3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Kupang, Jejak Akademik dan Pesona Timur Nusantara

Ahmad Sihabudin by Ahmad Sihabudin
December 2, 2025
in Tualang
Kupang, Jejak Akademik dan Pesona Timur Nusantara

Lasiana Beach Kupang / Foto Dok.Penulis

KOTA di timur Indonesia yang termasuk sering saya dan istri kunjungi adalah Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebagian besar perjalanan kami ke kota ini berlangsung dalam rangka tugas akademik, baik sebagai narasumber seminar maupun penguji disertasi di Universitas Nusa Cendana (Undana). Namun, di sela-sela kesibukan itu, kami selalu menyempatkan diri menjelajahi keindahan alam dan budaya lokal Kupang yang penuh warna.

Kunjungan pertama saya ke Kupang terjadi dalam rangka kegiatan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Waktu itu saya diminta berbicara tentang pentingnya menjaga kepemilikan tanah di tengah arus jual beli lahan yang kian marak. Saya mengajak masyarakat agar tidak mudah menjual tanahnya, sebab tanah adalah modal kehidupan dan sumber kekayaan yang bernilai jangka panjang.

Bersama istri tercinta di Pantai Lasiana | Foto Dok.Penulis

Di kesempatan lain, saya mendapat undangan dari Sekolah Tinggi Keuskupan Kupang untuk berbicara tentang toleransi kehidupan beragama di Banten, sebuah tema yang terasa dekat dengan kehidupan masyarakat Kupang yang plural dan harmonis. Kunjungan berikutnya membawa saya kembali ke Kupang sebagai penguji disertasi di Program Doktoral Administrasi Publik FISIP Undana, pengalaman yang selalu memberi energi baru dalam dunia akademik.

Namun, Kupang bukan sekadar tempat bekerja. Ia juga menawarkan pesona alam yang memikat, terutama di sepanjang garis pantainya. Salah satu yang paling terkenal adalah Pantai Lasiana, terletak di Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kupang Tengah.

Pantai ini hanya sekitar 15 menit dari pusat kota, dengan hamparan pasir putih lembut dan deretan pohon lontar yang berayun ditiup angin laut. Di sore hari, matahari tenggelam perlahan di ufuk barat, meninggalkan semburat jingga di langit yang begitu indah. Suasana hangat terasa ketika warga berkumpul menikmati kelapa muda, jagung bakar, atau sekadar bercengkerama bersama keluarga. Pantai Lasiana bagi saya adalah wajah asli Kupang; sederhana, alami, dan menenangkan.

Makan malam di pantai Oesoepa bersama Pastur Romo Maxi, dan  Prof. Alo Liliweri | Foto Dok.Penulis

Tak jauh dari sana, ada Pantai Oesapa, yang lebih dikenal sebagai tempat bersantai di sore dan malam hari. Di sepanjang pantainya berjejer warung tenda dan kafe sederhana. Hari masih pukul 12 siang WIT waktu kami bersama Romo Maxi berkunjung ke salah satu kafe yang ada di Pantai Oesapa. Sesungguhnya kafe masih tutup. Namun karena yang datang adalah kami dan Romo Maxi, maka pemilik kafe langsung membuka kafe itu. Rupanya seorang pastur sangat dihormati di Kupang. Sungguh pengalaman dan pelajaran yang sangat berharga.

Menjelang malam, suasana berubah menjadi semarak; aroma ikan bakar yang baru diangkat dari bara api menyebar ke udara, bercampur dengan suara ombak kecil yang memukul pantai. Tempat ini menjadi ruang pertemuan antara masyarakat lokal dan pengunjung, tempat orang bercakap santai sambil menikmati kopi khas Kupang dan marning jagung goreng yang gurih.

Lalu ada Pantai Ketapang Satu di kawasan Kota Lama, yang dinamai dari pohon ketapang besar di atas karang. Dari sini, pandangan mata mengarah langsung ke laut lepas. Anginnya sejuk, dan suasananya damai. Pantai ini sering menjadi lokasi favorit bagi mereka yang ingin menikmati sunset dengan tenang, tanpa keramaian. Suasana senja di Ketapang Satu terasa reflektif, seolah alam sedang mengajak kita berhenti sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan.

Pantai Kelapa Lima Kupang | Foto Dok. Penulis

Selain ketiga pantai tersebut, Kupang juga memiliki destinasi lain yang tak kalah indah seperti Pantai Tablolong dengan air jernih dan spot snorkeling-nya, Pantai Batu Nona yang sarat legenda, serta pantai-pantai di Pulau Semau seperti Otan dan Uitiuhtuan yang masih alami dan tenang. Setiap pantai di Kupang menyuguhkan keindahan berbeda, namun sama-sama memancarkan semangat ketulusan masyarakat timur yang bersahaja.

***

Dan tentu, perjalanan ke Kupang tidak lengkap tanpa menikmati kuliner lautnya yang segar. Kota ini dikenal sebagai surganya ikan bakar dan hidangan seafood. Salah satu kawasan kuliner paling populer adalah Kampung Solor, di mana setiap malam deretan warung tenda dipenuhi aroma ikan bakar, cumi-cumi, dan udang segar. Suasana ramai namun akrab; para pedagang menyapa dengan senyum, sementara pengunjung menikmati makanan sambil memandang laut yang temaram.

Menghadiri jamuan makan malam di RM Suka Ramai Kupang | Foto Dok.Penulis

 
Bersama Pastur Romo Maxi di kafe Pantai Oesapa | Foto Dok.Penulis

Selain Kampung Solor, ada beberapa rumah makan terkenal yang menjadi favorit banyak orang. Restoran Nelayan di Jalan Timor Raya menyajikan aneka hidangan laut dengan cita rasa khas Kupang, gurih, pedas, dan segar. Taman Laut Handayani juga populer karena tempatnya nyaman dan menampilkan panorama laut yang menenangkan. Tak kalah menarik, RM Suka Ramai Seafood di jalur by-pass Eltari menyajikan berbagai menu laut dengan sambal khas Kupang yang menggugah selera. Semua tempat itu memberi pengalaman kuliner yang tidak hanya lezat, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat.

Kupang bagi saya bukan sekadar kota tujuan dinas, melainkan ruang pertemuan antara ilmu, alam, dan rasa. Di sini saya belajar banyak hal tentang kesederhanaan hidup, ketulusan masyarakat timur, serta betapa kayanya negeri ini dengan keindahan yang tak pernah habis dieksplorasi. Setiap kunjungan ke Kupang selalu menghadirkan cerita baru, kenangan yang melekat, dan kerinduan untuk kembali menikmati senja di tepi Pantai Lasiana sambil menyeruput kopi panas dan memandang laut yang tenang. [T]

Penulis: Ahmad Sihabudin
Editor: Adnyana Ole

Tags: KupangNTTPariwisatapariwisata bahari
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Anak-anak Luka di Dunia Maya — Sekumpulan Puisi

Next Post

Warisan Benda Pusaka — Batavia, Kota yang Kita Baca dari Cerita Lenong Denes Pusaka Budaya

Ahmad Sihabudin

Ahmad Sihabudin

Dosen Komunikasi Lintas Budaya, Fisip, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Banten

Related Posts

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
0
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

Read moreDetails

Ke Pacet Mereka Kembali

by Jaswanto
June 2, 2026
0
Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

Read moreDetails

Mereka Menunggu di Setia Darma 

by Dede Putra Wiguna
May 29, 2026
0
Mereka Menunggu di Setia Darma 

LANGIT mendung siang itu terasa menenangkan. Sepasang turis asing berjalan pelan menyusuri jalan kecil yang dikelilingi semak dan rimbun pohon....

Read moreDetails

Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

by I Nyoman Tingkat
May 27, 2026
0
Refleksi Study Tiru ke Baduy Luar 

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se-Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Kamis Umanis Gumbreg,...

Read moreDetails

Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

by Chusmeru
May 25, 2026
0
Menilik Petilasan Gajah Mada di Kebumen: Upaya Literasi Sejarah

MENYIMPAN jejak sejarah panjang, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah mungkin tak setenar kota-kota besar di Indonesia. Namun keberadaan Kebumen tak bisa...

Read moreDetails

Kota Tua Tak Pernah Mati

by I Nyoman Tingkat
May 24, 2026
0
Kota Tua Tak Pernah Mati

PROGRAM Study Tiru selama tiga hari bersama Panglingsir/Bandesa Adat se- Badung dengan tujuan utama ke Baduy Luar pada Jumat Paing...

Read moreDetails

Oleh-Oleh dari Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 23, 2026
0
Oleh-Oleh dari Baduy Luar

MENGIKUTI rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan Study Tiru ke Baduy Luar, Provinsi Banten, Jumat Paing Gumbreg 15 Mei 2026,...

Read moreDetails

Berguru ke Baduy Luar

by I Nyoman Tingkat
May 21, 2026
0
Berguru ke Baduy Luar

SETELAH rombongan Desa Adat se-Kabupaten Badung melakukan persembahyangan di Pura Aditya Jaya Rawangun Jakarta Timur pada Kamis Umanis Gumbreg, 14...

Read moreDetails

BTR Ultra 2026 dan Hal-hal yang Menjadikannya Prestisius

by Julio Saputra
May 20, 2026
0
BTR Ultra 2026 dan Hal-hal yang Menjadikannya Prestisius

Roses are red Violets are blue 106,20 KM? WTF is wrong with you? SEBUAH papan merah bertuliskan kata-kata di atas...

Read moreDetails

Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

by Chusmeru
April 30, 2026
0
Mengenal Banyumas, Wisata Alam dan Kuliner yang Autentik

NAMA Kabupaten Banyumas selalu identik dengan bahasa “Ngapak” yang sering dijadikan lelucon dalam film dan komedi. Banyumas lantas seolah mendapat...

Read moreDetails
Next Post
Warisan Benda Pusaka — Batavia, Kota yang Kita Baca dari Cerita Lenong Denes Pusaka Budaya

Warisan Benda Pusaka --- Batavia, Kota yang Kita Baca dari Cerita Lenong Denes Pusaka Budaya

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co