12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Membuat Canang, Membuat Klakat, dan Terpilihlah 10 Finalis Jegeg dan 10 Finalis Bagus Tabanan

Julio Saputra by Julio Saputra
March 29, 2022
in Khas
Membuat Canang, Membuat Klakat, dan Terpilihlah 10 Finalis Jegeg dan 10 Finalis Bagus Tabanan

10 Pasang Finalis Jegeg Bagus Tabanan 2022 terpilih berfoto bersama dewan juri dan panitia. Foto: JGN Studio

Suasana Minggu pagi, 27 Maret 2022 di Kantor Bupati Tabanan nampak berbeda. Jika biasanya hari minggu di sana terasa sepi, tanpa pegawai atau staff yang bekerja karena hari libur, tanpa hiruk pikuk urusan kantor dan sebagainya. Namun hari itu, sejak pukul 08.00 Wita, puluhan remaja dalam balutan pakaian adat Bali berkumpul memenuhi lobi. Di hadapan lambang Kabupaten Tabanan lengkap dengan jargon bertuliskan “Sadhu Mawang Anuraga”, satu per satu mengambil pose dan berfoto sebelum akhirnya bersama-sama menuju ruang rapat di lantai 3. Mereka akan mengikuti seleksi tahap II Jegeg Bagus Tabanan 2022.

Ketua panitia pemilihan Jegeg Bagus Tabanan 2022, I Putu Thomas Sujiwa, bercerita sedikit tentang kegiatan yang diadakan oleh Pasemetonan Jegeg Bagus Tabanan tersebut. Ia bersama rekan-rekan panitia lainnya sudah membuka pendaftaran Jegeg Bagus Tabanan 2022 sejak 1 Februari sampai dengan 13 Maret 2022. Dari pendaftaran itu terjaring 35 peserta,

“Yang terjaring 17 perempuan dan 18 laki-laki. Nah, 35 peserta tersebut pada Minggu, 20 Maret 2022 kemarin telah mengikuti seleksi tahap I, yaitu tes tulis dan tes potensi diri. Dari sana kemudian disaring lagi menjadi 15 pasang peserta. Dan pada hari ini, pada seleksi tahap II ini akan dilakukan pemilihan 10 pasang finalis Jegeg Bagus Tabanan 2022.” ujarnya.

Peserta Bagus sedang membuat klakat sanggah cucuk. Foto: JGN Studio
Peserta Jegeg mendengarkan bersama arahan dari panitia. Foto: JGN Studio

I Komang Agus Merta Dana, selaku ketua umum Pasemetonan Jegeg Bagus Tabanan mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu pemilihan Jegeg Bagus Tabanan 2022 dari awal.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan khususnya Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan sebagai leading sector kegiatan ini, para Dewan Pembina, Alumni dan seluruh Pasemetonan Jegeg Bagus Tabanan karena telah mampu mengadakan pemilihan Jegeg Bagus Tabanan 2022 sampai tahap ini dan tentu saja sampai tahap-tahap yang akan datang. Lewat seleksi tahap II ini besar harapannya kami mendapat Jegeg Bagus Tabanan yang kedepannya selalu dapat memberikan hal-hal positif dan menjadi contoh bagi generasi muda, dan tentu saja dapat membantu pemerintah dalam mengembangkan pariwisata khususnya yang ada di Kabupaten Tabanan.” ujarnya saat dihubungi lewat aplikasi Whatsapp. Kebetulan saat itu Dana sedang mengikuti turnamen wushu di Surabaya, Jawa Timur. Ia juga berharap dengan masa jabatan satu tahun ke depan, Jegeg Bagus Tabanan yang akan terpilih nantinya dapat menjalankan tugas sesuai dengan kewajiban.

Festival Budaya X Jegeg Bagus Tabanan 2020: Ciptakan Keindahan, Lestarikan Kebudayaan

Pada seleksi tahap II hari itu, para peserta harus membuktikan keterampilan mereka dalam membuat canang sari dan membuat klakat sanggah cucuk. Tak hanya itu, mereka juga harus memahami betul makna-makna filosofis, fungsi estetis, fungsi simbolis, dan fungsi religius yang terkandung dalam setiap komponen sarana upakara yang mereka buat. Misalnya, mengapa canang sari menggunakan alas berupa ceper berbentuk segi empat? Apa makna dari porosan yang diletakan di atas ceper? Mengapa juga di atas ceper harus berisikan seiris tebu, pisang dan sepotong jaja (kue)? Dan masih banyak lagi.

Peserta Bagus yang membuat klakat sanggah cucuk juga tak luput dari pertanyaan-pertanyaan serupa. Mereka harus tahu mengapa klakat sanggah cucuk dibentuk sedemikian rupa, mengapa di tengahnya ada dua ruas bambu dibentuk menyilang, dalam hal apa saja klakat sanggah cucuk ini biasa digunakan, dan sebagainya. Dalam menilai sarana upakara yang mereka kerjakan, pihak panitia turut menghadirkan beberapa dewan juri dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan, di samping juga dibantu oleh beberapa alumni Jegeg Bagus Tabanan yang memang berkompeten di bidangnya.

Saat itu, para peserta sepertinya sudah mempersiapkan diri matang-matang untuk mengikuti tes upakara tersebut. Mereka nampak tidak memiliki kesusahan yang berarti. Peserta Jegeg mengiris dan memotong janur dengan lihai. Mereka mengatur bunga-bunga dan saran lainnya menjadi canang sari yang terlihat cantik seperti paras mereka. Peserta Bagus juga merangkai klakat sanggah cucuk dengan cermat, merakitnya menjadi sebuah sarana upakara yang tak kalah apik dengan penampilan mereka saat itu.

Mengintip Perjalanan Tak Biasa di Balik Layar Mangid Podcast

Setelah tes upakara selesai dilakukan, barulah para peserta dibagi untuk menuju lantai II Kantor Bupati Tabanan untuk melakukan tes interview. Di sana mereka akan diwawancarai oleh para dewan juri yang lain. Tes interview tersebut menggali lebih dalam sejauh mana wawasan mereka terkait ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan yang merupakan aspek-aspek penting dalam keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. Ada juga pos wawancara dengan materi seputar kepribadian dan personality, agama, dan kesehatan.

Pertanyaan-pertanyaan seputar pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali atau di Tabanan juga tak luput dilontarkan oleh dewan juri. Di sana juga, kemampuan public speaking dan beragumentasi mereka diuji saat mereka harus mengemukakan pendapat mereka dan saat mereka dihadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan berupa studi kasus atau pun pemecahan terhadap suatu masalah tertentu. Tak hanya itu, para peserta juga dapat unjuk kemahiran berbahasa Bali dan berbahasa Inggris atau bahasa asing lainnya. Tentu saja ini juga menjadi kemampuan yang sangat penting dan sangat mendukung nantinya mengingat para kandidat terpilih nantinya akan menjadi duta pariwisata dan budaya Kabupaten Tabanan.

Peserra Seleksi Tahap II Jegeg Bagus Tabanan 2022 berfoto bersama dewan juri. Foto: JGN Studio

Para peserta yang belum kebagian giliran untuk mengikuti tes wawancara dituntun untuk menuju tempat diadakannya tes bakat yang juga terletak di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Tabanan. Para dewan juri yang merupakan lulusan seni dan sangat mumpuni di bidangnya menilai penampilan peserta satu per satu. Mereka boleh dikatakan sangat percaya diri untuk unjuk gigi menampilkan bakat yang dimiliki. Bakat-bakat yang mereka tampilkan sangat beragam. Ada yang menari bali dengan sangat piawai, dengan lemah gemulai menggerakankan tubuhnya dengan lembut dan indah. Ada yang bernyanyi dengan suara yang enak didengar. Ada yang bermain gamelan tradisional dengan irama yang enak diikuti. Ada juga yang menyanyikan kidung dengan suara yang merdu.

Dewan juri menilai sarana upakara yang dibuat oleh peserta. Foto: JGN Studio

Setelah kurang lebih 8 jam mengadakan seleksi tahap II, tibalah para peserta pada momen yang ditunggu-tunggu, yaitu pengumuman 10 pasang finalis Jegeg Bagus Tabanan 2022. Rasa degdegan sudah pasti menyelimuti para peserta. Jantung mereka pasti berdegup kencang, atau mungkin sangat kencang. Andri Purwanto, ST, selaku Ketua Dewan Juri sekaligus Pembina Pasemetonan Jegeg Bagus Tabanan serta mewakili anggota dewan juri yang lain menyebutkan satu persatu nama-nama peserta Jegeg dan nama-nama peserta Bagus yang lolos ke babak final. Mereka adalah:

10 Besar Finalis Jegeg Tabanan 2022

  1. Ni Luh Putu Tiara Maharani
  2. Ni Putu Prema Maharani
  3. Ni Kadek Feby Anggreni
  4. Nadeana Rostika Dewi
  5. Ni Luh Komang Tri Maharani Dewi
  6. Ni Putu Sabrina Abelia Putri
  7. Ni Komang Wiranti Primadani
  8. Desak Made Putri Okta Yuanita
  9. Komang AyuSri Iswari
  10. Kadek Ayu Indahyani

10 Besar Finalis Bagus Tabanan 2022

  1. Putu Werdhi Kusuma
  2. I Komang Sukra Dinata
  3. I Nyoman Indrawan
  4. Putu Aditia Pratama
  5. I Made Alvin Anggara Putra
  6. I Komang Agus Tri Guna Yasa
  7. Anak Agung Putu Agung Aditya
  8. I Gede Made Ari Raditya
  9. Made Dany Mahendra
  10. I Gusti Made Andrian Sumantri

Andri Purwanto, ST. mengatakan selalu ada peningkatan peserta dari tahun ke tahun, baik dari segi brain, beauty, dan behavior. Para dewan juri berharap nantinya para peserta atau finalis dapat mengikuti rangkaian pemilihan Jegeg Bagus Tabanan 2022 mulai dari prakarantina, karantina, sampai dengan puncak acara di Grand Final pada tanggal 31 Juli 2022.

Salah satu peserta bagus sedang menjalani Depth Interview bersama para dewan juri. Foto: JGN Studio

“Harapan kami juga duta-duta yang terpilih nanti akan bisa membawa dan mengharumkan kabupaten Tabanan di jenjang pemilihan Jegeg Bagus Bali 2022 dan kami dari dewan juri sangat mengharapkan apa yang menjadi kepercayaan kami kepada para peserta atau finalis dapat digunakan dengan maksimal dan dijaga dengan baik, dan selalu meningkatkan wawasan baik dari segi attitude, brain, beauty, dan behavior sehingga nantinya Jegeg Bagus Tabanan yang terpilih mewakili kabupaten Tabanan adalah Jegeg Bagus terbaik di antara kabupaten lainnya,” ujar Kak Andri.

Di akhir acara, seluruh panitia dan peserta mengambil foto bersama, dan tidak lupa panitia atas nama Pasemetonan Jegeg Bagus Tabanan mengucapkan banyak terima kasih kepada para peserta baik yang lolos maupun yang belum beruntung. Besar harapannya suatu hari nanti mereka dapat berkolaborasi dan bekerja sama untuk mendukung kemajuan dan perkembangan pariwisata dan budaya di Kabupaten Tabanan dalam usaha mendukung Program Pemerintah Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang AUM (Aman, Unggul dan Madani). Sadhu Mawang Anuraga, Jayeng Tabanan. [T]

Jegeg Bagus Karangasem Berbagi di Tianyar Barat | Bertambah Jegegnya, Bertambah Bagusnya
Tags: jegeg bagusjegeg bagus baliJegeg Bagus Tabanantabanan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Peduli Air di Desa Adat Glagalinggah Lewat Program Desa Ramah Air Hujan

Next Post

Refleksi HUT ke-418 Kota Singaraja: Bangkit Berseri, Laju, Lajulah Pembangunan

Julio Saputra

Julio Saputra

Alumni Mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Undiksha, Singaraja. Punya kesukaan menulis status galau di media sosial. Pemain teater yang aktif bergaul di Komunitas Mahima

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Refleksi HUT ke-418 Kota Singaraja: Bangkit Berseri, Laju, Lajulah Pembangunan

Refleksi HUT ke-418 Kota Singaraja: Bangkit Berseri, Laju, Lajulah Pembangunan

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co