2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bersama Gurat Institute, Inilah Lika-liku Menulis Ulasan Seni Rupa

Jaswanto by Jaswanto
June 10, 2022
in Khas
Bersama Gurat Institute, Inilah Lika-liku Menulis Ulasan Seni Rupa

Vincent, Dewa Purwita, dan Susanta

Seni rupa. Apa yang ada dalam bayangan Anda? Lukisan, patung, ukiran, atau sekumpulan karya seni yang terdapat di galeri-galeri seni? Tidak salah, memang. Namun seni rupa tak hanya itu saja, tetapi juga instalasi di jalan, dekorasi-dekorasi,  hingga berbagai macam perabot rumah juga bisa termasuk karya seni rupa. Di Indonesia, karya seni rupa meluber saking banyaknya.

Sudah sejak zaman dulu, tepatnya pada masa zaman batu tua (phaleolitikum), manusia praaksara sudah menciptakan karya seni rupa berupa kapak batu kasar—waktu itu sepertinya tubuh manusia memang tinggi-tinggi dan besar-besar. Dalam tulisannya Melihat Indonesia Melaui Seni, Feby Anggraini mengatakan: “Seiring berkembangnya waktu manusia praaksara mulai mengenal karya seni lukis. Mereka melukis di dinding dan langit-langit gua. Hal tersebut membuktikan bahwa perkembangan zaman juga diikuti oleh perkembangan seni rupa.”

Di negara yang kita cintai ini, seni rupa mengalami perkembangan yang sangat pesat. Banyak orang yang “berlomba-lomba” menciptakan karya seni rupa, mulai dari seni pahat, seni lukis, seni patung, seni kriya, hingga seni desain dan media art. Dari banyak orang yang menciptakan karya seni rupa tentu mereka juga mempunyai tujuan masing-masing, dari yang hanya ingin namanya tenar hingga ada juga yang ingin memperkenalkan kreatifitas bangsanya kepada bangsa-bangsa lain.

Pada masa kemajuan teknologi, di tengah-tengah gelombang percepatan ilmu dan teknologi tersebut, maka terbuka pula ruang kebebasan seniman untuk berekspresi secara total, para seniman tidak terbatasi lagi oleh ruang, waktu, media, dan konsep. Seniman dapat menggelar karyanya di ruang manapun, di alam terbuka ataupun di dalam ruang galeri yang tertutup.

Dengan melimpahnya jumlah seniman seni rupa, yang benar-benar seniman atau yang hanya ngaku seniman, maka di sinilah peran tulisan ulasan seni rupa itu sangat penting.

Pembicara dan peserta foto bersama usai belajar bersama menulis ulasan seni rupa

Untuk mengetahui lebih jelas bagaimana menulis ulasan seni rupa, mari kita rehat sejenak, eh, maksudnya, mari kita bergeser sejenak ke acara Tatkala May May May, Kamis, 26 Mei 2022, di Rumah Belajar Mahima. Kali ini media tatkala.co menghadirkan tiga (calon) empu seni rupa Bali. Artinya, dengan kata lain, mereka ini bukan seniman jadi-jadian—atau ngaku seniman.

Pertama ada Made Susanta Dwitanaya; lalu ada Dewa Gde Purwita Sukahet; kemudian ada sosok perupa muda, Vincent Chandra. Mereka bertiga dari Gurat Institute, sebuah lembaga yang memiliki banyak program dalam pengembangan seni rupa secara luas, termasuk kuratorial, penulisan dan arsip seni rupa. Para perupa top ini diundang tatkala.co dalam diskusi yang mengambil tema “Belajar Bersama: Penulisan Seni Rupa”. Diskusi dipandu oleh tokoh kita, Made Adnyana Ole, empunya tatkala.co.

Diskusi yang berlangsung dua jam lebih ini dibuka oleh Made Susanta Dwitanaya. Susanta mengaku mulai terpantik di dunia penulisan seni rupa pada saat ia masih kuliah. “… ketika Pak Hardiman (dosen Susanta) mengajarkan kritik seni. Kok seru bisa menuliskan seni rupa. Namun sebelum mengikuti mata kuliah ini (sebenarnya) saya sudah membaca tulisan seni di koran-koran, terutama di Kompas.”

Pada akhir perkuliahannya, saat prodi Seni Rupa membuat pameran tentang bulian, dosennya yang bernama Hardiman, mengajaknya untuk menjadi asisten kurator. “Awalnya dari nulis resensi, menulis reportasi tentang seni rupa, tiba-tiba diminta untuk terlibat dalam kerja kurasi,” kata Susanta.

Dalam kerja kurasi, menurut Susanta, seorang kurator harus memiliki keahlian dalam menulis.

Seorang kurator secara intelektual memang harus memberikan pertanggungjwaban kepada publik mengenai karya seperti apa yang ditampilkan dan layak dibicarakan. Selain itu, ia juga harus menyebarluaskan pengetahuan mengenai benda-benda koleksi yang ditanganinya kepada khalayak umum maupun khusus melalui pameran dan penerbitan karya-karya tulis yang relevan dengan bidang yang ditanganinya. Maka benar apa kata Susanta bahwa seorang kurator harus memiliki keahlian dalam menulis.

“Sejak awal kerja seorang kurator itu menulis. Dari dunia kurasi ini saya mendapatkan pengalaman-pengalan menulis. Menulis gagasan-gagasan seniman, tema-tema kurasi, melihat berbagai persoalan seni rupa.”

Made Adnyana (Tanpa Ole): Menulis Ulasan Musik Harus Netral

Sementara itu, Dewa Gde Purwita Sukahet, menyampaikan bahwa sejak SD ia sudah suka mengarang. Dewa menekankan bahwa menulis adalah kerja membaca. “Saya kemudian merasa kalau untuk bisa menulis secara lebih gampang memang harus membaca,” kata seniman berkumis khas itu.

Sedangkan dalam konteks seni rupa, ia berpendapat, seorang penulis ulasan seni rupa tak boleh hanya membaca teks saja, tetapi juga harus membaca seni rupa itu sendiri—entah itu seni rupa secara umum maupun khusus. “Dari sanalah ketemu hal-hal unik di sekitar kita.”

Menurut Dewa, seperti disampaikan di awal tulisan ini, seni rupa tak hanya sekumpulan karya seni yang terdapat di galeri-galeri seni, tetapi juga instalasi di jalan, dekorasi-dekorasi, hingga berbagai macam perabot rumah juga bisa termasuk karya seni rupa.

Selanjutnya, perupa sekaligus penulis muda, Vincent Chandra, mengaku belajar menulis secara organik. Dorongan menulis dari teman-temannya membuatnya semakin bersemangat. Untuk menumbuhkan minat menulis ulasan seni rupa, Vencent mengatakan, “lebih banyak mengajak ngobrol supaya muncul banyak kegelisahan dan kemauan itu.”

Vincent juga mengungkapkan tentang beberapa tahapan dalam menulis ulasan seni rupa, mulai dari deskripsi, analisis, interpretasi, sampai evaluasi.

Susanta juga menyampaikan soal teknis penulisan kuratorial. Sekadar informasi, dalam workshop penulisan kuratorial pameran seni Jurusan/Program Studi Tata Kelola Seni FSR ISI Yogyakarta bersama Farah Wardani, Kurator Seni & Direktur Biennale Jakarta, pada Oktober 2020 lalu, disampaikan bahwa “teks kuratorial adalah hal penting dalam sebuah rangkaian pameran seni rupa. Banyak sekali hal dasar yang harus dimengerti dalam penulisan gagasan/ide/konsep sebuah pameran. Cara penyampaian konsep pameran agar audience mengerti salah satunya juga dengan teks kuratorial. Problematika pemilihan diksi dan tata tulis, pemilihan kalimat dan isi kuratorial menjadi masalah yang sering dihadapi oleh penulisan kuratorial.”

“Ada macam-macam pendekatan ulasan karya seni rupa. Ada analisis formal, ada aspek kesejarahan, ada konteks sosial dan lain sebagainya yang terkandung dalam karya (ulasan seni rupa) tersebut. Jadi, kalau tulisan kuratorial itu dia lebih memediasi sifatnya. Memaparkan apa gagasan dan bagaimana karya-karya seniman itu merespon tema. Prosesnya seperti itu,” jelas Susanta.

Sedangkan Dewa Gde Purwita Sukahet, dalam menulis ulasan seni rupa tak terlepas dari subjektivitas penulis, kajian seni, metode atau teori yang penulis pelajari, dan tentu saja melihat ke lapangan.

Membedah Walli Jing-Kang dan Teka-Teki di Dalamnya

Sementara itu, sebagai penulis dan perupa muda, Vincent, berpendapat jika berhadapan dengan karya seni ia merasa berhadapan dengan dunia intuisi seniman.

Akhirnya kita mengetahui, bahwa menikmati karya seni dengan membuat ulasan seni rupa termasuk dari upaya mengapresiasi para seniman. Seni memiliki arti karya yang bermutu dan memiliki nilai. Dengan demikian apresiasi seni adalah penilaian terhadap karya seni mulai dari mengenali, memberi nilai, hingga menghargainya.

Meminjam kata Feby Anggraini: “Kemajuan bangsa juga bisa dilihat dari budayanya, salah satu di antaranya adalah karya seni.” [T]

_____

Simak video selengkapnya dan jangan lupa like dan subscribe

Tags: LiterasiSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Mendagri Tito Karnavian (Bukan Presiden) Buka Pesta Kesenian Bali, Minggu 12 Mei

Next Post

PKB 2022 Tidak Dibuka Presiden | Lah, Memangnya Kenapa Jika Tak Dibuka Presiden?

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
PKB 2022 Tidak Dibuka Presiden | Lah, Memangnya Kenapa Jika Tak Dibuka Presiden?

PKB 2022 Tidak Dibuka Presiden | Lah, Memangnya Kenapa Jika Tak Dibuka Presiden?

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co