23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Widnyana Sudibya: Pesta Kesenian Bali Tanpa Dokumentasi Bagai Makan Mewah Tanpa Air

tatkala by tatkala
July 2, 2023
in Khas
Widnyana Sudibya: Pesta Kesenian Bali Tanpa Dokumentasi Bagai Makan Mewah Tanpa Air

Made Widnyana Sudibya | Foto: Ist

PESTA Kesenian Bali (PKB) tanpa dokumentasi bagai makan mewah tanpa adanya air. Itu dikatakan fotografer Made Widnyana Sudibya saat memberikan materi dalam program Kriyaloka (Lokakarya) Dokumentasi Seni dan Budaya PKB XLV di Kalangan Angsoka, Taman Budaya Provinsi Bali, Sabtu 1 Juli 2023.

Widnyana Sudibya adalah seorang fotogrefer yang juga dikenal sebagai arsitek dan budayawan. Ia termasuk fotografer yang setia melakukan dokumentasi melalui foto di PKB sejak beberapa tahun lalu. Foto-fotonya banyak tersebar di media sosial maupun di media massa.

“Dokomentasi itu penting (dalam PKB),” kata Widnyana.

Karena dokumentasi itu penting, kata Widnyana, penyelenggara PKB imesti berpikir serius agar dokumentasi itu tetap ada.

“Kita tidak bisa menggelar event yang danannya besar, tetapi dokumentasi tidak ada. Sama dengan makan mewah tak ada air,” ujar Widnyana.

Pendokumentasian itu, kata dia, memang sudah menjadi bagian dari sebuah event, apalagi event kesenian. Hal itu juga dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada seniman. Seniman dan karya-karyanya harus diabadikan dalam dokumentasi, baik foto, video dan lain-lain.

“Mestinya, ketika menyerahkan sertifikat kepada seniman pengisi acara, saat itu sudah langsung disertai dengan penyerahan multi media minimal CD saat mereka tampil. Begitu, seharusnya kalau menghargai seniman,” kata Widnyana.

Pendokumentasian ini penting, lanjut Widnyana, karena hal itu berkaitan erat dengan upaya-upaya penggalian, pelestarian dan pengembangan seni budaya. Dengan dokumentasi kita bisa membandingkan seni budaya kita dengan seni budaya luar, juga pengaruh-pengaruhnya.

Apalagi kini perkembangan pengaruh seni budaya luar juga banyak. “Sekarang dengan mudah kita mengakses seni budaya di luar daerah dan luar negeri, sehingga kita harus tetap kuat pada pondasi kita yaitu seni dan budaya,” katanya.

Saat ini, dan pada masa-masa yang akan datang, kata Widnyana, penggiat dokumentasi tidak hanya bertumpu pada dokumentasi cetak, tetapi juga pada elektronik dan digital.

“Dari tahuan 2005, saya sudah membuat aplikasi terstruktur untuk media-media kedepan. Selain penyimpanan mudah dan gambang, biaya juga murah. Jika dokumentasi cetak, biaya mahal dan rentas rusak,” ujarnya.

Seniman, lanjut Widnyana, sekarang harus memiliki kesadaran untuk mendokumentasikan karyanya. Jangan hanya fokus pada penyiapan teks, sinopsi dan lainnya.

Karya-karya seni sebaiknya dilengkapi dengan gambar dan seni visual, seperti foto dan video. Karya seni harus didokumentasikan melalui visual. Teks bisa saja dibuat dengan indah, tapi jika dilengkapi dengan gambar maka keindahannya akan makin lengkap.  

Di sisi lain, pendokumensian tidak bisa dilakukan oleh seniman saja, karena mereka pelaku. Mereka sudah berkreasi, juga berkarya. Yang membuat dokumentasi dengan baik adalah penyelenggara.

“Makanya harus ada kolaborasi antara pelaku seni, pemerintah dan penggiat dokumentasi. Ketiga ini harus gabung,” kata Widnyana.

Dokumentasi itu, kata Widnyana, penting bagi seniman sebagai bahan pembelajaran, bagi seniman untuk berkarya dan pengembangan karya. Penting bagi pemerintah untuk merancang supaya acara lebih baik ke depannya, dan bagi pendokumentasi itu sendiri untuk pengembangan tekniknya. 

Sekarang ini ada banyak media dokumentasi visual, namun menurut Widnyana hal itu lebih banyak dipakai untuk kepentingan pribadi. Padahal, kalau berbicara dokumentasi, kita harus menyumbangkan dan berkontribusi pada seni dan budaya itu sendiri.

“Jangan bicara kamera yang mahal, dengan handphone juga bisa. Intinya anak-anak muda lebih pada pendokumentasian pribadi, dan belum bisa disajikan untuk masyarakat banyak,” katanya. 

Minat anak muda mendokumentasikan seni dan budaya dengan tujuan lebih luas untuk pengembangan seni budaya itu sendiri mesti dibangkitkan. Caranya, dengan melibatkan anak-anak muda pada setiap event, termasuk PKB.

Pendokumentasian PKB memang mestinya melibatkan generasi muda, seperti siswa dari sekolah fotografi. Mahasiswa dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di kampus mesti dimasukan ke pantia. “Anak-anak yang masuk panitia itu kemudian ditatar diberikan pembelajaran dan tanggung jawab,” katanya.

Generasi muda harus terlibat dan berperan di dalammnya, sehingga ilkim pendokumentasian bisa berlanjut terus karena mereka akan menularkan kepada teman-teman mereka.

Intinya, minat dan niat dari pendokumentasian ini harus ada. Kalau mengundang UKM kampus atau siswa SMK maka mereka akan ikut mencatat.

Taman budaya mempunyai 8 panggung, kalau mereka ditempatkan satu satu di masing-masing panggung maka seni budaya itu akan tercatat. Dari catatan-catatan itulah kemudian dikembangkan program-program dalam setiap PKB agar PKB tidak terlihat sama dari tahun ke tahun.

Dokumentasi itu juga penting untuk mencegah karya-karya seni kita diklaim oleh pihak lain, dan mencegah terjadinya perdebatan panjang di kemudian hari.

Karya seni itu bisa diklaim orang lain. Sebut saja Tari Pendet. Jadi, seniman dan karya seninya penting didokumentasi untuk mengabadikan peristiwa seni itu sendiri, seperti kapan pentas, sekaa dari mana, di mana pentas, tahun berapa dan lainnya.

“Kalau kita tidak mempunyai dokumenasi, jika lantas seni budaya kita diklaim lalu bagaimana cara beragumen,” katanya.

Untuk itulah, kata Widnyana, penyelenggara PKB mesti memikirkan dana pendukomentasian secara lebih serius. Karena sering sekali, dulu, dana pendokumentasian itu sangat kecil, bahkan tidak ada.

Dana pendokumentasian itu diakui memang besar. Sebut saja di PKB mulai pementasan jam 10 hingga jam 12, lalu tak bisa pulang karena jam 2 sudah ada pentas lagi, terus tak bisa pulang karena menunggu pentas jam 5 dan jam 7 pentas lagi.

Jadinya, satu hari penuh di PKB. Lalu, setelah jam 12 itu harus posting di media sosial, maka jam 1 dini hari baru selsai. Semua itu memerlukan dana. Kamera saja harganya 10 jutaan lebih.

Seringkali dalam pendokumentasian itu kamera tidak jadi fokus. Padahal itu adalah alat yang penting.

“Saya bebapa kali habiskan kamera di PKB. Pada PKB tahun 2017, 2018 dan 2019 hampir setiap satu tahun saya mengganti kamera,” kata Widnyana. [T][Ado]

Gong Kebyar Semadhi Yasa Desa Ababi Karangasem “Bersuara” Sejak 1928
Legenda Panjang Sekaa Gong Desa Menyali, Dari Zaman Ki Barak Panji Sakti Hingga ke Panggung PKB
Drama Gong Itu Ceritanya Dari Cerpen “Katemu Ring Tampaksiring” Karya Made Sanggra
Sandya Gita Mahayuning Sagara dari Buleleng:  Peristiwa Penting dan 5 Strategi Sukses Dalam Seni
Peed Aya Selalu Heboh dan Mereka pun Berimpit-impitan | Catatan Pawai Pembukaan PKB 2023
Tags: fotografiPesta Kesenian BaliPesta Kesenian Bali 2023
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Percumbuan Estetik Nawa-Sena

Next Post

Petani Muda Sebagai Penggerak Gagasan Baru

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
0
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

Read moreDetails

Mengagumi Mobil Mini

by Jaswanto
June 22, 2026
0
Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

Read moreDetails

Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

by Dede Putra Wiguna
June 21, 2026
0
Mau Jadi Penulis Hebat? Tulislah Hal Unik dan Autentik!

 “Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama,...

Read moreDetails

Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

by Dede Putra Wiguna
June 20, 2026
0
Ketika Toko Kopi TUKU Belajar Menjadi ‘Tetangga Baik’ di Bali

SORE itu, Senin, 15 Juni 2026, suasana di Toko Kopi TUKU Renon tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara antrean...

Read moreDetails

Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

by Kadek Agus Yoga Dwipranata
June 6, 2026
0
Tabanan Menuju Era Baru: Revitalisasi Infrastruktur, Semangat GADARATA, dan Energi Baru AGATA

KABUPATEN Tabanan saat ini tengah memasuki fase penting dalam pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. I Komang Gede Sanjaya,...

Read moreDetails

Cerita Rakyat Sebagai Identitas

by I Wayan Artika
June 6, 2026
0
Cerita Rakyat Sebagai Identitas

Setelah direvitalisasi, kini sejumlah cerita rakyat Bali aga Desa Pedawa hidup kembali. I Jaum misalnya telah dijadikan cerita pertunjukan. Kini...

Read moreDetails

Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

by I Wayan Yudana
June 5, 2026
0
Catatan dari Ruang Bimtek Revitalisasi SMK: Ketika Gedung Diperbarui

ADA sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa sekolah adalah jendela masa depan. Masalahnya, kalau jendelanya sudah kusam, atapnya bocor, laboratoriumnya...

Read moreDetails

Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

by Ni Luh Putu Intan Nirmalasari
June 3, 2026
0
Dari Kamar Biasa ke Pengalaman Luar Biasa —Cerita Desa Kedisan Berbenah

DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa yang...

Read moreDetails

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails
Next Post
Petani Muda Sebagai Penggerak Gagasan Baru

Petani Muda Sebagai Penggerak Gagasan Baru

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co