24 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kupang, Jejak Akademik dan Pesona Timur Nusantara

Ahmad Sihabudin by Ahmad Sihabudin
December 2, 2025
in Tualang
Kupang, Jejak Akademik dan Pesona Timur Nusantara

Lasiana Beach Kupang / Foto Dok.Penulis

KOTA di timur Indonesia yang termasuk sering saya dan istri kunjungi adalah Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebagian besar perjalanan kami ke kota ini berlangsung dalam rangka tugas akademik, baik sebagai narasumber seminar maupun penguji disertasi di Universitas Nusa Cendana (Undana). Namun, di sela-sela kesibukan itu, kami selalu menyempatkan diri menjelajahi keindahan alam dan budaya lokal Kupang yang penuh warna.

Kunjungan pertama saya ke Kupang terjadi dalam rangka kegiatan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Waktu itu saya diminta berbicara tentang pentingnya menjaga kepemilikan tanah di tengah arus jual beli lahan yang kian marak. Saya mengajak masyarakat agar tidak mudah menjual tanahnya, sebab tanah adalah modal kehidupan dan sumber kekayaan yang bernilai jangka panjang.

Bersama istri tercinta di Pantai Lasiana | Foto Dok.Penulis

Di kesempatan lain, saya mendapat undangan dari Sekolah Tinggi Keuskupan Kupang untuk berbicara tentang toleransi kehidupan beragama di Banten, sebuah tema yang terasa dekat dengan kehidupan masyarakat Kupang yang plural dan harmonis. Kunjungan berikutnya membawa saya kembali ke Kupang sebagai penguji disertasi di Program Doktoral Administrasi Publik FISIP Undana, pengalaman yang selalu memberi energi baru dalam dunia akademik.

Namun, Kupang bukan sekadar tempat bekerja. Ia juga menawarkan pesona alam yang memikat, terutama di sepanjang garis pantainya. Salah satu yang paling terkenal adalah Pantai Lasiana, terletak di Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kupang Tengah.

Pantai ini hanya sekitar 15 menit dari pusat kota, dengan hamparan pasir putih lembut dan deretan pohon lontar yang berayun ditiup angin laut. Di sore hari, matahari tenggelam perlahan di ufuk barat, meninggalkan semburat jingga di langit yang begitu indah. Suasana hangat terasa ketika warga berkumpul menikmati kelapa muda, jagung bakar, atau sekadar bercengkerama bersama keluarga. Pantai Lasiana bagi saya adalah wajah asli Kupang; sederhana, alami, dan menenangkan.

Makan malam di pantai Oesoepa bersama Pastur Romo Maxi, dan  Prof. Alo Liliweri | Foto Dok.Penulis

Tak jauh dari sana, ada Pantai Oesapa, yang lebih dikenal sebagai tempat bersantai di sore dan malam hari. Di sepanjang pantainya berjejer warung tenda dan kafe sederhana. Hari masih pukul 12 siang WIT waktu kami bersama Romo Maxi berkunjung ke salah satu kafe yang ada di Pantai Oesapa. Sesungguhnya kafe masih tutup. Namun karena yang datang adalah kami dan Romo Maxi, maka pemilik kafe langsung membuka kafe itu. Rupanya seorang pastur sangat dihormati di Kupang. Sungguh pengalaman dan pelajaran yang sangat berharga.

Menjelang malam, suasana berubah menjadi semarak; aroma ikan bakar yang baru diangkat dari bara api menyebar ke udara, bercampur dengan suara ombak kecil yang memukul pantai. Tempat ini menjadi ruang pertemuan antara masyarakat lokal dan pengunjung, tempat orang bercakap santai sambil menikmati kopi khas Kupang dan marning jagung goreng yang gurih.

Lalu ada Pantai Ketapang Satu di kawasan Kota Lama, yang dinamai dari pohon ketapang besar di atas karang. Dari sini, pandangan mata mengarah langsung ke laut lepas. Anginnya sejuk, dan suasananya damai. Pantai ini sering menjadi lokasi favorit bagi mereka yang ingin menikmati sunset dengan tenang, tanpa keramaian. Suasana senja di Ketapang Satu terasa reflektif, seolah alam sedang mengajak kita berhenti sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan.

Pantai Kelapa Lima Kupang | Foto Dok. Penulis

Selain ketiga pantai tersebut, Kupang juga memiliki destinasi lain yang tak kalah indah seperti Pantai Tablolong dengan air jernih dan spot snorkeling-nya, Pantai Batu Nona yang sarat legenda, serta pantai-pantai di Pulau Semau seperti Otan dan Uitiuhtuan yang masih alami dan tenang. Setiap pantai di Kupang menyuguhkan keindahan berbeda, namun sama-sama memancarkan semangat ketulusan masyarakat timur yang bersahaja.

***

Dan tentu, perjalanan ke Kupang tidak lengkap tanpa menikmati kuliner lautnya yang segar. Kota ini dikenal sebagai surganya ikan bakar dan hidangan seafood. Salah satu kawasan kuliner paling populer adalah Kampung Solor, di mana setiap malam deretan warung tenda dipenuhi aroma ikan bakar, cumi-cumi, dan udang segar. Suasana ramai namun akrab; para pedagang menyapa dengan senyum, sementara pengunjung menikmati makanan sambil memandang laut yang temaram.

Menghadiri jamuan makan malam di RM Suka Ramai Kupang | Foto Dok.Penulis

 
Bersama Pastur Romo Maxi di kafe Pantai Oesapa | Foto Dok.Penulis

Selain Kampung Solor, ada beberapa rumah makan terkenal yang menjadi favorit banyak orang. Restoran Nelayan di Jalan Timor Raya menyajikan aneka hidangan laut dengan cita rasa khas Kupang, gurih, pedas, dan segar. Taman Laut Handayani juga populer karena tempatnya nyaman dan menampilkan panorama laut yang menenangkan. Tak kalah menarik, RM Suka Ramai Seafood di jalur by-pass Eltari menyajikan berbagai menu laut dengan sambal khas Kupang yang menggugah selera. Semua tempat itu memberi pengalaman kuliner yang tidak hanya lezat, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat.

Kupang bagi saya bukan sekadar kota tujuan dinas, melainkan ruang pertemuan antara ilmu, alam, dan rasa. Di sini saya belajar banyak hal tentang kesederhanaan hidup, ketulusan masyarakat timur, serta betapa kayanya negeri ini dengan keindahan yang tak pernah habis dieksplorasi. Setiap kunjungan ke Kupang selalu menghadirkan cerita baru, kenangan yang melekat, dan kerinduan untuk kembali menikmati senja di tepi Pantai Lasiana sambil menyeruput kopi panas dan memandang laut yang tenang. [T]

Penulis: Ahmad Sihabudin
Editor: Adnyana Ole

Tags: KupangNTTPariwisatapariwisata bahari
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Anak-anak Luka di Dunia Maya — Sekumpulan Puisi

Next Post

Warisan Benda Pusaka — Batavia, Kota yang Kita Baca dari Cerita Lenong Denes Pusaka Budaya

Ahmad Sihabudin

Ahmad Sihabudin

Dosen Komunikasi Lintas Budaya, Fisip, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Banten

Related Posts

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

by Made Wirya
June 21, 2026
0
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

Read moreDetails

Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

by Wahyu Mahaputra
June 11, 2026
0
Dua Malam di Banyuwangi dan Ingatan Sepintas Lalu —Catatan Perjalanan Studi Komparasi Dinas Kominfosanti Buleleng

DARI balik kaca bus berkapasitas empat puluh lima kursi saya melihat malam hari di Banyuwangi, Jawa Timur, cukup gemerlap. Lampu-lampu...

Read moreDetails

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
0
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

Read moreDetails

Ke Pacet Mereka Kembali

by Jaswanto
June 2, 2026
0
Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

Read moreDetails

Mereka Menunggu di Setia Darma 

by Dede Putra Wiguna
May 29, 2026
0
Mereka Menunggu di Setia Darma 

LANGIT mendung siang itu terasa menenangkan. Sepasang turis asing berjalan pelan menyusuri jalan kecil yang dikelilingi semak dan rimbun pohon....

Read moreDetails

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

by I Nyoman Tingkat
May 27, 2026
0
Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se-Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Kamis Umanis Gumbreg,...

Read moreDetails

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

by Chusmeru
May 25, 2026
0
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

Read moreDetails

Kota Tua Tak Pernah Mati

by I Nyoman Tingkat
May 24, 2026
0
Kota Tua Tak Pernah Mati

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se- Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Jumat Paing...

Read moreDetails

Oleh-Oleh dari Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 23, 2026
0
Oleh-Oleh dari Baduy Luar

MENGIKUTI rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan Study Tiru ke Baduy Luar, Provinsi Banten, Jumat Paing Gumbreg 15 Mei 2026,...

Read moreDetails

Berguru ke Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 21, 2026
0
Berguru ke Baduy Luar

SETELAH rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan persembahyangan di Pura Aditya Jaya Rawangun Jakarta Timur pada Kamis Umanis Gumbreg, 14...

Read moreDetails
Next Post
Warisan Benda Pusaka — Batavia, Kota yang Kita Baca dari Cerita Lenong Denes Pusaka Budaya

Warisan Benda Pusaka --- Batavia, Kota yang Kita Baca dari Cerita Lenong Denes Pusaka Budaya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co