3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tiga Pelukis SDI Melukis Sembari Bernostalgia dalam Acara GKR Indonesia di Yogyakarta

I Gede Made Surya Darma by I Gede Made Surya Darma
October 17, 2021
in Khas
Tiga Pelukis SDI Melukis Sembari Bernostalgia dalam Acara GKR Indonesia di Yogyakarta

Putu Sutawijaya, Made Toris Mahendra, dan Dewa Made Mustika melukis bersama dalam acara GKR Indonesia di Yogyakarta

Di Yogjakarta sejumlah seniman melakukan gerakan kemanusiaan. Mereka melukis on the spot secara bersama. Dan hasil dari lukisan itu dilelang untuk disumbangkan  kepada warga yang terdampak Covid- 19.

Acara itu dalam sebuah perhelatan dengan Gerakan Kemanusiaan Republik (GKR) Indonesia. Acara itu bermula dari obrolan ringan, lalu beranjak menjadi cukup serius.  Widihasto Wasana Putra bertindak selaku ketua panitia acara dan Sanjaya Kuss Indarto sebagai kurator untuk memilih seniman yang dilibatkan dalam acara tersebut.

Banyak seniman kemudian terlibat. Nasirun, Hari Budiono, Astuti Kusumo, Bayu Wardhana, Bambang Herras dan Budi Ubrux Haryono.

Nah, di antara para pelukis itu terdapat tiga seniman Sanggar Dewata Indonesia, yakni Putu Sutawijaya, Made Toris Mahendra, dan Dewa Made Mustika.

Tentu saja, acara itu menjadi momentum penting untuk saling bergandeng tangan, saling bergotong royong,  di situasi yang serba terbatas di masa pandemi ini,  untuk tetap menumkbuhkan empati kepada sesama.

Acara GKR Indonesia ini sesungguhnya bisa disebut sebagai kelanjutan dari acara “Live Painting on the Spot” atau melukis di lokasi, tepatnya di Gedung Siti Hinggil Dwi Abad, Alun-alun Kidul, Yogyakarta, ketika ada program Vaksinasi Bhinneka Tunggal Ika, 27 September 2021.

Tanggal 7 Oktober 2021 karya hasil “Live Painting on the Spot” itu dipamerkan di Bale Raos Resto di Magangan, sisi selatan Kraton Ngayogyakarta. Pameran berlangsung hingga 13 Oktober 2021. Tepat seminggu karya-karya tersebut dipamerkan.

Hasilnya 10 karya lukis yang dipamerkan dikoleksi oleh para kolektor. Mereka adalah warga dan pengusaha Yogyakarta. “Ya, 100% karya berpindah tangan ke 5 kolektor,” ujar Sanjaya Kuss Indarto

Karena dari awal mereka niatkan sebagai pameran amal (charity exhibition), maka sebagian dari hasil penjualan karya tersebut disumbangkan untuk kepentingan kemanusiaan. menyerahkan sepenuhnya besaran persentase yang akan disumbangkan oleh teman-teman perupa.

Ternyata, minimal sumbangan yang diserahkan 50% dari hasil transaksi. Ada yang 60%, 70%, bahkan ada yang menyumbang 100%. Ketika diakumulasikan ternyata ada ratusan juta rupiah.

Tiga Pelukis SDI

Tiga pelukis Sanggar Dewata Indonesia (SDI) melukis pada deretan posisi yang sama. Putu Sutawijaya di sebelah kiri, dengan aksinya yang sudah terbiasa melukis on the spot di berbagai candi di Indonesia. Itu dilakukan atas kekagumanya terhadap candi candi di Indonesia yang membentuk bolbrutu (grombolan pemburu batu ) yang sudah dilakukanya puluhan tahun.

Begitu juga ia kerap berburu keindahan sungai dan merapi di Jawa Tengah yang disebutnya seri remeh temeh (seri ramah tamah dengan lingkungan melalui karya seni), nampak sekali kepiawaianya dengan cepat menyelesaikan lukisanya.

Di posisi  paling tengah Made Toris Mahendra, dengan lukisan ciri khasnya, abstrak, yang kental sekali dengan spontanitas garis dan brus struck yang dihasilkan.

Begitu juga Dewa Made Mustika, yang sama-sama kuat dalam karakter garis, dan sapuan kuas sepontan, ciri khas aliran lukisan seniman Sanggar Dewata Indonesia era 1990 an, yang banyak memunculkan seniman abstrak exspresionis waktu itu.

Dari foto ini nampak jelas senyum sumringah ciri khas Putu Sutawijaya dan rambut dread lock Made Toris Mahendra,  juga Dewa Mustika yang topinya selalu di balik, ciri khasnya masa masa kuliah di ISI Yogja.   Mungkin kerinduan mereka terobati mengingat masa-masa melukis bersama masa kuliah dulu.

Memang kecenderungan mahasiswa dari daerah tertentu di Indonesia, saat mengerjakan tugas melukis on the spot, di jurusan fakultas seni rupa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogjakarta, selalu melukis dengan berkumpul sesama daerahnya. Mereka menjadi saudara rantau.

Tiga pelukis SDI itu pun seperti bernostalgia awal masa masa kuliah di ISI yogya. Tentang bagaiaman mereka saling support dalam segala bidang, saling bahu membahu menutupi kekurangan masing-masing awal kuliah di Yogja. Keceriaan tampak dari tawa lepas masing-masing seniman itu, mengingat kenangan suka duka menjadi mahasiswa ISI.

Kegiatan GKR Indonesia ini juga menumbuhkan semangat sesama seniman berdidikasi untuk kehidupan kemanusiaan dan kebudayaan. “Karena apa yang didapatkanya selama ini di kesenian dikembalikan lagi untuk kemanusiaan dan kebudayaan,”  ujar Dewa Mustika, menyimpulkan kegitan tersebut.

Ucapan terimakasih ketiga seniman Sanggar Dewata ini di ucapkan melalui akun Facebook Dewa Made Mustika kepada Ngarsa Dalem Sultan Hamengkubuwono X, GKR Hemas dan keluarga, Bapak Widihasto Wasana Putra dan  Bapak Sanjaya Kuss Indarto  yang sudah dilibatkanya di acara yang sangat mulia tersebut, dan ucapan terimakasihpun terucap Kembali kepada Ngarsa Dalem Sultan Hamengkubuwono X, GKR Hemas atas di terimanya mereka bertiga menjadi bagian dari masyarakat Jogjakarta, dan selalu di libatkannya dalam acara skesenian  dan kebudayaan di Jogjakarta.

Pada 15 Oktober 2021 beberapa seniman dan kurator seni yang ikut acara tersebut diundang untuk makan malam di Kraton Kilen,  kediaman Ngarsa Dalem Sultan Hamengkubuwono X, GKR Hemas dan keluarga, di kompleks Kraton Ngayogyakarta. Ini bentuk apresiasi GKR Hemas dan Sultan Hamengkubuwono X kepada para perupa yang telah memberi kontribusi pada kemanusiaan lewat GKR Indonesia. [T]

Tags: ISI YogyakartakemanusiaanSanggar Dewata IndonesiaSeni RupaYogyakarta
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Petak Umpet-Umpetan | Cerpen Indra Putra

Next Post

Galang Kangin, Fondasi Ethos Kerja Manusia Bali

I Gede Made Surya Darma

I Gede Made Surya Darma

Pelukis. Lulusan ISI Yogyakarta. Founder Lepud Art Management

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Galang Kangin, Fondasi Ethos Kerja Manusia Bali

Galang Kangin, Fondasi Ethos Kerja Manusia Bali

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co