23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Adi Sewaka Nugraha Kepada I Ketut Santosa Untuk Kesetiaannya Mengembangkan Seni Lukis Kaca Nagasepaha

I Kadek Susila Priangga by I Kadek Susila Priangga
July 20, 2023
in Khas
Adi Sewaka Nugraha Kepada I Ketut Santosa Untuk Kesetiaannya Mengembangkan Seni Lukis Kaca Nagasepaha

Dua anak almarhum Ketut Santosa, Made Wijana dan Ni Luh Widari | Foto: Dok

I KETUT SANTOSA berpulang setelah mengalami kecelakaan lalu-lintas pada November 2022. Dan, tujuh bulan kemudian, tepatnya pada saat penutupan Pesta Kesenian Bali (PKB) 2023, ia diberikan penghargaan Adi Sewaka Nugraha oleh Gubernur Bali.

Aras penghargaan itu, anak dan istri I Ketut Santosa yang ditinggalkanya tentu saja berbahagia, meski kesdihan belum sepenuhnya bisa dilenyapkan dari lubuk hati. Yang berbahagia tentu juga seniman yang selama ini menkuni seni lukis kaca di Desa Nagasepaha, karena penghargaan itu bisa disebut sebagai penghargaan kepada kesetiaan untuk merawat tumbuhnya seni lukis kaca di desa itu.

Dengan diberikan penghargaan kepada Ketut Santosa yang beralamt di Banjar Dinas Delod Margi, Desa Nagasepaha, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng itu, kita bisa merenungkan kembali tentang kesetiaan seorang seniman untuk tetap fokus pada jalan kesenian yang dilakoninya.

Ya, Ketut Santosa adalah seniman yang setia. Ia adalah seniman sederhana yang tetap memberikan kontribusinya dengan karya yang ditinggalkan. Di setiap ajang Pesta Kesenian Bali, karya-karya seni lukis kaca selalu mendapat ruang dalam pameran dan selalu menyuguhkan karya yang memanjakan mata.

I Ketut Santosa, Pelukis Wayang Kaca yang Santun dan Sederhana Itu Telah Berpulang

Ketekunannya dalam berkarya, dan terus berusaha memperkenalkan lukis kaca ke hadapan publik, kini mendapat apresiasi dalam bentuk penghargaan dari Pemerintah Provinsi Bali.

Adi Sewaka Nugraha

Adi Sewaka Nugraha adalah pengharagan terhadap seniman Bali yang berkontribusi penuh dalam melestarikan budaya dan kesenian yang ada di Bali. Penghargaan ini diberikan tiap tahunnya, biasanya berbarengan dengan penutupan Pesta Kesenian Bali. Diberikan kepada seniman di semua bidang seni, melalui seleksi dari tim yang telah dibentuk. Bertujuan untuk mematik seniman-seniman Bali untuk tetap menjaga dan melestarikan seni dan budaya Bali.

Selain ketut Santosa, terdapat sembilan seniman lain yang juga mendapatkan penghargaan yang sama, yang diserahkan Gubernur bali Wayan Koster pada acara penutupan Pesta Kesenian Bali (PKB) 2023.

Sembilan seniman lainnya adalah Wayan Darya, S.Sn., M.Ag. yang merupakan seniman karawitan (komposer) asal Banjar Kebon, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Sepuluh seniman, termasuk Ketut Santosa, saat menerima penghargaan Adi Sewaka Nugraha dari Gubernur Bali | Foto: Dok

Lalu, Bagus Suteja Yasa, seniman Tari asal Banjar Dinas Kelodan Desa Bubunan Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng ; I Wayan Gama Astawa, S.Sn., seniman karawitan (komposer) asal Lingkungan Bilukpoh Kelurahan Tegalcangkring Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana; dan Dr. Anak Agung Gede Rai Ramawa, M.Sn., seniman (undagi) beralamat Jalan Letda I Dewa Gede Hadnyana, Gang Elang, Batubulan Sukawati, Gianyar.

Kemudian  I Made Sukadana, seniman pedalangan, asal Lingkungan Banjar Ubud Kaja, Desa Ubud, Kecamatan Ubud, Gianyar; I Wayan Butuantara, M.Si., seniman tari Topeng, Jalan Kenyeri, Gang Pucuk, Desa Sumerta Kaja, Kota Denpasar;  dan I Putu Purnawan, S.Pd., seniman tari alamat Jalan Gunung Agung, Gang XX No. 1, Kelurahan Dajan Peken, Kabupaten Tabanan.

Selain itu ada juga I Komang Parwata, seniman Tari Banjar Dinas Dukuh, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem dan Ni Wayan Sirat, seniman Drama Gong, Banjar Pande, Kelurahan Cempaga, Bangli.

Diterima Sang Istri

Penghargaan untuk I Ketut Santosa diterima oleh Ni Nyoman Ari Suteni, istri dari almarhum. Penghargaan itu juga disambut dengan baik oleh dua anak almarhum, Made Wijana dan Ni Luh Widari.

.

Ni Nyoman Ari Suteni, istri dari almarhum I Ketut Santosa menerima piagam penghargaan untuk suaminya yang diserahkan oleh Gubernur bali Wayan Koster | Foto: Dok

Penghargaan bergengsi ini tentu saja didapat dari jerih payah Ketut Santosa yang tetap melestarikan seni lukis kaca Nagasepaha. Walau I Ketut Santosa kini telah tiada, nama besarnya semakin dikenal dan mendapat apresiasi di mana-mana. Ini merupakan hal yang sering sekali terjadi pada seniman-seniman di masa lalu.

Dari pencetus Lukis Kaca Nagasepaha, Jro Dalang Diah, juga mengalami hal yang serupa. Karya-karyanya dilirik jauh setelah senimannya tiada.

Telah banyak pencapaian yang didapat I Ketut Santosa, berbagai penghargaan baik kepada dirinya maupun Sanggar Seni Lukis Kaca Nagasepaha yang di bangunnya. Hal itu adalah bukti bahwa ia serius dan memiliki semangat yang luar biasa dalam melestarikan seni lukis kaca Nagasepaha. Hal itu juga telah berdampak pada banyak orang.

Lukis Kaca Nagasepaha semakin dikenal, seniman-seniman baru bermunculan. Yang dulunya enggan melukis dan memilih pekerjaan lain, kini kemampuan luar biasa dalam lukis kaca mulai diasah kembali.

Jadi seniman memang istimewa, karya yang dibuat bisa jadi dilirik kapan saja. Bahkan setelah memiliki nama besar, karya yang dibuat saat usia anak-anak menjadi menarik untuk dibahas dan dikoleksi banyak orang.

Dua anak almarhum Ketut Santosa, Made Wijana dan Ni Luh Widari | Foto: Dok

Namun di balik keistimewaan itu, banyak seniman tidak merasakan pencapaian itu selama hidupnya. Pencapaian dan nama besarnya seakan menjadi harta warisan yang di turunkan ke generasi selanjutnya.

Yang namanya harta warisan, kini tergantung generasi pewarisnya yang memilih. Mau dilanjutkan perjuangan pendahulunya, atau akan kandas begitu saja. Tentu saja, harapan banyak pihak, Lukis Kaca Nagasepaha yang telah mendunia, harus tetap dilestarikan keberadaannya serta mendapat ruang dan perhatian lebih dari semua pihak.

Terimakasih Pak Santosa, jerih payahmu tak sia-sia. Namamu masih terpatri bersama seniman-seniman hebat lainnya. [T]

Putu Dudik Ariawan: Melukis di Atas Lontar dan Mengubah Hobi Menjadi Profesi
I Ketut Wisana Ariyanto: Guru Muda Pelukis Naturalis
Tags: desa nagasepahalukisan wayang kacaPesta Kesenian BaliSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menduniakan Sastra Indonesia, Pemerintah Bisa Tiru Korea

Next Post

Menikah Bukan Untuk Bercerai

I Kadek Susila Priangga

I Kadek Susila Priangga

Lahir di Karangasem. Guru seni budaya di SMPN 3 Sukasada, Buleleng, Bali

Related Posts

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails
Next Post
Menikah Bukan Untuk Bercerai

Menikah Bukan Untuk Bercerai

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co