25 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Workshop Musik dan Tari Tradisional Manggarai | Catatan dari Bali Nata Bhuwana II di Labuan Bajo, 8 November 2023

Nyoman Mariyana by Nyoman Mariyana
November 8, 2023
in Khas
Workshop Musik dan Tari Tradisional Manggarai | Catatan dari Bali Nata Bhuwana II di Labuan Bajo, 8 November 2023

Kegiatan Workshop Tari | Sumber. Dokumentasi I Nyoman Mariyana, tahun 2023

MUSIK tradisional adalah musik yang hidup di suatu daerah yang dipengarui oleh tiga hal yakni; seniman, musik itu sendiri, dan masyarakat penikmatnya. Musik Manggarai, musik yang hidup secara turun-temurun di masyarakat dan difungsikan untuk upacara adat serta sarana hiburan.

Alat musik Manggarai berupa Gendang dan Gong. Alat musik ini apabila dimainkan harus melalui proses ritual. Instrument Gendang yang ada pada musik etnik

Di Manggarai dikenal dengan dua jenis Gendang, yakni Tutung: gendang utama yang dimainkan sebagai pembuka musik, dan Oreng; dua jenis Gendang yang dimainkan sebagai pola ritmis dan penanda dinamika musik yang dimainkan. Gendang dibuat dari kayu berongga dan berselaput dari kulit kambing atau rusa pada salah satu bagiannya.

Menurut Felix Edon, salah satu seniman professional yang berasal dari Manggarai, alat musik Gendang ini merupakan alat musik sakral hanya boleh digunakan pada upacara adat seperti Penti, pesta sukuran, Congko Langka; upacara penyucian diri dari kotoran dengan sarana kerbau. Kerbau pilihan sesuai dengan jenis upacara dan jenis kerbau yang ditentukan.

Upacara Wagal; tradisi meminang/pernikahan. Roko Molas Poco; upacara yang digelar dalam proses pembangunan rumah. Upacara ini dilaksanakan saat pemilihan kayu bahan rumah dengan prosesi ritual yang diarak dari hutan. Ada seorang gadis duduk di atas kayu yang diarak. Penyimpanan alat musik Gendang ini hanya boleh di rumah Gendang (rumah utama dalam kampung adat Manggarai).

Angelina Ayuni Praise, Alumni IKJ 2020, menambahkan, pada penyajian musik Manggarai, apabila digunakan sebagai pengiring musik ritual, pemain kendangnya dimaikan oleh para wanita. Selain memberikan daya tarik secara visual dari para pemainnya, hal itu juga menambah kesan estetisnya. Akan tetapi, kalau difungsikan untuk hiburan, bisa dimainkan oleh laki-laki.

“Permain instrument Gong pada music etnik Manggarai dimainkan dengan diayun sambil memukul. Hal itu juga bertujuan untuk menambah estetika,” kata Angelina Ayuni Praise.

Seiring berjalannya waktu, perlahan alat musik ini sudah bisa digunakan pada acara-acara di luar kampung adat seperti di gereja sebagai pengiring lagu-lagu inkulturasi dan sebagai sarana Pendidikan di sekolah-sekolah. Perkembangan yang terjadi hingga kini, alat musik Gendang dan Gong ini sudah beredar semakin luas. Sanggar-sanggar di Manggarai telah banyak memiliki alat music ini.

“Mereka memperlakukan alat ini masih tetap sama. Apabila dimainkan untuk upacara adat, ada prosesi ritual yang dilalui dengan menghaturkan darah ayam,,” kata Felix Edon.

Felix Edon adalah seorang pensiunan kepala bagian di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Manggarai, yang saat ini melanjutkan tugasnya sebagai praktisi budaya di Manggarai.

Gambar 1. Kegiatan Workshop Musik Tradisional Manggarai | Sumber. Dokumentasi I Nyoman Mariyana, tahun 2023

Felix Edon juga menyebutkan, di wilayah Todo Manggarai, terdapat Gendang yang berasal dari kulit wanita yang sudah meninggal. Cerita ini menjadi mitologi yang dipercaya karena hingga saat ini, alat musik itu masih terjaga dan tersimpan dengan baik. Apabila ingin melihatnya, ada prosesi ritual telebih dahulu. Wilayah Todo adalah ibukota pertama Manggarai, selanjutnya berkembang menjadi tiga kabupaten; Manggarai Barat, Manggarai Tengah dan Manggarai Timur.

Secara musikalitas, dalam permainan musik di Manggarai, terdapat 7 jenis irama yang ada dalam pernyajian musiknya, diantaranya;

1. Takitu

Irama ini biasanya dimainkan sebagai irama pemula dari seluruh rangkaian acara. Mulai dibunyikan pada pagi hari sebagai pertanda acara di kampung itu hendak dimulai. Maka para warga sudah mulai bergegas untuk turun ke halaman untuk menyambut tamu undangan. irama ini juga pemberi isyarat bahwa di kampung itu akan ada acara atau akan ada tamu penting. Keunikan pada irama ini adalah pukulan gong yang bertalu-talu  4 – 8  gong. Setiap gong dipukul oleh satu orang dengan baris berderet. Biasanya dimainkan oleh wanita.

2. Concong

Iriama ini bertempo lambat dan sedang. Irama ini bisa digunakan sebagai iringan Tari Raga-Sae. Raga; gerak tari laki-laki, dan Sae; gerak tari perempuan.

3. Kedendik

Pemain Caci sudah masuk ke kampung. Permainan tuan rumah dengan tamu. Dimainkan dengan menggabungkan kedua kendang menjadi 1 antara kendang Tutung dan Oreng, dimainkan dari sisi kiri dan kanan dalam tempo cepat. Berfungsi sebagai penyemangat.

4. Ndundundake

Irama yg berfungsi sebagainiringan tari.

5. Mbata

Irama yg digunakan sebagai iringan musik vokal pada malam hari. Sanda nyanyi keliling tanpa musik hanya dengan hentakan kaki. Cako.

6. Redep

Irama yg digunakan sebagai iringan tari dalam tempo sedang.

7. Tako Latung Data

Irama transisi pada tarian. Pola irama ini disesuaikan dengan gerak tari. Apa bila penari mundur dan maju, ada pola tersendiri yang dimainkan.

Gambar 2. Kegiatan Workshop Tari | Sumber. Dokumentasi I Nyoman Mariyana, tahun 2023

Fungsi alat musik Etnik Manggarai

1. Gendang  sebagai alat musik utama pada upacara adat

2. Gong ; berpasangan dengan gendang

3. Tambur; sebagai musik petanda perang

4. Sunding; menyerupai alat musik tiup dengan sistim nada penta tonik. Sebagai alat musik hiburan. Biasanya dimainkan di pagi hari atau malam hari.

5. Cakatinding; alat musik dari bambu

6. Cakatonda; alat musik berbilah darinkayu menyerupai kolintang

7. Juk; alat musik petik

8. Biola; alat musik gesek yang terbuat dari kayu nara. Alat geseknya terbuat dari ekor kuda.

9. Gambus; alat musik pesisir

Gambar 3. Penyerahan Tanda Penghargaan Oleh Rektor ISI Denpasar Kepada Narasumber Workshop | Sumber. Dokumentasi I Nyoman Mariyana, tahun 2023

Angelina Ayuni Praise, adalah seniman muda Manggarai yang menekuni seni Tari. Sejak lulus Sarjana Seni (S1) di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) tahun 2020, dia mengabdikan diri sebagai guru Tari di SMK Negeri 3 Komodo. Tekadnya yang kuat untuk mengembangkan kesenian daerahnya, mendorong anak-anak muda untuk menekuni dan mencintai kesenian yang diwarisi kini.

Pengembangan seni khususnya seni tari ia tekuni guna lebih mengembangkan potensi seni yang ada.

Dengan keindahan alam yg ada di Labuan Bajo sangat memungkinkan untuk dikembangkan menjadi wahana kreativitas seni berbasis kearifan lokal Manggarai. Pengembangan musik etnik Manggarai dilakukan dengan pengembangan alat-alat musiknya tanpa menghilangkan identitas budaya setempat. Tradisi menjadi dasar pengembangan kreativitas untuk melahirkan karya-karya baru bernafaskan adat Menggarai.  [T]

Ragam Seni Sasak untuk Pagelaran Kolosal Pesona Mandalika | Dari FGD ISI Denpasar dan ITDC Mandalika
Mekare-Kare di Desa Tenganan Pegringsingan, Ritus Adat Sarat Makna
“Tarian di Antara Hujan” | Catatan Ngayah ISI Denpasar pada Upacara Betara Turun Kabeh  di Pura Besakih
Tags: Manggaraiseni tari
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Gerip Maurip dan Ruang Belajar Menulis Puisi

Next Post

Tiga Film Berbasis Jawa Kuna Didiskusikan dalam Cāyārupa di Unit Lontar Universitas Udayana

Nyoman Mariyana

Nyoman Mariyana

I Nyoman Mariyana, S.Sn., M.Sn. Lahir di Sempidi, 08 Maret 1985. Kini dosen Seni Karawitan di Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Denpasar. Penulis buku Gamelan Gender Wayang (Mahima, 2021)

Related Posts

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
0
Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

Read moreDetails

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026
0
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

Read moreDetails

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails
Next Post
Tiga Film Berbasis Jawa Kuna Didiskusikan dalam Cāyārupa di Unit Lontar Universitas Udayana

Tiga Film Berbasis Jawa Kuna Didiskusikan dalam Cāyārupa di Unit Lontar Universitas Udayana

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska
Khas

Kolaborasi Osaka Gakugei High School Jepang dengan Toska

SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  pada Selasa, 23 Juni 2026...

by I Nyoman Tingkat
June 24, 2026
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil
Persona

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

by Jaswanto
June 24, 2026
Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring
Esai

Banalitas Dialog dan Demokrasi Cuci Piring

SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut...

by Azhari M. Latief
June 24, 2026
‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Pentas

‘Menapaki Jejak-jejak Bukit Daha, Demulih, Bangli’ —Catatan Proses Pengkaryaan Sekaa Gong Anak-Anak Santika Murti di Pesta Kesenian Bali 2026

RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di...

by Yudi Laksana
June 24, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Topeng Politik dan Ujian Demokrasi Indonesia

SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan...

by I Made Pria Dharsana
June 24, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Membaca Demokrasi Abu-Abu Indonesia

LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis...

by Chusmeru
June 24, 2026
Duri Akar dan “Sungga”
Bahasa

Duri Akar dan “Sungga”

SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan...

by Komang Berata
June 24, 2026
Bubarkan DPR: Amarah Publik, Krisis Representasi, dan Ancaman Demokrasi
Opini

Penangguhan Tahanan dan Ujian Kesetaraan Hukum

PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam...

by Ruben Cornelius Siagian
June 24, 2026
Kawasan Titik Nol Sudah Menyala —Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Kota Singaraja
Pemerintahan

Kawasan Titik Nol Sudah Menyala —Sentuhan Bupati Percantik Wajah Malam Kota Singaraja

SINGARAJA – TATKALA.CO | Wajah baru kawasan Titik Nol Kota Singaraja mulai terlihat. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil...

by tatkala
June 24, 2026
Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Drama Gong “Nong Nong Kling” Mainkan “Mantri Bongol” yang memikat di Pesta Kesenian Bali 2026

DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari...

by Nyoman Budarsana
June 23, 2026
Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara
Budaya

Bupati Sutjidra Dukung Singaraja Literary Festival dan Siap Menyambut Para Penulis yang Hadir di Bali Utara

SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan...

by tatkala
June 23, 2026
Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng
Khas

Musim Garam, Musim Menunggu —Cerita dari Desa Les, Buleleng

PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang...

by Nyoman Nadiana
June 23, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co