14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kupang, Jejak Akademik dan Pesona Timur Nusantara

Ahmad Sihabudin by Ahmad Sihabudin
December 2, 2025
in Tualang
Kupang, Jejak Akademik dan Pesona Timur Nusantara

Lasiana Beach Kupang / Foto Dok.Penulis

KOTA di timur Indonesia yang termasuk sering saya dan istri kunjungi adalah Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebagian besar perjalanan kami ke kota ini berlangsung dalam rangka tugas akademik, baik sebagai narasumber seminar maupun penguji disertasi di Universitas Nusa Cendana (Undana). Namun, di sela-sela kesibukan itu, kami selalu menyempatkan diri menjelajahi keindahan alam dan budaya lokal Kupang yang penuh warna.

Kunjungan pertama saya ke Kupang terjadi dalam rangka kegiatan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Waktu itu saya diminta berbicara tentang pentingnya menjaga kepemilikan tanah di tengah arus jual beli lahan yang kian marak. Saya mengajak masyarakat agar tidak mudah menjual tanahnya, sebab tanah adalah modal kehidupan dan sumber kekayaan yang bernilai jangka panjang.

Bersama istri tercinta di Pantai Lasiana | Foto Dok.Penulis

Di kesempatan lain, saya mendapat undangan dari Sekolah Tinggi Keuskupan Kupang untuk berbicara tentang toleransi kehidupan beragama di Banten, sebuah tema yang terasa dekat dengan kehidupan masyarakat Kupang yang plural dan harmonis. Kunjungan berikutnya membawa saya kembali ke Kupang sebagai penguji disertasi di Program Doktoral Administrasi Publik FISIP Undana, pengalaman yang selalu memberi energi baru dalam dunia akademik.

Namun, Kupang bukan sekadar tempat bekerja. Ia juga menawarkan pesona alam yang memikat, terutama di sepanjang garis pantainya. Salah satu yang paling terkenal adalah Pantai Lasiana, terletak di Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kupang Tengah.

Pantai ini hanya sekitar 15 menit dari pusat kota, dengan hamparan pasir putih lembut dan deretan pohon lontar yang berayun ditiup angin laut. Di sore hari, matahari tenggelam perlahan di ufuk barat, meninggalkan semburat jingga di langit yang begitu indah. Suasana hangat terasa ketika warga berkumpul menikmati kelapa muda, jagung bakar, atau sekadar bercengkerama bersama keluarga. Pantai Lasiana bagi saya adalah wajah asli Kupang; sederhana, alami, dan menenangkan.

Makan malam di pantai Oesoepa bersama Pastur Romo Maxi, dan  Prof. Alo Liliweri | Foto Dok.Penulis

Tak jauh dari sana, ada Pantai Oesapa, yang lebih dikenal sebagai tempat bersantai di sore dan malam hari. Di sepanjang pantainya berjejer warung tenda dan kafe sederhana. Hari masih pukul 12 siang WIT waktu kami bersama Romo Maxi berkunjung ke salah satu kafe yang ada di Pantai Oesapa. Sesungguhnya kafe masih tutup. Namun karena yang datang adalah kami dan Romo Maxi, maka pemilik kafe langsung membuka kafe itu. Rupanya seorang pastur sangat dihormati di Kupang. Sungguh pengalaman dan pelajaran yang sangat berharga.

Menjelang malam, suasana berubah menjadi semarak; aroma ikan bakar yang baru diangkat dari bara api menyebar ke udara, bercampur dengan suara ombak kecil yang memukul pantai. Tempat ini menjadi ruang pertemuan antara masyarakat lokal dan pengunjung, tempat orang bercakap santai sambil menikmati kopi khas Kupang dan marning jagung goreng yang gurih.

Lalu ada Pantai Ketapang Satu di kawasan Kota Lama, yang dinamai dari pohon ketapang besar di atas karang. Dari sini, pandangan mata mengarah langsung ke laut lepas. Anginnya sejuk, dan suasananya damai. Pantai ini sering menjadi lokasi favorit bagi mereka yang ingin menikmati sunset dengan tenang, tanpa keramaian. Suasana senja di Ketapang Satu terasa reflektif, seolah alam sedang mengajak kita berhenti sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan.

Pantai Kelapa Lima Kupang | Foto Dok. Penulis

Selain ketiga pantai tersebut, Kupang juga memiliki destinasi lain yang tak kalah indah seperti Pantai Tablolong dengan air jernih dan spot snorkeling-nya, Pantai Batu Nona yang sarat legenda, serta pantai-pantai di Pulau Semau seperti Otan dan Uitiuhtuan yang masih alami dan tenang. Setiap pantai di Kupang menyuguhkan keindahan berbeda, namun sama-sama memancarkan semangat ketulusan masyarakat timur yang bersahaja.

***

Dan tentu, perjalanan ke Kupang tidak lengkap tanpa menikmati kuliner lautnya yang segar. Kota ini dikenal sebagai surganya ikan bakar dan hidangan seafood. Salah satu kawasan kuliner paling populer adalah Kampung Solor, di mana setiap malam deretan warung tenda dipenuhi aroma ikan bakar, cumi-cumi, dan udang segar. Suasana ramai namun akrab; para pedagang menyapa dengan senyum, sementara pengunjung menikmati makanan sambil memandang laut yang temaram.

Menghadiri jamuan makan malam di RM Suka Ramai Kupang | Foto Dok.Penulis

 
Bersama Pastur Romo Maxi di kafe Pantai Oesapa | Foto Dok.Penulis

Selain Kampung Solor, ada beberapa rumah makan terkenal yang menjadi favorit banyak orang. Restoran Nelayan di Jalan Timor Raya menyajikan aneka hidangan laut dengan cita rasa khas Kupang, gurih, pedas, dan segar. Taman Laut Handayani juga populer karena tempatnya nyaman dan menampilkan panorama laut yang menenangkan. Tak kalah menarik, RM Suka Ramai Seafood di jalur by-pass Eltari menyajikan berbagai menu laut dengan sambal khas Kupang yang menggugah selera. Semua tempat itu memberi pengalaman kuliner yang tidak hanya lezat, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat.

Kupang bagi saya bukan sekadar kota tujuan dinas, melainkan ruang pertemuan antara ilmu, alam, dan rasa. Di sini saya belajar banyak hal tentang kesederhanaan hidup, ketulusan masyarakat timur, serta betapa kayanya negeri ini dengan keindahan yang tak pernah habis dieksplorasi. Setiap kunjungan ke Kupang selalu menghadirkan cerita baru, kenangan yang melekat, dan kerinduan untuk kembali menikmati senja di tepi Pantai Lasiana sambil menyeruput kopi panas dan memandang laut yang tenang. [T]

Penulis: Ahmad Sihabudin
Editor: Adnyana Ole

Tags: KupangNTTPariwisatapariwisata bahari
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Anak-anak Luka di Dunia Maya — Sekumpulan Puisi

Next Post

Warisan Benda Pusaka — Batavia, Kota yang Kita Baca dari Cerita Lenong Denes Pusaka Budaya

Ahmad Sihabudin

Ahmad Sihabudin

Dosen Komunikasi Lintas Budaya, Fisip, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Banten

Related Posts

Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

by Chusmeru
April 30, 2026
0
Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

NAMA Kabupaten Banyumas selalu identik dengan bahasa “Ngapak” yang sering dijadikan lelucon dalam film dan komedi. Banyumas lantas seolah mendapat...

Read moreDetails

Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

by I Nyoman Tingkat
April 19, 2026
0
Pantai Mertasari Sanur, Ruang Kelas Bagi Toska   

JUMAT, 17 April 2026, sebanyak 67 siswa,  guru, dan tenaga kependidikan SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) melaksanakan pembelajaran di...

Read moreDetails

Ketika Nembang Macapat menjadi Bagian Hidup Warga Dusun Tengger di Gunung Kidul

by Laurensia Junita Della
April 19, 2026
0
Ketika Nembang Macapat menjadi Bagian Hidup Warga Dusun Tengger di Gunung Kidul

“Tanpa seni, dunia jadi hambar.” Saya tidak yakin dari mana saya mendapatkan kata-kata ini, tapi saya setuju. Sebagai orang yang...

Read moreDetails

Di Atas Awan, di Puncak Merbabu, Kami Menemukan Diri

by Muhammad Dylan Ibadillah Arrasyidi
April 14, 2026
0
Di Atas Awan, di Puncak Merbabu, Kami Menemukan Diri

HARI itu adalah hari yang telah lama saya nantikan. Hari ketika akhirnya saya bisa menyaksikan dunia dari ketinggian 3.145 mdpl,...

Read moreDetails

Berwisata ke Park Shanghai Surabaya

by Jaswanto
March 29, 2026
0
Berwisata ke Park Shanghai Surabaya

APA ada Surabaya di Shanghai? Saya kira tidak. Tapi ada Shanghai di Surabaya—meski hanya Shanghai-Shanghaian. Maksudnya, bukan Shanghai betulan. Hanya...

Read moreDetails

Menelusuri Jejak Gunung Api di Museum Geopark Batur, Kintamani

by Dede Putra Wiguna
March 24, 2026
0
Menelusuri Jejak Gunung Api di Museum Geopark Batur, Kintamani

KABUT tipis masih menggantung saat saya tiba di dataran tinggi Kintamani, Bangli, Bali. Udara dingin menempel di kulit, sementara di...

Read moreDetails

Desember yang Tak Pernah Usai —Catatan Harian 1982

by Ahmad Sihabudin
March 8, 2026
0
Desember yang Tak Pernah Usai —Catatan Harian 1982

DESEMBER 1982, kami baru naik kelas dua SMA. Umur masih belasan, dada penuh angin, kepala penuh peta yang belum tentu...

Read moreDetails

Menyusuri Heritage Kota, Memeluk Kaum Terpinggir —Kado Kecil Keluarga Sejarah Universitas Udayana untuk HUT ke-238 Kota Denpasar

by Kadek Surya Jayadi
February 28, 2026
0
Menyusuri Heritage Kota, Memeluk Kaum Terpinggir —Kado Kecil Keluarga Sejarah Universitas Udayana untuk HUT ke-238 Kota Denpasar

ADA banyak cara merayakan hari jadi suatu kota. Tak selamanya meski meriah, sebab yang sederhana pun kadang terasa semarak. Sebagaimana...

Read moreDetails

Berkunjung dan Belajar ke Desa Wisata Krebet, Bantul, Yogyakarta

by Nyoman Nadiana
February 26, 2026
0
Berkunjung dan Belajar ke Desa Wisata Krebet, Bantul, Yogyakarta

TANGGAL 4-8 Februari 2026 lalu, saya kembali menapaki Jakarta. Saya berkesempatan terlibat di pameran INACRAFT 2026, pameran craft dan textile...

Read moreDetails

Hujan Februari di Istana Maskerdam: Ziarah Romantis KEMAS UNUD di Situs Puri Agung Karangasem

by Kadek Surya Jayadi
February 21, 2026
0
Hujan Februari di Istana Maskerdam: Ziarah Romantis KEMAS UNUD di Situs Puri Agung Karangasem

RINTIK hujan mengiringi perjalanan kami Keluarga Mahasiswa Sejarah (KEMAS) Universitas Udayana, menuju Puri Agung Karangasem, Jumat 20 Februari 2026. Percuma...

Read moreDetails
Next Post
Warisan Benda Pusaka — Batavia, Kota yang Kita Baca dari Cerita Lenong Denes Pusaka Budaya

Warisan Benda Pusaka --- Batavia, Kota yang Kita Baca dari Cerita Lenong Denes Pusaka Budaya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co