4 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Seraya Popcorn, Usaha Kreatif Agus Tripayana Membangkitkan Jagung Desa Seraya

I Kadek Susila Priangga by I Kadek Susila Priangga
November 30, 2022
in Khas
Seraya Popcorn, Usaha Kreatif Agus Tripayana Membangkitkan Jagung Desa Seraya

Seraya Popcorn, jagung goreng dari Desa Seraya, Karangasem, Bali

PERNAH MENDENGAR JAGUNG SERAYA? Iya, jagung yang tumbuh di Desa Seraya, desa di ujung timur Pulau Bali, di Kabupaten Karangasem.

Desa Seraya adalah tempat dengan intensitas curah hujan yang rendah. Tanahnya berbatu. Tandus. Desa ini, selain memiliki tradisi budaya Gebug Ende sebagai tarian sakral, juga memiliki jagung dengan nama Jagung Seraya.  

Cerita Tentang Jagung

Desa Seraya terbagi menjadi tiga desa dinas, yakni Desa Seraya Barat, Seraya Tengah dan Seraya Timur. Namun ketiganya tergabung dalam satu desa adat, yakni desa Adat Seraya, yang biasa juga disebut dengan Desa Sraya.

Mata pencaharian warga Desa Seraya sebagian besar menjadi petani dan nelayan. Petani musiman—menunggu musim hujan. Karena pada saat musim hujanlah warga mengelola lahannya yang berbatu-batu itu.

Seraya Popcorn, popcorn dari Desa Seraya, Karangasem, Bali

Yang ditanam adalah jagung. Namun, meski Jagung seraya cukup diminati, namun tidak banyak juga warga yang kini mau menanam jagung. Budaya menanam jagung mulai terkikis dan banyak warga memilih untuk merantau ke kota besar ketimbang menanam jagung.

Ya, kini banyak petani yang enggan menanam jagung. Penyebabnya, jagung sudah bukan menjadi konsumsi pokok, sudah dikalahkan beras. Selain itu, akibat musim penghujan yang tidak menentu, sering pula membuat petani merugi.

“Amulto tuyuhe metajuk, jeg mati kebusan jagunge!” gumam petani dengan logat khas Desa Seraya. Artinya, sebegitu giat menanam, tiba-tiba jagung mati kepanasan.

Tentu saja mereka harus giat, dan melelahkan. Untuk mengolah lahan kering, mereka biasanya memakai jasa sapi untuk menarik tenggala agar tanah bisa gembur. Tenggala adalah alat untuk menggemburkan tanah tempat benih jagung ditanam.

Namun kini banyak petani yang tidak memiliki sapi. Sehingga para petani terbiasa menarik tenggala itu dengan tenaganya sendiri. Bisa terbayang bagaimana kekecewaan mereka yang lelah usai menanam jagung, namun jagung gagal hidup karena hujan tak kunjung datang.

Jagung Seraya bisa dikonsumsi ketika jagung masih muda dengan cara direbus, di panggang dan diolah untuk lauk.

Pada musim panen tiba, hasil panen distok atau disimpan sebagian untuk dipersiapkan sebagai benih, sisanya disimpan di sebuah tempat agar bisa dikonsumsi sehari-hari.

Tak jarang jagung itu jadi makanan ayam, karena tidak dikonsumsi sebagai bahan pokok. Olahan jagung yang paling terkenal dan masih sering dihidangkan ketika ada tamu yang datang adalah jagung goreng atau nama kerennya popcorn.

Jagung yang mekar sempurna menjadi cemilan yang menarik dan teman ngopi yang pas. Jagung goreng atau jagung nyanyah (sangrai) ini berhasil menarik hati orang-orang yang mencicipinya. Tak segan mereka meminta untuk dibungkus dan dibawa pulang ke rumah mereka.

Seraya Organik

Nah, tersebutlah seorang anak muda dari Desa Seraya yang merespon keunggulan popcorn dari Desa Seraya ini. Pemuda itu berada di Desa Seraya Timur. Anak muda inilah yang membuat petani jagung di Desa seraya bergairah lagi menanam jagung.

Anak muda itu bernama I Nengah Agus Tripayana. Agus yang kelahiran tahun 1991 itu melahirkan sebuah produk bernama Seraya Popcorn.

Ia mendirikan sebuah wirausaha sosial berbasis masyarakat bernama Seraya Organik yang bergerak di sektor pertanian dan bertujuan untuk memajukan pertanian di Desa Seraya.

I Nengah Agus Tripayana

Dengan usaha itu, ia mengubah stigma petani yang beranggapan nasi jagung sudah digantikan beras. Ia mengubah stigma bahwa, daripada menanam jagung, lebih baik menanam pohon besar yang bisa diambil kayunya.

Agus cukup berhasil mengubah stigma itu. Para petani mulai menanam jagung kini bukan semata untuk dimakan sendiri. Ada kesadaran baru bahwa jagung bisa diolah dan dipasarkan sampai seluruh Indonesia.

Dengan mengajak tim yang mampu bekerjasama, Seraya Popcorn itu dikemas dengan menarik dan beraneka rasa.

Menurut Agus, ia punya harapan besar pada produk yang dibuatnya itu. Harapannya itu bukan sekadar ekonomi, tapi munculnya kegairah kembali untuk bertani. Itu karena produktivitas petani meningkat,  lahan hidup kembali, dan banyak petani muda tidak merasa malu lagi untuk menanam jagung.

Pemasaran produk memakai media sosial berupa facebook dan Instagram, dan Agus sudah beberapa kali memperkenalkan produk asli desa ujung timur Pulau Bali ini ke kancah nasional.

Pembuatan popcorn dari Jagung Seraya ini dilakukan dengan cara di-nyanyah atau digoreng tanpa menggunakan minyak. Namun kebanyakan masyarakat saat ini sudah tidak menerapkan itu lagi, dan proses penggorengannya sudah memakai minyak.

Karena proses yang berbeda, sudah tentu menghasilkan produk yang berbeda pula. Proses pembuatan jagung nyanyah ini cukup unik, menggunakan tungku tradisional, dan beberapa lidi untuk mengaduk, jagung itu di goreng tanpa minyak. Suara biji jagung yang mekar karena panas menjadi ciri khas aktivas pembuatan popcorn itu. Suaranya menarik, berirama bersahutan.

I Nengah Agus Tripayana (kiri) dan Seraya Popcorn

Kini Jagung Seraya sudah mulai dibangkitkan lagi, lahan yang tidur sedikit demi sedikit mulai terbangun, rasa bangga petani desa mulai tumbuh, walau memiliki ukuran yang mungil namun bisa bersaing di pasar.

Semoga di musim tanam selanjutnya semua lahan hijau dengan jagung, dan Seraya Popcorn bisa terus berkembang dan tetap menjadi ciri khas Desa Seraya. [T]

Komang Ego | Kabur dari SD, Mengemis, Jual Gelang, Sekolah Lagi, Juara Olimpiade
Ketut Kertiyasa dari Desa Les, Menjual Juruh, Tuak dan Rengginang Hingga Sumatera
Gede Suryantara dari Desa Les | Menganyam Bambu, Menganyam Hidup, di Pondok Kecil Tepi Hutan
Tags: Desa Serayaekonomi kreatifjagungkarangasempertanianpetaniUMKM
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bali Jani Nugraha 2022 | I Wayan Dibia dan Tiga Hal Penting dalam Seni Kontemporer

Next Post

Workshop Pengawak Lelambatan Pegongan dari Yayasan Janahita Mandala, Merespon Telaga Sebagai Benih Reka Cipta

I Kadek Susila Priangga

I Kadek Susila Priangga

Lahir di Karangasem. Guru seni budaya di SMPN 3 Sukasada, Buleleng, Bali

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Workshop Pengawak Lelambatan Pegongan dari Yayasan Janahita Mandala, Merespon Telaga Sebagai Benih Reka Cipta

Workshop Pengawak Lelambatan Pegongan dari Yayasan Janahita Mandala, Merespon Telaga Sebagai Benih Reka Cipta

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menara Gading di Pasar Kerja
Esai

Menara Gading di Pasar Kerja

LULUSAN sarjana bertambah, pekerjaan yang sesuai tidak tumbuh dengan kecepatan sama. Lalu, apa sebenarnya yang kita harapkan dari universitas ketika...

by I Wayan Renaldi Bayu Permana
October 3, 2026
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar
Pendidikan

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

by tatkala
October 3, 2026
Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied
Kuliner

Belajar Mengenal Teknik Prancis Lewat Chicken Ballotine Bersama Chef Simon Tailpied

MEMBUAT hidangan restoran tidak hanya soal mengikuti resep. Cara mempersiapkan bahan, mengolahnya dengan teknik yang tepat, hingga menyajikannya menjadi bagian...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026
Small Is Beautiful untuk Orang Bali
Esai

Small Is Beautiful untuk Orang Bali

BALI sedang menghadapi sebuah paradoks. Pulau ini semakin ramai, bangunannya semakin besar, investasinya semakin banyak, tetapi bagi sebagian orang Bali...

by Angga Wijaya
October 3, 2026
Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan
Esai

Rocky Gerung dan Godaan Kekuasaan

ADA satu kalimat yang sejak lama saya pegang: sesuatu yang benar tidak cukup hanya diyakini; ia harus terbukti dan teruji...

by Agung Sudarsa
October 3, 2026
Mimpi Ibu Menjadi Manusia
Buku Tatkala

Mimpi Ibu Menjadi Manusia

Judul: Mimpi Ibu Menjadi Manusia Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Komang Astiari ISBN: Masih dalam proses Tebal: 90 halaman...

by Buku Tatkala
October 3, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Nasionalisme Rente Ideologi Para Koruptor

SIDANG pembaca yang budiman, bisa jadi para koruptor itu justru lebih nasionalis daripada kita, rakyat biasa. Tapi jangan buru-buru tersinggung....

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 3, 2026
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Kuliner

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co