24 April 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lazer Sidetapa Juarai Kejuaraan U-20, Bukti Regenerasi dan Dominasi di Turnamen Lokal Desa

Komang Sujana by Komang Sujana
January 6, 2025
in Khas
Lazer Sidetapa Juarai Kejuaraan U-20, Bukti Regenerasi dan Dominasi di Turnamen Lokal Desa

Lazer Sidetapa Juarai Kejuaraan U-20 di Buleleng | Foto: Voli Buleleng/Dian Pratiwi

PUNCAK kejuaraan bola voli U-20 lokal desa/kelurahan se-Buleleng yang digelar oleh Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Buleleng berakhir Minggu, 5 Januari 2025. Trofi juara menjadi milik tim Lazer Sidetapa setelah pada partai puncak Minggu malam mengandaskan perlawanan tim Wirayudha Penarungan.

Bermain di GOR Bhuana Patra, Lazer Sidetapa, tim yang paling diunggulkan di kejuaraan ini, mendominasi permainan sejak awal. Palud dengan pukulan bola quick-nya membuka keran poin Lazer. Serangan cepat (quick smash) sebagai tipikal khas Lazer ditambah open spike melalui Danak, Reza, dan Am, berhasil membawa Lazer unggul, 25-21, di set pertama. Wirayudha melalui open spiker andalannya, Obama, sempat melakukan perlawanan di awal set kedua. Namun, berbekal kekompakan dan kekuatan tim yang lebih merata, Lazer kembali mengunci kemenangan, 25-19.

Set ketiga benar-benar menjadi milik Lazer. Seter Odon berkali-kali mampu mengirim umpan manja yang sukses dieksekusi sempurna oleh open spiker dan quicker Lazer. Apalagi permainan Wirayudha yang mengandalkan seorang Obama mulai terbaca. Konsentrasi para pemain Wirayudha jadi menurun hingga beberapa kesalahan sendiri memberikan angka mudah untuk Lazer. Puncaknya bola pelan pengembalian pemain Lazer dibiarkan begitu saja melenggang jatuh di posisi 4 oleh para pemain Wirayudha. Peluit panjang pun ditiup wasit 1, I Putu Agus Candra Yasa. Lazer mengakhiri set ketiga dengan skor, 25-16.

Tim Lazer Sidetapa saat bertanding dalam kejuaraan voli U-20 yang digelar PBVSI Buleleng di Singaraja | Foto: Voli Buleleng/Dian Pratiwi

Sementara itu, pada pertandingan sebelumnya, tim voli Pedawa berhasil meraih juara III. Pedawa berhasil memenangi drama lima set atas tim bola voli Bestala.

Kejuaraan bola voli U-20 Lokal antardesa/kelurahan se-Buleleng yang digelar PBVSI Buleleng sejak tanggal 23 Desember 2024 ini diikuti oleh 18 tim. Ini adalah turnamen pertama yang digelar PBVSI dengan kategori umur U-20.

Digelarnya turnamen U-20 ini sebagai wujud komitmen PBVSI dalam menjaring dan menyaring atlet-atlet muda voli Buleleng. Menurut Ketua PBVSI Buleleng, Putu Mangku Mertayasa, turnamen ini sebagai wadah memfasilitasi antusiasme insan bola voli Buleleng.

“Dari hasil pertandingan kemarin, Buleleng punya banyak SDM, bibit atlet yang baik untuk nanti kita wadahi dan latih lebih intensif di akademi,” ucapnya.

Tim Lazer Sidetapa saat bertanding dalam kejuaraan voli U-20 yang digelar PBVSI Buleleng di Singaraja | Foto: Voli Buleleng/Dian Pratiwi

Sementara itu Ketua Umum KONI Buleleng, I Ketut Wiratmaja, mengatakan kejuaraan voli antar desa/kelurahan ini adalah jawaban atas pertanyaannya selama ini sebab Pengkab PBVSI Buleleng belum melahirkan atlet handal. Namun, melihat kejuaraan dan antusiasme peserta, Wiratmaja berkeyakinan akan lahir atlet-atlet voli handal kedepannya.

“Tugas lanjutan PBVSI Buleleng adalah mengolah dan merekrut mereka menjadi atlet handal. Saya melihat peserta kemarin segi postur tubuh dan kemampuan teknik bermain cukup bagus, tinggal dibina dan disatukan mentalnya, ditingkatkan kemampuannya untuk menjadi atlet yang siap membela Buleleng. Porprov tahun depan minimal bisa meraih perunggu, kalau bisa perak dan emas itu luar biasa,” kata Wiratmaja.

Keyakinan, Serangan Cepat, dan Kepaduan

Kembali ke tim Lazer, kesuksesan Lazer menjadi yang terbaik tidak terlepas dari sang peramu strategi, Putu Open. Kepada anak didiknya, ofisial yang menangani Lazer sejak 2015 ini selalu menekankan tentang pentingnya rasa percaya diri dengan kemampuan dan berusaha semaksimal mungkin di lapangan.

“Yakin dan percaya. Itu yang selalu tiyang arahkan,” katanya saat diwawancarai via WA, Senin (6/1/2025).

Voli mania Buleleng mengenal Lazer sebagai tim dengan karakter permainan cepat. Sebagaimana yang telah dilakukan oleh Ari Prahyudi dan Yogi di Lazer senior. Karakter itu masih tampak di tim U-20 ini. Bahkan dua serangan di awal set pertama kemarin melalui quick smash dari Palud dan Bagong.

“Ya memang kunci utama adalah quick. Saya selalu melatih bola quick karena itu ciri khas pola main lazer,” katanya.

Serangan cepat Lazer memang susah dibendung. Apalagi ditambah kombinasi open spike dari Danak, Am, dan Reza membuat serangan Lazer kemarin jadi lebih variatif.

Tim Lazer Sidetapa saat bertanding dalam kejuaraan voli U-20 yang digelar PBVSI Buleleng di Singaraja | Foto: Voli Buleleng/Dian Pratiwi

Lantas bagaimana ia dapat menyatukan potensi para pemain Lazer itu di lapangan?

“Bukan hal yang mudah untuk meramu semua itu. Perlu kerja keras dan selalu latihan bersama untuk menjaga stamina, terus belajar dengan serius untuk mencapai kekompakan itu,” ungkapnya.

Regenerasi dan Dominasi

Kerja keras dan ikhlas Putu Open dalam membangun tim Lazer Sidetapa sejak tahun 2015 patut diacungi jempol. Telah banyak trofi juara yang telah ia raih bersama Lazer. Dalam turnamen bertajuk lokal desa se-Buleleng, ia telah membawa Lazer baik junior maupun senior meraih banyak trofi juara.

Pada Voli Cup Depeha 2018, Putu Open berhasil membawa Lazer meraih juara II. Raihan ini sekaligus mengawali dominasi Lazer di turnamen lokal desa di Buleleng. Benar saja. Setelah itu Lazer terus mendulang trofi. Seperti, juara 2 Volta Cup VI 2018, juara 1 Lazer Sidetapa Cup I 2019, juara I Indrapura Cup 1 U-20 2019, juara II Wirottama Cup 2022, juara III Mengening Cup IV 2023 (tim junior), juara I Tajun Cup IV 2023, juara I Kemenpora Cup 1 2023, juara I Wirottama Cup V 2024, dan juara III Wirottama Cup V 2024 (tim junior).

Tim Lazer Sidetapa saat bertanding dalam sebuah turnamen voli | Foto: Voli Buleleng?Dian Pratiwi

Raihan ini cukup membuktikan regenerasi Lazer berjalan sukses. Di saat era Lazer senior yang diperkuat oleh Ari Prahyudi, dkk., masih kompetitif saat ini, Putu Open telah mampu mengorbitkan para pemain muda—mereka yang juarai turnamen U-20 itu. Bahkan beberapa di antaranya, seperti Danak dan Odon telah punya jam terbang cukup banyak di tim senior bahkan turnamen semiopen di Buleleng.

Menyongsong Bupati Cup 2025

Juni nanti, dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, PBVSI Buleleng akan menggelar Bupati Cup 2025—turnamen voli lokal desa/kelurahan se-Kabupaten Buleleng memperebutkan piala Bupati Buleleng, telah menanti. Tak bisa dibantah Lazer adalah favorit juara. Kombinasi pemain senior dan junior sebagai jaminan kekuatan.

Tetapi bukan Putu Open namanya kalau meremehkan sebuah turnamen. Lantas apa yang akan ia lakukan selama kurang lebih 5 bulan ke depan menyongsong Bupati Cup?

Walaupun telah bergelimang prestasi, Putu Open tak mau lengah diri. Apalagi ditambah dukungan dari Pemdes Sidetapa dibawah pimpinan Perbekel Made Sutama, semakin membuat ia serius menyiapkan tim.

Latihan fisik ringan akan kembali ia lakukan khususnya untuk para pemain senior. Perubahan pola main juga telah ia rencanakan sebagai antisipasi jika serangan cepat menemui jalan buntu.

“Dengan berjalannya waktu pasti akan ada perubahan, dengan perubahan pola main karena permainan Lazer sudah mulai terbaca. Nanti akan saya mantapkan spike dari posisi 1 dan 6,” kata ofisial terbaik turnamen Cempaga Cup I 2022 ini.

Tim Lazer Sidetapa saat bertanding dalam sebuah turnamen voli | Foto: Voli Buleleng?Dian Pratiwi

Bupati Cup 2025 adalah turnamen bergengsi. Dulu lebih dikenal dengan Singa Ambara Raja Cup. Terakhir kali PBVSI Buleleng menggelar turnamen lokal desa/kelurahan se-Buleleng tahun 2018 di lapangan voli Desa Pedawa. Turnamen yang dinanti-nantikan penggemar voli Buleleng ini akhirnya akan segera terealisasi.

Lantas siapa menurut Putu Open sebagai lawan kuat Lazer nanti?

“Semua lawan punya strategi. Kami tetap menganggap semua tim kuat, seperti Citroen Pedawa, Cobra Banjarasem, dan Indrapura Depeha,” pungkasnya.

Akankah ada tim yang mampu menutup keran juara Lazer? Atau malah Lazer akan semakin mengukuhkan dominasinya? [T]

Reporter: Komang Sujana
Penulis: Komang Sujana
Editor: Adnyana Ole

4 Klub Top di Semifinal Tajun Cup V: Pemenang vs Pemenang, “Apah” vs “Akasa”
Yang Tenang dan Yang Menang:  Catatan Pengamat Menuju Final Tajun Cup V
Tajun Cup IV: Kisah Mistis Pedagang Jagung, Himappta Akhiri Dahaga Juara, dan Dwi Nugraha Sempurnakan Malam
Ada Tajun Cup IV, Suasana Malam di Desa Tajun Jadi Tak Biasa
Tags: bola volibulelengklub voli desaKONI Bulelengolahragavoli
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Warabhoga”: Refleksi Makanan Bergizi untuk Pelajar-Pertapa dalam Sastra Kawi

Next Post

Fajar Harapan Menuju Indonesia Emas     

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails

Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

by Dian Suryantini
April 9, 2026
0
Nge’DJ dengan Dadong Dauh, Siapa Takut?

SORE itu, suasana Pasar Intaran terasa sedikit berbeda dari biasanya. Angin pantai yang biasanya berembus pelan, saat itu sedikit mengamuk....

Read moreDetails

Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
April 8, 2026
0
Merawat Tradisi dari Ruang Kelas: Semarak Lomba Ngelawar dan Membuat Gebogan di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

HARI itu, Jumat, 3 April 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam). Sehari...

Read moreDetails

Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

by Putu Gangga Pradipta
April 5, 2026
0
Membasuh Jiwa di Segara —Catatan dari Iring-iringan Melasti Desa Adat Buleleng

MATAHARI baru saja beranjak dari peraduannya pada Kamis (2/4/2026), namun aspal di sepanjang jalan menuju Pura Segara, Buleleng, sudah mulai...

Read moreDetails

Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

by Helmi Y Haska
March 31, 2026
0
Malam Rasa Kafka di Pasar Suci

TIGA buku terbaru menjadi pokok soal diskusi malam itu diselenggarakan Toko Buku Partikular di Pasar Suci, Denpasar, Sabtu, 28 Maret...

Read moreDetails

Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

by Dian Suryantini
March 24, 2026
0
Serunya Belajar Ngulet Daluman di Pasar Intaran

Minggu pagi, 8 Maret 2026, Pasar Intaran terasa agak beda. Biasanya, pasar ini nongkrong manis di pinggir pantai, tepat di...

Read moreDetails

Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

by Gading Ganesha
March 24, 2026
0
Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

Sabtu 21 Maret. Tepat pukul lima sore, saya tiba di SMA Negeri 1 Singaraja—dua belas jam sebelum Alumni Smansa Charity...

Read moreDetails

Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

by Agus Suardiana Putra
March 20, 2026
0
Kisah Perjalanan Mendebarkan Menjemput Kekasih dari Sukawati ke Kota Gianyar untuk Menonton Ogoh-ogoh pada Malam Pengrupukan di Taman Kota Gianyar

SANG surya mulai turun mengistirahatkan diri setelah seharian bersinar, dan kegelapan perlahan menyelimuti bumi. Tibalah kita pada sandikala, waktu yang...

Read moreDetails
Next Post
Fajar Harapan Menuju Indonesia Emas     

Fajar Harapan Menuju Indonesia Emas     

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berlari, Berbagi, Bereuni —Cerita dari Alumni Smansa Charity Fun Run 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • I Nyoman Martono, Kreator Ogoh Ogoh ‘Regek Tungek’ yang Karya-karyanya Kerap Viral Tapi Namanya Jarang Disebut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AJARAN LELUHUR BALI TENTANG MEMILAH SAMPAH

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Janji-janji Jepang’
Esai

‘Janji-janji Jepang’

SIANG  hari sering membawa kita pada hal-hal yang tidak direncanakan. Bukan hanya soal pekerjaan atau agenda, tetapi juga ingatan. Tiba-tiba...

by Angga Wijaya
April 23, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Menggugat Empati Elite kepada Rakyat

RAKYAT Indonesia pasti masih ingat betul siapa menteri yang memanggul sekarung beras saat meninjau banjir di Sumatra Barat pada tanggal...

by Chusmeru
April 23, 2026
Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma
Esai

Bumi sebagai Ibu: Warisan Sanātana Dharma

DALAM tradisi Sanātana Dharma, bumi tidak pernah diposisikan sebagai objek mati. Ia adalah ibu—hidup, sadar, dan layak dihormati. Konsep Bhumi...

by Agung Sudarsa
April 22, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

PTSL di Persimpangan: Antara Legalisasi Aset dan Ledakan Sengketa

PROGRAM Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak awal dirancang sebagai jawaban negara atas persoalan klasik pertanahan: ketidakpastian hukum. Amanat tersebut...

by I Made Pria Dharsana
April 22, 2026
‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang
Ulas Musik

‘Panggil Namaku Kartini Saja’: Navicula, Kartini Kendeng, dan Nyanyian Perlawanan yang Tak Lekang

SAYA masih ingat pertama kali menonton video klip lagu “Kartini” dari Navicula. Klip yang sederhana, tidak ada dramatisasi berlebihan. Yang...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali
Khas

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini
Panggung

Stan Kreatif dan Gelar Karya Jadi Cara Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Memaknai Hari Kartini

GERIMIS turun tipis di halaman SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pada Senin pagi, 21 April 2026. Langit tampak mendung,...

by Dede Putra Wiguna
April 22, 2026
‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎
Pameran

‘Pelestarian Lingkungan’, Pameran Tunggal Made Subrata di Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎

MENUNGGU antrean check in, pasangan wisatawan mancanegara ini duduk manis di area lobi Hotel 1O1 Oasis Sanur‎‎. Mereka meletakkan tas,...

by Nyoman Budarsana
April 21, 2026
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja
Pendidikan

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

by tatkala
April 21, 2026
Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi
Esai

Kartini Agraris: Wajah Baru Ketahanan Gizi

JIKA satu abad lalu Raden Ajeng Kartini menggunakan pena dan kertas untuk meruntuhkan tembok pingit, kini generasi penerusnya khususnya perempuan...

by Dodik Suprayogi
April 21, 2026
‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil
Lingkungan

‘Base Line Data’, Upaya untuk Mendeteks Perdagangan Liar Tukik di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil

KEBERADAAN tukik atau penyu di Kawasan Bentang Laut Sunda Kecil yang meliputi Bali, NTB dan NTT,  telah memberi dampak positif...

by Son Lomri
April 21, 2026
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan
Persona

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co