3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Saksi PKB Sejak 1979: Mie Ayam Racikan ala Parman

Jong Santiasa Putra by Jong Santiasa Putra
June 30, 2022
in Khas
Saksi PKB Sejak 1979: Mie Ayam Racikan ala Parman

Foto: Mie Ayam Bakso Pak Parman di areal Taman Budaya Provinsi Bali

Kamis, 9 Juni 2022, beberapa hari menjelang Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLIV tahun 2022.  Parman (63) mengumpulkan sejumlah kayu rusuk, reng dan triplek. Bahan-bahan itu ia temukan di sekitaran rumahnya. Ada juga yang ia beli di toko bangunan.

Selama 3 hari, sebelum hari Minggu 12 Juni 2022, ia harus merampungkan tiga meja makan yang bentuknya memanjang, satu meja pajangan dan beberapa printilan untuk kebutuhan stan kulinernya di sisi selatan Taman Budaya Provinsi Bali, tempat PKB digelar.

“Tiga hari saya libur untuk mempersiapkan kebutuhan meja,” kata Parman kepada tatkala.co saat mengunjungi stannya di sela-sela pelaksanaan PKB, Rabu, 29 Juni 2022.

Tentu saja ia harus mempersiapkan stand baru agar tampak lebih segar. Apalagi, mejanya yang sudah lama diakui sudah rusak semua. “Jadi saya buat saja sendiri, tidak apa-apa, sekalian merayakan PKB yang diadakan secara langsung,” ujarnya.

Parman menceritakan cerita lucu saat pembukaan PKB. Sebelumnya ia mengetahui jika Pak Presiden Jokowi-lah yang akan hadir untuk membuka acara. Biasanya, kalau ada Presiden, sejumlah kuliner tidak diizinkan berjualan. Namun kabar ketidakdatangan Pak Presiden telat sampai ke telinganya.

Ketika tiba-tiba ia tahu Pak Presiden tak jadi membuka PKB, ia pun bergegas menyiapkan dagangan agar bisa berjualan ketika pembukaan. Karena, saying sekali, ramainya pengunjung saat pembukaan tidak dimanfaatkan dengan baik. Itu adalah berkah rezeki untuknya.

“Saya nggak tahu e, kalau yang membuka bukan Presiden. Aduh, saat itu, cepat-cepat saya dan istri menata ke sini (ke stan Taman Budaya). Ruaaaameee yang datang, sampai macet orang berjalan,” jelasnya sambil tertawa.

Foto: Mie Ayam Bakso Pak Parman di areal Taman Budaya Provinsi Bali

Bagi kawan-kawan seniman yang biasa latihan di Taman Budaya, Bali atau dosen, mahasiswa Institute Seni Indonesia Denpasar, Parman adalah seorang pedagang mie ayam bakso khas Solo yang murah senyum dan senang bercerita.

Setiap hari ia akan berkeliling di sekitar area Taman Budaya, tepatnya di bawah pohon Jepun  depan Wantilan, atau di dekat Sungai sekitar area Museum. Banyak pegawai Taman Budaya yang menjadi langganannya, Parman mengakui, karena kedekatan itulah ia selalu mendapat izin untuk berjualan di PKB, termasuk tahun 2022 ini.

Siang itu sekitar pukul 11.00 wita, hari Selasa 28 Juni 2022, Parman tampak sibuk menata teh kemasan botol di atas meja, dilanjutkan dengan menata botol air mineral, menata mie yang sudah ditakar, bakso dan sayur hijau. Sedari tadi kompornya mengepulkan asap, tercium aroma kaldu ayam menyeruak ke hidung pengunjung yang melewati area kuliner. Tidak sedikit orang yang menengok ke arah stan, Parman pun melempar senyum sambil menyapa lantang

“Silahkan mie ayam baksonya,” sapanya

Kalau ada pelanggan yang mengenal Parman, biasanya mereka akan menyapa dengan bahasa Bali pergaulan.

“Engken kabar ci Man, nyak lais?” sapa seorang yang lewat. Artinya, “Bagaimana kabarmu Man, sudah laku dagangannya?”

“Kene-kene gen! Mie malu,” balas Parman. Begini-begini saja. Ayo, makan mie dulu sini.

Parman fasih berbahasa Bali, hanya saja logatnya masih terdengar beraksen bahasa Jawa.  Terang saja demikian, sebab Parman sudah berjualan mie dari tahun 1976 di area Taman Budaya. Sekian puluh tahun berjualan mie sambil melihat lika-liku sejarah perjalanan pembangunan Taman Budaya, menjadi penting untuk dicatat dari sudut pandang seorang Parman. Ia menjelaskan saat itu (1976) Taman Budaya hanya ada gedung Kriya, Museum dan gedung ISI Denpasar yang berukuran kecil. Di gedung Ksirarnawa sekarang, dulunya adalah kebun kelapa, dan lapangan.

“Dulu sungainya kecil, tapi airnya jernih. Saya dan beberapa kawan jika usai berjualan pasti mandi di sungai sebelum pulang,” kenangnya sambil mengerjakan mie orderan pelanggan.

Selain itu, Parman pun menjadi satu dari sekian banyak orang yang menyaksikan perjalanan Pesta Kesenian Bali dari tahun 1979 hingga sekarang. Dari pedagang-pedagang yang membludak di area panggung dan meluber di sepanjang jalan area Taman Budaya, hingga terpusat seperti sekarang. Waktu itu sedikit pedagang Bali yang berjualan, didominasi oleh pedagang Jawa, dari pedagang asong, bakso, makanan, mainan dan lain sebagainya.

“Saya lupa tahunnya, sempat juga di PKB, diberlakukan aturan yang boleh berjualan hanya kuliner khas daerah Bali. Waktu aturan itu, saya jualan di luar, dekat Kalangan Ayodya, tapi di pintu luar” ujarnya

Menurut seorang pelanggan, Magrayena, yang saat itu sedang menikmati mie ayam bakso- Pak Parman mengatakan, belum lengkap rasanya jika tidak makan mie ayam Parman kalau ke Taman Budaya. Dulu semasa SMAnya Magrayena selalu latihan teater di Wantilan, setelah latihan ia akan membeli mie ayam Pak Parman.

“Lima belas ribu, ada mie yang berlimpah, bakso, telur, dan sayur hijau. Semuanya kayak gunung di mangkok saya, ya gimana nggak puas. Dan rasanya dari dulu sama, Kalau ke PKB saya beli ini dulu, baru jalan-jalan,” ujarnya.

Barangkali mie ayam bakso Pak Parman, semacam racikan “sejarah” Taman Budaya yang tertuang dalam hidangan kuliner. Jika ke PKB sempatkan mengunjungi stannya dekat gedung Ksirarnawa, di antara pedagang sate kakul, serombotan, ayam betutu dan tipat cantok.[T]

Tags: Pesta Kesenian Bali 2022
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Tak Ada Ibunda Bung Karno Pada Fragmentari Bulan Bung Karno di Taman Bung Karno

Next Post

Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

Jong Santiasa Putra

Jong Santiasa Putra

Pedagang yang suka menikmati konser musik, pementasan teater, dan puisi. Tinggal di Denpasar

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

Lirik, Vokal, Musikalitas dan Keberagaman | Dari Lomba Cipta Lagu Cagar Budaya Buleleng

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co