5 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Stop di Silat, Sukses di Muaythai — Kadek Bayu Suteja Raih Medali Emas di Porprov Bali 2025

Son Lomri by Son Lomri
September 8, 2025
in Persona
Stop di Silat, Sukses di Muaythai — Kadek Bayu Suteja Raih Medali Emas di Porprov Bali 2025

Kadek Bayu Suteja

KADEK Bayu Suteja, atau biasa disapa Bayu itu, berhasil bertarung dengan baik di pertandingan kedua cabang olahraga Muaythai pada Kejuaraan Porprov Bali 2025, di Denpasar, 4 September.

Pukulan, siku atau elbow, dan tendangan kakinya berhasil masuk ke wajah lawannya hingga merobek kulit. Ketika itu, Bayu mewakili Buleleng melawan Kadek Angga, Denpasar, setelah dua hari sebelumnya menang melawan Wisnu asal Jembrana.

Di ronde ketiga, ronde terakhir, menjadi momentum Bayu sebagai atlet yang berhasil menumpahkan kemenangan selain darah. Ia pandai memanfaatkan situasi lawannya (Kadek Angga), yang mulai terkuras energinya setelah melepas semua tendangan-pukulan di awal-tengah ronde.

Tinjuan Bayu cukup lincah masuk ke wajah lawan di ronde terakhir. Siku masuk ke wajah, tendangan masuk ke paha-ke dada, dan terakhir masuk ke pelipis mata. Lawan berdarah di bagian itu. Bayu kembali menatapnya di ujung sudut, mengatur napas dan berpikir siasat di sela wasit melerai.

Lonceng berbunyi. Ketika ia bergeliat-lanjut kembali bertarung dengan semua pukulan dilepaskan sekuat tenaga hingga berhasil memojokkan lawan ke pembatas ring, segera wasit menghentikan pertandingan dan menjatuhkan Bayu pada kemenangan.

“Saya masuk ke babak selanjutnya, final, melawan Baim (sapaan akrab lawannya) dari Badung,” kata Kadek Bayu Suteja, ketika ditemui tatkala.co di Kampus Undiksha di Jinengdalem, Singaraja, Senin, 8 September, 2025.

Tapi di pertandingan ketiga itu pada babak final di ronde kedua, kata Bayu, ia justru kecolongan siasat dan banyak defensif sampai ronde terakhir. Yang dianggapnya energi lawan sudah mau habis, ternyata masih ada dan banyak mengeluarkan pukulan, tendangan dan elbow secara brutal ke wajah ke dadanya.

Tapi di babak berikutnya, berganti Bayu jual-beli pukulan karena mengingat itu adalah hari terakhir, dan proses yang sudah dilaluinya juga sangat panjang, ia menuntaskannya dengan kalap.

Kadek Bayu Suteja (paling tengah) raih medali emas di cabor Muaythai Porprov Bali 2025 | Foto: Ist

“Saya menang dengan rasa cape yang tinggi,” kata Bayu saat bercerita tentang pertandingan yang membuatnya kwalahan adalah babak final.

Di Bali, Kadek Bayu Suteja, kelahiran Kalibukbuk, 21 Juni 2004 itu, memang bukan nama sembarang, bukan sebagai atlet muda bau kencur. Nyalinya sudah teruji di lomba-lomba bergengsi sebelumnya, pernah meraih emas selain pada Porprov Bali di tahun sekarang.

Di awal tahun 2018, Bayu pernah sabet Juara 1 Laga Tanding Muaythai Putra dengan berat 45 kg pada ajang Kejurnas, di Jawa Timur. Menyusul Juara 3 pada laga dan ajang yang sama di Jakarta Selatan, akhir tahun 2018.

Lanjut Juara 2 Laga Muaythai 51 kg putra Exbhition Porprov Bali (2019), Juara 1 Laga Muaythai 51 kg putra di Mai Duel (2021), Juara 2 Laga Muaythai 48 kg putra di Bupati Cup Klungkung 1 (2022), Juara 1 Laga Muaythai 48 kg putra Porprov Bali (2022), Juara 2 Laga Muaythai 51 kg putra di Bupati Cup Klungkung 2 (2023), dan winner rumble night promotion 51 kg putra di Denpasar (2025).

Kadek Bayu Suteja, Atlet Muda Muaythai yang Dilatih Sampai Muntah

Proses emas Kadek Bayu Suteja yang dilakoninya beberapa tahun terakhir itu, juga tahun sekarang, tidak terlepas dari pengalamnnya dulu. Pengalaman dirinya pernah mencicipi silat, tapi gagal karena tubuhnya gendut, juga menyisakan satu jurus; menendang.

“Saya dulu, waktu kelas 4 SD, saya pernah ikutan silat, latihan di bapak saya, tapi saya tidak lanjut karena ukuran tubuh saya gendut,” kata Bayu humor.

Kalung medali emas untuk Bayu | Foto: Ist

Agak cukup lama ia berhenti di dunia persilatan karena menganggap dirinya tak lincah. Tapi saat itu, ia pernah ikut latihan cukup panjang. Beberapa jurus sederhana dari silat itu, juga pernah dikuasainya, tapi mundur sebelum tahu betul dunia persilatan.

“Tapi setidaknya saya bisa menendang. Haha,” ucap Bayu humor.

Menginjak umur remaja, tepatnya saat SMP tahun 2017, Bayu ikut masuk ke dunia Muaythai dilatih sang bapak. Saat itu, perguruan Walet Putih aliran silat lokal milik bapaknya Gede Sudarma atau dikenal sebagai Pak Buda, berubah menjadi Walet Fighter Club di Lovina dengan aliran Muaythai.

“Saya masuk Muaythai itu tahun 2017, dilatih oleh Bapak disuruh oleh Ibu,” aku Bayu.

Di Muaythai, pun Bayu tidak lupa pada ibunya yang menyuruhnya untuk mencoba beladiri Muaythai. Setelah silat dirasa kurang cocok untuknya berprestasi, ternyata pilihan ibunya membuahkan proses panjang dengan hasil yang puas.

Bayu adalah anak kedua dari pasangan Gede Sudarma dan Luh Parmita. Bayu memiliki kakak bernama Gede David Subrata, yang juga seorang atlet bela diri dan pernah juara di Porprov Bali 2019 dengan cabang olahraga Wushu Sandha. Keluarga mereka adalah petarung dengan ibu penyayang, bapak pendidik yang baik.

Proses latihan Bayu Suteja | Foto: Ist

Selama proses latihan pada ajang Porprov Bali 2025, Bayu digenjot habis-habisan oleh sang bapak. Tak mengenal anak atau siapapun, sang bapak melatihnya dengan sungguh-sungguh.

Empat bulan dari Mei-Agustus, Bayu digembleng hingga muntah dan berdarah, juga menangis sebelum bertanding.

“Proses latihan yang cukup keras ada di bagian fisik. Karena kata bapak, bagian fisik itu penting dibentuk agar tahan saat dipukul dan ditendang,” kata Bayu menjelaskan proses latihannya sangat ekstra.

Sampai di situ, ia juga menjelaskan, Bapak mengajarkan mental yang kuat dengan cara muridnya diadu, alias sparing partner. Tentu, apa-apa yang dilakukan sang bapak ketika latihan, sebanding dengan hasilnya; Juara 1 Muaythai Laga Putra 48 kg di Porprov Bali 2025.

Selamat Kadek Bayu Suteja. Semoga emas mengalir selalu di tubuhmu. Hehe. Merdeka. [T]

Reporter/Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Tiga Sekawan dari Pakisan Persembahkan Emas Pertama untuk Buleleng di Cabor Sepak Takraw Porprov Bali 2025
38 Tahun Desa Pakisan Jadi Sarang Atlet Sepak Takraw Buleleng
Tags: bulelengKONI BulelengMuay ThaiolahragaPorprov Bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Euforia Baleganjur Ngarap di Tengah Ekosistem Balaganjur Ngarap yang Tak Subur — Catatan dari Lomba HUT Kota Negara 2025

Next Post

Demokrasi Ala Leluhur Bali – Membaca Peribahasa “Clebingkah Batan Biu, Gumi Linggah Ajak Liu”

Son Lomri

Son Lomri

Mahasiswa Undikhsa, tinggal di Singaraja

Related Posts

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails

I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

by Made Susanta Dwitanaya
March 26, 2026
0
I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

NYALUK Sandi Kala (memasuki peralihan dari siang ke malam) di hari Pangrupukan di Desa  Tampaksiring, yang semakin tahun  semakin dikenal...

Read moreDetails

Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
March 13, 2026
0
Tak Sekadar Bertanding, Gus Joni Rayakan Kreativitas di Kasanga Festival 2026

DI dalam stan pameran Kasanga Festival 2026 di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, deretan ogoh-ogoh mini berdiri rapi menunggu penilaian. Suasana...

Read moreDetails

Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Penghargaan ‘Bali Kerti Bhuana Mahottama’ untuk I Wayan Turun yang Telah Menulis Lebih dari 100 Karya Sastra

RASA senang dan bangga tampak dalam wajahnya. Ketika namanya disebut untuk menerima penghargaan Bali Kerthi Nugraha Mahottama, kakinya melangkah dengan...

Read moreDetails
Next Post
Demokrasi Ala Leluhur Bali – Membaca Peribahasa “Clebingkah Batan Biu, Gumi Linggah Ajak Liu”

Demokrasi Ala Leluhur Bali – Membaca Peribahasa "Clebingkah Batan Biu, Gumi Linggah Ajak Liu"

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Nalaskara’, Menafsir Nyala Siat Geni dalam Gerak yang Dinamis dan Penuh Semangat
Panggung

‘Nalaskara’, Menafsir Nyala Siat Geni dalam Gerak yang Dinamis dan Penuh Semangat

SOROT lampu panggung perlahan menghangatkan Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, Sabtu malam, 30 Mei 2026. Setelah denting gamelan...

by Dede Putra Wiguna
June 4, 2026
Cukup Telulas?
Bahasa

Cukup Telulas?

BISA jadi telanjur terbentuk stigma tiga belas identik dengan celaka, sial, dan segala bentuk ketidakberuntungan maka sangat penting diupayakan menghindari...

by Komang Berata
June 4, 2026
Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin
Esai

Sekaa Teruna: Menjaga Tradisi, Mencetak Pemimpin

DI tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat, generasi muda Bali menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Mereka...

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 4, 2026
Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?
Esai

Korespondensi, Masihkah Diajarkan di Sekolah Kini?

SIANG hari beberapa waktu lalu saat pulang kampung, saya membuka sebuah kotak lama berisi tumpukan surat. Kertas-kertas itu mulai menguning....

by Angga Wijaya
June 4, 2026
Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten
Tualang

Baduy Luar,  Etalase Pariwisata Banten

SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami...

by I Nyoman Tingkat
June 3, 2026
Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa
Bahasa

Dokter Gia: Pilihan Kata Mengolah Rasa

DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah...

by I Made Sudiana
June 3, 2026
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah
Khas

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral
Panggung

Dari Panggung Proklamasi di Desa Depeha: Ketika Siswa SD Mengumandangkan Kembali Teks Proklamasi yang Sakral

SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng....

by Komang Sujana
June 3, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan
Panggung

‘Ruwating Bumi’ —Tradisi Perang Gandu yang Menjelma Komposisi Semar Pegulingan

MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif
Panggung

Refleksi Harmoni dalam Panggung Seni —Ketika Mahasiswa Sendratasik UPMI Bali Merawat Tradisi Melalui Karya Inovatif

DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus...

by Dede Putra Wiguna
June 3, 2026
Pertemuan William James dan Vivekananda
Esai

Pertemuan William James dan Vivekananda

Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata,...

by Agung Sudarsa
June 3, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co