11 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Workshop Musik dan Tari Tradisional Manggarai | Catatan dari Bali Nata Bhuwana II di Labuan Bajo, 8 November 2023

Nyoman Mariyana by Nyoman Mariyana
November 8, 2023
in Khas
Workshop Musik dan Tari Tradisional Manggarai | Catatan dari Bali Nata Bhuwana II di Labuan Bajo, 8 November 2023

Kegiatan Workshop Tari | Sumber. Dokumentasi I Nyoman Mariyana, tahun 2023

MUSIK tradisional adalah musik yang hidup di suatu daerah yang dipengarui oleh tiga hal yakni; seniman, musik itu sendiri, dan masyarakat penikmatnya. Musik Manggarai, musik yang hidup secara turun-temurun di masyarakat dan difungsikan untuk upacara adat serta sarana hiburan.

Alat musik Manggarai berupa Gendang dan Gong. Alat musik ini apabila dimainkan harus melalui proses ritual. Instrument Gendang yang ada pada musik etnik

Di Manggarai dikenal dengan dua jenis Gendang, yakni Tutung: gendang utama yang dimainkan sebagai pembuka musik, dan Oreng; dua jenis Gendang yang dimainkan sebagai pola ritmis dan penanda dinamika musik yang dimainkan. Gendang dibuat dari kayu berongga dan berselaput dari kulit kambing atau rusa pada salah satu bagiannya.

Menurut Felix Edon, salah satu seniman professional yang berasal dari Manggarai, alat musik Gendang ini merupakan alat musik sakral hanya boleh digunakan pada upacara adat seperti Penti, pesta sukuran, Congko Langka; upacara penyucian diri dari kotoran dengan sarana kerbau. Kerbau pilihan sesuai dengan jenis upacara dan jenis kerbau yang ditentukan.

Upacara Wagal; tradisi meminang/pernikahan. Roko Molas Poco; upacara yang digelar dalam proses pembangunan rumah. Upacara ini dilaksanakan saat pemilihan kayu bahan rumah dengan prosesi ritual yang diarak dari hutan. Ada seorang gadis duduk di atas kayu yang diarak. Penyimpanan alat musik Gendang ini hanya boleh di rumah Gendang (rumah utama dalam kampung adat Manggarai).

Angelina Ayuni Praise, Alumni IKJ 2020, menambahkan, pada penyajian musik Manggarai, apabila digunakan sebagai pengiring musik ritual, pemain kendangnya dimaikan oleh para wanita. Selain memberikan daya tarik secara visual dari para pemainnya, hal itu juga menambah kesan estetisnya. Akan tetapi, kalau difungsikan untuk hiburan, bisa dimainkan oleh laki-laki.

“Permain instrument Gong pada music etnik Manggarai dimainkan dengan diayun sambil memukul. Hal itu juga bertujuan untuk menambah estetika,” kata Angelina Ayuni Praise.

Seiring berjalannya waktu, perlahan alat musik ini sudah bisa digunakan pada acara-acara di luar kampung adat seperti di gereja sebagai pengiring lagu-lagu inkulturasi dan sebagai sarana Pendidikan di sekolah-sekolah. Perkembangan yang terjadi hingga kini, alat musik Gendang dan Gong ini sudah beredar semakin luas. Sanggar-sanggar di Manggarai telah banyak memiliki alat music ini.

“Mereka memperlakukan alat ini masih tetap sama. Apabila dimainkan untuk upacara adat, ada prosesi ritual yang dilalui dengan menghaturkan darah ayam,,” kata Felix Edon.

Felix Edon adalah seorang pensiunan kepala bagian di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Manggarai, yang saat ini melanjutkan tugasnya sebagai praktisi budaya di Manggarai.

Gambar 1. Kegiatan Workshop Musik Tradisional Manggarai | Sumber. Dokumentasi I Nyoman Mariyana, tahun 2023

Felix Edon juga menyebutkan, di wilayah Todo Manggarai, terdapat Gendang yang berasal dari kulit wanita yang sudah meninggal. Cerita ini menjadi mitologi yang dipercaya karena hingga saat ini, alat musik itu masih terjaga dan tersimpan dengan baik. Apabila ingin melihatnya, ada prosesi ritual telebih dahulu. Wilayah Todo adalah ibukota pertama Manggarai, selanjutnya berkembang menjadi tiga kabupaten; Manggarai Barat, Manggarai Tengah dan Manggarai Timur.

Secara musikalitas, dalam permainan musik di Manggarai, terdapat 7 jenis irama yang ada dalam pernyajian musiknya, diantaranya;

1. Takitu

Irama ini biasanya dimainkan sebagai irama pemula dari seluruh rangkaian acara. Mulai dibunyikan pada pagi hari sebagai pertanda acara di kampung itu hendak dimulai. Maka para warga sudah mulai bergegas untuk turun ke halaman untuk menyambut tamu undangan. irama ini juga pemberi isyarat bahwa di kampung itu akan ada acara atau akan ada tamu penting. Keunikan pada irama ini adalah pukulan gong yang bertalu-talu  4 – 8  gong. Setiap gong dipukul oleh satu orang dengan baris berderet. Biasanya dimainkan oleh wanita.

2. Concong

Iriama ini bertempo lambat dan sedang. Irama ini bisa digunakan sebagai iringan Tari Raga-Sae. Raga; gerak tari laki-laki, dan Sae; gerak tari perempuan.

3. Kedendik

Pemain Caci sudah masuk ke kampung. Permainan tuan rumah dengan tamu. Dimainkan dengan menggabungkan kedua kendang menjadi 1 antara kendang Tutung dan Oreng, dimainkan dari sisi kiri dan kanan dalam tempo cepat. Berfungsi sebagai penyemangat.

4. Ndundundake

Irama yg berfungsi sebagainiringan tari.

5. Mbata

Irama yg digunakan sebagai iringan musik vokal pada malam hari. Sanda nyanyi keliling tanpa musik hanya dengan hentakan kaki. Cako.

6. Redep

Irama yg digunakan sebagai iringan tari dalam tempo sedang.

7. Tako Latung Data

Irama transisi pada tarian. Pola irama ini disesuaikan dengan gerak tari. Apa bila penari mundur dan maju, ada pola tersendiri yang dimainkan.

Gambar 2. Kegiatan Workshop Tari | Sumber. Dokumentasi I Nyoman Mariyana, tahun 2023

Fungsi alat musik Etnik Manggarai

1. Gendang  sebagai alat musik utama pada upacara adat

2. Gong ; berpasangan dengan gendang

3. Tambur; sebagai musik petanda perang

4. Sunding; menyerupai alat musik tiup dengan sistim nada penta tonik. Sebagai alat musik hiburan. Biasanya dimainkan di pagi hari atau malam hari.

5. Cakatinding; alat musik dari bambu

6. Cakatonda; alat musik berbilah darinkayu menyerupai kolintang

7. Juk; alat musik petik

8. Biola; alat musik gesek yang terbuat dari kayu nara. Alat geseknya terbuat dari ekor kuda.

9. Gambus; alat musik pesisir

Gambar 3. Penyerahan Tanda Penghargaan Oleh Rektor ISI Denpasar Kepada Narasumber Workshop | Sumber. Dokumentasi I Nyoman Mariyana, tahun 2023

Angelina Ayuni Praise, adalah seniman muda Manggarai yang menekuni seni Tari. Sejak lulus Sarjana Seni (S1) di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) tahun 2020, dia mengabdikan diri sebagai guru Tari di SMK Negeri 3 Komodo. Tekadnya yang kuat untuk mengembangkan kesenian daerahnya, mendorong anak-anak muda untuk menekuni dan mencintai kesenian yang diwarisi kini.

Pengembangan seni khususnya seni tari ia tekuni guna lebih mengembangkan potensi seni yang ada.

Dengan keindahan alam yg ada di Labuan Bajo sangat memungkinkan untuk dikembangkan menjadi wahana kreativitas seni berbasis kearifan lokal Manggarai. Pengembangan musik etnik Manggarai dilakukan dengan pengembangan alat-alat musiknya tanpa menghilangkan identitas budaya setempat. Tradisi menjadi dasar pengembangan kreativitas untuk melahirkan karya-karya baru bernafaskan adat Menggarai.  [T]

Ragam Seni Sasak untuk Pagelaran Kolosal Pesona Mandalika | Dari FGD ISI Denpasar dan ITDC Mandalika
Mekare-Kare di Desa Tenganan Pegringsingan, Ritus Adat Sarat Makna
“Tarian di Antara Hujan” | Catatan Ngayah ISI Denpasar pada Upacara Betara Turun Kabeh  di Pura Besakih
Tags: Manggaraiseni tari
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Gerip Maurip dan Ruang Belajar Menulis Puisi

Next Post

Tiga Film Berbasis Jawa Kuna Didiskusikan dalam Cāyārupa di Unit Lontar Universitas Udayana

Nyoman Mariyana

Nyoman Mariyana

I Nyoman Mariyana, S.Sn., M.Sn. Lahir di Sempidi, 08 Maret 1985. Kini dosen Seni Karawitan di Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Denpasar. Penulis buku Gamelan Gender Wayang (Mahima, 2021)

Related Posts

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails

Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

by Afgan Fadilla
September 14, 2026
0
Perdagangan Bebas dan Masa Depan Petani di Indo-Pasifik

“Perdagangan bebas di Indo-Pasifik tidak berlangsung dalam arena yang setara. Dalam sektor pertanian, integrasi pasar tanpa perlindungan yang memadai justru...

Read moreDetails
Next Post
Tiga Film Berbasis Jawa Kuna Didiskusikan dalam Cāyārupa di Unit Lontar Universitas Udayana

Tiga Film Berbasis Jawa Kuna Didiskusikan dalam Cāyārupa di Unit Lontar Universitas Udayana

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin
Esai

Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin

KEPEMIMPINAN sejati bukan sekadar kemampuan memerintah, melainkan kesanggupan mengendalikan diri. Sebab, tantangan terbesar seorang pemimpin sering kali bukan datang dari...

by Raka Prama Putra
October 10, 2026
Pameran Kolektif, Masih Pentingkah?
Ulas Rupa

Pameran Kolektif, Masih Pentingkah?

KITA yang terlampau serius atau memang ongkos sebuah industri adalah kekakuan kreatifitas. Barangkali unek-unek semacam ini yang berputar-putar di kepalaku...

by Made Chandra
October 10, 2026
“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara
Esai

“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara

"De Liunan Lala-Lele!" Kalimat itu sering saya dengar sebagai orang Bali, terutama ketika maksud lawan bicara dianggap kurang jelas, berputar-putar,...

by Angga Wijaya
October 10, 2026
China, Tibet, dan Bali: Ketika Pembangunan Kehilangan Mata Ketiga
Esai

China, Tibet, dan Bali: Ketika Pembangunan Kehilangan Mata Ketiga

China yang Membuat Dunia Terpesona China hari ini sulit untuk tidak dikagumi. Dalam beberapa dekade, negeri itu berubah menjadi salah...

by Agung Sudarsa
October 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

“In Money We Trust”, Kembalikan Baliku Padaku

SIDANG pembaca yang budiman, akhir-akhir ini ramai dibicarakan orang, menyoal lontaran Arya Wedakarna (AWK). Di tengah polemik tentang pengalaman sejumlah...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 9, 2026
Sandyakalaning Demokrasi — Sekumpulan Esai Sosial dan Politik
Buku Tatkala

Sandyakalaning Demokrasi — Sekumpulan Esai Sosial dan Politik

Judul: Sandyakalaning Demokrasi - Sekumpulan Esai Sosial dan Politik Penerbit: PT Tatkala Sekala Media Penulis: Teddy Chrisprimanata Putra ISBN: Masih...

by Buku Tatkala
October 9, 2026
 “Kembalikan Kedua Orang Tuaku!” Begitu Seorang Anak Memohon Pada Film “Spirited Away” Karya Hayao Miyazaki
Ulas Film

 “Kembalikan Kedua Orang Tuaku!” Begitu Seorang Anak Memohon Pada Film “Spirited Away” Karya Hayao Miyazaki

SUDAH bertahun-tahun semenjak film ini lahir, saya tak pernah sekalipun menonton film-film Ghibli. Karena terhalang kendala biaya, juga karena saya...

by Wisnu Oktaditya
October 9, 2026
Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University
Persona

Mengulik Pengalaman Citra Sasmita di Cornell University

APA yang terjadi ketika tradisi dipakai sebagai ruang dialog dan ruang untuk bertanya secara kritis? Pertanyaan semacam itu terasa penting...

by Wayan Jengki Sunarta
October 9, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Transformasi Kontrak Digital dan Masa Depan Notaris Indonesia…

SEMUA orang bicara kontrak/perjanjian digital. Apakah ini hanya tren teknologi, atau sudah menjadi realitas hukum? Perkembangan teknologi digitalisasi begitu pesatnya,...

by I Made Pria Dharsana
October 8, 2026
“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya
Panggung

“Samarasā”: Ubud Writers & Readers Festival 2026 Mengajak Masyarakat Saling Memahami Lewat Sastra dan Budaya

MEMAHAMI orang lain tidak selalu mudah. Apalagi ketika perbedaan pandangan semakin sering memisahkan, percakapan berubah menjadi perdebatan, dan orang lebih...

by Dede Putra Wiguna
October 8, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Kita Semua Sehat, Sampai Tubuh Menuntut Tagihannya

KAPAN terakhir kali kita bertanya, "Gimana kabar mental gue hari ini?" Kita hafal jadwal servis motor. Kita ingat tanggal bayar...

by Tri Nugroho Adi
October 8, 2026
Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca
Esai

Mengubah Cara Pandang terhadap Pembelajaran Membaca

MEMBACA selama ini kerap diposisikan sebagai keterampilan reseptif dalam pembelajaran bahasa. Bersama menyimak, membaca dipahami sebagai keterampilan untuk menerima bahasa,...

by I Kadek Adhi Dwipayana
October 8, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co