25 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Stop di Silat, Sukses di Muaythai — Kadek Bayu Suteja Raih Medali Emas di Porprov Bali 2025

Son Lomri by Son Lomri
September 8, 2025
in Persona
Stop di Silat, Sukses di Muaythai — Kadek Bayu Suteja Raih Medali Emas di Porprov Bali 2025

Kadek Bayu Suteja

KADEK Bayu Suteja, atau biasa disapa Bayu itu, berhasil bertarung dengan baik di pertandingan kedua cabang olahraga Muaythai pada Kejuaraan Porprov Bali 2025, di Denpasar, 4 September.

Pukulan, siku atau elbow, dan tendangan kakinya berhasil masuk ke wajah lawannya hingga merobek kulit. Ketika itu, Bayu mewakili Buleleng melawan Kadek Angga, Denpasar, setelah dua hari sebelumnya menang melawan Wisnu asal Jembrana.

Di ronde ketiga, ronde terakhir, menjadi momentum Bayu sebagai atlet yang berhasil menumpahkan kemenangan selain darah. Ia pandai memanfaatkan situasi lawannya (Kadek Angga), yang mulai terkuras energinya setelah melepas semua tendangan-pukulan di awal-tengah ronde.

Tinjuan Bayu cukup lincah masuk ke wajah lawan di ronde terakhir. Siku masuk ke wajah, tendangan masuk ke paha-ke dada, dan terakhir masuk ke pelipis mata. Lawan berdarah di bagian itu. Bayu kembali menatapnya di ujung sudut, mengatur napas dan berpikir siasat di sela wasit melerai.

Lonceng berbunyi. Ketika ia bergeliat-lanjut kembali bertarung dengan semua pukulan dilepaskan sekuat tenaga hingga berhasil memojokkan lawan ke pembatas ring, segera wasit menghentikan pertandingan dan menjatuhkan Bayu pada kemenangan.

“Saya masuk ke babak selanjutnya, final, melawan Baim (sapaan akrab lawannya) dari Badung,” kata Kadek Bayu Suteja, ketika ditemui tatkala.co di Kampus Undiksha di Jinengdalem, Singaraja, Senin, 8 September, 2025.

Tapi di pertandingan ketiga itu pada babak final di ronde kedua, kata Bayu, ia justru kecolongan siasat dan banyak defensif sampai ronde terakhir. Yang dianggapnya energi lawan sudah mau habis, ternyata masih ada dan banyak mengeluarkan pukulan, tendangan dan elbow secara brutal ke wajah ke dadanya.

Tapi di babak berikutnya, berganti Bayu jual-beli pukulan karena mengingat itu adalah hari terakhir, dan proses yang sudah dilaluinya juga sangat panjang, ia menuntaskannya dengan kalap.

Kadek Bayu Suteja (paling tengah) raih medali emas di cabor Muaythai Porprov Bali 2025 | Foto: Ist

“Saya menang dengan rasa cape yang tinggi,” kata Bayu saat bercerita tentang pertandingan yang membuatnya kwalahan adalah babak final.

Di Bali, Kadek Bayu Suteja, kelahiran Kalibukbuk, 21 Juni 2004 itu, memang bukan nama sembarang, bukan sebagai atlet muda bau kencur. Nyalinya sudah teruji di lomba-lomba bergengsi sebelumnya, pernah meraih emas selain pada Porprov Bali di tahun sekarang.

Di awal tahun 2018, Bayu pernah sabet Juara 1 Laga Tanding Muaythai Putra dengan berat 45 kg pada ajang Kejurnas, di Jawa Timur. Menyusul Juara 3 pada laga dan ajang yang sama di Jakarta Selatan, akhir tahun 2018.

Lanjut Juara 2 Laga Muaythai 51 kg putra Exbhition Porprov Bali (2019), Juara 1 Laga Muaythai 51 kg putra di Mai Duel (2021), Juara 2 Laga Muaythai 48 kg putra di Bupati Cup Klungkung 1 (2022), Juara 1 Laga Muaythai 48 kg putra Porprov Bali (2022), Juara 2 Laga Muaythai 51 kg putra di Bupati Cup Klungkung 2 (2023), dan winner rumble night promotion 51 kg putra di Denpasar (2025).

Kadek Bayu Suteja, Atlet Muda Muaythai yang Dilatih Sampai Muntah

Proses emas Kadek Bayu Suteja yang dilakoninya beberapa tahun terakhir itu, juga tahun sekarang, tidak terlepas dari pengalamnnya dulu. Pengalaman dirinya pernah mencicipi silat, tapi gagal karena tubuhnya gendut, juga menyisakan satu jurus; menendang.

“Saya dulu, waktu kelas 4 SD, saya pernah ikutan silat, latihan di bapak saya, tapi saya tidak lanjut karena ukuran tubuh saya gendut,” kata Bayu humor.

Kalung medali emas untuk Bayu | Foto: Ist

Agak cukup lama ia berhenti di dunia persilatan karena menganggap dirinya tak lincah. Tapi saat itu, ia pernah ikut latihan cukup panjang. Beberapa jurus sederhana dari silat itu, juga pernah dikuasainya, tapi mundur sebelum tahu betul dunia persilatan.

“Tapi setidaknya saya bisa menendang. Haha,” ucap Bayu humor.

Menginjak umur remaja, tepatnya saat SMP tahun 2017, Bayu ikut masuk ke dunia Muaythai dilatih sang bapak. Saat itu, perguruan Walet Putih aliran silat lokal milik bapaknya Gede Sudarma atau dikenal sebagai Pak Buda, berubah menjadi Walet Fighter Club di Lovina dengan aliran Muaythai.

“Saya masuk Muaythai itu tahun 2017, dilatih oleh Bapak disuruh oleh Ibu,” aku Bayu.

Di Muaythai, pun Bayu tidak lupa pada ibunya yang menyuruhnya untuk mencoba beladiri Muaythai. Setelah silat dirasa kurang cocok untuknya berprestasi, ternyata pilihan ibunya membuahkan proses panjang dengan hasil yang puas.

Bayu adalah anak kedua dari pasangan Gede Sudarma dan Luh Parmita. Bayu memiliki kakak bernama Gede David Subrata, yang juga seorang atlet bela diri dan pernah juara di Porprov Bali 2019 dengan cabang olahraga Wushu Sandha. Keluarga mereka adalah petarung dengan ibu penyayang, bapak pendidik yang baik.

Proses latihan Bayu Suteja | Foto: Ist

Selama proses latihan pada ajang Porprov Bali 2025, Bayu digenjot habis-habisan oleh sang bapak. Tak mengenal anak atau siapapun, sang bapak melatihnya dengan sungguh-sungguh.

Empat bulan dari Mei-Agustus, Bayu digembleng hingga muntah dan berdarah, juga menangis sebelum bertanding.

“Proses latihan yang cukup keras ada di bagian fisik. Karena kata bapak, bagian fisik itu penting dibentuk agar tahan saat dipukul dan ditendang,” kata Bayu menjelaskan proses latihannya sangat ekstra.

Sampai di situ, ia juga menjelaskan, Bapak mengajarkan mental yang kuat dengan cara muridnya diadu, alias sparing partner. Tentu, apa-apa yang dilakukan sang bapak ketika latihan, sebanding dengan hasilnya; Juara 1 Muaythai Laga Putra 48 kg di Porprov Bali 2025.

Selamat Kadek Bayu Suteja. Semoga emas mengalir selalu di tubuhmu. Hehe. Merdeka. [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Tiga Sekawan dari Pakisan Persembahkan Emas Pertama untuk Buleleng di Cabor Sepak Takraw Porprov Bali 2025
38 Tahun Desa Pakisan Jadi Sarang Atlet Sepak Takraw Buleleng
Tags: bulelengKONI BulelengMuay ThaiolahragaPorprov Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Euforia Baleganjur Ngarap di Tengah Ekosistem Balaganjur Ngarap yang Tak Subur — Catatan dari Lomba HUT Kota Negara 2025

Next Post

Demokrasi Ala Leluhur Bali – Membaca Peribahasa “Clebingkah Batan Biu, Gumi Linggah Ajak Liu”

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails

I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

by Made Susanta Dwitanaya
March 26, 2026
0
I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

Read moreDetails

Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
March 13, 2026
0
Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

DI dalam stan pameran Kasanga Festival 2026 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, deretan ogoh-ogoh mini berdiri rapi menunggu penilaian. Suasana...

Read moreDetails
Next Post
Demokrasi Ala Leluhur Bali – Membaca Peribahasa “Clebingkah Batan Biu, Gumi Linggah Ajak Liu”

Demokrasi Ala Leluhur Bali – Membaca Peribahasa "Clebingkah Batan Biu, Gumi Linggah Ajak Liu"

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska
Khas

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil
Persona

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

by Jaswanto
June 24, 2026
Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring
Esai

Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring

SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut...

by Azhari M. Latief
June 24, 2026
‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Pentas

‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026

RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di...

by Yudi Laksana
June 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Topeng Politik dan Ujian Demokrasi Indonesia

SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan...

by I Made Pria Dharsana
June 24, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Membaca Demokrasi Abu-Abu Indonesia

LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis...

by Chusmeru
June 24, 2026
Duri Akar dan “Sungga”
Bahasa

Duri Akar dan “Sungga”

SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan...

by Komang Berata
June 24, 2026
Bubarkan DPR: Amarah Publik, Krisis Representasi, dan Ancaman Demokrasi
Opini

Penangguhan Tahanan dan Ujian Kesetaraan Hukum

PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam...

by Ruben Cornelius Siagian
June 24, 2026
Kawasan Titik Nol Sudah Menyala —Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Kota Singaraja
Pemerintahan

Kawasan Titik Nol Sudah Menyala —Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Kota Singaraja

SINGARAJA – TATKALA.CO | Wajah baru kawasan Titik Nol Kota Singaraja mulai terlihat. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil...

by tatkala
June 24, 2026
Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co