggarakan oleh Volta Tamblang adalah sebuah terobosan di saat maraknya kejuaraan semiopen di Buleleng. Laga antardesa mengaharuskan tim menurunkan pemain lokal desa dari desa yang bersangkutan.

 “Semoga melalui turnamen ini pemain-pemain berbakat akan kelihatan. Semuanya saling berhubungan sebenarnya antara invitasi laga desa dan turnamen semiopen. Ini akan membangkitkan sebuah gairah baru anak-anak muda untuk bisa berlatih lebih giat lagi,” kata Sudarsana. [T]

Bukan Hanya Cengkeh dan Tuak, Desa Tajun Punya Atlet Voli, Karate Hingga Motocross
Pesona Pemain Timnas di Turnamen Bola Voli Tajun Cup III dan Dampaknya Bagi Buleleng
Tags: bulelengDesa Tamblangklub voli desaolahragavoli
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Warna Bali, Natural Balinese Colors in The Contemporary Art –Pameran 14 Perupa di Gala Rupa Balinesia Art Space

Next Post

Esensi Bahasa Indonesia di Tengah Jargon Profil Pelajar Pancasila | Seri Peringatan Bulan Bahasa

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails

Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

by Agus Suardiana Putra
March 20, 2026
0
Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

SANG surya mulai turun mengistirahatkan diri setelah seharian bersinar, dan kegelapan perlahan menyelimuti bumi. Tibalah kita pada sandikala, waktu yang...

Read moreDetails
Next Post
Esensi Bahasa Indonesia di Tengah Jargon Profil Pelajar Pancasila | Seri Peringatan Bulan Bahasa

Esensi Bahasa Indonesia di Tengah Jargon Profil Pelajar Pancasila | Seri Peringatan Bulan Bahasa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co