23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

3 Mahasiswa STAHN Mpu Kuturan: Kuliah, Bisnis Kopi “Mai Nongki”, dan Hadapi Tantangannya

Rusdy Ulu by Rusdy Ulu
March 5, 2025
in Khas
3 Mahasiswa STAHN Mpu Kuturan: Kuliah, Bisnis Kopi “Mai Nongki”, dan Hadapi Tantangannya

Tiga mahasiswa bisnis kopi keliling Mai Nongki

BERWIRAUSAHA sambil menjalani perkuliahan bukanlah hal yang mudah, tetapi tiga mahasiswa dari STAHN Mpu Kuturan Singaraja dengan begitu enjoi melakukannya: kuliah sambil bisnis kopi keliling.  

Tiga mahasiswa itu adalah Nyoman Ardana Pradnya Santosa, mahasiswa dari Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada; Made Wahyu Adinata dari Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali; dan I Luh Feby Lorensa dari Desa Penilikan, Kecamatan Oku, Sumatra Selatan.

Mereka kuliah pada jurusan yang sama, yakni Jurusan Dharma Duta, Program Studi Ilmu Komunikasi. Sehari-hari mereka bersahabat, baik di kampus mapun di luar kampus.  

Mereka membangun brand “Mai Nongki”, sebuah bisnis kopi keliling yang fleksibel. Mereka beroperasi di berbagai tempat di Buleleng. Lokasi tetap mereka di Pantai Pidada, Jl. Pidada, Banyuasri, Singaraja.

Membangun Mai Nongki sebagi bisnis atau jualan kopi keliling tentu bukan suatu hal yang mudah. Membutuhkan waktu dan juga pikiran yang tidak sedikit untuk membuat satu menu Mai Nongki.

“Saya sampai tidak bisa tidur seharian karena minum kopi untuk membuat resep kopi yang enak,” kata Wahyu, mahasiswa yang dari Desa Les itu.

Minuman Kopi dan juga non kopi dari Mai Nongki menggunakan produk UMKM lokal seperti gula juruh dari Desa Les untuk minuman kopi gula aren dan thai tea, juga garam dari Desa Les untuk membuat varian kopi caramel sea salt.

“Kami menggunakan kopi robusta dan arabika dari Wanegiri. Meskipun lokal kualitas dan cita rasa yang disuguhkan dari produk Mai Nongki sangat autentik,” ujar Wahyu.

Menurut Ardana, salah satu pendiri Mai Nongki, prinsip utama yang mereka pegang dalam bisnis ini adalah, “Di mana ada ruang, di sana kami berusaha.”

Artinya, mereka selalu mencari peluang untuk menghadirkan produk kopi berkualitas di berbagai lokasi strategis. Bisnis ini dirintis oleh tiga sahabat yang memiliki minat besar terhadap kopi dan ingin mengembangkan usaha berbasis passion mereka.

“Kami memulai bisnis ini sejak semester 7 dan hingga kini sudah berjalan sekitar enam bulan. Selama perjalanan ini, kami terus belajar dan berkembang agar bisnis ini semakin dikenal dan diminati oleh banyak orang,” ungkap Ardana.

Tim Mai Nongki siap hadapi tantangan dalam bisnis kopi keliling | Foto: Dok. Mai Nongki

Motivasi utama mereka dalam menjalankan usaha ini bukan hanya sekadar mencari keuntungan finansial, tetapi juga ingin membangun komunitas yang sesuai dengan filosofi nama Mai Nongki.

“Mai dalam bahasa Bali berarti ‘ke sini’, sedangkan Nongki adalah kependekan dari nongkrong, ngopi, dan diskusi. Dengan nama ini, kami ingin menciptakan lingkungan di mana pelanggan tidak hanya datang untuk menikmati kopi, tetapi juga bisa berdiskusi dan berbagi ide,” jelas Ardana.

Selain itu, Mai Nongki juga memiliki misi untuk memberikan wadah bagi mahasiswa dan pelajar yang ingin belajar tentang bisnis, manajemen keuangan, serta strategi pemasaran. Oleh karena itu, mereka merancang waktu operasional yang cukup fleksibel, yaitu hanya 4 jam per hari (16.00 – 20.00 WITA).

Dengan jadwal ini, tim mereka tetap dapat menjalankan aktivitas pendidikan di pagi hingga sore hari, lalu fokus bekerja di Mai Nongki pada malam harinya, serta masih memiliki waktu untuk mengerjakan tugas kuliah atau sekolah.

Saat ini, tim mereka juga telah berkembang dengan menambah 3 anggota baru, yang semakin memperkuat operasional bisnis ini.

Namun, perjalanan membangun Mai Nongki bukan tanpa hambatan. Feby mengungkapkan bahwa mereka pernah mengalami penolakan dari beberapa tempat usaha. “Kami pernah diusir dan dibentak karena beberapa lokasi sudah memiliki aturan dagang tertentu. Tidak semua tempat menerima pedagang baru dengan mudah,” tuturnya.

Tantangan lain datang dari munculnya kompetitor setelah Mai Nongki mulai dikenal. “Awalnya, Mai Nongki belum banyak dikenal di Pantai Pidada, tetapi setelah kami membangun branding dan mulai menarik pelanggan, tiba-tiba muncul usaha serupa yang langsung bersaing dengan kami. Itu sempat membuat kami down, tetapi kami sadar bahwa persaingan adalah hal yang wajar dalam dunia bisnis,” kata Wahyu.

Selain itu, jadwal perkuliahan yang padat, termasuk KKN dan skripsi, sempat membuat operasional Mai Nongki terhenti. “Ada masa di mana kami harus berhenti sementara karena tanggung jawab akademik. Membagi waktu antara kuliah dan bisnis bukan hal yang mudah, tetapi kami tetap berusaha agar Mai Nongki tetap berjalan,” tambah Ardana.

Meski menghadapi berbagai tantangan, ketiga mahasiswa ini tetap optimis terhadap masa depan usaha mereka. Dengan terus berinovasi dan membangun strategi pemasaran yang lebih kuat melaui media sosial dan mengikuti berbagai event, mereka yakin bahwa Mai Nongki bisa berkembang lebih jauh.

“Kami percaya bahwa setiap tantangan adalah bagian dari proses belajar. Dengan kreativitas dan ketekunan, kami yakin bisa membawa Mai Nongki ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Ardana.

Dengan semangat kewirausahaan yang tinggi, Mai Nongki membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkembang. Perjalanan mereka menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani memulai usaha meskipun di tengah kesibukan akademik. [T]

Reporter/Penulis: Rusdy Ulu
Editor: Adnyana Ole

Menyatunya Dingin Kintamani, Cipakan Lampu, Kopi dan Jaja Bantal…
Made Darsana, Kopi, Hutan, dan Ekonomi Berkelanjutan: Inspirasi dari Desa Wanagiri
Kopi dan Pemandangan Alam, Kopi dan Kelestarian Alam
Warung Kopi Tionghoa di Kampung Baru, 50 Tahun Jadi Saksi Pasang-Surut Kota Singaraja
Farm Brew & Co, Menikmati Kopi di Tanah Legendanya
Tags: coffee shopkedai kopikopiSTAHN Mpu Kuturan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

5 Pilihan Sepatu Sport New Balance Terlaris dan Terpopuler Sepanjang Masa

Next Post

Triyantra Murti dan Refleksi Ramayana: Kolaborasi Total Teater Lingkungan Karya Made Sidia

Rusdy Ulu

Rusdy Ulu

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails
Next Post
Triyantra Murti dan Refleksi Ramayana: Kolaborasi Total Teater Lingkungan Karya Made Sidia

Triyantra Murti dan Refleksi Ramayana: Kolaborasi Total Teater Lingkungan Karya Made Sidia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar
Tualang

Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari....

by Made Wirya
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co