24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

3 Mahasiswa STAHN Mpu Kuturan: Kuliah, Bisnis Kopi “Mai Nongki”, dan Hadapi Tantangannya

Rusdy Ulu by Rusdy Ulu
March 5, 2025
in Khas
3 Mahasiswa STAHN Mpu Kuturan: Kuliah, Bisnis Kopi “Mai Nongki”, dan Hadapi Tantangannya

Tiga mahasiswa bisnis kopi keliling Mai Nongki

BERWIRAUSAHA sambil menjalani perkuliahan bukanlah hal yang mudah, tetapi tiga mahasiswa dari STAHN Mpu Kuturan Singaraja dengan begitu enjoi melakukannya: kuliah sambil bisnis kopi keliling.  

Tiga mahasiswa itu adalah Nyoman Ardana Pradnya Santosa, mahasiswa dari Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada; Made Wahyu Adinata dari Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali; dan I Luh Feby Lorensa dari Desa Penilikan, Kecamatan Oku, Sumatra Selatan.

Mereka kuliah pada jurusan yang sama, yakni Jurusan Dharma Duta, Program Studi Ilmu Komunikasi. Sehari-hari mereka bersahabat, baik di kampus mapun di luar kampus.  

Mereka membangun brand “Mai Nongki”, sebuah bisnis kopi keliling yang fleksibel. Mereka beroperasi di berbagai tempat di Buleleng. Lokasi tetap mereka di Pantai Pidada, Jl. Pidada, Banyuasri, Singaraja.

Membangun Mai Nongki sebagi bisnis atau jualan kopi keliling tentu bukan suatu hal yang mudah. Membutuhkan waktu dan juga pikiran yang tidak sedikit untuk membuat satu menu Mai Nongki.

“Saya sampai tidak bisa tidur seharian karena minum kopi untuk membuat resep kopi yang enak,” kata Wahyu, mahasiswa yang dari Desa Les itu.

Minuman Kopi dan juga non kopi dari Mai Nongki menggunakan produk UMKM lokal seperti gula juruh dari Desa Les untuk minuman kopi gula aren dan thai tea, juga garam dari Desa Les untuk membuat varian kopi caramel sea salt.

“Kami menggunakan kopi robusta dan arabika dari Wanegiri. Meskipun lokal kualitas dan cita rasa yang disuguhkan dari produk Mai Nongki sangat autentik,” ujar Wahyu.

Menurut Ardana, salah satu pendiri Mai Nongki, prinsip utama yang mereka pegang dalam bisnis ini adalah, “Di mana ada ruang, di sana kami berusaha.”

Artinya, mereka selalu mencari peluang untuk menghadirkan produk kopi berkualitas di berbagai lokasi strategis. Bisnis ini dirintis oleh tiga sahabat yang memiliki minat besar terhadap kopi dan ingin mengembangkan usaha berbasis passion mereka.

“Kami memulai bisnis ini sejak semester 7 dan hingga kini sudah berjalan sekitar enam bulan. Selama perjalanan ini, kami terus belajar dan berkembang agar bisnis ini semakin dikenal dan diminati oleh banyak orang,” ungkap Ardana.

Tim Mai Nongki siap hadapi tantangan dalam bisnis kopi keliling | Foto: Dok. Mai Nongki

Motivasi utama mereka dalam menjalankan usaha ini bukan hanya sekadar mencari keuntungan finansial, tetapi juga ingin membangun komunitas yang sesuai dengan filosofi nama Mai Nongki.

“Mai dalam bahasa Bali berarti ‘ke sini’, sedangkan Nongki adalah kependekan dari nongkrong, ngopi, dan diskusi. Dengan nama ini, kami ingin menciptakan lingkungan di mana pelanggan tidak hanya datang untuk menikmati kopi, tetapi juga bisa berdiskusi dan berbagi ide,” jelas Ardana.

Selain itu, Mai Nongki juga memiliki misi untuk memberikan wadah bagi mahasiswa dan pelajar yang ingin belajar tentang bisnis, manajemen keuangan, serta strategi pemasaran. Oleh karena itu, mereka merancang waktu operasional yang cukup fleksibel, yaitu hanya 4 jam per hari (16.00 – 20.00 WITA).

Dengan jadwal ini, tim mereka tetap dapat menjalankan aktivitas pendidikan di pagi hingga sore hari, lalu fokus bekerja di Mai Nongki pada malam harinya, serta masih memiliki waktu untuk mengerjakan tugas kuliah atau sekolah.

Saat ini, tim mereka juga telah berkembang dengan menambah 3 anggota baru, yang semakin memperkuat operasional bisnis ini.

Namun, perjalanan membangun Mai Nongki bukan tanpa hambatan. Feby mengungkapkan bahwa mereka pernah mengalami penolakan dari beberapa tempat usaha. “Kami pernah diusir dan dibentak karena beberapa lokasi sudah memiliki aturan dagang tertentu. Tidak semua tempat menerima pedagang baru dengan mudah,” tuturnya.

Tantangan lain datang dari munculnya kompetitor setelah Mai Nongki mulai dikenal. “Awalnya, Mai Nongki belum banyak dikenal di Pantai Pidada, tetapi setelah kami membangun branding dan mulai menarik pelanggan, tiba-tiba muncul usaha serupa yang langsung bersaing dengan kami. Itu sempat membuat kami down, tetapi kami sadar bahwa persaingan adalah hal yang wajar dalam dunia bisnis,” kata Wahyu.

Selain itu, jadwal perkuliahan yang padat, termasuk KKN dan skripsi, sempat membuat operasional Mai Nongki terhenti. “Ada masa di mana kami harus berhenti sementara karena tanggung jawab akademik. Membagi waktu antara kuliah dan bisnis bukan hal yang mudah, tetapi kami tetap berusaha agar Mai Nongki tetap berjalan,” tambah Ardana.

Meski menghadapi berbagai tantangan, ketiga mahasiswa ini tetap optimis terhadap masa depan usaha mereka. Dengan terus berinovasi dan membangun strategi pemasaran yang lebih kuat melaui media sosial dan mengikuti berbagai event, mereka yakin bahwa Mai Nongki bisa berkembang lebih jauh.

“Kami percaya bahwa setiap tantangan adalah bagian dari proses belajar. Dengan kreativitas dan ketekunan, kami yakin bisa membawa Mai Nongki ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Ardana.

Dengan semangat kewirausahaan yang tinggi, Mai Nongki membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkembang. Perjalanan mereka menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani memulai usaha meskipun di tengah kesibukan akademik. [T]

Reporter/Penulis: Rusdy Ulu
Editor: Adnyana Ole

Menyatunya Dingin Kintamani, Cipakan Lampu, Kopi dan Jaja Bantal…
Made Darsana, Kopi, Hutan, dan Ekonomi Berkelanjutan: Inspirasi dari Desa Wanagiri
Kopi dan Pemandangan Alam, Kopi dan Kelestarian Alam
Warung Kopi Tionghoa di Kampung Baru, 50 Tahun Jadi Saksi Pasang-Surut Kota Singaraja
Farm Brew & Co, Menikmati Kopi di Tanah Legendanya
Tags: coffee shopkedai kopikopiSTAHN Mpu Kuturan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

5 Pilihan Sepatu Sport New Balance Terlaris dan Terpopuler Sepanjang Masa

Next Post

Triyantra Murti dan Refleksi Ramayana: Kolaborasi Total Teater Lingkungan Karya Made Sidia

Rusdy Ulu

Rusdy Ulu

Kontributor tatkala.co

Related Posts

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails

Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

by Agus Suardiana Putra
March 20, 2026
0
Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

SANG surya mulai turun mengistirahatkan diri setelah seharian bersinar, dan kegelapan perlahan menyelimuti bumi. Tibalah kita pada sandikala, waktu yang...

Read moreDetails
Next Post
Triyantra Murti dan Refleksi Ramayana: Kolaborasi Total Teater Lingkungan Karya Made Sidia

Triyantra Murti dan Refleksi Ramayana: Kolaborasi Total Teater Lingkungan Karya Made Sidia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co