24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pemuda Sebagai Indeks Kualitas Kesehatan Bangsa – Catatan Kecil Anak SMA

I Gede Karsa by I Gede Karsa
February 2, 2018
in Opini

Foto diambil dari http//smanbalimandara.blogspot.co.id

“Berikan aku sepuluh pemuda agar ku goncangkan dunia” – Bung Karno.

“Saya percaya akan kebulatan hati pemuda Indonesia, yang percaya akan kesanggupannya  berjuang dan menderita” – Bung hatta.

KALIMAT awal yang mengaduk hati dan perasaan masyarakat Indonesia terkhusus bagi kalangan pemuda penerus bangsa. Betapa yakinnya kedua tokoh reformasi ini terhadap peran pemuda bagi perubahan bangsa Indonesia.

Mereka hidup di era tahun 45, saat di mana pemuda adalah sektor penting dalam momentum kebangkitan bangsa mengusir para penjajah. Namun hari ini dan esok adalah suatu hal yang sangat berbalik arah bahkan sulit untuk ditebak ke mana akan berlabuh.

Bagaimana perasaan kedua tokoh kemerdekaan itu ketika melihat pemuda abad 21 tidak mampu mengusir penjajah yang tengah menyelubungi bangsa Indonesia sekarang ini. Penjajah itu bukan Belanda, dan juga buka Jepang dengan serdadunya, namun penjajah itu adalah perasaan yang mengikis moral, akhlak dan semangat berjuang untuk menang, bersaing dan berkompetisi.

Peran pemuda sangat penting dalam banyak bidang, termasuk bidang kesehatan. Sehat yang dimaksud adalah sehat jasmani dan sehat rohani. Boleh jadi pada saat tahun 2030 nanti Indonesia akan memiliki penduduk dengan kebugaran jasmani yang baik, namun juga masih sangat mungkin jika di tahun itu Indonesia akan terbalut dalam sebuah penjajahan yang menghancurkan identitas pemuda kita sendiri.

Banyak pemuda Indonesia yang tidak menjalankan peran penting mereka sebagai indeks penilaian bangsa, bahkan sedihnya mereka pula penyumbang masalah terbesar dalam dunia kesehatan. Sebagai masyarakat yang bijaksana, kita tidak mempermasalahkan suatu masalah yang berlalu atau saat ini terjadi. Tapi kita pelajari, analisis serta terapkan konsep nilai moral positif untuk merubah pemikiran pemuda Indonesia di tahun ke depannya.

Masalah dalam dunia kesehatan yang ditimbulkan pemuda sekarang ini tergambarkan dari kemajuan pesat pabrik rokok di Indonesia, serta banyaknya pemuda yang mengkonsumsi minuman beralkohol, padahal pemerintah sudah sangat melarangnya. Zat yang terdapat pada rokok merupakan zat berbahaya yang dapat merusak alat pernafasan dan mengganggu sistem sirkulasi udara yang masuk ke dalam tubuh.

Tercatat hampir 49% penduduk Indonesia pernah dan masih aktif menjadi perokok. Hal buruknya lagi kebanyakan pemakainya adalah masyarakat yang berasal dari kalangan muda dan tidak sedikit pula usia di bawah umur sudah pernah merasakan rokok.

Merokok termasuk langkah awal untuk memasuki dunia narkoba. Di dalam rokok terdapat zat nikotin yang dapat merusak saraf dengan cara mengalihkan sel saraf manusia agar terus mengkonsumsi zat yang dicampurkan dengan nikotin. Begitu juga pada narkoba, baik dalam bentuk pil, tablet maupun jarum suntik juga mengandung zat yang dapat merusak sel saraf manusia.

Pencegahan ini hanya dapat dilakukan jika pemakai sudah memiliki kesadaran diri untuk berhenti menggunakan narkoba. Bagaimana masyarakat Indonesia bisa sehat jika kemauan untuk berubah saja sulit?

Simpan pertanyaan itu dalam hati dan jawab dengan perbuatan. Belum beranjak dari masalah tersebut, masalah di dunia kesehatan yang tak kalah populernya adalah pergaulan pemuda yang mengundang penyakit berbahaya HIV/AIDS. Kini penyakit HIV/AIDS menduduki posisi pertama dalam tingkat penularannya dalam kesehatan.

Penularan HIV AIDS disebabkan oleh virus yang mnyerang sistem kekebalan tubuh pada manusia. Virus ini dapat tertular melalui pemakaian jarum suntik dan hubungan seksual bebas. Sampai sekarang belum ada obat yang dapat menyembuhkan secara total, hanya saja masih dapat dicegah dengan menjaga kebersihan tubuh.

Tantangan besar lainnya yang tak kalah menarik dan harus diantisipasi oleh pemerintah adalah tantangan teknologi yang bersifat modern. Kecenderungan masyarakat Indonesia yang sulit menghilangkan perasaan malu jika tidak mengenal modernisasi akan menimbulkan ketergantungan yang tinggi terhadap teknologi modern.

Kegiatan yang praktis dengan teknologi canggih seperti mesin cuci, sepeda motor, mobil, handphone dan makanan ringan lainnya, tentunya akan membuat seseorang malas untuk melakukan hal yang mengeluarkan energi banyak. Aktivitas pergerakan tubuh yang semakin rendah akan menyebabkan peredaran darah tidak berjalan baik serta metabolisme tidak berlangsung secara sempura. Akibatnya banyak penyakit sepertu stroke, gagal ginjal serta serangan jantung dapat mudah menyerang manusia tanpa melihat batas usia.

Dari segenap masalah kesehatan yang beredar di kalangan masyarakat Indonesia, pemerintah sendiri bukan hanya diam atau berpangku tangan saja. Sudah sangat jelas dalam Undang-Undang Dasar Republik Indonesia pasal 1 ayat 11 mengatakan bahwa upaya kesehatan merupakan kegiatan dan atau serangkaian kegiatan yang dilakukan secara terpadu, terintegrasi dan berkesinambungan untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam bentuk pencegahan penyakit, peningkatan kesehatan, pengobatan penyakit, dan pemulihan kesehatan oleh pemerintah dan atau masyarakat.

Sangat jelas bahwa peningkatan kesehatan sangat perlu ditingkatkan agar dapat menekan nilai korban jiwa yang semakin bertambah. Pemasangan spanduk, baliho serta poster yang sering kita lihat di pinggiran jalan menandakan bahwa pemerintah tidak statis dalam pencegahan masalah kesehatan.

Di dunia pendidikan sendiri juga turut menyumbang kontribusi besar dengan upaya pembelajaran ilmu kesehatan di kalangan siswa dan mahasiswa. Mulai dari siswa SD sudah diperkenalkan tentang bahaya merokok, penggunaan narkoba serta cara pencegahannya.

Beranjak ke Sekolah Menengah, para guru mulai memperkenalkan kegiatan ekstrakulikuler seperti Pramuka yang bertujuan untuk melatih jiwa kepemimpinan yang sehat serta kegiatan olahraga untuk mempertahankan kebugaran jasmani dan rohani.

Pada tingkat akhir di kalangan mahasiswa, pemikiran teoritis dan praktisi sudah mulai dikembangan dengan basis perlombaan ataupun pengkaryaan. Kegiatan seperti ini tentunya akan menciptakan generasi mudah yang peduli akan kesehatan. Tubuh yang sehat tentunya akan mencipatakan emosional diri yang baik dan pemikiran yang cerdas.

Tidak terlepas peran dari orangtua untuk selalu mengawasi kegiatan anak-anaknya dengan hal yang positif, karena orangtua adalah orang terdekat yang dapat mengatur, bahkan mengubah pola kepribadian seseorang.

Pemerintah sendiri kini tengah menyemarakkan peningkatan mutu kesehatan masyarakat, salah satunya adalah program “Indonesia Siap Sehat 2030”. Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menggalakkan aksi jalan santai tiap minggu di beberapa wilayah ibu kota provinsi di Indonesia, penyuluhan kesehatan di tiap daerah serta program pendukung lainnya seperti seminar dan perlombaan sebagai ajang untuk perbekalan ilmu dalam dunia kesehatan, khususnya bagi mahasiswa yang betugas sebagai agent of change menuju Indonesia sehat.

Tentunya program ini harus diiringi dengan kemauan masyarakat untuk membantu dan menyukseskan setiap kegiatan yang dilakukan pemerintah. Maka wahai kalian para pemuda…!!! Bersiaplah untuk menjalani sebuah proses perubahan demi tercapai indeks kualitas bangsa, karena Soekarno menanti kabar kalian.., karena Soeharto merindukan kalian. (T)

Tags: Indonesiakesehatanpemuda
Share24TweetSendShareSend
Previous Post

Gema Pelangi di Ambara Tabanan – Nostalgia Radio pada HUT PRSSNI

Next Post

“Psikologi Kenangan” – Lamunan Menjelang Hari-hari Akhir Tahun 2016

I Gede Karsa

I Gede Karsa

Siswa SMA Negeri Bali Mandara. Menulis puisi, cerpen dan esai. Dinobatkan sebagai penyair muda terpilih oleh Bebuku Publisher 2016. Karya-karyanya banyak dimuat oleh media massa, seperti Pos Bali.

Related Posts

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

Read moreDetails

Tanah Dijual, Adat Ditinggal —Alarm Krisis Tanah Bali di Tengah Arus Investasi

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

MASYARAKAT Bali sejatinya tidak kekurangan aturan untuk menjaga tanahnya yang kerap diuji , justru adalah keteguhan untuk mempertahankannya. Di tengah...

Read moreDetails

BALI: ANAK EMAS ATAU ANAK TIRI? —Sepotong Paradoks Bali di Pusat Kekuasaan Republik

by I Gede Joni Suhartawan
April 13, 2026
0
BALI: ANAK EMAS ATAU ANAK TIRI? —Sepotong Paradoks Bali di Pusat Kekuasaan Republik

BEGINILAH sebuah paradoks yang dilakoni Bali ketika berada di jagat politik anggaran Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta: Bali adalah si...

Read moreDetails

BALI DALAM JEPITAN —Membaca Skenario di Balik Tekanan Terhadap Koster

by I Gede Joni Suhartawan
April 12, 2026
0
BALI DALAM JEPITAN —Membaca Skenario di Balik Tekanan Terhadap Koster

BELAKANGAN ini, wajah politik di Bali tampak tidak sedang baik-baik saja. Jika kita jeli membaca arah angin dari Jakarta, ada...

Read moreDetails

Singkong dan Dosa Orde Baru

by Jaswanto
April 9, 2026
0
Singkong dan Dosa Orde Baru

RASANYA gurih, meski hanya dibubuhi garam. Teksturnya lembut sekaligus sedikit lengket di lidah. Tampilannya sederhana saja, mencerminkan masyarakat yang mengolah...

Read moreDetails

Rekonstruksi Status Tanah ‘Ex Eigendom Verponding’: Antara Legalitas Formal dan Penguasaan Fisik dalam Perspektif Keadilan Agraria

by I Made Pria Dharsana
April 8, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TANAH bekas hak barat berupa eigendom verponding menyisakan persoalan hukum yang tidak pernah sepenuhnya selesai sejak berlakunya Undang-Undang Pokok Agraria....

Read moreDetails

Notaris di Ujung Integritas: Ketika Etika Gagal Menyelamatkan Moral

by I Made Pria Dharsana
April 5, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Kepercayaan publik terhadap notaris tidak runtuh dalam satu peristiwa besar, ia retak perlahan, dari satu kompromi kecil ke kompromi berikutnya....

Read moreDetails

Cybernotary, UUJN, dan UU ITE 2025:  Payung Hukum Ada, Notaris Masih di Persimpangan Digital

by I Made Pria Dharsana
April 1, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

TRANSFORMASI digital telah mengguncang hampir seluruh praktik hukum di Indonesia, termasuk jabatan notaris. Konsep cybernotary kini bukan sekadar wacana akademik,...

Read moreDetails

Bunga, Denda, dan Moralitas Kreditur: Ketika Kontrak Menjadi Alat Tekanan

by I Made Pria Dharsana
March 30, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Ada satu pertanyaan yang jarang disentuh secara jujur dalam praktik perbankan: apakah kreditur selalu berada dalam posisi beritikad baik, bahkan...

Read moreDetails

Bali: Destinasi Wisata Dunia atau Simpul Energi Nasional? —Sebuah Persimpangan Peradaban

by I Made Pria Dharsana
March 25, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PULAU Bali hari ini tidak sekadar berdiri sebagai ruang geografis, tetapi sebagai simbol. Ia adalah representasi wajah Indonesia di mata...

Read moreDetails
Next Post

“Psikologi Kenangan” - Lamunan Menjelang Hari-hari Akhir Tahun 2016

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co