22 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

3 Mahasiswa STAHN Mpu Kuturan: Kuliah, Bisnis Kopi “Mai Nongki”, dan Hadapi Tantangannya

Rusdy Ulu by Rusdy Ulu
March 5, 2025
in Khas
3 Mahasiswa STAHN Mpu Kuturan: Kuliah, Bisnis Kopi “Mai Nongki”, dan Hadapi Tantangannya

Tiga mahasiswa bisnis kopi keliling Mai Nongki

BERWIRAUSAHA sambil menjalani perkuliahan bukanlah hal yang mudah, tetapi tiga mahasiswa dari STAHN Mpu Kuturan Singaraja dengan begitu enjoi melakukannya: kuliah sambil bisnis kopi keliling.  

Tiga mahasiswa itu adalah Nyoman Ardana Pradnya Santosa, mahasiswa dari Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada; Made Wahyu Adinata dari Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali; dan I Luh Feby Lorensa dari Desa Penilikan, Kecamatan Oku, Sumatra Selatan.

Mereka kuliah pada jurusan yang sama, yakni Jurusan Dharma Duta, Program Studi Ilmu Komunikasi. Sehari-hari mereka bersahabat, baik di kampus mapun di luar kampus.  

Mereka membangun brand “Mai Nongki”, sebuah bisnis kopi keliling yang fleksibel. Mereka beroperasi di berbagai tempat di Buleleng. Lokasi tetap mereka di Pantai Pidada, Jl. Pidada, Banyuasri, Singaraja.

Membangun Mai Nongki sebagi bisnis atau jualan kopi keliling tentu bukan suatu hal yang mudah. Membutuhkan waktu dan juga pikiran yang tidak sedikit untuk membuat satu menu Mai Nongki.

“Saya sampai tidak bisa tidur seharian karena minum kopi untuk membuat resep kopi yang enak,” kata Wahyu, mahasiswa yang dari Desa Les itu.

Minuman Kopi dan juga non kopi dari Mai Nongki menggunakan produk UMKM lokal seperti gula juruh dari Desa Les untuk minuman kopi gula aren dan thai tea, juga garam dari Desa Les untuk membuat varian kopi caramel sea salt.

“Kami menggunakan kopi robusta dan arabika dari Wanegiri. Meskipun lokal kualitas dan cita rasa yang disuguhkan dari produk Mai Nongki sangat autentik,” ujar Wahyu.

Menurut Ardana, salah satu pendiri Mai Nongki, prinsip utama yang mereka pegang dalam bisnis ini adalah, “Di mana ada ruang, di sana kami berusaha.”

Artinya, mereka selalu mencari peluang untuk menghadirkan produk kopi berkualitas di berbagai lokasi strategis. Bisnis ini dirintis oleh tiga sahabat yang memiliki minat besar terhadap kopi dan ingin mengembangkan usaha berbasis passion mereka.

“Kami memulai bisnis ini sejak semester 7 dan hingga kini sudah berjalan sekitar enam bulan. Selama perjalanan ini, kami terus belajar dan berkembang agar bisnis ini semakin dikenal dan diminati oleh banyak orang,” ungkap Ardana.

Tim Mai Nongki siap hadapi tantangan dalam bisnis kopi keliling | Foto: Dok. Mai Nongki

Motivasi utama mereka dalam menjalankan usaha ini bukan hanya sekadar mencari keuntungan finansial, tetapi juga ingin membangun komunitas yang sesuai dengan filosofi nama Mai Nongki.

“Mai dalam bahasa Bali berarti ‘ke sini’, sedangkan Nongki adalah kependekan dari nongkrong, ngopi, dan diskusi. Dengan nama ini, kami ingin menciptakan lingkungan di mana pelanggan tidak hanya datang untuk menikmati kopi, tetapi juga bisa berdiskusi dan berbagi ide,” jelas Ardana.

Selain itu, Mai Nongki juga memiliki misi untuk memberikan wadah bagi mahasiswa dan pelajar yang ingin belajar tentang bisnis, manajemen keuangan, serta strategi pemasaran. Oleh karena itu, mereka merancang waktu operasional yang cukup fleksibel, yaitu hanya 4 jam per hari (16.00 – 20.00 WITA).

Dengan jadwal ini, tim mereka tetap dapat menjalankan aktivitas pendidikan di pagi hingga sore hari, lalu fokus bekerja di Mai Nongki pada malam harinya, serta masih memiliki waktu untuk mengerjakan tugas kuliah atau sekolah.

Saat ini, tim mereka juga telah berkembang dengan menambah 3 anggota baru, yang semakin memperkuat operasional bisnis ini.

Namun, perjalanan membangun Mai Nongki bukan tanpa hambatan. Feby mengungkapkan bahwa mereka pernah mengalami penolakan dari beberapa tempat usaha. “Kami pernah diusir dan dibentak karena beberapa lokasi sudah memiliki aturan dagang tertentu. Tidak semua tempat menerima pedagang baru dengan mudah,” tuturnya.

Tantangan lain datang dari munculnya kompetitor setelah Mai Nongki mulai dikenal. “Awalnya, Mai Nongki belum banyak dikenal di Pantai Pidada, tetapi setelah kami membangun branding dan mulai menarik pelanggan, tiba-tiba muncul usaha serupa yang langsung bersaing dengan kami. Itu sempat membuat kami down, tetapi kami sadar bahwa persaingan adalah hal yang wajar dalam dunia bisnis,” kata Wahyu.

Selain itu, jadwal perkuliahan yang padat, termasuk KKN dan skripsi, sempat membuat operasional Mai Nongki terhenti. “Ada masa di mana kami harus berhenti sementara karena tanggung jawab akademik. Membagi waktu antara kuliah dan bisnis bukan hal yang mudah, tetapi kami tetap berusaha agar Mai Nongki tetap berjalan,” tambah Ardana.

Meski menghadapi berbagai tantangan, ketiga mahasiswa ini tetap optimis terhadap masa depan usaha mereka. Dengan terus berinovasi dan membangun strategi pemasaran yang lebih kuat melaui media sosial dan mengikuti berbagai event, mereka yakin bahwa Mai Nongki bisa berkembang lebih jauh.

“Kami percaya bahwa setiap tantangan adalah bagian dari proses belajar. Dengan kreativitas dan ketekunan, kami yakin bisa membawa Mai Nongki ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Ardana.

Dengan semangat kewirausahaan yang tinggi, Mai Nongki membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkembang. Perjalanan mereka menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani memulai usaha meskipun di tengah kesibukan akademik. [T]

Reporter/Penulis: Rusdy Ulu
Editor: Adnyana Ole

Menyatunya Dingin Kintamani, Cipakan Lampu, Kopi dan Jaja Bantal…
Made Darsana, Kopi, Hutan, dan Ekonomi Berkelanjutan: Inspirasi dari Desa Wanagiri
Kopi dan Pemandangan Alam, Kopi dan Kelestarian Alam
Warung Kopi Tionghoa di Kampung Baru, 50 Tahun Jadi Saksi Pasang-Surut Kota Singaraja
Farm Brew & Co, Menikmati Kopi di Tanah Legendanya
Tags: coffee shopkedai kopikopiSTAHN Mpu Kuturan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

5 Pilihan Sepatu Sport New Balance Terlaris dan Terpopuler Sepanjang Masa

Next Post

Triyantra Murti dan Refleksi Ramayana: Kolaborasi Total Teater Lingkungan Karya Made Sidia

Rusdy Ulu

Rusdy Ulu

Kontributor tatkala.co

Related Posts

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Triyantra Murti dan Refleksi Ramayana: Kolaborasi Total Teater Lingkungan Karya Made Sidia

Triyantra Murti dan Refleksi Ramayana: Kolaborasi Total Teater Lingkungan Karya Made Sidia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Hak Retensi Bukan Penggelapan:  Menguji Batas Penahanan Sertifikat dalam Sengketa Fee

SERTIFIKAT tanah ditahan, fee belum dibayar, tetapi pemegang sertifikat justru dituding melakukan perbuatan melawan hukum. Bahkan, dalam situasi tertentu, penguasaan...

by I Made Pria Dharsana
October 21, 2026
Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali
Pendidikan

Saat “Proses” Menjadi Mahakarya: Dokumenter Seni Intermedium Dosen ISI Bali

ADAPTASI proses penciptaan karya seni pertunjukan ke layar lebar membuat cerita terasa lebih hidup dan menarik. Keleluasaan medium film (moving...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata
Pariwisata

Dari Summit ke Buku, IHGMA Bali Merawat Gagasan tentang Masa Depan Pariwisata

DUA hari diskusi di Bali Sunset Road Convention Center, Kuta, pada 25–26 September 2026, mempertemukan para pemimpin perhotelan dan pariwisata...

by Nyoman Budarsana
October 21, 2026
Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.
Ulas Buku

Sepetik Buku IB Putra Adnyana : “Karya Visual Dengan Multi Sensorik”.

SUNGGUH beruntung, saya mendapatkan buku Karya Visual dengan Multi Sensorik karya IB Putra Adnyana ini. Meski baru sampai bab III...

by Hartanto
October 21, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Sisi Gelap Kampus: Masuk “Sampah”, Keluar “Sampah”

DUNIA pendidikan tinggi diguncang berita Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang rektor perguruan tinggi negeri...

by Chusmeru
October 21, 2026
Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami
Esai

Di Balik Diagnosis Skizofrenia, Ada Manusia yang Ingin Dipahami

SAYA menemukan sebuah tulisan tentang skizofrenia di Quora, platform tanya jawab tempat orang berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mengenai berbagai...

by Angga Wijaya
October 20, 2026
Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya
Esai

Selaput Dara Bukan Altar Tempat Perempuan Membuktikan Kesuciannya

BETAPA malangnya menjadi perempuan di negeri yang gemar mengagungkan kehormatan, tetapi selalu mencari-cari letak kehormatan itu di antara kedua pahanya....

by Luh Putu Anggreny
October 20, 2026
Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri
Esai

Juara Bertahan Monolog: Ketika Ruang Diskusi Berubah Jadi Panggung Pemujaan Diri

Mari kita akui bersama: ruang diskusi kita hari ini telah berevolusi menjadi arena sirkus yang sangat menghibur. Batasan antara bertukar...

by Wayan Gde Yudane
October 19, 2026
“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran
Bahasa

“Semua Babi” atau “Serba Babi”, Diksi dalam Perkulineran

DUNIA kuliner di Bali saat ini sedang ramai-ramainya dengan berbagai pilihan olahan. Dari tradisi babi guling yang legendaris hingga tren...

by I Made Sudiana
October 19, 2026
Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional
Pendidikan

Siswa Timedoor Academy Singaraja Raih Juara 2 Local Exhibition Bali Young Coder World Cup, Lolos ke Tingkat Nasional

SINGARAJA | TATKALA.CO -- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan teknologi di Kabupaten Buleleng. Langit Biru, siswa Timedoor Academy Singaraja,...

by Rusdy Ulu
October 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co