SEBUAH RUANG Abu rokok jatuh pada sebuah puisilalu sunyi di serat-serat pagiAngin pun selembut mautMaka jadilah sebuah ruang,Tempat perenungan memusatLalu...
Read moreDetailsTIDAK MAMPU Kuterima cintamu jadi satu dengan yang lain Tidak ada duka-lara yang lebih dalam dari ituTidak ada semesta yang...
Read moreDetailsKETIKA SAJAK ITU JEJAK DI SUNGAI__Puan Agustina Thamrinakulah puan penyair Kalimantan.yang kali-kalinya jadi kota bekas penjarahyang hutan hutannya sering membara.tambang...
Read moreDetailsUPACARA DIRI ini haribuik rajah ni dirahmenguasai kalangansetiap lekuk di tubuhnyapenuh kilatan api tebar teluhke semua penjuru mata anginmenyusup ke...
Read moreDetailsMENJELAJAH WAKTU Menjelajah waktudari hulu ke hilirjika mampu,kau akan temukan kilasan langkah yang indahpastikan yang menghalang di hadapantak menyisakan sembilujuga...
Read moreDetailsMENUNGGU MARIA Rindu dari dada Maria membentang di laut itu.Laut seribu serdadu.Barangkali akan berujung di rumah Banda ini. Melewati pintu-pintu...
Read moreDetailsINI MEREKA SUNYI TIMPONAN Hutan diam Anak-anak beranjak dari Kota RaguSusuri panjang jalan muramMeninggalkan segala gelisah-curigaSedia diri digamit dingin alam...
Read moreDetailsPengantar penyair: tahun-tahun belakangan, setiap hari saya melewati rute Denpasar-Badung untuk mengantar kekasih saya yang bekerja di Canggu, “kota” baru...
Read moreDetailsSIHIR PAGI Pagi buta Mikail datangmengetuk pintu rumahSedang kita masih bersulang kopidengan Belphegordi beranda neraka Hanyut di tepi mimpiditimang-timang hening...
Read moreDetailsMANTRA DISKO DARI PUB DEKAT KUBURAN Apa ada yang pedulipada kesepian kuburanMimpi bangkit dari tubuh terbakardan debu hanyut di gelombang...
Read moreDetailsNYANYIAN PANJANG TALANG SUNGAI PARIT 1.Talang Sungai Parit, luak warisanBenua Awan (kini tetap tegakDijaga roh-roh keramat pilihan,hanya tak nampakdalam pandangan)....
Read moreDetailsMenulis Kesepian Malam turun perlahan-lahanKemudian gelap adalah mata cahayaYang kau saksikan dari sebuah kabar kematianyang berlalu lalang di dinginnya kesendirianTekadmu...
Read moreDetailsRahim Puisi aku terlahir dari rahim puisitangisku membebas metaforabilangan takdir bermula ciptamewujud bait-bait kehidupanyang kelak terus kutuliskan diksi-diksi bergugurandari batang-batang...
Read moreDetailsLima Kurma, Telur, dan Tepung Saat sahur tiba..Ibu terlihat gelisah–khawatirDi depan tungku hanya melihatAda dua telur, dan sekantong tepungDari plastik...
Read moreDetailsDI ATAS MEJA PELUKIS MADE BUDHIANA di atas mejaada kepala- kepala berserakanmenggelinding ke berbagai arahseperti mencari badannyatak kutahu milik siaparaut...
Read moreDetailsNYEPI UNTUK PULANG KE DIRI Di mana suara suara semalamYang menggema di sepanjang jalanDi mana derap langkah kakiYang kadang mengejar...
Read moreDetailsBUKAN UNTUK RASA SAKIT Diam-diamSeseorang telah mengadu pada TuhanIa menghadap di waktu senggangDalam lelap orang-orang lalaiYang telah nista padanya Sesuatu...
Read moreDetailsMenafsir Sejumput Rondo Alla Turca dan Ziarah Akor yang Samarkan Getir: wa mozart angin musim gugur di salzburgseperti ratusan tahun...
Read moreDetailsDOA: kepada Riri Satria barangkali usia kita terbuat dari lorong waktukegelapan diterangi cahayaberasal dari doabarangkali dada yang lebar terbuat dari...
Read moreDetailsPENGKHIANAT BERTELANJANG DADA Berjalanlah di atas sanadarah-darah kekecewaanbarangkali mereka juga tidak pedulisebab kau bertelanjang dada Rebahkanlah tubuhmu di atasnyaresapi setiap...
Read moreDetailsJENG YAH, DESAHMU ABADI kereta takdir laju tujudi atas rel kecemasankudari stasiun keraguanduka abadi derit gerbong kesedihanserupa jerit pengakuankucerita gersang...
Read moreDetailsAKU GAGAL MENGHAPUS SELURUHMU, SEUTUHNYA Lamat-lamat dirimu melangkahdan kata-kata itu membekas lagi menyekap bisu Aku gagal kembali, hari inidari waktu...
Read moreDetailsBUNGA YANG DITANAM TANGANMU Bungayang ditanamoleh tanganmu, Makkini tumbuhdaunnya di hatiku. di tanah rantauembusan angin kerinduanmelunakkan kenakalan semasa bocah.Makin haribunga-bunga...
Read moreDetailsSEBELUM PANAH KAU LEPASKAN Kau harus mengiraKira-kira bagian manaYang lembut dan lemahSebelum panah kau lepaskanDengan terencana. Jantung, hati, atau leherYang...
Read moreDetailsPEMAKAMAN tembakan salvomemecah keheningansaat peti mati dipeluk bumi hujan menghujam tanahderunya menyamarkan tangisan rampai menyelimuti gundukanmenahan aroma bangkaidari dalam tanahagar...
Read moreDetailsMEMASAK KATA-KATA aku memadupadankan imajidalam dapur cekung matamenatap segala warna cahayamenangkap bumbu-bumbu rahasiatersedia lengkap di semesta ketika komposisi diksikurang terasa...
Read moreDetailsMENJELANG SUBUH di bumi yang lenganghanya terdengar desau pendingin ruangaku merapatkan kening di atas sajadahdalam dada usangmencari gua cahaya bumi...
Read moreDetailsLOGIKA DUKA Sudah di mana air matamu, kekasih?Kota yang kejam menghujam cinta Hingga tiada tersisa barang sedikitpunEngkau menjadi begitu keras...
Read moreDetailsNARASI IMAJINER MEMASUKI RUANG KOSONG SNERAYUZA 1. Lorong Snerayuza saat ruang dalam studio terlihat lenggangpintu terbuka lebarkuketuk perlahanlama tak berjawabkemanakah...
Read moreDetailsSESEORANG DALAM PUISI Seseorang dalam puisiAdalah tualang sunyiTelah dilupakannya bahasa lampu kotaTelah ditinggalkannya irama dansa pestaIa terjemahkan waktu stasiun keretaJeda...
Read moreDetailsDi tengah gempuran media sosial, kembali kepada buku kertas adalah penting untuk dipikirkan ulang. Apakah pengetahuan-pengetahuan di media sosial itu...
Read moreDetailsMatematikawan yang Menolak Realitas Sekadar Mesin Roger Penrose bukan sekadar fisikawan biasa. Ia adalah salah satu ilmuwan yang berani melampaui...
Read moreDetailsGAMBARAN sosok pemimpin dari masa ke masa selalu berubah seiring dengan dinamika masyarakatnya. Dahulu kala, pemimpin di Indonesia sarat dengan...
Read moreDetails

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...
CAHAYA panggung perlahan meredup. Alunan musik mengalir lembut, mengisi ruang Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, yang malam itu...
SUASANA Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, malam itu terasa berbeda ketika denting pertama gamelan Selonding mulai mengalun dari...

KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun...
“RASANYA legit, gurih, dan lebih bertekstur,” ujar I Wayan Agus Saputra di suatu siang yang mendung di Kantor Desa Jatiluwih,...
LIMA tahun lalu, kawan saya, Dian Suryantini—jurnalis sekaligus akademisi yang tinggal di Singaraja, Bali—bercerita tentang neneknya, Nyoman Landri, warga Banjar...
Copyright © 2016-2025, tatkala.co