2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

PKB 2022 Tidak Dibuka Presiden | Lah, Memangnya Kenapa Jika Tak Dibuka Presiden?

Jong Santiasa Putra by Jong Santiasa Putra
June 10, 2022
in Khas
PKB 2022 Tidak Dibuka Presiden | Lah, Memangnya Kenapa Jika Tak Dibuka Presiden?

Foto ilustrasi | FB/Dinas Kebudayaan Bali

“Pak, apakah ada alasan tertentu, kenapa Presiden Jokowi digantikan oleh Mendagri?” ujar seorang wartawan saat sesi tanya jawab Jumpa Pers terkait Pesta Kesenian Bali di Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Jumat 10 Juni 2022.

Kemudian pertanyaan itu dijawab oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Prof. I Gede Arya Sugiartha, bahwa jajarannya tidak mengetahui asalan ketidakdatangan Presiden, mungkin saja ada prioritas penting yang harus didahulukan.

Seorang Presiden pasti memiliki kesibukan yang luar biasa, dan untuk menjawab pertanyaan itu bukan menjadi kewenangannya sebagai Kepala Dinas Kebudayaan.

Sejam setelah jumpa pers itu, saya melihat berita di kanal media online. Dan banyak media memberitakan  tentang Presiden Jokowi yang tidak jadi membuka PKB tahun 2022, termasuk media tatkala.co ini.

Mendagri Tito Karnavian (Bukan Presiden) Buka Pesta Kesenian Bali, Minggu 12 Mei

Lah lalu? Pang engken kone harus dibuka jak Pak Presiden? Biar bagaimana harus dibuka Pak Presiden?

Kemudian saya menelpon seorang kawan seniman, yang sedang menyiapkan garapan untuk pentas di PKB tahun 2022 ini. Saya memberitahunya bahwa yang membuka PKB adalah Mendagri, bukan Presiden. Apakah baginya itu hal penting?

“Jong, gini ya, ini aku masih ruwet mengurus pementasan, yang penting kan acaranya jalan, tidak dibatalkan. Care nak ngalih pemangku, kalau pemangku A nggak bisa nganteb banten, alih pemangku len, sing telah stok pemangkune,” ujarnya di telpon sambil tertawa.

Iya, benar juga, PKB akan tetap dibuka tanggal 12 Juni dan berlangsung hingga sebulan ke depan. Pembukaan masih tetap di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Niti Mandala, Denpasar.

Uang pembinaan tetap mengucur sesuai jadwal termin. Masyarakat Bali juga tetap akan datang ke PKB, pedagang makanan di sekitar Art Centre tetap menyiapkan dagangannya, pemilik rumah sekitar Art Centre yang memiliki halaman agak luas pasti akan bersih-bersih untuk menyiapkan halamannya jadi tempat parkir, dan yang paling saya suka para pedagang baju, mainan seperti bianglala, kora-kora, lempar gelang, lempar bola  di area Banjar Kedaton, juga senang ada PKB offline lagi.

Akan ada kunjungan selama sebulan penuh, setelah 2 tahun terakhir dihalang pandemi.

Eh, mohon maaf, yang saya sebutkan semuanya pedagang-pedagang, bukan berarti saya tidak menonton pertunjukan saat PKB. Tapi, biasanya, setelah menonton ya kan harus cari yang relaks, santai dan menyenangkan. Agar saat nonton lagi, badan dan jiwa untuk menulis hasil tontonan tetap terjaga. Masak iya nonton full penuh, saya yang pusing nanti.

Tapi maksud saya, begini. Karena ada PKB jadi semua lini masyarakat ikut tergerak. Setiap komponennya memiliki benang simpul saling ikat, tidak akan terlepaskan, kalau lepas, dia akan terganti dengan komponen lain. Apalagi hanya soal ketidakdatangan Pak Presiden ke PKB, sepertinya simpul-simpul itu tidak akan pupus begitu saja.

Eh atau jangan-jangan Presiden Jokowi, sedang ingin buat kejutan? Seperti saat saya nonton konser Efek Rumah Kaca di Soundrenaline beberapa tahun lalu. Media waktu itu santer memberitakan Cholil Mahcmud tidak bisa menghadiri konser. Saya dan beberapa teman datang menonton dengan muka agak mesem, tapi di pertengahan, eh, Cholil keluar panggung. Wahai gimmick gimmick yang menyenangkan.

Siapa tahu, Presiden nanti datang menyelinap di antara kontingen parade. Waaah jadi bahan berita yang mengejutkan dan sekalian juga menaikkan karir dalam dunia politik. Kadang-kadang hal ekstrem juga diperlukan untuk meninggikan pamor, bener nggak sih?

Tapi masak iya sekelas Pak Jokowi ngeprank?  Nah sing engken, siapa tahu benar.

Di lain sisi, jika melihat perjalanan PKB diselenggarakan dari tahun 1979 – 2022 tidak sepenuhnya Presiden  datang untuk membuka acara. Misalnya 1979-1998 Presiden Soeharto hanya datang dua kali  yakni pada tahun 1987 dan 1995. Selebihnya yang datang adalah Menko Kesra, Bu Tien, Mendikbud, dan Wakil Presiden.

Nah kalau Presiden Megawati Soekarno Putri, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Pak Jokowi, memang cukup sering datang ke PKB untuk membuka.

Informasi PKB Bisa Diperoleh dengan Mudah

Yang lebih penting daripada itu adalah  seluruh informasi agenda PKB dapat diakses ke teman-teman awam, masyarakat Bali secara menyeluruh. Memang banner, baliho, spanduk, PKB sudah menghiasi beberapa sudut kota beberapa minggu sebelum pembukaan. Agenda pemasangan spanduk ini, merupakan aktifitas yang berulang setiap tahun. Lalu keseluruhan informasi pertunjukan biasanya ada di banner yang di pasang di area Art Centre.

Tahun 2022, semua informasi bisa diakses secara digital. Wah ini enak, bisa nyebar di grup WA banjar dan keluarga. Saya mengontak beberapa kawan dipesan WA, agar mencari informasi katalog PKB 2022, di internet.

Ini saya berikan tampilan layar percakapan saya dengan beberapa teman:

Teman saya yang terakhir, baginya tidak perlu jadwal. Ke sana saja, jalan-jalan, kalau ada ya bersyukur  dapat nonton pementasan. Kalau sepi, ya menikmati suasana.

Memang benar, hari ini segala sesuatunya berjalan dengan teknologi, termasuk penyebaran katalog digital. Bukannya saya pesimis semua warga akan dapat mengakses ini, teman-teman yang saya minta tolong itu, semuanya kawan-kawan yang sudah terbiasa dengan gawai , internet, plus kesadaran penggunaan yang tepat.

Kalau ayah dan ibu saya di rumah, pencaharian di dunia digital, ibaratnya seperti menyelam di laut tanpa membawa tabung oksigen. Bisa susah nafas, bingung, panik dan akhirnya nggak jadi nyelam.

Informasi terkait PKB biasanya ia dapat dari tongkrongan di Banjar, di pasar, saat sedang ngopi santai bersama teman-teman gangnya, atau group WA keluarga. Nah apalagi jika daerah saya mewakili PKB, waah itu jadi bahan obrolan hangat dan panas, setiap orang berkomentar tentang estetika yang luwung. Kalau tidak ada perwakilan dari daerah saya tinggal, Ayah saya biasanya tak begitu hirau atas deretan pertunjukan di PKB, apalagi soal ketidakdatangan Pak Jokowi tadi. Ampura dulu, pasti be sing merunguang.

Penting juga tu, ada pasukan khusus yang menyelam ke akar, dalam penyebaran informasi PKB. Pasukan greliya group WA keluarga, tugasnya memberi penjelasan pementasan lengkap dengan keunggulan, bahasanya harus persuasif mendidik, agar calon penonton merasa perlu

untuk datang. Agar tak datang atas dasar perintah atasan, biasanya yang datang yang model gini, mencari ketua kelompoknya agar absen lebih dulu, lalu ngeloyor entah kemana. Yang penting absen kedatangan sudah di isi.

Untuk buku agenda dapat di unduh melalui link : cut.ly/agenda-pkb2022. Atau scan barkode di :

Tags: baliPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2022Presiden Jokowi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bersama Gurat Institute, Inilah Lika-liku Menulis Ulasan Seni Rupa

Next Post

Puisi-puisi Wayan Widi | Menulis Hari Raya

Jong Santiasa Putra

Jong Santiasa Putra

Pedagang yang suka menikmati konser musik, pementasan teater, dan puisi. Tinggal di Denpasar

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Wayan Widi | Menulis Hari Raya

Puisi-puisi Wayan Widi | Menulis Hari Raya

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co