2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Terbentuk, Paguyuban Sameton PMI Desa Adat Kubu, Bangli – [Hikmah di Balik Wabah Covid-19]

I Komang Alit Juliartha by I Komang Alit Juliartha
June 7, 2020
in Khas
Terbentuk, Paguyuban Sameton PMI Desa Adat Kubu, Bangli – [Hikmah di Balik Wabah Covid-19]

Paguyuban Sameton PMI Desa Adat Kubu, Bangli

Jika kita bicara keadaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di masa pandemi Covid -19 ini, pasti semua sudah tahu dan melihat, betapa gusarnya pikiran PMI ini. Pertama, karena pemberitaan miring serta perlakuan negatif yang kerap menimpa mereka. Kedua adalah keuangan para PMI yang anjlok karena diputus kontrak sebelum habis masa kontrak, dan dirumahkan. Apalagi ditambah ketidakpastian kapan akan berangkat lagi. Sebuah situasi yang sangat sulit bagi para PMI.

Hal itu juga dirasakan oleh sahabat-sahabat di desa saya. Sekadar informasi, di desa saya Desa Adat Kubu, Bangli, kami memiliki kurang lebih 100 orang PMI. Dan sebagian besar sudah di rumah dan dirumahkan oleh pihak perusahaan. Apa yang saya paparkan di awal, ya terjadi juga pada saya dan PMI di desa saya. Banyak yang bercerita kehabisan uang. Ada juga secercah harapan yakni dapat kompensasi berupa uang dari perusahaan.  Meskipun berbeda besaran yang didapat karena disesuaikan dengan lamanya kontrak. Ada juga yang merana karena sampai detik ini belum dapat kompensasi tersebut. Banyak lagi kisah-kisah pahit di masa pandemi ini.

Tapi, tentu kita terlalu naif jadi manusia jika hanya melihat dari sisi negatifnya saja. Kita harus bisa mengambil sisi positifnya. Bahwa ada hikmah dibalik pandemi covid-19 ini. Apa itu? Hikmahnya adalah sebagian besar PMI di desa saya sedang berada di rumah, dan kami memutuskan untuk membuat suatu perkumpulan yang  dinamakan Paguyuban Sameton PMI Kubu-Bangli.

Berawal dari rembug-rembug biasa antara I Nengah Sutarta Adi Putra yang sering dipanggil Nengah Godogan dengan Putu Arya Budiastika dimana mereka mencetuskan ide untuk membentuk satu wadah berkumpulnya para PMI di Desa Adat Kubu yang notabene bertetangga dengan Desa Wisata Penglipuran. Akhirnya Ide itu dilempar ke dalam forum yang lebih besar, sebut saja Hendra Santosa, Wahyu Adi Sena, Gede Suwidnyana, Putu Andi, Alit Joule, Komang Adi Suka Arsa, Kharisma Putra dan teman-teman yang lain yang memang mensupport penuh segala kegiatan yang tentunya bersifat positif dengan dua penasehat yakni I Nengah Satwika (Kekog) dan I Nengah Suastika.

Akan saya ceritakan sedikit sejarah singkat tentang pembentukan perkumpulan ini. Sejatinya sejak tahun 1994 sudah ada satu orang yang mengawali menjadi PMI. Ini merupakan cikal bakal dari PMI di desa saya. Tahun 2000 mulai semakin banyak pemuda yang berangkat ke kapal pesiar. Dan sampai hari ini, di tahun 2020 jumlah PMI di desa saya   Jumlahnya lebih dari 100 orang. Ini menyiratkan bahwa selalu ada perubahan di setiap jaman terutama dari segi lapangan pekerjaan. Yang dulunya kebanyakan pemuda berkutat dengan kerajinan, hingga akhirnya banyak yang melamar jadi pegawai. Saat ini bekerja di kapal pesiar adalah salah satu pekerjaan yang digandrungi oleh para pemuda di desa saya. Dan tidak menutup kemungkinan, jumlahnya akan bertambah banyak seiring perjalanan waktu. Tentu saja menunggu dunia sembuh dari covid-19.

Dari tahun 1994 sampai sekarang 2020, belum pernah teman-teman membentuk yang namanya wadah atau perkumpulan yang bisa mengkordinir para PMI ini. Mereka berjalan sendiri-sendiri. Benar-benar tidak ada komunikasi dan kordinasi. Maka dari itulah panglingsir PMI mencetuskan ide untuk membuat satu wadah yang menaungi seluruh PMI di Desa Adat Kubu, Bangli. Mumpung sebagian besar dari PMI sudah berada di rumah. Akhirnya semua sepakat. Paguyubanpun dibentuk.

Paguyuban Sameton PMI Desa Adat Kubu, Bangli menyerahkan bantuan sosial kepada warga kurang mampu yang terdampak Covid-19

Dan program pertama yang dilakukan adalah pengumpulan donasi yang sedianya nanti akan digunakan untuk membeli sembako dan dibagikan kepada warga yang layak diberi bantuan. Beberapa persen akan disumbangkan kepada satgas penanggulangan covid-19 di desa. Entah dalam bentuk apa nanti diputuskan bersama-sama.

Dan tepatnya Minggu, 7 Juni 2020 kami berkumpul di sekretariat paguyuban (Warung Aplenk) dan melaksanakan kegiatan bansos berupa pembagian sembako dengan jumlah penerima sebanyak 67 KK. Kami membagi diri menjadi 4 kelompok dan menyerahkannya langsung ke penerima. Sebelumnya juga kami telah melaksanakan program kerja yang lain yakni memberikan support baik berupa dana duka maupun motivasi kepada anggota paguyuban dan  sanak family yang sedang dalam keadaan berduka (meninggal dunia) agar tidak larut dalam kesedihan.

Perkumpulan ini tentunya tidak berhenti sampai di penyerahan bansos saja. Nantinya perkumpulan yang sudah diketahui oleh Bendesa Adat, Kepala Lingkungan dan pihak kelurahan ini, segala kegiatan akan bersinergi dengan desa adat dan dinas. Apa yang mungkin nanti bisa dibantu oleh para PMI. Sehingga PMI bisa bermanfaat untuk desa. Karena PMI sangat sulit untuk selalu dekat dengan masyarakat sebab mereka harus bekerja jauh dari rumah dalam waktu yang sangat lama. Dengan adanya wadah ini akan mampu ikut serta dalam kegiatan sosial dan pembangunan di masyarakat. Karena PMI juga adalah bagian dari masyarakat itu sendiri.

Perkumpulan ini selain membuat program jangka pendek, juga akan membuat program jangka menengah dan jangka panjang. Mudah-mudah atas restu Tuhan, ijin dari pimpinan desa dan dinas, serta kekompakan teman-teman PMI, akan bisa nantinya membuat sesuatu dalam bidang ekonomi kreatif yang akan sangat bermanfaat bagi PMI. Karena sekali lagi saya katakan, bahwa PMI tidak akan selamanya bekerja di kapal pesiar. Jadi perkumpulan inilah kelak menjadi solusi untuk bertukar pikiran tentang segala hal terutama bagaimana membangun sebuah usaha. Dan semoga bisa menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan sehingga mampu membuat roda perekonomian tetap berjalan ketika benar-benar berhenti bekerja sebagai PMI. Semoga  [T]

Tags: Banglicovid 19pekerja migran
Share1349TweetSendShareSend
Previous Post

Sajak-sajak Ozik Ole-olang || Macam-macam Rindu dan Tata Cara Menyucikannya

Next Post

Sang Hyang Eta-Eto: Memahami Kalender Hindu Bali & Baik-Buruk Hari dengan Rumusan ‘Lanus’

I Komang Alit Juliartha

I Komang Alit Juliartha

Tinggal di Bangli. Peraih hadiah Sastera Rancage tahun 2014. Bergiat di Komunitas Bangli Sastra Komala. Ia berpulang Jumat, 29 Januari 2021 di RSU BMC Bangli. Ia pergi saat beberapa impiannya belum terwujud untuk Sastra Bali Modern

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Covid-19 dalam Alam Pikir Religi Nusantara – Catatan Harian Sugi Lanus

Sang Hyang Eta-Eto: Memahami Kalender Hindu Bali & Baik-Buruk Hari dengan Rumusan ‘Lanus’

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co