13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Membuat Canang, Membuat Klakat, dan Terpilihlah 10 Finalis Jegeg dan 10 Finalis Bagus Tabanan

Julio Saputra by Julio Saputra
March 29, 2022
in Khas
Membuat Canang, Membuat Klakat, dan Terpilihlah 10 Finalis Jegeg dan 10 Finalis Bagus Tabanan

10 Pasang Finalis Jegeg Bagus Tabanan 2022 terpilih berfoto bersama dewan juri dan panitia. Foto: JGN Studio

Suasana Minggu pagi, 27 Maret 2022 di Kantor Bupati Tabanan nampak berbeda. Jika biasanya hari minggu di sana terasa sepi, tanpa pegawai atau staff yang bekerja karena hari libur, tanpa hiruk pikuk urusan kantor dan sebagainya. Namun hari itu, sejak pukul 08.00 Wita, puluhan remaja dalam balutan pakaian adat Bali berkumpul memenuhi lobi. Di hadapan lambang Kabupaten Tabanan lengkap dengan jargon bertuliskan “Sadhu Mawang Anuraga”, satu per satu mengambil pose dan berfoto sebelum akhirnya bersama-sama menuju ruang rapat di lantai 3. Mereka akan mengikuti seleksi tahap II Jegeg Bagus Tabanan 2022.

Ketua panitia pemilihan Jegeg Bagus Tabanan 2022, I Putu Thomas Sujiwa, bercerita sedikit tentang kegiatan yang diadakan oleh Pasemetonan Jegeg Bagus Tabanan tersebut. Ia bersama rekan-rekan panitia lainnya sudah membuka pendaftaran Jegeg Bagus Tabanan 2022 sejak 1 Februari sampai dengan 13 Maret 2022. Dari pendaftaran itu terjaring 35 peserta,

“Yang terjaring 17 perempuan dan 18 laki-laki. Nah, 35 peserta tersebut pada Minggu, 20 Maret 2022 kemarin telah mengikuti seleksi tahap I, yaitu tes tulis dan tes potensi diri. Dari sana kemudian disaring lagi menjadi 15 pasang peserta. Dan pada hari ini, pada seleksi tahap II ini akan dilakukan pemilihan 10 pasang finalis Jegeg Bagus Tabanan 2022.” ujarnya.

Peserta Bagus sedang membuat klakat sanggah cucuk. Foto: JGN Studio
Peserta Jegeg mendengarkan bersama arahan dari panitia. Foto: JGN Studio

I Komang Agus Merta Dana, selaku ketua umum Pasemetonan Jegeg Bagus Tabanan mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu pemilihan Jegeg Bagus Tabanan 2022 dari awal.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan khususnya Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan sebagai leading sector kegiatan ini, para Dewan Pembina, Alumni dan seluruh Pasemetonan Jegeg Bagus Tabanan karena telah mampu mengadakan pemilihan Jegeg Bagus Tabanan 2022 sampai tahap ini dan tentu saja sampai tahap-tahap yang akan datang. Lewat seleksi tahap II ini besar harapannya kami mendapat Jegeg Bagus Tabanan yang kedepannya selalu dapat memberikan hal-hal positif dan menjadi contoh bagi generasi muda, dan tentu saja dapat membantu pemerintah dalam mengembangkan pariwisata khususnya yang ada di Kabupaten Tabanan.” ujarnya saat dihubungi lewat aplikasi Whatsapp. Kebetulan saat itu Dana sedang mengikuti turnamen wushu di Surabaya, Jawa Timur. Ia juga berharap dengan masa jabatan satu tahun ke depan, Jegeg Bagus Tabanan yang akan terpilih nantinya dapat menjalankan tugas sesuai dengan kewajiban.

Festival Budaya X Jegeg Bagus Tabanan 2020: Ciptakan Keindahan, Lestarikan Kebudayaan

Pada seleksi tahap II hari itu, para peserta harus membuktikan keterampilan mereka dalam membuat canang sari dan membuat klakat sanggah cucuk. Tak hanya itu, mereka juga harus memahami betul makna-makna filosofis, fungsi estetis, fungsi simbolis, dan fungsi religius yang terkandung dalam setiap komponen sarana upakara yang mereka buat. Misalnya, mengapa canang sari menggunakan alas berupa ceper berbentuk segi empat? Apa makna dari porosan yang diletakan di atas ceper? Mengapa juga di atas ceper harus berisikan seiris tebu, pisang dan sepotong jaja (kue)? Dan masih banyak lagi.

Peserta Bagus yang membuat klakat sanggah cucuk juga tak luput dari pertanyaan-pertanyaan serupa. Mereka harus tahu mengapa klakat sanggah cucuk dibentuk sedemikian rupa, mengapa di tengahnya ada dua ruas bambu dibentuk menyilang, dalam hal apa saja klakat sanggah cucuk ini biasa digunakan, dan sebagainya. Dalam menilai sarana upakara yang mereka kerjakan, pihak panitia turut menghadirkan beberapa dewan juri dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan, di samping juga dibantu oleh beberapa alumni Jegeg Bagus Tabanan yang memang berkompeten di bidangnya.

Saat itu, para peserta sepertinya sudah mempersiapkan diri matang-matang untuk mengikuti tes upakara tersebut. Mereka nampak tidak memiliki kesusahan yang berarti. Peserta Jegeg mengiris dan memotong janur dengan lihai. Mereka mengatur bunga-bunga dan saran lainnya menjadi canang sari yang terlihat cantik seperti paras mereka. Peserta Bagus juga merangkai klakat sanggah cucuk dengan cermat, merakitnya menjadi sebuah sarana upakara yang tak kalah apik dengan penampilan mereka saat itu.

Mengintip Perjalanan Tak Biasa di Balik Layar Mangid Podcast

Setelah tes upakara selesai dilakukan, barulah para peserta dibagi untuk menuju lantai II Kantor Bupati Tabanan untuk melakukan tes interview. Di sana mereka akan diwawancarai oleh para dewan juri yang lain. Tes interview tersebut menggali lebih dalam sejauh mana wawasan mereka terkait ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan yang merupakan aspek-aspek penting dalam keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Ada juga pos wawancara dengan materi seputar kepribadian dan personality, agama, dan kesehatan.

Pertanyaan-pertanyaan seputar pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali atau di Tabanan juga tak luput dilontarkan oleh dewan juri. Di sana juga, kemampuan public speaking dan beragumentasi mereka diuji saat mereka harus mengemukakan pendapat mereka dan saat mereka dihadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan berupa studi kasus atau pun pemecahan terhadap suatu masalah tertentu. Tak hanya itu, para peserta juga dapat unjuk kemahiran berbahasa Bali dan berbahasa Inggris atau bahasa asing lainnya. Tentu saja ini juga menjadi kemampuan yang sangat penting dan sangat mendukung nantinya mengingat para kandidat terpilih nantinya akan menjadi duta pariwisata dan budaya Kabupaten Tabanan.

Peserra Seleksi Tahap II Jegeg Bagus Tabanan 2022 berfoto bersama dewan juri. Foto: JGN Studio

Para peserta yang belum kebagian giliran untuk mengikuti tes wawancara dituntun untuk menuju tempat diadakannya tes bakat yang juga terletak di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Tabanan. Para dewan juri yang merupakan lulusan seni dan sangat mumpuni di bidangnya menilai penampilan peserta satu per satu. Mereka boleh dikatakan sangat percaya diri untuk unjuk gigi menampilkan bakat yang dimiliki. Bakat-bakat yang mereka tampilkan sangat beragam. Ada yang menari bali dengan sangat piawai, dengan lemah gemulai menggerakankan tubuhnya dengan lembut dan indah. Ada yang bernyanyi dengan suara yang enak didengar. Ada yang bermain gamelan tradisional dengan irama yang enak diikuti. Ada juga yang menyanyikan kidung dengan suara yang merdu.

Dewan juri menilai sarana upakara yang dibuat oleh peserta. Foto: JGN Studio

Setelah kurang lebih 8 jam mengadakan seleksi tahap II, tibalah para peserta pada momen yang ditunggu-tunggu, yaitu pengumuman 10 pasang finalis Jegeg Bagus Tabanan 2022. Rasa degdegan sudah pasti menyelimuti para peserta. Jantung mereka pasti berdegup kencang, atau mungkin sangat kencang. Andri Purwanto, ST, selaku Ketua Dewan Juri sekaligus Pembina Pasemetonan Jegeg Bagus Tabanan serta mewakili anggota dewan juri yang lain menyebutkan satu persatu nama-nama peserta Jegeg dan nama-nama peserta Bagus yang lolos ke babak final. Mereka adalah:

10 Besar Finalis Jegeg Tabanan 2022

  1. Ni Luh Putu Tiara Maharani
  2. Ni Putu Prema Maharani
  3. Ni Kadek Feby Anggreni
  4. Nadeana Rostika Dewi
  5. Ni Luh Komang Tri Maharani Dewi
  6. Ni Putu Sabrina Abelia Putri
  7. Ni Komang Wiranti Primadani
  8. Desak Made Putri Okta Yuanita
  9. Komang AyuSri Iswari
  10. Kadek Ayu Indahyani

10 Besar Finalis Bagus Tabanan 2022

  1. Putu Werdhi Kusuma
  2. I Komang Sukra Dinata
  3. I Nyoman Indrawan
  4. Putu Aditia Pratama
  5. I Made Alvin Anggara Putra
  6. I Komang Agus Tri Guna Yasa
  7. Anak Agung Putu Agung Aditya
  8. I Gede Made Ari Raditya
  9. Made Dany Mahendra
  10. I Gusti Made Andrian Sumantri

Andri Purwanto, ST. mengatakan selalu ada peningkatan peserta dari tahun ke tahun, baik dari segi brain, beauty, dan behavior. Para dewan juri berharap nantinya para peserta atau finalis dapat mengikuti rangkaian pemilihan Jegeg Bagus Tabanan 2022 mulai dari prakarantina, karantina, sampai dengan puncak acara di Grand Final pada tanggal 31 Juli 2022.

Salah satu peserta bagus sedang menjalani Depth Interview bersama para dewan juri. Foto: JGN Studio

“Harapan kami juga duta-duta yang terpilih nanti akan bisa membawa dan mengharumkan kabupaten Tabanan di jenjang pemilihan Jegeg Bagus Bali 2022 dan kami dari dewan juri sangat mengharapkan apa yang menjadi kepercayaan kami kepada para peserta atau finalis dapat digunakan dengan maksimal dan dijaga dengan baik, dan selalu meningkatkan wawasan baik dari segi attitude, brain, beauty, dan behavior sehingga nantinya Jegeg Bagus Tabanan yang terpilih mewakili kabupaten Tabanan adalah Jegeg Bagus terbaik di antara kabupaten lainnya,” ujar Kak Andri.

Di akhir acara, seluruh panitia dan peserta mengambil foto bersama, dan tidak lupa panitia atas nama Pasemetonan Jegeg Bagus Tabanan mengucapkan banyak terima kasih kepada para peserta baik yang lolos maupun yang belum beruntung. Besar harapannya suatu hari nanti mereka dapat berkolaborasi dan bekerja sama untuk mendukung kemajuan dan perkembangan pariwisata dan budaya di Kabupaten Tabanan dalam usaha mendukung Program Pemerintah Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang AUM (Aman, Unggul dan Madani). Sadhu Mawang Anuraga, Jayeng Tabanan. [T]

Jegeg Bagus Karangasem Berbagi di Tianyar Barat | Bertambah Jegegnya, Bertambah Bagusnya
Tags: jegeg bagusjegeg bagus baliJegeg Bagus Tabanantabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Peduli Air di Desa Adat Glagalinggah Lewat Program Desa Ramah Air Hujan

Next Post

Refleksi HUT ke-418 Kota Singaraja: Bangkit Berseri, Laju, Lajulah Pembangunan

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails
Next Post
Refleksi HUT ke-418 Kota Singaraja: Bangkit Berseri, Laju, Lajulah Pembangunan

Refleksi HUT ke-418 Kota Singaraja: Bangkit Berseri, Laju, Lajulah Pembangunan

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co