12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Belum Saatnya Membawa Kebiasaan Lalai Pulang ke Tanah Air | Kabar dari Jepang

Riris Sanjaya by Riris Sanjaya
January 26, 2021
in Khas
Belum Saatnya Membawa Kebiasaan Lalai Pulang ke Tanah Air | Kabar dari Jepang

Riris Sanjaya [penulis]

Baca Kabar dari Jepang lain:

  • Karena Bersih dan Indah Tak Dicapai dengan Berserah
  • Karena Pintar Mencuci Tangan Bukanlah Kebanggaan

_____

Masih dalam suasana pandemi Covid-19, saya dan rekan-rekan diliburkan karena hotel harus ditutup. Pemerintah siap dengan konsekuensinya, karena mendukung hotel menutup usaha dalam kurun waktu dan persyaratan yang ditentukan. Meskipun seluruh karyawan dipastikan tidak berkerja sampai akhir Juni, dalam usaha memutus rantai penyebaran virus yang bisa semakin parah saja menyebar apabila hotel masih tetap beroperasi, pemerintah telah bersedia mengucurkan dana bantuan yang dikolaborasikan pihak hotel agar tetap dapat menggaji karyawan.

Keputusan pendanaan ini sangat melegakan untuk pekerja migran seperti saya. Walaupun masih harus sabar menanti update untuk bulan-bulan berikutnya. Selama hotel tutup, pemerintah melakukan random check, untuk memastikan pihak hotel tidak berbuat curang dengan mempekerjakan karyawannya tanpa sepengetahuan mereka.   

Dengan tidak adanya aktivitas khusus selama bulan ini, pikiran saya selama di asrama jadi mudah melayang kemana-mana, mengingat-ingat saat saya datang ke Jepang, kemudian saya teringat saat Februari lalu,

“Hugo, kamu sedang memperhatikan apa?” tanya saya kepada salah seorang rekan kerja dari Malaysia, yang menatap monitor laptop dengan serius.

“Ahh, aku sedang bingung mau beli Hand-Phone yang mana. Yang murah tapi berkualitas.”

“Lah, HP-mu yang biasanya kenapa? Bosan?” tanya saya ingin tahu. Tadinya saya pikir dia sedang browsing keperluan tamu.

“HP-ku hilang sejak kemarin sore saat jalan-jalan ke daerah Hirafu,” ungkapnya.

Rupanya HP-nya hilang semenjak kemarin sore dan belum ditemukan hingga siang ini. Jaman sekarang hidup tanpa HP adalah hal yang kronis. Ia sangat kalut, sudah mencoba kembali ke restoran dan store yang ia kunjungi kemarin tetapi sayangnya tidak ditemukan.

Tiba-tiba ia dan saya teringat pada saat yang bersamaan: “Shuttle Bus!”

“Riris, tolong bantu tanyakan kepada driver shuttle bus hotel kita dalam Bahasa Jepang ya. Aku benar-benar lupa ada kemungkinan HPku terjatuh dalam bus.” (Hotel tempat kami bekerja memiliki fasilitas bus gratis yang mengantarkan para tamu ke lokasi-lokasi pusat hidangan dan perbelanjaan, yang juga boleh digunakan para karyawan dengan tetap memprioritaskan tamu-tamu).

Dan begitulah, setelah saya bercakap-cakap dengan petugas kontrol shuttle bus, menjelaskan detail HP rekan saya yang hilang, beberapa saat kemudian kami dikabari oleh driver yang bertugas di pos setelah mengecek ke tiap bus yang beroperasi. HP tersebut rupanya yang kemarin ditemukan, dan sudah disimpan di front desk hotel satu lagi dari 4 hotel yang dibangun di satu kawasan oleh pemilik yang sama.

Saya jadi ingat tamu yang juga kehilangan HP-nya, suatu hari datang tergopoh-gopoh ke front desk saat saya sedang belajar sistem, menanyakan apa ada seseorang menemukan telpon genggamnya. Tamu asal Australia itu menjelaskan ia hanya pergi ke daerah Kutchan, untuk berbelanja di supermarket yang terkenal memiliki banyak pilihan oleh-oleh. Setelah koordinasi dengan pihak pengaturan bus yang tidak menemukan satu handphone-pun pada hari itu, kami menghubungi stasiun Kutchan. Dengan hanya sekali panggilan, pihak stasiun Kutchan yang menyediakan ruang tunggu bagi para tamu langsung berkoordinasi dengan kepolisian setempat. Mereka menelpon balik dan membawa kabar gembira bahwa HP tersebut ditemukan, diserahkan salah seorang warga yang tadinya berbelanja di daerah sana.

Saya jadi merasa terharu. Terharu oleh driver, oleh orang sekitar yang berbelanja ke supermarket, oleh petugas stasiun dan polisi, serta oleh sebagian besar orang yang saya temui di sini. Terharu karena saya merasa aman dan nyaman. Dan saya juga menjadi kagum, memikirkan betapa negara ini sudah memiliki kecukupan finansial. Masyarakatnya tidak serta-merta memati-dayakan HP yang ditemukan, diformat ulang, kemudian dijual atau dipakai pribadi. Finansial tentu saja merupakan salah satu pendukung jaminan keamanan di suatu negara. Dan saya juga tersentuh, masyarakatnya masih mau meluangkan waktu untuk menyerahkan barang temuan ke pihak berwajib. Masyarakat yang sejahtera, yang masih memiliki etika. Masyarakat dan pihak berwajib bekerjasama dan saling percaya.

Ingatan saya makin berulang, hingga teringat pada Desember tahun lalu saat awal saya mulai bekerja, saya membantu tamu berkomunikasi dalam bahasa Jepang kepada polisi yang bertugas di daerah Hirafu, yang menjawab panggilan dari sang ayah ketika mencoba menelepon ke nomor HP milik putrinya yang hilang. Kami berkoordinasi agar HP diambil ke pos polisi dan mengikuti arahan petugas untuk membawa beberapa data diri tamu. Saya kagum pada sistemnya. Pada kemudahan mengikuti proses penemuan barang hilang. Sekali lagi, kagum pada perasaan aman dan nyaman. Tentu saja beberapa yang saya kisahkan ini di luar dari penanganan HP hilang yang dapat dibantu menggunakan aplikasi “Find my Iphone” dan sejenisnya.

Saya masih ragu saat menyimpulkan Jepang terpercaya dalam hal penanganan barang hilang. Apa mungkin karena daerah saya tinggal bukanlah kota besar? Tetapi rupanya setelah berbincang-bincang dengan adik tingkat kuliah saya yang sudah sekian tahun hidup di Tokyo, pusat dari peradaban Jepang, ia dan teman-temannya mengalami hal serupa. Mengalami kemudahan-kemudahan saat tidak sengaja meninggalkan barang di keramaian. Entah dompet, entah tas berisikan passport, ataupun juga handphone. Mereka dibuat segan terhadap pihak berwajib, dan diarahkan untuk tidak lagi mengulang kelalaian yang sama. Memang negara ini telah mampu memberikan jaminan keamanan, dalam hal ini saya menyoroti masalah kehilangan barang. Suksesnya sinergi antara warga, pemilik usaha, dan petugas keamanan, serta seluruh pihak relevan lainnya.

Bayangkan, jika saat pulang nanti ke tanah air, dan kebiasaan lalai masih dibawa-bawa, tentu akan lain urusannya. Atau, bayangkan ,jika pulang nanti ke tanah air, dan suatu pernah menemukan barang berharga, mungkin akan berbeda juga ceritanya.

Pada Maret sebelum hotel ditutup, saya masih ingat, saya dan rekan-rekan kerja melakukan bersih-bersih skala besar dengan pemilahan sampah yang edan bagi saya itu. Selain memilah sampah, kami juga memilih dan memilah barang temuan. Saya membelalak melihat barang-barang berharga yang diletakkan di meja berbeda. Berbagai brand yang saya idamkan di majalah Cosmopolitan dan online beauty pages, ada di sana. Ada jam tangan, kaca mata, perhiasan, dan benda-benda cantik lainnya. Saya langsung tanyakan kepada senior, apa ada tamu yang mengiklaskan miliknya untuk si penemu? Biar saya negosiasi ke penemu. Masa begini sahutnya:

“Riris, sebentar lagi setelah kita data, kita akan ke kantor polisi.”

“Hah? Ada masalah apa? Saya kan baru bertanya, belum mengambil apa-apa.” kaget kan saya.

“Benda-benda berharga seperti ini yang kita tidak bisa telusuri pemiliknya, akan kita laporkan sebagai barang temuan hotel, jadi kapanpun tamu kembali dan menanyakan benda miliknya, kita tidak usah repot lagi. Mereka bisa koordinasi langsung dengan pihak kepolisian.”

Astaganaga. Memang ya, di balik segala keamanan dan kenyamanan itu ada segala daya upaya untuk menciptakannya. Pihak yang selama ini bersinergi itu ternyata termasuk juga hotel tempat saya bekerja. Jadi, selama berbicara tentang Jepang, belum pernah saya dengar topik mengarah ke pencurian barang berharga, adanya malah pencurian pakaian dalam. Nah, itu beda. [T]

Tags: Jepangperjalanan
Share90TweetSendShareSend
Previous Post

Idulfitri yang Berbeda & Kepura-puraan Kita

Next Post

Puisi-puisi Jong Santiasa Putra || Soal, Rumus, KPK, Jawaban, dan Lain-lain

Riris Sanjaya

Riris Sanjaya

Lahir di Singaraja, kini bekerja di Jepang

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Puisi-puisi Jong Santiasa Putra || Soal, Rumus, KPK, Jawaban, dan Lain-lain

Puisi-puisi Jong Santiasa Putra || Soal, Rumus, KPK, Jawaban, dan Lain-lain

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co