3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

PKB 2022 Tidak Dibuka Presiden | Lah, Memangnya Kenapa Jika Tak Dibuka Presiden?

Jong Santiasa Putra by Jong Santiasa Putra
June 10, 2022
in Khas
PKB 2022 Tidak Dibuka Presiden | Lah, Memangnya Kenapa Jika Tak Dibuka Presiden?

Foto ilustrasi | FB/Dinas Kebudayaan Bali

“Pak, apakah ada alasan tertentu, kenapa Presiden Jokowi digantikan oleh Mendagri?” ujar seorang wartawan saat sesi tanya jawab Jumpa Pers terkait Pesta Kesenian Bali di Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Jumat 10 Juni 2022.

Kemudian pertanyaan itu dijawab oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Prof. I Gede Arya Sugiartha, bahwa jajarannya tidak mengetahui asalan ketidakdatangan Presiden, mungkin saja ada prioritas penting yang harus didahulukan.

Seorang Presiden pasti memiliki kesibukan yang luar biasa, dan untuk menjawab pertanyaan itu bukan menjadi kewenangannya sebagai Kepala Dinas Kebudayaan.

Sejam setelah jumpa pers itu, saya melihat berita di kanal media online. Dan banyak media memberitakan  tentang Presiden Jokowi yang tidak jadi membuka PKB tahun 2022, termasuk media tatkala.co ini.

Mendagri Tito Karnavian (Bukan Presiden) Buka Pesta Kesenian Bali, Minggu 12 Mei

Lah lalu? Pang engken kone harus dibuka jak Pak Presiden? Biar bagaimana harus dibuka Pak Presiden?

Kemudian saya menelpon seorang kawan seniman, yang sedang menyiapkan garapan untuk pentas di PKB tahun 2022 ini. Saya memberitahunya bahwa yang membuka PKB adalah Mendagri, bukan Presiden. Apakah baginya itu hal penting?

“Jong, gini ya, ini aku masih ruwet mengurus pementasan, yang penting kan acaranya jalan, tidak dibatalkan. Care nak ngalih pemangku, kalau pemangku A nggak bisa nganteb banten, alih pemangku len, sing telah stok pemangkune,” ujarnya di telpon sambil tertawa.

Iya, benar juga, PKB akan tetap dibuka tanggal 12 Juni dan berlangsung hingga sebulan ke depan. Pembukaan masih tetap di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Niti Mandala, Denpasar.

Uang pembinaan tetap mengucur sesuai jadwal termin. Masyarakat Bali juga tetap akan datang ke PKB, pedagang makanan di sekitar Art Centre tetap menyiapkan dagangannya, pemilik rumah sekitar Art Centre yang memiliki halaman agak luas pasti akan bersih-bersih untuk menyiapkan halamannya jadi tempat parkir, dan yang paling saya suka para pedagang baju, mainan seperti bianglala, kora-kora, lempar gelang, lempar bola  di area Banjar Kedaton, juga senang ada PKB offline lagi.

Akan ada kunjungan selama sebulan penuh, setelah 2 tahun terakhir dihalang pandemi.

Eh, mohon maaf, yang saya sebutkan semuanya pedagang-pedagang, bukan berarti saya tidak menonton pertunjukan saat PKB. Tapi, biasanya, setelah menonton ya kan harus cari yang relaks, santai dan menyenangkan. Agar saat nonton lagi, badan dan jiwa untuk menulis hasil tontonan tetap terjaga. Masak iya nonton full penuh, saya yang pusing nanti.

Tapi maksud saya, begini. Karena ada PKB jadi semua lini masyarakat ikut tergerak. Setiap komponennya memiliki benang simpul saling ikat, tidak akan terlepaskan, kalau lepas, dia akan terganti dengan komponen lain. Apalagi hanya soal ketidakdatangan Pak Presiden ke PKB, sepertinya simpul-simpul itu tidak akan pupus begitu saja.

Eh atau jangan-jangan Presiden Jokowi, sedang ingin buat kejutan? Seperti saat saya nonton konser Efek Rumah Kaca di Soundrenaline beberapa tahun lalu. Media waktu itu santer memberitakan Cholil Mahcmud tidak bisa menghadiri konser. Saya dan beberapa teman datang menonton dengan muka agak mesem, tapi di pertengahan, eh, Cholil keluar panggung. Wahai gimmick gimmick yang menyenangkan.

Siapa tahu, Presiden nanti datang menyelinap di antara kontingen parade. Waaah jadi bahan berita yang mengejutkan dan sekalian juga menaikkan karir dalam dunia politik. Kadang-kadang hal ekstrem juga diperlukan untuk meninggikan pamor, bener nggak sih?

Tapi masak iya sekelas Pak Jokowi ngeprank?  Nah sing engken, siapa tahu benar.

Di lain sisi, jika melihat perjalanan PKB diselenggarakan dari tahun 1979 – 2022 tidak sepenuhnya Presiden  datang untuk membuka acara. Misalnya 1979-1998 Presiden Soeharto hanya datang dua kali  yakni pada tahun 1987 dan 1995. Selebihnya yang datang adalah Menko Kesra, Bu Tien, Mendikbud, dan Wakil Presiden.

Nah kalau Presiden Megawati Soekarno Putri, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Pak Jokowi, memang cukup sering datang ke PKB untuk membuka.

Informasi PKB Bisa Diperoleh dengan Mudah

Yang lebih penting daripada itu adalah  seluruh informasi agenda PKB dapat diakses ke teman-teman awam, masyarakat Bali secara menyeluruh. Memang banner, baliho, spanduk, PKB sudah menghiasi beberapa sudut kota beberapa minggu sebelum pembukaan. Agenda pemasangan spanduk ini, merupakan aktifitas yang berulang setiap tahun. Lalu keseluruhan informasi pertunjukan biasanya ada di banner yang di pasang di area Art Centre.

Tahun 2022, semua informasi bisa diakses secara digital. Wah ini enak, bisa nyebar di grup WA banjar dan keluarga. Saya mengontak beberapa kawan dipesan WA, agar mencari informasi katalog PKB 2022, di internet.

Ini saya berikan tampilan layar percakapan saya dengan beberapa teman:

Teman saya yang terakhir, baginya tidak perlu jadwal. Ke sana saja, jalan-jalan, kalau ada ya bersyukur  dapat nonton pementasan. Kalau sepi, ya menikmati suasana.

Memang benar, hari ini segala sesuatunya berjalan dengan teknologi, termasuk penyebaran katalog digital. Bukannya saya pesimis semua warga akan dapat mengakses ini, teman-teman yang saya minta tolong itu, semuanya kawan-kawan yang sudah terbiasa dengan gawai , internet, plus kesadaran penggunaan yang tepat.

Kalau ayah dan ibu saya di rumah, pencaharian di dunia digital, ibaratnya seperti menyelam di laut tanpa membawa tabung oksigen. Bisa susah nafas, bingung, panik dan akhirnya nggak jadi nyelam.

Informasi terkait PKB biasanya ia dapat dari tongkrongan di Banjar, di pasar, saat sedang ngopi santai bersama teman-teman gangnya, atau group WA keluarga. Nah apalagi jika daerah saya mewakili PKB, waah itu jadi bahan obrolan hangat dan panas, setiap orang berkomentar tentang estetika yang luwung. Kalau tidak ada perwakilan dari daerah saya tinggal, Ayah saya biasanya tak begitu hirau atas deretan pertunjukan di PKB, apalagi soal ketidakdatangan Pak Jokowi tadi. Ampura dulu, pasti be sing merunguang.

Penting juga tu, ada pasukan khusus yang menyelam ke akar, dalam penyebaran informasi PKB. Pasukan greliya group WA keluarga, tugasnya memberi penjelasan pementasan lengkap dengan keunggulan, bahasanya harus persuasif mendidik, agar calon penonton merasa perlu

untuk datang. Agar tak datang atas dasar perintah atasan, biasanya yang datang yang model gini, mencari ketua kelompoknya agar absen lebih dulu, lalu ngeloyor entah kemana. Yang penting absen kedatangan sudah di isi.

Untuk buku agenda dapat di unduh melalui link : cut.ly/agenda-pkb2022. Atau scan barkode di :

Tags: baliPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2022Presiden Jokowi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bersama Gurat Institute, Inilah Lika-liku Menulis Ulasan Seni Rupa

Next Post

Puisi-puisi Wayan Widi | Menulis Hari Raya

Jong Santiasa Putra

Jong Santiasa Putra

Pedagang yang suka menikmati konser musik, pementasan teater, dan puisi. Tinggal di Denpasar

Related Posts

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

by Emi Suy
June 1, 2026
0
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

Read moreDetails

Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

by I Nyoman Tingkat
May 28, 2026
0
Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)menggelar acara pelepasan Angkatan V pada Selasa Pon Waregadian, 26 Mei 2026, di Aula Jove...

Read moreDetails

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

by I Wayan Artika
May 27, 2026
0
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

DESA Pedawa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, terkenal dengan gula Pedawa. Gula ini sejatinya adalah gula merah atau gula...

Read moreDetails

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
0
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung...

Read moreDetails

Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 26, 2026
0
Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

AULA SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pagi itu tidak seperti biasanya. Tidak ada suasana tegang ujian, tidak pula wajah-wajah...

Read moreDetails

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

by Dede Putra Wiguna
May 25, 2026
0
Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

BAGI sebagian siswa, menulis puisi dan cerpen mungkin bukan perkara sulit. Namun membuatnya dalam bentuk kolektif dan memiliki benang merah...

Read moreDetails

Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

by Kardanis Mudawi Jaya
May 24, 2026
0
Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

SEJAK tahun 2018, saya tidak pernah lagi bertemu dan mengobrol lama sambil menikmati kopi dan kacang dalam satu lingkup kerja...

Read moreDetails

In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

by Made Adnyana Ole
May 21, 2026
0
In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

IA fotografer, ia mencintai kesenian Bali. Maka hidupnya diabdikan untuk mengabadikan segala bentuk kesenian Bali melalu foto-foto yang eksotik sekaligus...

Read moreDetails

Pantai Kedonganan Ramai Lagi, Tapi Sudahkah Siap Go Digital?

by Ni Luh Gde Sari Dewi Astuti
May 20, 2026
0
Pantai Kedonganan Ramai Lagi, Tapi Sudahkah Siap Go Digital?

PANTAI Kedonganan di kawasan Kuta, Badung, Bali, perlahan hidup kembali. Menjelang sore, deretan meja di tepi pantai mulai terisi. Aroma...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Wayan Widi | Menulis Hari Raya

Puisi-puisi Wayan Widi | Menulis Hari Raya

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co