15 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Begol dan Rahasianya: Ketika Limbah Kayu Pantai Punya Cerita Rahasia

Devy Gita by Devy Gita
December 24, 2025
in Panggung
Begol dan Rahasianya: Ketika Limbah Kayu Pantai Punya Cerita Rahasia

Dokumentasi Gulali Festival 2025

Di tengah riuhnya layar gadget, video pendek yang tak ada habisnya, dan game online yang membuat lupa waktu, hadir satu sosok boneka kayu yang mengajak anak-anak dan orang dewasa kembali ke dunia imajinasi. Bukan Pinocchio, bukan Si Unyil tapi, Begol seorang anak dari pemilik usaha ikan bakar yang tinggal di pesisir selatan pulau Bali.

Begol memiliki rahasia yang disimpannya sendiri. Rahasia yang membuatnya tidak diejek lagi oleh saudara-saudaranya dan rahasia yang membuat usaha ikan bakar orang tuanya kian ramai. 

Begol dan Rahasianya adalah pementasan teater boneka karya Kacak Kicak Puppet Theater. Sebelum bercerita lebih jauh tentang Begol, kita kenalan dulu dengan Kacak Kicak, kelompok teater boneka berbasis di Bali yang sejak awal konsisten mengeksplorasi cerita anak-anak dan fabel lokal. Tapi jangan bayangkan cerita klasik yang kaku. Kacak Kicak justru tumbuh dari proses pengamatan lingkungan sekitar. Cerita lahir dari apa yang dekat, apa yang dilihat sehari-hari, dan apa yang dirasakan bersama.

Dokumentasi Kacak Kicak

Kacak Kicak tidak hanya bercerita tentang anak-anak, tapi juga bercerita bersama anak-anak. Mereka kerap berkolaborasi langsung dengan anak-anak, mulai dari menyusun cerita hingga mementaskannya. Proses ini membuat setiap karya terasa jujur, lugu, dan penuh sudut pandang khas dunia anak.

Hal lain yang membuat Kacak Kicak berbeda adalah material yang mereka gunakan. Kacak Kicak sedang aktif mengeksplorasi limbah kayu pantai sebagai bahan utama pembuatan boneka dan properti pertunjukan. Begitu pula Begol dan keluarganya, mereka semua terbuat dari kayu-kayu sisa yang terdampar di pantai.

Lewat pilihan material ini, Kacak Kicak ingin menyampaikan pesan sederhana tapi penting: bahwa benda yang dianggap sisa, tak bernilai, bahkan tak berguna secara ekonomi, masih bisa hidup kembali sebagai karya seni. Bahkan, bisa bercerita dan menghibur banyak orang.

Di tengah minimnya pementasan teater boneka untuk anak-anak di Bali, Kacak Kicak hadir membawa sesuatu yang segar. Pendekatan pertunjukan yang hangat, penggunaan limbah sebagai bahan baku, serta cerita yang dekat dengan keseharian membuat anak-anak seperti diajak pulang ke dunia mereka sendiri, dunia imajinasi, tawa, dan rasa ingin tahu.

Tak hanya lewat pertunjukan, Kacak Kicak juga rutin mengadakan workshop membuat kerajinan dari limbah kayu. Aktivitas ini bukan hanya seru, tapi juga membuka wawasan tentang kreativitas, lingkungan, dan cara melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.

Dokumentasi Gulali Festival 2025

Pada tahun 2023, pendiri Kacak Kicak Puppet Theater, Jong Santiasa Putra, bersama dua seniman lainnya mendapat kesempatan berkolaborasi dengan Cush Cush Gallery, LagiLagi, serta enam desa di Bali. Kolaborasi ini diwujudkan dalam rangkaian workshop bersama anak-anak di enam desa tersebut.

Dari proses itu lahirlah sebuah antologi cerita berjudul Tell Me Tales. Buku ini merangkum nilai, pengalaman, dan cerita yang sangat lekat dengan lingkungan masing-masing desa. Alam, kehidupan sehari-hari, hubungan antar manusia, hingga nilai moral dan tema kehidupan dikemas dengan sederhana namun bermakna.

Salah satu cerita dalam antologi ini adalah “Begol dan Rahasianya”, yang ditulis oleh Jong. Cerita ini kemudian dialihwahanakan menjadi pertunjukan teater boneka dan di sinilah Begol mulai berpetualang lebih jauh.

Sejak menjadi pertunjukan, Begol tidak hanya tinggal di satu tempat. Ia sudah berkeliling, bahkan sempat tampil di Gulali Festival di Yogyakarta. Di tahun 2024, Begol hadir dalam format pementasan online, lalu kembali menyapa penonton secara langsung lewat pementasan offline pada Oktober 2025.

Dokumentasi Kacak Kicak

Dan perjalanan Begol belum berhenti. Tepat pada 21 Desember 2025, Begol kembali tampil menghibur warga Jembrana, Bali, dalam rangka Jegog Spirit Festival. Sebuah perjalanan yang cukup jauh untuk sebuah boneka kayu, apalagi boneka yang lahir dari cerita desa.

Untuk memperkenalkan teater boneka dan Begol ke lebih banyak orang, Kacak Kicak menggandeng Seka Rare, sebuah Kids Camp yang diadakan di Tegal Temu Space yang memberi ruang kepada anak-anak untuk berada di alam dan menjadi dirinya sendiri, serta menghubungkan kembali anak-anak dengan bumi dan lingkungannya. 

Kesamaan visi dan misi di antara dua kelompok ini menjadi cikal bakal hadirnya pentas solo Begol di sepanjang hari Minggu di bulan Januari, tepatnya pada tanggal 4, 11, 18, dan 25 Januari 2026, bertempat di Studio 1930 Tegal Temu Space, Batubulan.

Dokumentasi Gulali Festival 2025

Karena rahasia kadang tak hanya hadir lewat cerita di atas panggung, pengalaman di sekelilingnya pun ikut melengkapinya. Bukan hanya pertunjukan, acara ini juga dimeriahkan dengan workshop, sehingga cocok dijadikan pilihan quality time bersama keluarga. Menonton, berkreasi, dan berbagi cerita berlangsung dalam satu ruang yang ramah anak. Di sana, pengunjung bisa mampir ke lapak buku anak dari Penerbit Partikular, menemukan buku Tell Me Tales versi bahasa Inggris dan Indonesia dari Cush Cush Gallery dan LagiLagi, serta melihat buah tangan khas dari Kacak Kicak. Siapa tahu, rahasia Begol justru ikut pulang dalam bentuk buku, karya kecil, atau keinginan untuk kembali menyimak ceritanya lagi.

Wah seru sekali ya..

Mau tahu keseruan lainnya dan rahasia apa yang disimpan oleh Begol?

Daripada penasaran, lebih baik datang langsung beramai-ramai. Segera amankan tiketmu dan pesan di bit.ly/tiketbegol.

Kita ketemu Begol, duduk bareng, tertawa, dan sama-sama mencari tahu rahasianya. [T]

Penulis: Devy Gita
Editor: Adnyana Ole

Tags: Kacak KicakTeater Boneka
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

GUS — Memperingati 16 Tahun Wafat Gus Dur

Next Post

Gerobak dan Sayap, Renungan Eksistensial ‘Donna Donna’

Devy Gita

Devy Gita

Mantan guru yang kini nyasar jadi HR di sekolah internasional. Pernah main teater, gemar menulis, mudah berteman, dan secara misterius penikmat horror garis keras. Kombinasi yang kadang membuat hidupnya sendiri terasa seperti genre campuran. instagram: @devygita

Related Posts

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
0
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

Read moreDetails

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
0
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

Read moreDetails

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
0
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

Read moreDetails

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
0
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
0
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

Read moreDetails

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
0
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

Read moreDetails

‘Sanè Kantun Ring Manah’: Ketika Marlowe Bandem Menghidupkan Ingatan Budaya di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 10, 2026
0
‘Sanè Kantun Ring Manah’: Ketika Marlowe Bandem Menghidupkan Ingatan Budaya di Singaraja Literary Festival 2026

MALAM itu nyaris tak terdengar suara selain desir angin dan dialog yang mengalun dari layar. Puluhan pasang mata tertuju ke...

Read moreDetails

Bonangan Saluang, Barungan Gamelan Baru di Pesta Kesenian Bali 2026 yang Memperkaya Khazanah Karawitan Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Bonangan Saluang, Barungan Gamelan Baru di Pesta Kesenian Bali 2026 yang Memperkaya Khazanah Karawitan Bali

SORE itu, suasana sakral menyelimuti Kalangan Ratna Kanda, Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (9/7/2026). Nada-nada yang terdengar sederhana, tetapi kokoh...

Read moreDetails

Ketika Kesenian Bali dan Korea Bersua dalam Harmoni Dramatari “I Godogan” di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
July 9, 2026
0
Ketika Kesenian Bali dan Korea Bersua dalam Harmoni Dramatari “I Godogan” di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA lampu panggung perlahan menyala, alunan suling tradisional Korea dengan ujung tiup pipih terdengar lirih. Di atas panggung, para penari...

Read moreDetails

Lomba Baca Puisi SLF 2026: Bukti Generasi Muda Bali Tetap Mencintai Sastra

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Lomba Baca Puisi SLF 2026: Bukti Generasi Muda Bali Tetap Mencintai Sastra

JIKA menyaksikan Lomba Baca Puisi tingkat SMP dalam rangka Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, kekhawatiran bahwa generasi muda semakin jauh...

Read moreDetails
Next Post
Gerobak dan Sayap, Renungan Eksistensial ‘Donna Donna’

Gerobak dan Sayap, Renungan Eksistensial 'Donna Donna'

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang
Pameran

Bali Megarupa VIII: Saat Spiritualitas, Tradisi, dan Seni Kontemporer Bertemu dalam Satu Ruang

MEMASUKI Gedung Kriya, Taman Budaya Provinsi Bali, pengunjung seolah diajak melintasi beragam dunia. Di satu sudut, akar kayu menjelma simbol...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026
Khas

Kreativitas Tanpa Batas Warnai Lomba Tari Modern Festival Seni Bali Jani 2026

LOMBA Tari Modern dalam rangka Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 menghadirkan beragam karya yang mencerminkan perkembangan seni...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café
Budaya

Menjelajah Kosmologi Kreativitas Ketut Suwidiarta di Five Roastery & Art Café

Di tengah riuh kafe yang biasanya dipenuhi aroma kopi dan percakapan santai, sebuah ruang diskusi tentang seni akan dibuka di...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif
Khas

Beranda Pustaka Hidupkan Festival Seni Bali Jani VIII, Hadirkan Ruang Literasi yang Hangat dan Inklusif

DI tengah semarak pertunjukan seni yang mewarnai Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII, hadir sebuah ruang yang menawarkan pengalaman berbeda....

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”
Panggung

Wayang Ental dan Ruang yang Tersisa Sebelum “Nanti Dulu”

BAYANGAN adalah jiwa dari wayang kulit. Di tangan seorang dalang, lembar-lembar kulit hidup melalui permainan cahaya. Namun, Wayang Ental memilih...

by Nyoman Budarsana
July 14, 2026
Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co