6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Begol dan Rahasianya: Ketika Limbah Kayu Pantai Punya Cerita Rahasia

Devy Gita by Devy Gita
December 24, 2025
in Panggung
Begol dan Rahasianya: Ketika Limbah Kayu Pantai Punya Cerita Rahasia

Dokumentasi Gulali Festival 2025

Di tengah riuhnya layar gadget, video pendek yang tak ada habisnya, dan game online yang membuat lupa waktu, hadir satu sosok boneka kayu yang mengajak anak-anak dan orang dewasa kembali ke dunia imajinasi. Bukan Pinocchio, bukan Si Unyil tapi, Begol seorang anak dari pemilik usaha ikan bakar yang tinggal di pesisir selatan pulau Bali.

Begol memiliki rahasia yang disimpannya sendiri. Rahasia yang membuatnya tidak diejek lagi oleh saudara-saudaranya dan rahasia yang membuat usaha ikan bakar orang tuanya kian ramai. 

Begol dan Rahasianya adalah pementasan teater boneka karya Kacak Kicak Puppet Theater. Sebelum bercerita lebih jauh tentang Begol, kita kenalan dulu dengan Kacak Kicak, kelompok teater boneka berbasis di Bali yang sejak awal konsisten mengeksplorasi cerita anak-anak dan fabel lokal. Tapi jangan bayangkan cerita klasik yang kaku. Kacak Kicak justru tumbuh dari proses pengamatan lingkungan sekitar. Cerita lahir dari apa yang dekat, apa yang dilihat sehari-hari, dan apa yang dirasakan bersama.

Dokumentasi Kacak Kicak

Kacak Kicak tidak hanya bercerita tentang anak-anak, tapi juga bercerita bersama anak-anak. Mereka kerap berkolaborasi langsung dengan anak-anak, mulai dari menyusun cerita hingga mementaskannya. Proses ini membuat setiap karya terasa jujur, lugu, dan penuh sudut pandang khas dunia anak.

Hal lain yang membuat Kacak Kicak berbeda adalah material yang mereka gunakan. Kacak Kicak sedang aktif mengeksplorasi limbah kayu pantai sebagai bahan utama pembuatan boneka dan properti pertunjukan. Begitu pula Begol dan keluarganya, mereka semua terbuat dari kayu-kayu sisa yang terdampar di pantai.

Lewat pilihan material ini, Kacak Kicak ingin menyampaikan pesan sederhana tapi penting: bahwa benda yang dianggap sisa, tak bernilai, bahkan tak berguna secara ekonomi, masih bisa hidup kembali sebagai karya seni. Bahkan, bisa bercerita dan menghibur banyak orang.

Di tengah minimnya pementasan teater boneka untuk anak-anak di Bali, Kacak Kicak hadir membawa sesuatu yang segar. Pendekatan pertunjukan yang hangat, penggunaan limbah sebagai bahan baku, serta cerita yang dekat dengan keseharian membuat anak-anak seperti diajak pulang ke dunia mereka sendiri, dunia imajinasi, tawa, dan rasa ingin tahu.

Tak hanya lewat pertunjukan, Kacak Kicak juga rutin mengadakan workshop membuat kerajinan dari limbah kayu. Aktivitas ini bukan hanya seru, tapi juga membuka wawasan tentang kreativitas, lingkungan, dan cara melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.

Dokumentasi Gulali Festival 2025

Pada tahun 2023, pendiri Kacak Kicak Puppet Theater, Jong Santiasa Putra, bersama dua seniman lainnya mendapat kesempatan berkolaborasi dengan Cush Cush Gallery, LagiLagi, serta enam desa di Bali. Kolaborasi ini diwujudkan dalam rangkaian workshop bersama anak-anak di enam desa tersebut.

Dari proses itu lahirlah sebuah antologi cerita berjudul Tell Me Tales. Buku ini merangkum nilai, pengalaman, dan cerita yang sangat lekat dengan lingkungan masing-masing desa. Alam, kehidupan sehari-hari, hubungan antar manusia, hingga nilai moral dan tema kehidupan dikemas dengan sederhana namun bermakna.

Salah satu cerita dalam antologi ini adalah “Begol dan Rahasianya”, yang ditulis oleh Jong. Cerita ini kemudian dialihwahanakan menjadi pertunjukan teater boneka dan di sinilah Begol mulai berpetualang lebih jauh.

Sejak menjadi pertunjukan, Begol tidak hanya tinggal di satu tempat. Ia sudah berkeliling, bahkan sempat tampil di Gulali Festival di Yogyakarta. Di tahun 2024, Begol hadir dalam format pementasan online, lalu kembali menyapa penonton secara langsung lewat pementasan offline pada Oktober 2025.

Dokumentasi Kacak Kicak

Dan perjalanan Begol belum berhenti. Tepat pada 21 Desember 2025, Begol kembali tampil menghibur warga Jembrana, Bali, dalam rangka Jegog Spirit Festival. Sebuah perjalanan yang cukup jauh untuk sebuah boneka kayu, apalagi boneka yang lahir dari cerita desa.

Untuk memperkenalkan teater boneka dan Begol ke lebih banyak orang, Kacak Kicak menggandeng Seka Rare, sebuah Kids Camp yang diadakan di Tegal Temu Space yang memberi ruang kepada anak-anak untuk berada di alam dan menjadi dirinya sendiri, serta menghubungkan kembali anak-anak dengan bumi dan lingkungannya. 

Kesamaan visi dan misi di antara dua kelompok ini menjadi cikal bakal hadirnya pentas solo Begol di sepanjang hari Minggu di bulan Januari, tepatnya pada tanggal 4, 11, 18, dan 25 Januari 2026, bertempat di Studio 1930 Tegal Temu Space, Batubulan.

Dokumentasi Gulali Festival 2025

Karena rahasia kadang tak hanya hadir lewat cerita di atas panggung, pengalaman di sekelilingnya pun ikut melengkapinya. Bukan hanya pertunjukan, acara ini juga dimeriahkan dengan workshop, sehingga cocok dijadikan pilihan quality time bersama keluarga. Menonton, berkreasi, dan berbagi cerita berlangsung dalam satu ruang yang ramah anak. Di sana, pengunjung bisa mampir ke lapak buku anak dari Penerbit Partikular, menemukan buku Tell Me Tales versi bahasa Inggris dan Indonesia dari Cush Cush Gallery dan LagiLagi, serta melihat buah tangan khas dari Kacak Kicak. Siapa tahu, rahasia Begol justru ikut pulang dalam bentuk buku, karya kecil, atau keinginan untuk kembali menyimak ceritanya lagi.

Wah seru sekali ya..

Mau tahu keseruan lainnya dan rahasia apa yang disimpan oleh Begol?

Daripada penasaran, lebih baik datang langsung beramai-ramai. Segera amankan tiketmu dan pesan di bit.ly/tiketbegol.

Kita ketemu Begol, duduk bareng, tertawa, dan sama-sama mencari tahu rahasianya. [T]

Penulis: Devy Gita
Editor: Adnyana Ole

Tags: Kacak KicakTeater Boneka
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

GUS — Memperingati 16 Tahun Wafat Gus Dur

Next Post

Gerobak dan Sayap, Renungan Eksistensial ‘Donna Donna’

Devy Gita

Devy Gita

Mantan guru yang kini nyasar jadi HR di sekolah internasional. Pernah main teater, gemar menulis, mudah berteman, dan secara misterius penikmat horror garis keras. Kombinasi yang kadang membuat hidupnya sendiri terasa seperti genre campuran. instagram: @devygita

Related Posts

Sasolahan ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’ Siap Tutup Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
Sasolahan ‘I Sigir Jlema Tuah Asibak’ Siap Tutup Bulan Bahasa Bali 2026

Sasolahan “I Sigir Jlema Tuah Asibak” bakal menutup perhelatan Bulan Bahasa Bali VIII yang telah berlangsung selama sebukan penuh, 1-28...

Read moreDetails

Teater Tari ‘Swarga Rohana Parwa’ dari IHDN Mpu Kuturan: Teks-teks Kuno yang Digerakkan, Ditarikan dan Disuarakan

by Nyoman Budarsana
February 26, 2026
0
Teater Tari ‘Swarga Rohana Parwa’ dari IHDN Mpu Kuturan: Teks-teks Kuno yang Digerakkan, Ditarikan dan Disuarakan

LAMPU panggung menyala. Seorang penari perempuan masuk panggung. Ia membaca puisi bahasa Bali. Suaranya menggema dari panggung ke seluruh ruangan....

Read moreDetails

‘Basur’ Garapan Teater Jineng Smasta Tabanan: Tonjolkan Kisah Perempuan yang Dimuliakan

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
‘Basur’ Garapan Teater Jineng Smasta Tabanan: Tonjolkan Kisah Perempuan yang Dimuliakan

MESKI tetap menampilkan suasana magis ala Bali, Drama "Basur" yang dipentaskan Teater Jineng SMA Negeri 1 Tabanan (Smasta) sesungguhnya lebih...

Read moreDetails

‘Mlantjaran ka Sasak’ dari Nong Nong Kling: Gamelan Bungut dan Kekuatan Aktor Tradisional di Panggung Bali Modern

by Nyoman Budarsana
February 25, 2026
0
‘Mlantjaran ka Sasak’ dari Nong Nong Kling: Gamelan Bungut dan Kekuatan Aktor Tradisional di Panggung Bali Modern

SANGGAR Nong Nong Kling adalah kelompok seni pertunjukan yang lebih sering mementaskan drama gong, misalnya di ajang Pesta Kesenian Bali...

Read moreDetails

Ketika Pelajar SMP se-Bali Membaca Puisi dalam Dua Bahasa di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

by Dede Putra Wiguna
February 21, 2026
0
Ketika Pelajar SMP se-Bali Membaca Puisi dalam Dua Bahasa di Kesbam Anniversary Contest (KAC) VI

SELASA pagi, 10 Februari 2026, ruang rapat Gedung A lantai 2 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) mendadak berubah fungsi....

Read moreDetails

Dhanwantari: Ketika Nilai dan Identitas SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Menjelma Tari Kebesaran di Usia Tujuh Belas

by Dede Putra Wiguna
February 19, 2026
0
Dhanwantari: Ketika Nilai dan Identitas SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Menjelma Tari Kebesaran di Usia Tujuh Belas

SORE itu, di atas panggung utama, lima penari perempuan berdiri dalam sikap anggun nan tegas. Jemari mereka lentik, sorot mata...

Read moreDetails

Kreativitas Aransemen dan Penggunaan Alat-alat Musik Baru Masih Minim pada Lomba Musikalisasi Puisi Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

by Nyoman Budarsana
February 17, 2026
0
Kreativitas Aransemen dan Penggunaan Alat-alat Musik Baru Masih Minim pada Lomba Musikalisasi Puisi Bali di Bulan Bahasa Bali 2026

PESERTA Wimbakara (Lomba) Musikalisasi Puisi Bali serangkaian dengan Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 di Gedung Ksirarnbawa, Taman Budaya Bali,...

Read moreDetails

Lomba Baca Puisi se-Bali 2026 di Tegalmengkeb Art Space: Puisi Sebagai Jalan Membangun Desa

by tatkala
February 16, 2026
0
Lomba Baca Puisi se-Bali 2026 di Tegalmengkeb Art Space: Puisi Sebagai Jalan Membangun Desa

DI Bali, seni tumbuh seperti napas: alami, dekat, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Namun tidak semua seni mendapat panggung...

Read moreDetails

Buleleng International Rhythm Festival, 10-15 Maret 2026: Kolaborasi Budaya Dunia di Bali Utara

by Radha Dwi Pradnyani
February 15, 2026
0
Buleleng International Rhythm Festival, 10-15 Maret 2026: Kolaborasi Budaya Dunia di Bali Utara

DI tengah arus modernisasi dan industri hiburan yang masif, upaya pelestarian kesenian terus dihidupkan melalui berbagai ruang kolaborasi. Salah satunya...

Read moreDetails

‘Tresnané Lebur Ajur Satondén Kembang’, Novel Lama yang Digarap dengan Nuansa Baru dalam Drama Bali Modern Teater Jungut Sari

by Nyoman Budarsana
February 11, 2026
0
‘Tresnané Lebur Ajur Satondén Kembang’, Novel Lama yang Digarap dengan Nuansa Baru dalam Drama Bali Modern Teater Jungut Sari

PANGGUNG gelap, kecuali panggung di sisi kiri. Di situ cahaya jatuh pada bangunan berbentuk pondok beratap alang-alang. Di teras pondok...

Read moreDetails
Next Post
Gerobak dan Sayap, Renungan Eksistensial ‘Donna Donna’

Gerobak dan Sayap, Renungan Eksistensial 'Donna Donna'

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co