23 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

PKB 2022 Tidak Dibuka Presiden | Lah, Memangnya Kenapa Jika Tak Dibuka Presiden?

Jong Santiasa Putra by Jong Santiasa Putra
June 10, 2022
in Khas
PKB 2022 Tidak Dibuka Presiden | Lah, Memangnya Kenapa Jika Tak Dibuka Presiden?

Foto ilustrasi | FB/Dinas Kebudayaan Bali

“Pak, apakah ada alasan tertentu, kenapa Presiden Jokowi digantikan oleh Mendagri?” ujar seorang wartawan saat sesi tanya jawab Jumpa Pers terkait Pesta Kesenian Bali di Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Jumat 10 Juni 2022.

Kemudian pertanyaan itu dijawab oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Prof. I Gede Arya Sugiartha, bahwa jajarannya tidak mengetahui asalan ketidakdatangan Presiden, mungkin saja ada prioritas penting yang harus didahulukan.

Seorang Presiden pasti memiliki kesibukan yang luar biasa, dan untuk menjawab pertanyaan itu bukan menjadi kewenangannya sebagai Kepala Dinas Kebudayaan.

Sejam setelah jumpa pers itu, saya melihat berita di kanal media online. Dan banyak media memberitakan  tentang Presiden Jokowi yang tidak jadi membuka PKB tahun 2022, termasuk media tatkala.co ini.

Mendagri Tito Karnavian (Bukan Presiden) Buka Pesta Kesenian Bali, Minggu 12 Mei

Lah lalu? Pang engken kone harus dibuka jak Pak Presiden? Biar bagaimana harus dibuka Pak Presiden?

Kemudian saya menelpon seorang kawan seniman, yang sedang menyiapkan garapan untuk pentas di PKB tahun 2022 ini. Saya memberitahunya bahwa yang membuka PKB adalah Mendagri, bukan Presiden. Apakah baginya itu hal penting?

“Jong, gini ya, ini aku masih ruwet mengurus pementasan, yang penting kan acaranya jalan, tidak dibatalkan. Care nak ngalih pemangku, kalau pemangku A nggak bisa nganteb banten, alih pemangku len, sing telah stok pemangkune,” ujarnya di telpon sambil tertawa.

Iya, benar juga, PKB akan tetap dibuka tanggal 12 Juni dan berlangsung hingga sebulan ke depan. Pembukaan masih tetap di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Niti Mandala, Denpasar.

Uang pembinaan tetap mengucur sesuai jadwal termin. Masyarakat Bali juga tetap akan datang ke PKB, pedagang makanan di sekitar Art Centre tetap menyiapkan dagangannya, pemilik rumah sekitar Art Centre yang memiliki halaman agak luas pasti akan bersih-bersih untuk menyiapkan halamannya jadi tempat parkir, dan yang paling saya suka para pedagang baju, mainan seperti bianglala, kora-kora, lempar gelang, lempar bola  di area Banjar Kedaton, juga senang ada PKB offline lagi.

Akan ada kunjungan selama sebulan penuh, setelah 2 tahun terakhir dihalang pandemi.

Eh, mohon maaf, yang saya sebutkan semuanya pedagang-pedagang, bukan berarti saya tidak menonton pertunjukan saat PKB. Tapi, biasanya, setelah menonton ya kan harus cari yang relaks, santai dan menyenangkan. Agar saat nonton lagi, badan dan jiwa untuk menulis hasil tontonan tetap terjaga. Masak iya nonton full penuh, saya yang pusing nanti.

Tapi maksud saya, begini. Karena ada PKB jadi semua lini masyarakat ikut tergerak. Setiap komponennya memiliki benang simpul saling ikat, tidak akan terlepaskan, kalau lepas, dia akan terganti dengan komponen lain. Apalagi hanya soal ketidakdatangan Pak Presiden ke PKB, sepertinya simpul-simpul itu tidak akan pupus begitu saja.

Eh atau jangan-jangan Presiden Jokowi, sedang ingin buat kejutan? Seperti saat saya nonton konser Efek Rumah Kaca di Soundrenaline beberapa tahun lalu. Media waktu itu santer memberitakan Cholil Mahcmud tidak bisa menghadiri konser. Saya dan beberapa teman datang menonton dengan muka agak mesem, tapi di pertengahan, eh, Cholil keluar panggung. Wahai gimmick gimmick yang menyenangkan.

Siapa tahu, Presiden nanti datang menyelinap di antara kontingen parade. Waaah jadi bahan berita yang mengejutkan dan sekalian juga menaikkan karir dalam dunia politik. Kadang-kadang hal ekstrem juga diperlukan untuk meninggikan pamor, bener nggak sih?

Tapi masak iya sekelas Pak Jokowi ngeprank?  Nah sing engken, siapa tahu benar.

Di lain sisi, jika melihat perjalanan PKB diselenggarakan dari tahun 1979 – 2022 tidak sepenuhnya Presiden  datang untuk membuka acara. Misalnya 1979-1998 Presiden Soeharto hanya datang dua kali  yakni pada tahun 1987 dan 1995. Selebihnya yang datang adalah Menko Kesra, Bu Tien, Mendikbud, dan Wakil Presiden.

Nah kalau Presiden Megawati Soekarno Putri, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Pak Jokowi, memang cukup sering datang ke PKB untuk membuka.

Informasi PKB Bisa Diperoleh dengan Mudah

Yang lebih penting daripada itu adalah  seluruh informasi agenda PKB dapat diakses ke teman-teman awam, masyarakat Bali secara menyeluruh. Memang banner, baliho, spanduk, PKB sudah menghiasi beberapa sudut kota beberapa minggu sebelum pembukaan. Agenda pemasangan spanduk ini, merupakan aktifitas yang berulang setiap tahun. Lalu keseluruhan informasi pertunjukan biasanya ada di banner yang di pasang di area Art Centre.

Tahun 2022, semua informasi bisa diakses secara digital. Wah ini enak, bisa nyebar di grup WA banjar dan keluarga. Saya mengontak beberapa kawan dipesan WA, agar mencari informasi katalog PKB 2022, di internet.

Ini saya berikan tampilan layar percakapan saya dengan beberapa teman:

Teman saya yang terakhir, baginya tidak perlu jadwal. Ke sana saja, jalan-jalan, kalau ada ya bersyukur  dapat nonton pementasan. Kalau sepi, ya menikmati suasana.

Memang benar, hari ini segala sesuatunya berjalan dengan teknologi, termasuk penyebaran katalog digital. Bukannya saya pesimis semua warga akan dapat mengakses ini, teman-teman yang saya minta tolong itu, semuanya kawan-kawan yang sudah terbiasa dengan gawai , internet, plus kesadaran penggunaan yang tepat.

Kalau ayah dan ibu saya di rumah, pencaharian di dunia digital, ibaratnya seperti menyelam di laut tanpa membawa tabung oksigen. Bisa susah nafas, bingung, panik dan akhirnya nggak jadi nyelam.

Informasi terkait PKB biasanya ia dapat dari tongkrongan di Banjar, di pasar, saat sedang ngopi santai bersama teman-teman gangnya, atau group WA keluarga. Nah apalagi jika daerah saya mewakili PKB, waah itu jadi bahan obrolan hangat dan panas, setiap orang berkomentar tentang estetika yang luwung. Kalau tidak ada perwakilan dari daerah saya tinggal, Ayah saya biasanya tak begitu hirau atas deretan pertunjukan di PKB, apalagi soal ketidakdatangan Pak Jokowi tadi. Ampura dulu, pasti be sing merunguang.

Penting juga tu, ada pasukan khusus yang menyelam ke akar, dalam penyebaran informasi PKB. Pasukan greliya group WA keluarga, tugasnya memberi penjelasan pementasan lengkap dengan keunggulan, bahasanya harus persuasif mendidik, agar calon penonton merasa perlu

untuk datang. Agar tak datang atas dasar perintah atasan, biasanya yang datang yang model gini, mencari ketua kelompoknya agar absen lebih dulu, lalu ngeloyor entah kemana. Yang penting absen kedatangan sudah di isi.

Untuk buku agenda dapat di unduh melalui link : cut.ly/agenda-pkb2022. Atau scan barkode di :

Tags: baliPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2022Presiden Jokowi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Bersama Gurat Institute, Inilah Lika-liku Menulis Ulasan Seni Rupa

Next Post

Puisi-puisi Wayan Widi | Menulis Hari Raya

Jong Santiasa Putra

Jong Santiasa Putra

Pedagang yang suka menikmati konser musik, pementasan teater, dan puisi. Tinggal di Denpasar

Related Posts

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails

Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

by Agung Sudarsa
August 19, 2026
0
Bibit Merdeka: Menabur Kemerdekaan dari Sebutir Benih         

MENJELANG peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, kita biasanya kembali mengenang perjuangan para pahlawan, pengorbanan para pendahulu, dan lahirnya bangsa yang...

Read moreDetails

Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Delapan Meter di Atas Tanah, Ketut Suryadnya Menyambung Hidup dari Tuak

SEORANG laki-laki berkulit sawo matang mulai memanjat batang pohon lontar. Dua jeriken merah terikat di punggungnya, sementara sebilah pisau golok...

Read moreDetails

Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

by Nyoman Budarsana
August 18, 2026
0
Abdi Budaya Nugraha 2026 untuk Mereka yang Menjaga Seni di Tengah Perubahan Kuta

DI balik pertunjukan seni yang masih dapat disaksikan di Kuta, ada orang-orang yang bertahun-tahun berlatih, mengajar, berkarya, dan meneruskan pengetahuan...

Read moreDetails

Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
Gaungkan Semangat Berjuang, Tut Karben Siap Pimpin Desa Guwang

MALAM mulai turun di Banjar Danginjalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, Sabtu, 15 Agustus 2026. Di sebuah tempat makan yang baru...

Read moreDetails

“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

by Dede Putra Wiguna
August 16, 2026
0
“Jeg Gas Saja Dulu”: Ketika Gus Tolet Mengajak Calon Wisudawan UPMI Bali untuk Berani Melangkah

 “Saya cari tiga orang, yang mau bikin konten pendidikan dengan menggunakan baju Handmad Campah. Saya bayar Rp1,5 juta tiap bulan....

Read moreDetails

“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

by Rusdy Ulu
August 9, 2026
0
“Batur Paramanugraha” untuk Dua Desa, “Batur Kawinugraha” untuk Tiga Seniman

SEJARAH Desa Adat Batur tidak hanya tercatat melalui peristiwa Rarud Batur 1926, tetapi juga melalui hubungan yang terbangun antara masyarakat...

Read moreDetails

Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

by Dede Putra Wiguna
August 8, 2026
0
Sthala Ubud Village Jazz Festival 2026 Resmi Dibuka—Merayakan Jazz yang Benar-Benar Jazz

“JAZZ itu musik yang meneduhkan, tapi mengajak berpikir,” ujar Gede Diarta, seorang pemuda asal Denpasar yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan...

Read moreDetails

Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

by Jaswanto
August 7, 2026
0
Usaha Menumbuhkan Sanggar Putri Nyale dan Menata Masa Depan Dramatari Sasak

DI ruang aula SMAN 4 Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, beberapa pemuda-pemudi dari Sanggar Putri Nyale duduk di kursi...

Read moreDetails

Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

by tatkala
August 6, 2026
0
Pentingnya Kursus Bahasa Inggris untuk Semua Kalangan

“Pentingnya kursus bahasa Inggris untuk semua kalangan tidak bisa diragukan lagi. Bahasa Inggris penting sebagai bahasa global, untuk dunia kerja,...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Wayan Widi | Menulis Hari Raya

Puisi-puisi Wayan Widi | Menulis Hari Raya

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [4]: Kerumunan yang Tidak Bisa Dibaca

PADA 2010, sebuah platform bernama Nulisbuku.com mulai beroperasi dengan premis yang terdengar sangat sederhana sekaligus sangat radikal: siapa pun bisa...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Renungan Meja Makan
Esai

Renungan Meja Makan

DI banyak keluarga Indonesia, dulu, meja makan adalah tempat bersama untuk mengobrol, bertukar pikiran, atau berdiskusi sambil atau usai makan....

by Angga Wijaya
August 22, 2026
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native
Esai

Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran untuk Kalangan Digital Native

DIGITAL NATIVE, yaitu generasi yang tumbuh dalam lingkungan yang akrab dengan teknologi digital. Mereka terbiasa memperoleh informasi melalui mesin pencari,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 22, 2026
Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar
Lingkungan

Jaga Ekosistem Alam dan Lingkungan di Buleleng, Wabup Supriatna Lepaskan Tukik dan Bersihkan Saluran di Pantai Banjar

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar,...

by tatkala
August 21, 2026
Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata
Esai

Bali Tidak Lagi Ramah? ——Sebuah Catatan Kritis tentang Perubahan Keramahan di Pulau Dewata

BALI selama ini dibayangkan sebagai ruang sosial yang hangat, terbuka, dan penuh keramahan. Gambaran tentang orang Bali yang murah senyum,...

by I Ketut Suar Adnyana
August 21, 2026
Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [1]: Pendahuluan
Kritik Sastra

Rezim Algoritma dan Lahirnya “Sastra Perhatian” [3]: Melayani Pembaca: Ketika Penulis Berhenti Memimpin

SESUATU bergeser setelah Ayat-Ayat Cinta menjadi fenomena nasional yang mengubah lanskap penerbitan Indonesia. Ayat-Ayat Cinta terbit pada 2004, segera menjadi...

by Andre Syahreza
August 22, 2026
Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan
Tualang

Dari Makam Ki Hadjar Dewantara sampai Candi Prambanan

SAYA tidak merencanakan bahwa ketika kembali ke Bali melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, dari Kota Yogyakarta, saya...

by I Nyoman Tingkat
August 21, 2026
Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang
Esai

Membaca Persoalan, Menggerakkan Transformasi Pendidikan Bali: Sekilas Catatan dari Kombel Pengawas Sekolah Disdikpora Provinsi Bali di SMKN 1 Petang

ADA kalanya sebuah sekolah menjadi tempat berlangsungnya sebuah kegiatan. Tetapi ada kalanya pula, sekolah justru menjadi bagian dari pesan yang...

by I Wayan Yudana
August 21, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Lomba Tujuhbelasan dan Pertanyaan tentang Kemerdekaan yang Kita Rayakan

---Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan dan diperingati, tetapi sesuatu yang seharusnya dapat dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari. PADA suatu...

by Tri Nugroho Adi
August 21, 2026
JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?
Esai

JIA Curated dan Potensi Memprovinsikan Desain, Mungkinkah?

SAAT tulisan ini dibuat, JIA Curated mungkin sedang melaksanakan acara penutupan. Pamerannya sendiri berlangsung sejak tanggal 13 Agustus sampai 17...

by I Nyoman Gede Maha Putra
August 21, 2026
Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal
Ekonomi

Buleleng Punya Kekayaan Sumber Daya Pangan Melimpah sebagai Modal Utama Melakukan Inovasi Pangan Lokal

BULELENG | TATKALA – Kabupaten Buleleng memiliki kekayaan sumber daya pangan yang melimpah. Mulai dari umbi-umbian, buah-buahan, hasil pertanian, peternakan,...

by tatkala
August 20, 2026
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026
Khas

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co