1 November 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Begol dan Rahasianya: Ketika Limbah Kayu Pantai Punya Cerita Rahasia

Devy Gita by Devy Gita
December 24, 2025
in Panggung
Begol dan Rahasianya: Ketika Limbah Kayu Pantai Punya Cerita Rahasia

Dokumentasi Gulali Festival 2025

Di tengah riuhnya layar gadget, video pendek yang tak ada habisnya, dan game online yang membuat lupa waktu, hadir satu sosok boneka kayu yang mengajak anak-anak dan orang dewasa kembali ke dunia imajinasi. Bukan Pinocchio, bukan Si Unyil tapi, Begol seorang anak dari pemilik usaha ikan bakar yang tinggal di pesisir selatan pulau Bali.

Begol memiliki rahasia yang disimpannya sendiri. Rahasia yang membuatnya tidak diejek lagi oleh saudara-saudaranya dan rahasia yang membuat usaha ikan bakar orang tuanya kian ramai. 

Begol dan Rahasianya adalah pementasan teater boneka karya Kacak Kicak Puppet Theater. Sebelum bercerita lebih jauh tentang Begol, kita kenalan dulu dengan Kacak Kicak, kelompok teater boneka berbasis di Bali yang sejak awal konsisten mengeksplorasi cerita anak-anak dan fabel lokal. Tapi jangan bayangkan cerita klasik yang kaku. Kacak Kicak justru tumbuh dari proses pengamatan lingkungan sekitar. Cerita lahir dari apa yang dekat, apa yang dilihat sehari-hari, dan apa yang dirasakan bersama.

Dokumentasi Kacak Kicak

Kacak Kicak tidak hanya bercerita tentang anak-anak, tapi juga bercerita bersama anak-anak. Mereka kerap berkolaborasi langsung dengan anak-anak, mulai dari menyusun cerita hingga mementaskannya. Proses ini membuat setiap karya terasa jujur, lugu, dan penuh sudut pandang khas dunia anak.

Hal lain yang membuat Kacak Kicak berbeda adalah material yang mereka gunakan. Kacak Kicak sedang aktif mengeksplorasi limbah kayu pantai sebagai bahan utama pembuatan boneka dan properti pertunjukan. Begitu pula Begol dan keluarganya, mereka semua terbuat dari kayu-kayu sisa yang terdampar di pantai.

Lewat pilihan material ini, Kacak Kicak ingin menyampaikan pesan sederhana tapi penting: bahwa benda yang dianggap sisa, tak bernilai, bahkan tak berguna secara ekonomi, masih bisa hidup kembali sebagai karya seni. Bahkan, bisa bercerita dan menghibur banyak orang.

Di tengah minimnya pementasan teater boneka untuk anak-anak di Bali, Kacak Kicak hadir membawa sesuatu yang segar. Pendekatan pertunjukan yang hangat, penggunaan limbah sebagai bahan baku, serta cerita yang dekat dengan keseharian membuat anak-anak seperti diajak pulang ke dunia mereka sendiri, dunia imajinasi, tawa, dan rasa ingin tahu.

Tak hanya lewat pertunjukan, Kacak Kicak juga rutin mengadakan workshop membuat kerajinan dari limbah kayu. Aktivitas ini bukan hanya seru, tapi juga membuka wawasan tentang kreativitas, lingkungan, dan cara melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.

Dokumentasi Gulali Festival 2025

Pada tahun 2023, pendiri Kacak Kicak Puppet Theater, Jong Santiasa Putra, bersama dua seniman lainnya mendapat kesempatan berkolaborasi dengan Cush Cush Gallery, LagiLagi, serta enam desa di Bali. Kolaborasi ini diwujudkan dalam rangkaian workshop bersama anak-anak di enam desa tersebut.

Dari proses itu lahirlah sebuah antologi cerita berjudul Tell Me Tales. Buku ini merangkum nilai, pengalaman, dan cerita yang sangat lekat dengan lingkungan masing-masing desa. Alam, kehidupan sehari-hari, hubungan antar manusia, hingga nilai moral dan tema kehidupan dikemas dengan sederhana namun bermakna.

Salah satu cerita dalam antologi ini adalah “Begol dan Rahasianya”, yang ditulis oleh Jong. Cerita ini kemudian dialihwahanakan menjadi pertunjukan teater boneka dan di sinilah Begol mulai berpetualang lebih jauh.

Sejak menjadi pertunjukan, Begol tidak hanya tinggal di satu tempat. Ia sudah berkeliling, bahkan sempat tampil di Gulali Festival di Yogyakarta. Di tahun 2024, Begol hadir dalam format pementasan online, lalu kembali menyapa penonton secara langsung lewat pementasan offline pada Oktober 2025.

Dokumentasi Kacak Kicak

Dan perjalanan Begol belum berhenti. Tepat pada 21 Desember 2025, Begol kembali tampil menghibur warga Jembrana, Bali, dalam rangka Jegog Spirit Festival. Sebuah perjalanan yang cukup jauh untuk sebuah boneka kayu, apalagi boneka yang lahir dari cerita desa.

Untuk memperkenalkan teater boneka dan Begol ke lebih banyak orang, Kacak Kicak menggandeng Seka Rare, sebuah Kids Camp yang diadakan di Tegal Temu Space yang memberi ruang kepada anak-anak untuk berada di alam dan menjadi dirinya sendiri, serta menghubungkan kembali anak-anak dengan bumi dan lingkungannya. 

Kesamaan visi dan misi di antara dua kelompok ini menjadi cikal bakal hadirnya pentas solo Begol di sepanjang hari Minggu di bulan Januari, tepatnya pada tanggal 4, 11, 18, dan 25 Januari 2026, bertempat di Studio 1930 Tegal Temu Space, Batubulan.

Dokumentasi Gulali Festival 2025

Karena rahasia kadang tak hanya hadir lewat cerita di atas panggung, pengalaman di sekelilingnya pun ikut melengkapinya. Bukan hanya pertunjukan, acara ini juga dimeriahkan dengan workshop, sehingga cocok dijadikan pilihan quality time bersama keluarga. Menonton, berkreasi, dan berbagi cerita berlangsung dalam satu ruang yang ramah anak. Di sana, pengunjung bisa mampir ke lapak buku anak dari Penerbit Partikular, menemukan buku Tell Me Tales versi bahasa Inggris dan Indonesia dari Cush Cush Gallery dan LagiLagi, serta melihat buah tangan khas dari Kacak Kicak. Siapa tahu, rahasia Begol justru ikut pulang dalam bentuk buku, karya kecil, atau keinginan untuk kembali menyimak ceritanya lagi.

Wah seru sekali ya..

Mau tahu keseruan lainnya dan rahasia apa yang disimpan oleh Begol?

Daripada penasaran, lebih baik datang langsung beramai-ramai. Segera amankan tiketmu dan pesan di bit.ly/tiketbegol.

Kita ketemu Begol, duduk bareng, tertawa, dan sama-sama mencari tahu rahasianya. [T]

Penulis: Devy Gita
Editor: Adnyana Ole

Tags: Kacak KicakTeater Boneka
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

GUS — Memperingati 16 Tahun Wafat Gus Dur

Next Post

Gerobak dan Sayap, Renungan Eksistensial ‘Donna Donna’

Devy Gita

Devy Gita

Mantan guru yang kini nyasar jadi HR di sekolah internasional. Pernah main teater, gemar menulis, mudah berteman, dan secara misterius penikmat horror garis keras. Kombinasi yang kadang membuat hidupnya sendiri terasa seperti genre campuran. instagram: @devygita

Related Posts

Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama

by tatkala
November 1, 2026
0
Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama

Sekitar 6.000 pengunjung menghadiri hari pertama Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026). Berdasarkan catatan panitia,...

Read moreDetails

Ketika Novel “Yang Mulia (The Majesties)” karya Tiffany Tsao Pulang Kampung

by Dede Putra Wiguna
October 31, 2026
0
Ketika Novel “Yang Mulia (The Majesties)” karya Tiffany Tsao Pulang Kampung

HUJAN deras mengguyur Ubud pada Sabtu sore, 24 Oktober 2026. Namun, di Rumah Kayu, Taman Baca Ubud, suasana tetap hangat...

Read moreDetails

Menulis yang Tak Tertahankan, Menyuarakan yang Terbungkam

by Dede Putra Wiguna
October 29, 2026
0
Menulis yang Tak Tertahankan, Menyuarakan yang Terbungkam

BAGAIMANA menuliskan luka yang sulit diungkapkan? Ketika trauma, kehilangan, dan ketidakadilan terasa begitu berat, mampukah kata-kata menggambarkan pengalaman yang menyakitkan...

Read moreDetails

Labdanation Fashion Week Season III, Padukan Fashion Berkelanjutan dan Ambisi Rekor Dunia

by Nyoman Budarsana
October 29, 2026
0
Labdanation Fashion Week Season III, Padukan Fashion Berkelanjutan dan Ambisi Rekor Dunia

PERAGAAN busana yang mengusung konsep tekstil berkelanjutan tampil memikat dalam Labdanation Fashion Week Season III di panggung terbuka Sira Village,...

Read moreDetails

Luncurkan “Penasaran”, Henry Manampiring Ingin Marah-Marah Lewat Cerpen

by Dede Putra Wiguna
October 29, 2026
0
Luncurkan “Penasaran”, Henry Manampiring Ingin Marah-Marah Lewat Cerpen

SELAMA ini Henry Manampiring dikenal sebagai penulis nonfiksi, terutama melalui Filosofi Teras yang mengupas filsafat Stoikisme. Namun, lewat kumpulan cerpen...

Read moreDetails

Sutasoma vs Purusada: Satire Kekuasaan di Panggung Swara SeadaNya

by tatkala
October 28, 2026
0
Sutasoma vs Purusada: Satire Kekuasaan di Panggung Swara SeadaNya

GUNAWAN Wicaksono membawakan tokoh Purusada dengan riasan tebal, didominasi garis merah dan hitam yang mempertegas wajahnya. Matanya melotot, suaranya menggelegar...

Read moreDetails

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Ditutup, Samarasā Dirayakan lewat Tari, Puisi, dan Musik

by Dede Putra Wiguna
October 27, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Ditutup, Samarasā Dirayakan lewat Tari, Puisi, dan Musik

HUJAN mengguyur Ubud ketika malam penutupan Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) hendak dimulai. Namun, hujan perlahan mereda seiring berlangsungnya...

Read moreDetails

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
0
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

Read moreDetails

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
0
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

Read moreDetails

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
0
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

Read moreDetails
Next Post
Gerobak dan Sayap, Renungan Eksistensial ‘Donna Donna’

Gerobak dan Sayap, Renungan Eksistensial 'Donna Donna'

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur
Pameran

Ketika Sampah Menemukan Kehidupan Baru dalam Pameran Seni “Re_Make” di ARTOTEL Sanur

SUASANA ARTOTEL Sanur Bali tampak ramai pada Jumat (30/10/2026). Sejumlah pengunjung, baik masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara, terlihat mengamati berbagai...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional
Khas

“The Nusantara Spice Odyssey” di Hotel Tugu Bali, Menghidupkan Kisah Nusantara Lewat Kuliner dan Tari Tradisional

CAHAYA lilin menerangi meja-meja yang dihiasi bunga. Para staf menyambut tamu yang berdatangan, sementara aroma hidangan perlahan mengisi ruang makan...

by Ayu Kahuatu Tamar
November 1, 2026
Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama
Panggung

Jembrana Creative Festival 2026 Dibuka, Sekitar 6.000 Pengunjung Ramaikan Hari Pertama

Sekitar 6.000 pengunjung menghadiri hari pertama Jembrana Creative Festival (JCF) 2026 di Taman Pecangakan, Negara, Sabtu (31/10/2026). Berdasarkan catatan panitia,...

by tatkala
November 1, 2026
Menakar Diksi “Pemuda Bersuara dan Berdaya”: Refleksi Kebahasaan di Panggung KPB 2026
Bahasa

Menakar Diksi “Pemuda Bersuara dan Berdaya”: Refleksi Kebahasaan di Panggung KPB 2026

SAYA merasa bangga dan terharu melihat pemuda Bali dalam ajang Konferensi Pemuda Bali (KPB 2026). Betapa tidak, tagar #PemudaBersuaraBerdaya ini membuat...

by I Made Sudiana
November 1, 2026
Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik
Esai

Mahasiswa Akal-Akalan alias Mahasewa  dan Komodifikasi Identitas Akademik

ADA yang ganjil dalam kehidupan demokrasi kita ketika identitas mahasiswa dapat dipakai sebagaimana seseorang mengenakan kostum untuk memainkan sebuah peran....

by I Ketut Suar Adnyana
November 1, 2026
Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual
Esai

Sapi Bali, Ayah, dan Kenangan yang Tak Pernah Dijual

SETIAP kali melihat lukisan sapi, ingatan saya selalu kembali ke masa kecil di Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali....

by I Wayan Artika
November 1, 2026
Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak
Khas

Kota, Ingatan, dan Warisan Kebudayaan — Membaca Kembali Ali Sadikin di Tengah Jakarta yang Terus Bergerak

SEBUAH kota tidak hanya dibangun dari beton, aspal, jembatan, dan gedung-gedung yang meninggi. Ada sesuatu yang tidak selalu terlihat dalam...

by Emi Suy
November 1, 2026
Saraswati dan Kenaikan Kelas
Esai

Saraswati dan Kenaikan Kelas

ADA suasana yang hampir selalu sama setiap kali tahun pelajaran berakhir. Wajah-wajah murid tampak sumringah ketika menerima rapor. Sebagian tersenyum...

by I Wayan Yudana
October 31, 2026
Duta Pustaka Bergerak: Dosen UPNVJ Dorong Gen-Z SMAN 7 Kota Bengkulu Jatuh Cinta pada Perpustakaan Digital
Esai

Duta Pustaka Bergerak: Dosen UPNVJ Dorong Gen-Z SMAN 7 Kota Bengkulu Jatuh Cinta pada Perpustakaan Digital

BAGAIMANA jika perpustakaan sekolah tidak lagi sekadar ruang sunyi berisi rak buku, tetapi tempat yang "hidup" dan ada di genggaman...

by tatkala
October 31, 2026
Legenda Warung Kopi Tak Bernama di Kota Pelabuhan, Seberang Gardu Listrik Belanda
Kuliner

Legenda Warung Kopi Tak Bernama di Kota Pelabuhan, Seberang Gardu Listrik Belanda

PAGI-PAGI, Jalan Surapati di Singaraja memiliki kehidupan yang berbeda. Di antara bangunan-bangunan tua yang menyimpan ingatan masa kolonial, ada sebuah...

by I Wayan Artika
October 31, 2026
Ketika Novel “Yang Mulia (The Majesties)” karya Tiffany Tsao Pulang Kampung
Panggung

Ketika Novel “Yang Mulia (The Majesties)” karya Tiffany Tsao Pulang Kampung

HUJAN deras mengguyur Ubud pada Sabtu sore, 24 Oktober 2026. Namun, di Rumah Kayu, Taman Baca Ubud, suasana tetap hangat...

by Dede Putra Wiguna
October 31, 2026
Buku-Buku yang Dipuja, Sudahkah Kita Baca?
Esai

Buku-Buku yang Dipuja, Sudahkah Kita Baca?

ADA satu hari ketika buku-buku diupacarai. Buku pelajaran, buku cerita, kitab suci, hingga lontar-lontar tua mendapat perlakuan istimewa. Semuanya ditata...

by Dede Putra Wiguna
October 31, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co