14 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Stop di Silat, Sukses di Muaythai — Kadek Bayu Suteja Raih Medali Emas di Porprov Bali 2025

Son Lomri by Son Lomri
September 8, 2025
in Persona
Stop di Silat, Sukses di Muaythai — Kadek Bayu Suteja Raih Medali Emas di Porprov Bali 2025

Kadek Bayu Suteja

KADEK Bayu Suteja, atau biasa disapa Bayu itu, berhasil bertarung dengan baik di pertandingan kedua cabang olahraga Muaythai pada Kejuaraan Porprov Bali 2025, di Denpasar, 4 September.

Pukulan, siku atau elbow, dan tendangan kakinya berhasil masuk ke wajah lawannya hingga merobek kulit. Ketika itu, Bayu mewakili Buleleng melawan Kadek Angga, Denpasar, setelah dua hari sebelumnya menang melawan Wisnu asal Jembrana.

Di ronde ketiga, ronde terakhir, menjadi momentum Bayu sebagai atlet yang berhasil menumpahkan kemenangan selain darah. Ia pandai memanfaatkan situasi lawannya (Kadek Angga), yang mulai terkuras energinya setelah melepas semua tendangan-pukulan di awal-tengah ronde.

Tinjuan Bayu cukup lincah masuk ke wajah lawan di ronde terakhir. Siku masuk ke wajah, tendangan masuk ke paha-ke dada, dan terakhir masuk ke pelipis mata. Lawan berdarah di bagian itu. Bayu kembali menatapnya di ujung sudut, mengatur napas dan berpikir siasat di sela wasit melerai.

Lonceng berbunyi. Ketika ia bergeliat-lanjut kembali bertarung dengan semua pukulan dilepaskan sekuat tenaga hingga berhasil memojokkan lawan ke pembatas ring, segera wasit menghentikan pertandingan dan menjatuhkan Bayu pada kemenangan.

“Saya masuk ke babak selanjutnya, final, melawan Baim (sapaan akrab lawannya) dari Badung,” kata Kadek Bayu Suteja, ketika ditemui tatkala.co di Kampus Undiksha di Jinengdalem, Singaraja, Senin, 8 September, 2025.

Tapi di pertandingan ketiga itu pada babak final di ronde kedua, kata Bayu, ia justru kecolongan siasat dan banyak defensif sampai ronde terakhir. Yang dianggapnya energi lawan sudah mau habis, ternyata masih ada dan banyak mengeluarkan pukulan, tendangan dan elbow secara brutal ke wajah ke dadanya.

Tapi di babak berikutnya, berganti Bayu jual-beli pukulan karena mengingat itu adalah hari terakhir, dan proses yang sudah dilaluinya juga sangat panjang, ia menuntaskannya dengan kalap.

Kadek Bayu Suteja (paling tengah) raih medali emas di cabor Muaythai Porprov Bali 2025 | Foto: Ist

“Saya menang dengan rasa cape yang tinggi,” kata Bayu saat bercerita tentang pertandingan yang membuatnya kwalahan adalah babak final.

Di Bali, Kadek Bayu Suteja, kelahiran Kalibukbuk, 21 Juni 2004 itu, memang bukan nama sembarang, bukan sebagai atlet muda bau kencur. Nyalinya sudah teruji di lomba-lomba bergengsi sebelumnya, pernah meraih emas selain pada Porprov Bali di tahun sekarang.

Di awal tahun 2018, Bayu pernah sabet Juara 1 Laga Tanding Muaythai Putra dengan berat 45 kg pada ajang Kejurnas, di Jawa Timur. Menyusul Juara 3 pada laga dan ajang yang sama di Jakarta Selatan, akhir tahun 2018.

Lanjut Juara 2 Laga Muaythai 51 kg putra Exbhition Porprov Bali (2019), Juara 1 Laga Muaythai 51 kg putra di Mai Duel (2021), Juara 2 Laga Muaythai 48 kg putra di Bupati Cup Klungkung 1 (2022), Juara 1 Laga Muaythai 48 kg putra Porprov Bali (2022), Juara 2 Laga Muaythai 51 kg putra di Bupati Cup Klungkung 2 (2023), dan winner rumble night promotion 51 kg putra di Denpasar (2025).

Kadek Bayu Suteja, Atlet Muda Muaythai yang Dilatih Sampai Muntah

Proses emas Kadek Bayu Suteja yang dilakoninya beberapa tahun terakhir itu, juga tahun sekarang, tidak terlepas dari pengalamnnya dulu. Pengalaman dirinya pernah mencicipi silat, tapi gagal karena tubuhnya gendut, juga menyisakan satu jurus; menendang.

“Saya dulu, waktu kelas 4 SD, saya pernah ikutan silat, latihan di bapak saya, tapi saya tidak lanjut karena ukuran tubuh saya gendut,” kata Bayu humor.

Kalung medali emas untuk Bayu | Foto: Ist

Agak cukup lama ia berhenti di dunia persilatan karena menganggap dirinya tak lincah. Tapi saat itu, ia pernah ikut latihan cukup panjang. Beberapa jurus sederhana dari silat itu, juga pernah dikuasainya, tapi mundur sebelum tahu betul dunia persilatan.

“Tapi setidaknya saya bisa menendang. Haha,” ucap Bayu humor.

Menginjak umur remaja, tepatnya saat SMP tahun 2017, Bayu ikut masuk ke dunia Muaythai dilatih sang bapak. Saat itu, perguruan Walet Putih aliran silat lokal milik bapaknya Gede Sudarma atau dikenal sebagai Pak Buda, berubah menjadi Walet Fighter Club di Lovina dengan aliran Muaythai.

“Saya masuk Muaythai itu tahun 2017, dilatih oleh Bapak disuruh oleh Ibu,” aku Bayu.

Di Muaythai, pun Bayu tidak lupa pada ibunya yang menyuruhnya untuk mencoba beladiri Muaythai. Setelah silat dirasa kurang cocok untuknya berprestasi, ternyata pilihan ibunya membuahkan proses panjang dengan hasil yang puas.

Bayu adalah anak kedua dari pasangan Gede Sudarma dan Luh Parmita. Bayu memiliki kakak bernama Gede David Subrata, yang juga seorang atlet bela diri dan pernah juara di Porprov Bali 2019 dengan cabang olahraga Wushu Sandha. Keluarga mereka adalah petarung dengan ibu penyayang, bapak pendidik yang baik.

Proses latihan Bayu Suteja | Foto: Ist

Selama proses latihan pada ajang Porprov Bali 2025, Bayu digenjot habis-habisan oleh sang bapak. Tak mengenal anak atau siapapun, sang bapak melatihnya dengan sungguh-sungguh.

Empat bulan dari Mei-Agustus, Bayu digembleng hingga muntah dan berdarah, juga menangis sebelum bertanding.

“Proses latihan yang cukup keras ada di bagian fisik. Karena kata bapak, bagian fisik itu penting dibentuk agar tahan saat dipukul dan ditendang,” kata Bayu menjelaskan proses latihannya sangat ekstra.

Sampai di situ, ia juga menjelaskan, Bapak mengajarkan mental yang kuat dengan cara muridnya diadu, alias sparing partner. Tentu, apa-apa yang dilakukan sang bapak ketika latihan, sebanding dengan hasilnya; Juara 1 Muaythai Laga Putra 48 kg di Porprov Bali 2025.

Selamat Kadek Bayu Suteja. Semoga emas mengalir selalu di tubuhmu. Hehe. Merdeka. [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Tiga Sekawan dari Pakisan Persembahkan Emas Pertama untuk Buleleng di Cabor Sepak Takraw Porprov Bali 2025
38 Tahun Desa Pakisan Jadi Sarang Atlet Sepak Takraw Buleleng
Tags: bulelengKONI BulelengMuay ThaiolahragaPorprov Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Euforia Baleganjur Ngarap di Tengah Ekosistem Balaganjur Ngarap yang Tak Subur — Catatan dari Lomba HUT Kota Negara 2025

Next Post

Demokrasi Ala Leluhur Bali – Membaca Peribahasa “Clebingkah Batan Biu, Gumi Linggah Ajak Liu”

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

“Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails
Next Post
Demokrasi Ala Leluhur Bali – Membaca Peribahasa “Clebingkah Batan Biu, Gumi Linggah Ajak Liu”

Demokrasi Ala Leluhur Bali – Membaca Peribahasa "Clebingkah Batan Biu, Gumi Linggah Ajak Liu"

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12
Ulas Film

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

PERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...

by Arya Dhamma Nanda
September 13, 2026
Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

MATAHARI kian meninggi di atas cakrawala, tetapi pelataran sekolah masih terasa lengang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sementara...

by Dodik Suprayogi
September 13, 2026
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar
Puisi

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang
Esai

STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang

Ada sesuatu yang ganjil pada jalan-jalan Bali hari ini. Mereka semakin ramai, semakin lebar, semakin terang, semakin mahal. Tetapi entah...

by Wayan Gde Yudane
September 13, 2026
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali
Panggung

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Penyakit Autoimun, Ketika Salah Satu Musuh Paling Berbahaya Adalah Diri Sendiri

SAINS tak menjawab semua pertanyaan manusia. Di bidang medis misalnya, apa penyebab penyakit autoimun, seperti penyakit lupus? Sains belum memberikan...

by Putu Arya Nugraha
September 13, 2026
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali
Khas

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co