24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Asa Baru untuk Ibukota Baru

Ananta Kurnia by Ananta Kurnia
September 6, 2019
in Opini
Asa Baru untuk Ibukota Baru

Ilustrasi: pixabay

Rencana pemindahan Ibu Kota dari Jakarta keluar Pulau Jawa terus digadangkan. Rencana ini memberikan harapan baru untuk memecahkan masalah yang terjadi di Jakarta. Hingga saat ini, pemerintah melalui Bappenas bekerja keras menimbang serta memperhitungkan lokasi untuk membangun Ibu Kota baru yang ideal.

Dua provinsi yang ada di Kalimantan yakni  Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur muncul sebagai kandidat terkuat yang akan menggantikan Jakarta sebagai Ibu Kota yang baru. Kedua provinsi ini dinilai memenuhi syarat dan kriteria untuk menggantikan Jakarta. Mulai dari lokasi yang strategis, adanya ajakan dan dorongan pembangunan ke timur yang dinyatakan dengan semboyan “Go to East”, ketersediaan air bersih dan lahan yang sangat memadai, serta secara umum dan historis Pulau Kalimantan relatif paling aman dari sisi kerawanan bencana alam.

Bappenas mengatakan rencana pemindahan ini akan dilaksanakan dalam jangka waktu sepuluh tahun. Dari penetapan lokasi Ibu Kota baru pada tahun 2019, perencanaan dan perancangan konsep master plan serta urban design yang dimulai pada tahun 2019, sinkronisasi Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024, ground breaking Ibu Kota baru ditahun 2021 dan yang terakhir pembangunan infrastruktur dasar serta fasilitas penunjang lainnya yang akan dimulai dari tahun 2019 hingga 2024.

Harapan ekonomi baru.

Dengan adanya pemindahan Ibu Kota diharapkan dapat membangun ekonomi baru yang berkualitas sehingga mampu menyerap tenaga kerja yang lebih banyak dan meningkatkan kesejahteraan karena selama ini Indonesia masih bergantung pada Pulau Jawa dalam hal perekonomian. Pemindahan Ibu Kota baru menjadi harapan bagi kota–kota lainnya. Sebab, akan tercipta ekonomi baru di luar pulau Jawa yang akan menghasilkan kemandirian kawasan ekonomi selain Sumatera – Jawa – Bali.

Keunggulan kawasan Geostrategi SEMEJA (satu meja) Selat Makassar.

Selat Makassar memiliki peran dan fungsi yang sangat strategis, dilihat dari aspek pengembangan wilayah, transportasi, dan perkotaan. Selat Makassar berada pada posisi sentral yang menjembatani antara Kawasan Barat Indonesia dan Kawasan Timur Indonesia, dimana diharapkan terjadi dampak pembangunan dari Barat ke arah Timur. Terbentuknya perempatan sea highway yang menjadi tulang punggung sistem jaringan transportasi laut di Indonesia.  Dan juga di sekeliling selat Makassar yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang potensial untuk dikembangkan pada masa depan.

Pengembangan wilayah Poros Pembangunan.

Poros pembangunan Kalimantan sebagai alternatif lokasi Ibu Kota baru dan pemerintahan yang layak serta ideal karena memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a) memiliki tata ruang yang luas untuk menampung dinamika perkembangan masa depan,

b) terbentang luas lahan produktif,

c)  memiliki aksesibilitas yang tinggi,

d) tersedianya infrasturktur pembangunan yang memadai,

dan e) memiliki tingkat kerawanan bencana alam yang terendah serta dilihat dari konteks Nusantara, Kalimantan terletak pada lokasi sentral yang merupakan lokasi efisien dalam melakukan pelayanan ke seluruh bagian wilayah Indonesia.

Dalam menghadapi tantangan pertumbuhan tata ruang wilayah Ibu Kota di masa depan diharapkan mampu melaksanakan konsep kebijakan pembangunan berkelanjutan (sustainable development) yang dapat menggerakkan dinamika pembangunan dan pertumbuhan wilayah secara sinergis.

Daya Dukung Lingkungan.

Adanya daya dukung tata ruang Kalimantan yang luas dan produktif untuk menampung dinamika perkembangan masa depan diharapkan mampu mengembangkan multi centrum kegiatan ekonomi, industri, pusat pemerintahan, melaksanakan transmigrasi. Di samping itu perlu dipersiapkan suatu strategi yang memperhitungkan masalah lingkungan.

Dengan tersedianya lahan yang memadai sangat memungkinkan munculnya harapan baru untuk memecahkan masalah lingkungan hidup yang dapat merangsang pengembangan etika sosial masyarakat dan pemerintah untuk memperhatikan dan menyelamatkan lingkungannya. Beberapa alternatif yang dapat direncanakan Ibu Kota baru dalam menghadapi tantangan masalah lingkungan antara lain:

a) menciptakan peraturan standar yang mengatur segala aspek yang berkaitan dengan ancaman masalah dan dampak lingkungan,

b) adanya perencanaan lokasi industri yang tepat guna,

c) pengelolaan sumber–sumber air secara berencana disertai pengamatan segala aspek yang berhubungan dengan pengelolaan air dan saluran irigasi,

d) peraturan dan penataan penggunaan tanah dan lahan hutan secara berimbang.

Perimbangan kota dengan desa.

Pemeliharaan kondisi kota dan desa juga perlu diperhitungkan, karena ketimpangan kota dengan desa akan membawa akibat politik dan sosial yang dapat mengancam pembangunan.

Dengan perencanaan yang matang, pembangunan Ibu Kota baru yang meliputi kota dan desa haruslah berimbang guna menanggulangi masalah urbanisasi yang kompleks di masa depan. Arus urbanisasi yang tidak terkendali dapat merusak strategi rencana pembangunan kota dan menghisap fasilitas perkotaan di luar kemampuan pengendalian pemerintah kota. Oleh sebab itu, pemerintah harus menyajikan strategi pembangunan kota dan desa secara terpadu dalam kebijaksanaan praktek pembangunan.

Tentunya masih banyak harapan lainnya yang belum disampaikan dalam tulisan ini, pada bagian akhir penulis berharap dengan adanya spirit baru dapat mendorong Presiden serta jajarannya untuk melaksanakan amanah dengan sungguh–sungguh dan konsekuen. Semoga Allah memberikan berkah kepada Ibu Kota Jakarta, calon Ibu Kota baru, dan seluruh wilayah yang ada di negeri tercinta ini.

Salam hangat dari salah satu rakyat Indonesia. [T]

Tags: DKI JakartaibukotaJokowiKalimantanPembangunan
Share11TweetSendShareSend
Previous Post

Mahbub Djunaidi dan Orang-Orang di Kampung Saya

Next Post

Tuak Adalah Nyawa: Tetap Macho, Jangan Kacau!

Ananta Kurnia

Ananta Kurnia

Pengangguran. Lahir dan tinggal di Gilimanuk, Jembrana, Bali

Related Posts

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

Read moreDetails

Tanah Dijual, Adat Ditinggal —Alarm Krisis Tanah Bali di Tengah Arus Investasi

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

MASYARAKAT Bali sejatinya tidak kekurangan aturan untuk menjaga tanahnya yang kerap diuji , justru adalah keteguhan untuk mempertahankannya. Di tengah...

Read moreDetails

BALI: ANAK EMAS ATAU ANAK TIRI? —Sepotong Paradoks Bali di Pusat Kekuasaan Republik

by I Gede Joni Suhartawan
April 13, 2026
0
BALI: ANAK EMAS ATAU ANAK TIRI? —Sepotong Paradoks Bali di Pusat Kekuasaan Republik

BEGINILAH sebuah paradoks yang dilakoni Bali ketika berada di jagat politik anggaran Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta: Bali adalah si...

Read moreDetails

BALI DALAM JEPITAN —Membaca Skenario di Balik Tekanan Terhadap Koster

by I Gede Joni Suhartawan
April 12, 2026
0
BALI DALAM JEPITAN —Membaca Skenario di Balik Tekanan Terhadap Koster

BELAKANGAN ini, wajah politik di Bali tampak tidak sedang baik-baik saja. Jika kita jeli membaca arah angin dari Jakarta, ada...

Read moreDetails

Singkong dan Dosa Orde Baru

by Jaswanto
April 9, 2026
0
Singkong dan Dosa Orde Baru

RASANYA gurih, meski hanya dibubuhi garam. Teksturnya lembut sekaligus sedikit lengket di lidah. Tampilannya sederhana saja, mencerminkan masyarakat yang mengolah...

Read moreDetails

Rekonstruksi Status Tanah ‘Ex Eigendom Verponding’: Antara Legalitas Formal dan Penguasaan Fisik dalam Perspektif Keadilan Agraria

by I Made Pria Dharsana
April 8, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TANAH bekas hak barat berupa eigendom verponding menyisakan persoalan hukum yang tidak pernah sepenuhnya selesai sejak berlakunya Undang-Undang Pokok Agraria....

Read moreDetails

Notaris di Ujung Integritas: Ketika Etika Gagal Menyelamatkan Moral

by I Made Pria Dharsana
April 5, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Kepercayaan publik terhadap notaris tidak runtuh dalam satu peristiwa besar, ia retak perlahan, dari satu kompromi kecil ke kompromi berikutnya....

Read moreDetails

Cybernotary, UUJN, dan UU ITE 2025:  Payung Hukum Ada, Notaris Masih di Persimpangan Digital

by I Made Pria Dharsana
April 1, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TRANSFORMASI digital telah mengguncang hampir seluruh praktik hukum di Indonesia, termasuk jabatan notaris. Konsep cybernotary kini bukan sekadar wacana akademik,...

Read moreDetails

Bunga, Denda, dan Moralitas Kreditur: Ketika Kontrak Menjadi Alat Tekanan

by I Made Pria Dharsana
March 30, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Ada satu pertanyaan yang jarang disentuh secara jujur dalam praktik perbankan: apakah kreditur selalu berada dalam posisi beritikad baik, bahkan...

Read moreDetails

Bali: Destinasi Wisata Dunia atau Simpul Energi Nasional? —Sebuah Persimpangan Peradaban

by I Made Pria Dharsana
March 25, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PULAU Bali hari ini tidak sekadar berdiri sebagai ruang geografis, tetapi sebagai simbol. Ia adalah representasi wajah Indonesia di mata...

Read moreDetails
Next Post
Saat Raga Sakit, Biarkan Pikiran Tetap Sehat –Cerita Tentang Pasien Cuci Darah

Tuak Adalah Nyawa: Tetap Macho, Jangan Kacau!

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co