25 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Adi Sewaka Nugraha Kepada I Ketut Santosa Untuk Kesetiaannya Mengembangkan Seni Lukis Kaca Nagasepaha

I Kadek Susila Priangga by I Kadek Susila Priangga
July 20, 2023
in Khas
Adi Sewaka Nugraha Kepada I Ketut Santosa Untuk Kesetiaannya Mengembangkan Seni Lukis Kaca Nagasepaha

Dua anak almarhum Ketut Santosa, Made Wijana dan Ni Luh Widari | Foto: Dok

I KETUT SANTOSA berpulang setelah mengalami kecelakaan lalu-lintas pada November 2022. Dan, tujuh bulan kemudian, tepatnya pada saat penutupan Pesta Kesenian Bali (PKB) 2023, ia diberikan penghargaan Adi Sewaka Nugraha oleh Gubernur Bali.

Aras penghargaan itu, anak dan istri I Ketut Santosa yang ditinggalkanya tentu saja berbahagia, meski kesdihan belum sepenuhnya bisa dilenyapkan dari lubuk hati. Yang berbahagia tentu juga seniman yang selama ini menkuni seni lukis kaca di Desa Nagasepaha, karena penghargaan itu bisa disebut sebagai penghargaan kepada kesetiaan untuk merawat tumbuhnya seni lukis kaca di desa itu.

Dengan diberikan penghargaan kepada Ketut Santosa yang beralamt di Banjar Dinas Delod Margi, Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng itu, kita bisa merenungkan kembali tentang kesetiaan seorang seniman untuk tetap fokus pada jalan kesenian yang dilakoninya.

Ya, Ketut Santosa adalah seniman yang setia. Ia adalah seniman sederhana yang tetap memberikan kontribusinya dengan karya yang ditinggalkan. Di setiap ajang Pesta Kesenian Bali, karya-karya seni lukis kaca selalu mendapat ruang dalam pameran dan selalu menyuguhkan karya yang memanjakan mata.

I Ketut Santosa, Pelukis Wayang Kaca yang Santun dan Sederhana Itu Telah Berpulang

Ketekunannya dalam berkarya, dan terus berusaha memperkenalkan lukis kaca ke hadapan publik, kini mendapat apresiasi dalam bentuk penghargaan dari Pemerintah Provinsi Bali.

Adi Sewaka Nugraha

Adi Sewaka Nugraha adalah pengharagan terhadap seniman Bali yang berkontribusi penuh dalam melestarikan budaya dan kesenian yang ada di Bali. Penghargaan ini diberikan tiap tahunnya, biasanya berbarengan dengan penutupan Pesta Kesenian Bali. Diberikan kepada seniman di semua bidang seni, melalui seleksi dari tim yang telah dibentuk. Bertujuan untuk mematik seniman-seniman Bali untuk tetap menjaga dan melestarikan seni dan budaya Bali.

Selain ketut Santosa, terdapat sembilan seniman lain yang juga mendapatkan penghargaan yang sama, yang diserahkan Gubernur bali Wayan Koster pada acara penutupan Pesta Kesenian Bali (PKB) 2023.

Sembilan seniman lainnya adalah Wayan Darya, S.Sn., M.Ag. yang merupakan seniman karawitan (komposer) asal Banjar Kebon, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Sepuluh seniman, termasuk Ketut Santosa, saat menerima penghargaan Adi Sewaka Nugraha dari Gubernur Bali | Foto: Dok

Lalu, Bagus Suteja Yasa, seniman Tari asal Banjar Dinas Kelodan Desa Bubunan Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng ; I Wayan Gama Astawa, S.Sn., seniman karawitan (komposer) asal Lingkungan Bilukpoh Kelurahan Tegalcangkring Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana; dan Dr. Anak Agung Gede Rai Ramawa, M.Sn., seniman (undagi) beralamat Jalan Letda I Dewa Gede Hadnyana, Gang Elang, Batubulan Sukawati, Gianyar.

Kemudian  I Made Sukadana, seniman pedalangan, asal Lingkungan Banjar Ubud Kaja, Desa Ubud, Kecamatan Ubud, Gianyar; I Wayan Butuantara, M.Si., seniman tari Topeng, Jalan Kenyeri, Gang Pucuk, Desa Sumerta Kaja, Kota Denpasar;  dan I Putu Purnawan, S.Pd., seniman tari alamat Jalan Gunung Agung, Gang XX No. 1, Kelurahan Dajan Peken, Kabupaten Tabanan.

Selain itu ada juga I Komang Parwata, seniman Tari Banjar Dinas Dukuh, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem dan Ni Wayan Sirat, seniman Drama Gong, Banjar Pande, Kelurahan Cempaga, Bangli.

Diterima Sang Istri

Penghargaan untuk I Ketut Santosa diterima oleh Ni Nyoman Ari Suteni, istri dari almarhum. Penghargaan itu juga disambut dengan baik oleh dua anak almarhum, Made Wijana dan Ni Luh Widari.

.

Ni Nyoman Ari Suteni, istri dari almarhum I Ketut Santosa menerima piagam penghargaan untuk suaminya yang diserahkan oleh Gubernur bali Wayan Koster | Foto: Dok

Penghargaan bergengsi ini tentu saja didapat dari jerih payah Ketut Santosa yang tetap melestarikan seni lukis kaca Nagasepaha. Walau I Ketut Santosa kini telah tiada, nama besarnya semakin dikenal dan mendapat apresiasi di mana-mana. Ini merupakan hal yang sering sekali terjadi pada seniman-seniman di masa lalu.

Dari pencetus Lukis Kaca Nagasepaha, Jro Dalang Diah, juga mengalami hal yang serupa. Karya-karyanya dilirik jauh setelah senimannya tiada.

Telah banyak pencapaian yang didapat I Ketut Santosa, berbagai penghargaan baik kepada dirinya maupun Sanggar Seni Lukis Kaca Nagasepaha yang di bangunnya. Hal itu adalah bukti bahwa ia serius dan memiliki semangat yang luar biasa dalam melestarikan seni lukis kaca Nagasepaha. Hal itu juga telah berdampak pada banyak orang.

Lukis Kaca Nagasepaha semakin dikenal, seniman-seniman baru bermunculan. Yang dulunya enggan melukis dan memilih pekerjaan lain, kini kemampuan luar biasa dalam lukis kaca mulai diasah kembali.

Jadi seniman memang istimewa, karya yang dibuat bisa jadi dilirik kapan saja. Bahkan setelah memiliki nama besar, karya yang dibuat saat usia anak-anak menjadi menarik untuk dibahas dan dikoleksi banyak orang.

Dua anak almarhum Ketut Santosa, Made Wijana dan Ni Luh Widari | Foto: Dok

Namun di balik keistimewaan itu, banyak seniman tidak merasakan pencapaian itu selama hidupnya. Pencapaian dan nama besarnya seakan menjadi harta warisan yang di turunkan ke generasi selanjutnya.

Yang namanya harta warisan, kini tergantung generasi pewarisnya yang memilih. Mau dilanjutkan perjuangan pendahulunya, atau akan kandas begitu saja. Tentu saja, harapan banyak pihak, Lukis Kaca Nagasepaha yang telah mendunia, harus tetap dilestarikan keberadaannya serta mendapat ruang dan perhatian lebih dari semua pihak.

Terimakasih Pak Santosa, jerih payahmu tak sia-sia. Namamu masih terpatri bersama seniman-seniman hebat lainnya. [T]

Putu Dudik Ariawan: Melukis di Atas Lontar dan Mengubah Hobi Menjadi Profesi
I Ketut Wisana Ariyanto: Guru Muda Pelukis Naturalis
Tags: desa nagasepahalukisan wayang kacaPesta Kesenian BaliSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menduniakan Sastra Indonesia, Pemerintah Bisa Tiru Korea

Next Post

Menikah Bukan Untuk Bercerai

I Kadek Susila Priangga

I Kadek Susila Priangga

Lahir di Karangasem. Guru seni budaya di SMPN 3 Sukasada, Buleleng, Bali

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Menikah Bukan Untuk Bercerai

Menikah Bukan Untuk Bercerai

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co