14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pemuda Sebagai Indeks Kualitas Kesehatan Bangsa – Catatan Kecil Anak SMA

I Gede Karsa by I Gede Karsa
February 2, 2018
in Opini

Foto diambil dari http//smanbalimandara.blogspot.co.id

“Berikan aku sepuluh pemuda agar ku goncangkan dunia” – Bung Karno.

“Saya percaya akan kebulatan hati pemuda Indonesia, yang percaya akan kesanggupannya  berjuang dan menderita” – Bung hatta.

KALIMAT awal yang mengaduk hati dan perasaan masyarakat Indonesia terkhusus bagi kalangan pemuda penerus bangsa. Betapa yakinnya kedua tokoh reformasi ini terhadap peran pemuda bagi perubahan bangsa Indonesia.

Mereka hidup di era tahun 45, saat di mana pemuda adalah sektor penting dalam momentum kebangkitan bangsa mengusir para penjajah. Namun hari ini dan esok adalah suatu hal yang sangat berbalik arah bahkan sulit untuk ditebak ke mana akan berlabuh.

Bagaimana perasaan kedua tokoh kemerdekaan itu ketika melihat pemuda abad 21 tidak mampu mengusir penjajah yang tengah menyelubungi bangsa Indonesia sekarang ini. Penjajah itu bukan Belanda, dan juga buka Jepang dengan serdadunya, namun penjajah itu adalah perasaan yang mengikis moral, akhlak dan semangat berjuang untuk menang, bersaing dan berkompetisi.

Peran pemuda sangat penting dalam banyak bidang, termasuk bidang kesehatan. Sehat yang dimaksud adalah sehat jasmani dan sehat rohani. Boleh jadi pada saat tahun 2030 nanti Indonesia akan memiliki penduduk dengan kebugaran jasmani yang baik, namun juga masih sangat mungkin jika di tahun itu Indonesia akan terbalut dalam sebuah penjajahan yang menghancurkan identitas pemuda kita sendiri.

Banyak pemuda Indonesia yang tidak menjalankan peran penting mereka sebagai indeks penilaian bangsa, bahkan sedihnya mereka pula penyumbang masalah terbesar dalam dunia kesehatan. Sebagai masyarakat yang bijaksana, kita tidak mempermasalahkan suatu masalah yang berlalu atau saat ini terjadi. Tapi kita pelajari, analisis serta terapkan konsep nilai moral positif untuk merubah pemikiran pemuda Indonesia di tahun ke depannya.

Masalah dalam dunia kesehatan yang ditimbulkan pemuda sekarang ini tergambarkan dari kemajuan pesat pabrik rokok di Indonesia, serta banyaknya pemuda yang mengkonsumsi minuman beralkohol, padahal pemerintah sudah sangat melarangnya. Zat yang terdapat pada rokok merupakan zat berbahaya yang dapat merusak alat pernafasan dan mengganggu sistem sirkulasi udara yang masuk ke dalam tubuh.

Tercatat hampir 49% penduduk Indonesia pernah dan masih aktif menjadi perokok. Hal buruknya lagi kebanyakan pemakainya adalah masyarakat yang berasal dari kalangan muda dan tidak sedikit pula usia di bawah umur sudah pernah merasakan rokok.

Merokok termasuk langkah awal untuk memasuki dunia narkoba. Di dalam rokok terdapat zat nikotin yang dapat merusak saraf dengan cara mengalihkan sel saraf manusia agar terus mengkonsumsi zat yang dicampurkan dengan nikotin. Begitu juga pada narkoba, baik dalam bentuk pil, tablet maupun jarum suntik juga mengandung zat yang dapat merusak sel saraf manusia.

Pencegahan ini hanya dapat dilakukan jika pemakai sudah memiliki kesadaran diri untuk berhenti menggunakan narkoba. Bagaimana masyarakat Indonesia bisa sehat jika kemauan untuk berubah saja sulit?

Simpan pertanyaan itu dalam hati dan jawab dengan perbuatan. Belum beranjak dari masalah tersebut, masalah di dunia kesehatan yang tak kalah populernya adalah pergaulan pemuda yang mengundang penyakit berbahaya HIV/AIDS. Kini penyakit HIV/AIDS menduduki posisi pertama dalam tingkat penularannya dalam kesehatan.

Penularan HIV AIDS disebabkan oleh virus yang mnyerang sistem kekebalan tubuh pada manusia. Virus ini dapat tertular melalui pemakaian jarum suntik dan hubungan seksual bebas. Sampai sekarang belum ada obat yang dapat menyembuhkan secara total, hanya saja masih dapat dicegah dengan menjaga kebersihan tubuh.

Tantangan besar lainnya yang tak kalah menarik dan harus diantisipasi oleh pemerintah adalah tantangan teknologi yang bersifat modern. Kecenderungan masyarakat Indonesia yang sulit menghilangkan perasaan malu jika tidak mengenal modernisasi akan menimbulkan ketergantungan yang tinggi terhadap teknologi modern.

Kegiatan yang praktis dengan teknologi canggih seperti mesin cuci, sepeda motor, mobil, handphone dan makanan ringan lainnya, tentunya akan membuat seseorang malas untuk melakukan hal yang mengeluarkan energi banyak. Aktivitas pergerakan tubuh yang semakin rendah akan menyebabkan peredaran darah tidak berjalan baik serta metabolisme tidak berlangsung secara sempura. Akibatnya banyak penyakit sepertu stroke, gagal ginjal serta serangan jantung dapat mudah menyerang manusia tanpa melihat batas usia.

Dari segenap masalah kesehatan yang beredar di kalangan masyarakat Indonesia, pemerintah sendiri bukan hanya diam atau berpangku tangan saja. Sudah sangat jelas dalam Undang-Undang Dasar Republik Indonesia pasal 1 ayat 11 mengatakan bahwa upaya kesehatan merupakan kegiatan dan atau serangkaian kegiatan yang dilakukan secara terpadu, terintegrasi dan berkesinambungan untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam bentuk pencegahan penyakit, peningkatan kesehatan, pengobatan penyakit, dan pemulihan kesehatan oleh pemerintah dan atau masyarakat.

Sangat jelas bahwa peningkatan kesehatan sangat perlu ditingkatkan agar dapat menekan nilai korban jiwa yang semakin bertambah. Pemasangan spanduk, baliho serta poster yang sering kita lihat di pinggiran jalan menandakan bahwa pemerintah tidak statis dalam pencegahan masalah kesehatan.

Di dunia pendidikan sendiri juga turut menyumbang kontribusi besar dengan upaya pembelajaran ilmu kesehatan di kalangan siswa dan mahasiswa. Mulai dari siswa SD sudah diperkenalkan tentang bahaya merokok, penggunaan narkoba serta cara pencegahannya.

Beranjak ke Sekolah Menengah, para guru mulai memperkenalkan kegiatan ekstrakulikuler seperti Pramuka yang bertujuan untuk melatih jiwa kepemimpinan yang sehat serta kegiatan olahraga untuk mempertahankan kebugaran jasmani dan rohani.

Pada tingkat akhir di kalangan mahasiswa, pemikiran teoritis dan praktisi sudah mulai dikembangan dengan basis perlombaan ataupun pengkaryaan. Kegiatan seperti ini tentunya akan menciptakan generasi mudah yang peduli akan kesehatan. Tubuh yang sehat tentunya akan mencipatakan emosional diri yang baik dan pemikiran yang cerdas.

Tidak terlepas peran dari orangtua untuk selalu mengawasi kegiatan anak-anaknya dengan hal yang positif, karena orangtua adalah orang terdekat yang dapat mengatur, bahkan mengubah pola kepribadian seseorang.

Pemerintah sendiri kini tengah menyemarakkan peningkatan mutu kesehatan masyarakat, salah satunya adalah program “Indonesia Siap Sehat 2030”. Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menggalakkan aksi jalan santai tiap minggu di beberapa wilayah ibu kota provinsi di Indonesia, penyuluhan kesehatan di tiap daerah serta program pendukung lainnya seperti seminar dan perlombaan sebagai ajang untuk perbekalan ilmu dalam dunia kesehatan, khususnya bagi mahasiswa yang betugas sebagai agent of change menuju Indonesia sehat.

Tentunya program ini harus diiringi dengan kemauan masyarakat untuk membantu dan menyukseskan setiap kegiatan yang dilakukan pemerintah. Maka wahai kalian para pemuda…!!! Bersiaplah untuk menjalani sebuah proses perubahan demi tercapai indeks kualitas bangsa, karena Soekarno menanti kabar kalian.., karena Soeharto merindukan kalian. (T)

Tags: Indonesiakesehatanpemuda
Share24TweetSendShareSend
Previous Post

Gema Pelangi di Ambara Tabanan – Nostalgia Radio pada HUT PRSSNI

Next Post

“Psikologi Kenangan” – Lamunan Menjelang Hari-hari Akhir Tahun 2016

I Gede Karsa

I Gede Karsa

Siswa SMA Negeri Bali Mandara. Menulis puisi, cerpen dan esai. Dinobatkan sebagai penyair muda terpilih oleh Bebuku Publisher 2016. Karya-karyanya banyak dimuat oleh media massa, seperti Pos Bali.

Related Posts

MKN Bukan Tameng Impunitas: Notaris Berintegritas, Penegak Hukum  Taati Prosedur

by I Made Pria Dharsana
May 9, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

MAHKAMAH Konstitusi melalui Putusan Nomor 65/PUU-XXIV/2026 menegaskan bahwa persetujuan Majelis Kehormatan Notaris (MKN) sebagaimana diatur dalam Pasal 66 Undang-Undang Nomor...

Read moreDetails

Menguji Batas Tanggung Jawab Terbatas:  ‘Piercing the Corporate Veil’ dalam Sengketa Kepemilikan dan Pengalihan Saham

by I Made Pria Dharsana
May 7, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DALAM rezim hukum Perseroan Terbatas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, prinsip tanggung jawab terbatas...

Read moreDetails

Kapan Pejabat BGN Meresmikan MBG Khusus Pesantren di Bali?

by KH Ketut Imaduddin Jamal
May 2, 2026
0
Kapan Pejabat BGN Meresmikan MBG Khusus Pesantren di Bali?

ADA satu penyakit lama dalam kebijakan publik kita: negara sering merasa telah bekerja hanya karena program sudah diumumkan, anggaran sudah...

Read moreDetails

Problem Keadilan dalam Pembagian Harta Bersama: Dari Norma ke Uji Konstitusi

by I Made Pria Dharsana
April 30, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Dia luka yang tidak pernah benar-benar terlihat dalam putusan pengadilan berkaitan dengan pembagian harta gono gini dalam perpisah/pecahnya perkawinan  karena...

Read moreDetails

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

Read moreDetails

Tanah Dijual, Adat Ditinggal —Alarm Krisis Tanah Bali di Tengah Arus Investasi

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

MASYARAKAT Bali sejatinya tidak kekurangan aturan untuk menjaga tanahnya yang kerap diuji , justru adalah keteguhan untuk mempertahankannya. Di tengah...

Read moreDetails

BALI: ANAK EMAS ATAU ANAK TIRI? —Sepotong Paradoks Bali di Pusat Kekuasaan Republik

by I Gede Joni Suhartawan
April 13, 2026
0
BALI: ANAK EMAS ATAU ANAK TIRI? —Sepotong Paradoks Bali di Pusat Kekuasaan Republik

BEGINILAH sebuah paradoks yang dilakoni Bali ketika berada di jagat politik anggaran Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta: Bali adalah si...

Read moreDetails

BALI DALAM JEPITAN —Membaca Skenario di Balik Tekanan Terhadap Koster

by I Gede Joni Suhartawan
April 12, 2026
0
BALI DALAM JEPITAN —Membaca Skenario di Balik Tekanan Terhadap Koster

BELAKANGAN ini, wajah politik di Bali tampak tidak sedang baik-baik saja. Jika kita jeli membaca arah angin dari Jakarta, ada...

Read moreDetails

Singkong dan Dosa Orde Baru

by Jaswanto
April 9, 2026
0
Singkong dan Dosa Orde Baru

RASANYA gurih, meski hanya dibubuhi garam. Teksturnya lembut sekaligus sedikit lengket di lidah. Tampilannya sederhana saja, mencerminkan masyarakat yang mengolah...

Read moreDetails

Rekonstruksi Status Tanah ‘Ex Eigendom Verponding’: Antara Legalitas Formal dan Penguasaan Fisik dalam Perspektif Keadilan Agraria

by I Made Pria Dharsana
April 8, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TANAH bekas hak barat berupa eigendom verponding menyisakan persoalan hukum yang tidak pernah sepenuhnya selesai sejak berlakunya Undang-Undang Pokok Agraria....

Read moreDetails
Next Post

“Psikologi Kenangan” - Lamunan Menjelang Hari-hari Akhir Tahun 2016

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026
Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein
Esai

Bose, Sastra, Filsafat, Musik, dan Einstein

Satyendra Nath Bose: Saintis Sunyi dari India Satyendra Nath Bose lahir di Kolkata, India, pada 1 Januari 1894, di tengah...

by Agung Sudarsa
May 11, 2026
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU
Khas

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

by Emi Suy
May 11, 2026
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya
Ulas Film

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna
Cerpen

Pulang | Cerpen Dede Putra Wiguna

DI penghujung tahun, aku akhirnya memberanikan diri untuk merantau. Dari kampung, mencoba peruntungan di Ibu Kota. Berbekal ijazah sarjana manajemen,...

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
Gagal Itu Indah
Esai

Gagal Itu Indah

Merekonstruksi Arti Sebuah Kegagalan DALAM kehidupan modern, kegagalan sering dipandang sebagai akhir dari perjalanan. Seseorang dianggap berhasil bila mencapai standar...

by Agung Sudarsa
May 10, 2026
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud
Ulas Film

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co