25 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Membaca Buleleng dalam Museum Soenda Ketjil —Catatan Kecil dari Festival Wayang Bali Utara 2026

Son Lomri by Son Lomri
April 12, 2026
in Panggung
Membaca Buleleng dalam Museum Soenda Ketjil —Catatan Kecil dari Festival Wayang Bali Utara 2026

Pameran wayang dalam Festival Wayang Bali Utara

MALAM itu, Kamis, 9 April 2026, ada pertunjukan wayang kulit serangkaian Festival Wayang Bali Utara (FWB) di Wantilan Pelabuhan Tua Buleleng. Itu tentu sebuah peristiwa langka, karena biasanya di areal pelabuhan yang sudah tak terpakai itu lebih sering ada konser musik atau resepsi pernikahan.

Selain pementasan wayang kulit, di areal pelabuhan tua itu memang sedang dipertunjukkan sesuatu yang berbeda dari biasanya. Di situ, hal-hal yang berkaitan dengan wayang juga dibicarakan dalam bentuk diskusi, workshop dan pameran.

Gedung tua yang masih tersisa di areal itu — gedung kini disulap jadi Museum Soenda Ketjil, seakan menjadi saksi bagaimana wayang diratapi, ditangisi, tapi tetap ada sekelompok orang yang ngotot memberi nyawa kepada wayang agar ia bisa tetap hidup dari zaman ke zaman.

Yayasan Lemah Tulis adalah salah satu lembaga yang berisi orang-orang yang ngotot itu. Lembaga itulah yang menggelar Festival Wayang Bali Utara selama tiga hari, mulai 9 hinggal 11 April di areal pelabuhan yang sejak lama tak pernah jelas fungsinya untuk apa.

“Aku melihat Bali Utara sebagai landscape kebudayaan yang sangat beragam dan menemukan kalau wayang itu salah satu kesenian yang masih eksis di Bali Utara.” kata I Putu Ardiyasa, direktur festival sekaligus sebagai Ketua Yayasan Lemah Tulis.

Malam itu, dua nomor pertunjukan wayang kulit oleh Jro Dalang Sudarma Bungkulan dan Dalang Cilik Dewa Komang Satya Aby Mantra asal Desa Banjar setidaknya telah menjadi jawaban atas pertanyaan, di mana posisi wayang hari ini khususnya di Bali Utara, baik sebagai tontonan yang masih eksis maupun sebagai pertunjukan itu sendiri.

“Wayang sesungguhnya, kan, memang bahasanya sangat kaku barangkali, dalam konteks kita saat ini—anak-anak muda zaman sekarang, tetapi nyatanya, malam ini, [pertunjukan wayang] ternyata bisa membuat orang bertahan di tempat duduknya,” lanjut I Putu Ardiyasa.

Anak-anak SMP dalam workshop wayang di Festival Wayang Bali Utara 2026

Ketika itu, orang-orang datang dan menikmati pertunjukan wayang. Bahkan, di hari yang sama, pagi, diskusi pengenalan wayang kulit dan lukis wayang kaca dan Workshop Pembuatan Wayang Kulit yang diadakan di Museum Sunda Ketjil, setidaknya telah menebar pemahaman terkait dunia pewayangan sebenarnya tak sempit.

“Wayang kulit di Bali Utara, itu cukup unik di antara wayang-wayang yang ada di Bali secara umum,” kata Ardiyasa.

Salah satunya, bisa dilihat dari sisi bentuk, seperti anatominya lebih besar dan atraktif, ukirannya juga mengikuti gaya ukiran seperti yang ada di Pura Beji. Perbedaan itu cukup mencolok jika dibandingkan dengan bentuk wayang yang ada di Bali selatan.

Kemudian secara fungsi, wayang di Bali Utara lebih beragam. Bahkan, tirta (air suci) wayang itu diposisikan sebagai tirta utama khususnya di upacara-upacara tiga bulanan dan kematian.

“Itu semua diposisikan tidak saja magis, tetapi juga eklusif.” lanjutnya.

Wayang Sebagai Pemantik dalam Membaca Masa Silam

Kemudian pemilihan Museum Soenda Ketjil sebagai lokasi kegiatan FWB 2026 itu, salah satu pertimbangannya karena saat ini negara sedang mengupayakan pendayagunaan ruang publik secara massif.

Lukisan wayang kaca dalam Festival Wayang Bali Utara 2026

Namun dalam praktiknya, Yayasan Lemah Tulis melihat yang lain, bagaimana Museum Soenda Ketjil justru cenderung berada dalam kondisi yang relatif pasif, baik sebagai institusi museum maupun sebagai bagian dari wacana publik yang jarang diangkat kembali.

“Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi sejarah yang dimiliki dengan pemanfaatannya dalam konteks kekinian,” kata I Putu Ardiyasa.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan apabila mengacu pada konteks masa lampau, Soenda Ketjil seharusnya dapat menjadi ruang yang produktif untuk dilakukan pembacaan ulang. Pembacaan ulang tersebut tidak hanya terbatas pada narasi sejarah formal, seperti posisinya sebagai bagian dari sejarah ibu kota pada masa lampau, tetapi juga perlu diarahkan pada nilai-nilai yang lebih terkini.

“Misalnya, semangat pluralisme dan keberagaman yang pernah tumbuh di kawasan tersebut, serta etos perjuangan para pedagang dalam mempertahankan kehidupan ekonomi mereka.” lanjutnya.

Selain itu, tokoh seperti I Gusti Ketut Pudja juga memiliki relevansi penting untuk diangkat kembali dalam konteks ini. Apalagi sebagai tokoh asal Buleleng yang turut berperan dalam perumusan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), telah memberikan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat lokal.

Pementasan wayang dalam Festival Wayang Bali Utara 2026

I Gusti Ketut Pudja (1909-1977) memang merupakan salah satu tokoh penting asal Buleleng yang telah menjadi figur nasional, salah satu peran terpentingnya adalah keikutsertaannya dalam rapat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Oleh karena itu, pemaknaan ulang terhadap peran dan pemikiran tokoh tersebut menjadi bagian penting untuk kembali diingat, bahkan dipelajari dan ditiru spiritnya.

Dengan demikian, melalui Festival Wayang Bali Utara 2026, sangat memungkinkan untuk kembali membaca Buleleng dalam Museum Soenda Ketjil agar tak ahistoris. [T]

Penulis: Son Lomri
Editor: Adnyana Ole

Tags: bulelengFestival Wayang Bali Utarawayang
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Puisi-puisi Ida Bagus Gde Surya Bharata | Meseh Lawang

Next Post

Sepiring Seafood Kedonganan dan Pelajaran Resiliensi Pariwisata Bali

Son Lomri

Son Lomri

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Bumi Bajra : Ruang Tumbuh yang Menubuh

by Made Chandra
May 25, 2026
0
Bumi Bajra : Ruang Tumbuh yang Menubuh

DI sudut gang yang dari luar tampak tak sepenuhnya meyakinkan, tampak sebuah ruang yang terasa begitu hangat karena dipeluk tertawaan...

Read moreDetails

Janger Pegok, Janger Tua di Bali: Dokumentasi Video Ditemukan di Jerman, Kini Dipentaskan di Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
May 25, 2026
0
Janger Pegok, Janger Tua di Bali: Dokumentasi Video Ditemukan di Jerman, Kini Dipentaskan di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA suasana hening dari masyarakat dan para undangan, tabuh mulai dimainkan. Muda-mudi yang didominasi para remaja itu menari lepas tanpa...

Read moreDetails

Catatan Perjalanan Janger Beringkit

by IGP Weda Adi Wangsa
May 23, 2026
0
Catatan Perjalanan Janger Beringkit

JIKA menuju Tabanan dari arah Denpasar tentu akan melewati Desa Adat Beringkit di Kawasan Kecamatan Mengwi, Badung. Ketika mendengar Beringkit,...

Read moreDetails

Sekar Mas, Seka Serbabisa: Ruang Kreativitas Anak Muda untuk Bertumbuh

by Dede Putra Wiguna
May 22, 2026
0
Sekar Mas, Seka Serbabisa: Ruang Kreativitas Anak Muda untuk Bertumbuh

DI sebuah pagi yang riuh, sekelompok anak muda berjalan beriringan di jalanan desa Ketewel, Gianyar. Di tangan mereka, suling, kendang,...

Read moreDetails

Mebarung Gong Kebyar Lintas Benua, Kanada dan Banjar Paketan di Singaraja Bertukar Budaya Lewat Gamelan

by Komang Puja Savitri
May 21, 2026
0
Mebarung Gong Kebyar Lintas Benua, Kanada dan Banjar Paketan di Singaraja Bertukar Budaya Lewat Gamelan

DUA sekaa gong yang mebarung atau tampil berhadap-hadapan memenuhi Bale Banjar Paketan, Desa Adat Buleleng, Kecamatan Buleleng, dalam sebuah pertukaran...

Read moreDetails

Bang Dance Matangkan Struktur dan Posisi Artistik dalam Inkubasi Tahap III “Sejak Padi Mengakar”

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Bang Dance Matangkan Struktur dan Posisi Artistik dalam Inkubasi Tahap III “Sejak Padi Mengakar”

"Memasuki tahap akhir inkubasi, Bang Dance merumuskan struktur dramaturgi, strategi afektif, dan posisi artistik karya sebagai praktik koreografi kontemporer berbasis...

Read moreDetails

Ketika ‘Legong Kembang Ura’ Menyapa Guwang untuk Pertama Kalinya

by Dede Putra Wiguna
May 19, 2026
0
Ketika ‘Legong Kembang Ura’ Menyapa Guwang untuk Pertama Kalinya

“Ini tarian paling susah yang pernah dipelajari sejauh ini.” Kalimat itu meluncur pelan dari Ni Mas Ayu Rasitha setelah usai...

Read moreDetails

Dramatari Arja Klasik Giri Nata Kusuma Hidup Kembali, Menjadi Duta Kota Denpasar Tampil di PKB 2026

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
0
Dramatari Arja Klasik Giri Nata Kusuma Hidup Kembali, Menjadi Duta Kota Denpasar Tampil di PKB 2026

WARGA Banjar Bukit Buwung¸ Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur memiliki semangat untuk membangkitkan kembali kesenian dramatari arja yang sudah...

Read moreDetails

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
0
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

Read moreDetails

Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk Pesta Kesenian Bali 2026

by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
0
Komunitas Seni Baturenggong Ulas Sejarah dan Keunikan Desa Mengwi Lewat Seni untuk Pesta Kesenian Bali 2026

DESA Mengwi yang dulunya sebagai pusat kerajaan mewarisi berbagai kebudayaan, tradisi dan nilai-nilai luhur yang sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat...

Read moreDetails
Next Post
Sepiring Seafood Kedonganan dan Pelajaran Resiliensi Pariwisata Bali

Sepiring Seafood Kedonganan dan Pelajaran Resiliensi Pariwisata Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Buzzer Rakyat
Esai

Buzzer Rakyat

DALAM diskusi dengan beberapa teman di grup WA, saya tidak menolak diposisikan sebagai ‘buzzer’. Tapi, dengan catatan (cetak tebal, miring,...

by Hartanto
May 25, 2026
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah
Tualang

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

by Chusmeru
May 25, 2026
Bumi Bajra : Ruang Tumbuh yang Menubuh
Panggung

Bumi Bajra : Ruang Tumbuh yang Menubuh

DI sudut gang yang dari luar tampak tak sepenuhnya meyakinkan, tampak sebuah ruang yang terasa begitu hangat karena dipeluk tertawaan...

by Made Chandra
May 25, 2026
Janger Pegok, Janger Tua di Bali: Dokumentasi Video Ditemukan di Jerman, Kini Dipentaskan di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Janger Pegok, Janger Tua di Bali: Dokumentasi Video Ditemukan di Jerman, Kini Dipentaskan di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA suasana hening dari masyarakat dan para undangan, tabuh mulai dimainkan. Muda-mudi yang didominasi para remaja itu menari lepas tanpa...

by Nyoman Budarsana
May 25, 2026
Perokok Bertanggung Jawab
Esai

Perokok Bertanggung Jawab

Di atas meja kayu panjang di beranda sebuah toko modern, sebuah kaleng bekas diletakkan begitu saja. Bentuknya sudah penyok di...

by Angga Wijaya
May 25, 2026
Sepiring Nasi, Sekeping Legitimasi
Esai

Pesta Babi: Membuka Hutan, Menutup Layar

DI Mataram, pemutaran film Pesta Babi baru berjalan tiga menit ketika dibubarkan. Di kota lainnya, penyelenggara didatangi, diawasi, atau ditekan...

by Luthfi Hasanal Bolqiah
May 25, 2026
Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen
Khas

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

BAGI sebagian siswa, menulis puisi dan cerpen mungkin bukan perkara sulit. Namun membuatnya dalam bentuk kolektif dan memiliki benang merah...

by Dede Putra Wiguna
May 25, 2026
Eksplorasi Tradisi dan Kegelisahan Urban —Catatan Forum Bukan Musik Biasa #111
Ulas Musik

Eksplorasi Tradisi dan Kegelisahan Urban —Catatan Forum Bukan Musik Biasa #111

FORUM Bukan Musik Biasa (BMB) #111 dilaksanakan Rabu, 20 Mei 2026 di Pendapa Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT)...

by Wahyu Thoyyib Pambayun
May 25, 2026
Kota Tua Tak Pernah Mati
Tualang

Kota Tua Tak Pernah Mati

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se- Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Jumat Paing...

by I Nyoman Tingkat
May 24, 2026
Puisi-puisi Salman Alade | Menggambar dengan Kalimat
Puisi

Puisi-puisi Salman Alade | Menggambar dengan Kalimat

Menggambar dengan Kalimat aku menulis satu garisia menyebut dirinya alisaku tambah satu kataia mengaku sebagai mata pelan-pelanhalaman itu mulai merasa...

by Salman Alade
May 24, 2026
Mengikat Tali Sepatu | Cerpen Pitrus Puspito
Cerpen

Mengikat Tali Sepatu | Cerpen Pitrus Puspito

Alfie percaya bahwa dunia dapat diringkas menjadi kolom-kolom rapi: pemasukan, pengeluaran, untung, rugi. Di layar ponselnya, angka-angka berpendar seperti doa...

by Pitrus Puspito
May 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Koperasi Merah Putih: Mengulang Jejak KUD, Menabrak BUMDes, atau Membangun Jalan Baru?

Di tengah semangat membangun kemandirian ekonomi nasional, gagasan Koperasi Merah Putih kembali diangkat sebagai simbol kebangkitan ekonomi rakyat. Ia bukan...

by I Made Pria Dharsana
May 24, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co