23 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lima Hal yang Patut Dihindari Sebelum Memasuki Umur 30-an

Dewa Ayu Yuliarini by Dewa Ayu Yuliarini
June 26, 2023
in Esai
Lima Hal yang Patut Dihindari Sebelum Memasuki Umur 30-an

Ilustrasi tatkala.co

BERTAMBAHNYA usia dari tahun ketahun, tidak membuat hidup menjadi lebih mudah. Justru banyak permasalahan yang akan kita temui, mulai dari percintaan, pertemanan, keluarga, karier dan juga keuangan. Khususnya ketika kita menginjak umur 20 hingga 30 tahun.

Banyak perubahan yang terjadi seiring bertambahnya umur, entah ke arah yang positif atau justru ke arah negatif, hal ini tentu dipengaruhi oleh faktor lingkungan, keluarga, dan pertemanan.

Di lain sisi, ada beberapa orang yang masih belum mengetahui jati dirinya, atau sering disebut dengan quarter-life crisis.

Quarter-life crisis merupakan suatu periode ketidakpastian dan pencarian jati diri yang dialami seseorang pada saat memasuki usia pertengahan 20 hingga awal 30 tahun.

Krisis ini ditandai dengan timbulnya berbagai emosi negatif seperti merasa cemas, frustrasi, hingga merasa kehilangan arah. Hal ini dapat mengarahkan seseorang menuju kondisi stres, depresi, atau gangguan psikologis lainnya.

Rasa cemas itu juga sempat menghantui saya. Mengingat, sebentar lagi saya memasuki pertengahan 20. Tetapi syukur, kecemasan itu cukup mereda setelah baru-baru ini saya menonton video yang melintas di beranda YouTube. Video itu berjudul “5 Penyesalan keuangan di umur 30an”.

Video tersebut diunggah di kanal YouTube milik Felicia Putri Tjiasaka. Saya rasa tak ada salahnya jika Anda meluangkan waktu untuk turut serta menontonya, apalagi jika umur Anda masih di bawah 30 tahun.

“Kata orang, guru adalah pengalaman yang paling berharga, tapi seberapa banyak waktu yang harus dihabiskan, ketika kita melewati semuanya satu-satu? Bagaimana kalo kita belajar dari pengalaman orang lain?”

Narasi di atas adalah kalimat pembuka yang dilontarkan Feli ketika mengawali videonya.

Dan ya, saat saya menonton lebih jauh ke dalam video, ternyata isinya bukan hanya penyesalan tentang keuangan saja, namun juga banyak hal lain yang harus dihindari sebelum umur 30an. Berikut ringkasannya:

Stay In Comfort Zone

Penyesalan pertama yang kebanyakan dialami ketika memasuki umur 30-an, yaitu ketika di umur 20-an, Anda tetap bertahan di zona nyaman. Lulus kuliah, bekerja di perusahaan dengan hasil yang cukup untuk makan dan self reward, tanpa mau mencoba hal-hal baru.

Sehingga, ketika memasuki umur 30-an, dan pengeluaran menjadi lebih banyak, seperti untuk menikah, biaya anak, memberikan orang tua, gaji Anda tidak dapat tertutupi. Dan salah jika Anda baru memutuskan untuk membuka usaha, hal ini tentunya akan menimbulkan risiko yang cukup besar ketika gagal dalam menjalankannya.

“Mumpung masih muda, just say ‘yes’ to any positive opportunity,” pesan Feli kepada para penontonnya—karena ketika mecoba hal baru, jika tidak mendapatkan penghasilan, tentu kita bisa mendapatkan pelajaran.

Terlalu Fokus ke Orang Lain

Terbiasa fokus kepada orang lain juga menjadi penyesalan ketika memasuki umur 30-an. Siapa sangka, ketika kita sibuk menyalahkan orang lain yang sukses karena privilege yang dimiliki, justru tidak akan berdampak apapun kepada Anda, dan itu sudah pasti.

Alangkah baiknya, ketika energi yang Anda miliki digunakan untuk fokus kepada diri sendiri, atau membangun privilege untuk diri sendiri. Jika privilege tidak Anda dapatkan, mungkin kelak privilege bisa didapatkan oleh anak-cucu Anda, kelak.

Daripada sibuk memikirkan privilege yang dimiliki orang-orang sukses, sudah saatnya Anda memikirkan usaha apa yang bisa dijalankan, dan skill apa saja yang seharusnya Anda pelajari agar dapat menjadi sumber income tambahan.

Nggak Mau Punya Proteksi

Terlalu menyayangi harta benda yang dimiliki, kebanyakan dari kita lupa untuk memproteksi diri sendiri. Padahal, diri sendiri yang paling memerlukan proteksi, hal ini tentu karena diri kita yang berperan penting dalam mencari income.

Dalam videonya, Feli menyebutkan asuransi yang wajib dimiliki sesuai life stage, yaitu; asuransi kesehatan, proteksi diri ketika masih hidup; asurasni sakit kritis, untuk memproteksi income kita yang hilang ketika kita kritis; asuransi jiwa, proteksi keluarga, ketika Anda meninggal.

Jika memang anti dengan segala jenis asurasni, hal yang harus dan paling penting aktif adalah BPJS.

Terlalu PD (Dunning Kruger Effect)

Dunning krugger effect merupakan kondisi seseorang yang merasa dirinya pintar dan hebat, seolah paling tahu segala hal, padahal realitanya tidak sama sekali, atau sering disebut “tong kosong nyaring bunyinya”.

Hal ini tentunya sering kita temukan di kalangan anak muda saat ini. Ketika mereka menonton atau mempelajari sedikit investasi seperti saham, crypto, trading, dan lain-lain, sudah menganggap paling tahu investasi.

Hal ini tentu berpengaruh ketika Anda menghabiskan seluruh asset yang dimiliki untuk di investasikan, atau berhenti bekerja untuk bisa fokus ikut trading, sehingga dapat menghilangkan segala aset yang dimiliki jika salah dalam memilih bentuk investasi.

Karena pada dasarnya, apa yang kita yakini benar hari ini, belum tentu benar di hari depan. Sehingga, kita harus tetap bijak dalam mengambil keputusan, terlebih dalam bidang keuangan.

Mager Ngatur Uang

Tidak semua masalah keuangan dapat diatasi dengan mendapatkan uang banyak. Alangkah baiknya ketika Anda dapat mengatur keuangan yang Anda miliki dari nominal uang yang masih kecil.

Banyak atau tidaknya income Anda nantinya, tidak akan berpengaruh terhadap pengeluaran Anda ketika Anda sudah dapat mengatur dengan benar uang yang dimiliki. Sehingga ketika mendapatkan uang banyak, kita tidak bingung bagaimana cara mengaturnya.

Sama halnya ketika diumur 20an sibuk mencari pinjaman di Pay later, kredit, pinjol, dll. Sudah pasti di umur 30an Anda masih harus bersusah payah untuk melunasi hutang-hutang tersebut.

Dalam konten yang diunggah Feli, sejumlah 467 orang memberikan komentarnya. Beberapa di antaranya ikut menambahkan penyesalan yang dirasakan ketika memasuki usia 30an.

Seperti yang dituliskan akun @hanicii:

“Saya saat ini berada di usia 30 tahun, salah satu yang saya sesali adalah terlalu idealis untuk mendapatkan pekerjaan sesuai minat. Sehingga berpindah-pindah kerjaan dan membuat pengalaman kerja yang tidak baik”.

Ia juga menyarankan kepada generasi 20an ketika mendapat kerja setelah lulus untuk mencoba menetap minimal 2 tahun di tempat kerja yang sama. “Ya kalo memang gak kuat banget jangan sampe kurang dari 1 tahun,” lanjutnya.

Akun lainnya juga menuliskan setuju dengan hal yang paling disesali yaitu stay in comfort zone. “Meskipun saya orangnya irit, bisa ngatur uang, tapi tetep pemasukan segitu-segitu saja, dan hanya dari satu sumber. Hal ini tentu jadi masalah di kemudian hari. Nyesel banget masa kuliah berlalu tanpa mencoba banyak hal,” tulis akun @ pipipchannel54.

Selain menyetujui bentuk penyesalan diumur 30an yang dijelaskan Feli, beberapa akun menyatakan mengatur keuangan sejak dini memang perlu, seperti yang dituliskan oleh akun @yrezza:

“Umur 24 tahun ini, dari dulu orangtua memaksa untuk kasih laporan uang bulanan waktu kuliah. Hasilnya ketauan ke mana saja uangnya, dan masih bisa ada beberapa sisa yang bisa ditabung. Habbit nyatet laporan terbawa sampai sekarang, hingga saat ini sudah kerja 3 tahun dan punya bisnis jadi makin mudah untuk managenya dan ngerasain hasilnya. Terima kasih ayah ibu”.

Seiring berjalannya waktu, dari tahun ke tahun, membuat seseorang menjadi lebih tahu akan banyak hal.

Jika hari ini kita takut tentang kegagalan di masa depan, ada baiknya kita menjadikan pengalaman hidup orang lain sebagai pembelajaran, agar tidak mengalami problem yang sama.[T]

Penulis adalah mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja. Sedang menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL) di tatkala.co.

Remaja, Mental Illness, dan Cara Menghindarinya
Hiduplah di Masa Kini, Jangan Hidup di Masa Lalu atau di Masa Depan!
Postingan Galau di Media Sosial Bisa Merusak Personal Branding?
Ciri-ciri Toxic Relationship dan Bagaimana Cara Kita Terlepas darinya
Tags: keuanganpemudaPsikologiRemajatips
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sandya Gita Mahayuning Sagara dari Buleleng:  Peristiwa Penting dan 5 Strategi Sukses Dalam Seni

Next Post

“Setelah Puisi Memanggil” | Dari Peluncuran 9 Buku 9 Penyair di JKP Denpasar

Dewa Ayu Yuliarini

Dewa Ayu Yuliarini

Lahir di Singaraja, tahun 2001. Saat ini sedang menempuh pendidikan di STAH N Mpu Kuturan Singaraja, Program Studi Ilmu Komunikasi

Related Posts

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

by Angga Wijaya
June 23, 2026
0
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

Read moreDetails

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
0
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

Read moreDetails

Titik Nol, Titik Awal Singaraja —Membangun Kota, Memuliakan Ingatan

by Dewa Rhadea
June 21, 2026
0
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah." Kalimat itu mungkin terdengar sederhana....

Read moreDetails

Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

by Made Chandra
June 21, 2026
0
Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar

10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi...

Read moreDetails

Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

by I Nyoman Tingkat
June 21, 2026
0
Membaca Pesta Kesenian Bali Menjelang 50 Tahun   

PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa...

Read moreDetails

Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

by Angga Wijaya
June 21, 2026
0
Menitipkan Jembrana kepada Kreator Digital

MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa....

Read moreDetails

KLAKSON

by Hartanto
June 20, 2026
0
KLAKSON

SETENGAH abad yang lalu, saya paling benci mendengar suara klakson (dulu disebut tuter), mobil atau motor. Pasalnya, manakala itu saya...

Read moreDetails

Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

by Agung Sudarsa
June 20, 2026
0
Political Awareness: Jalan Kesadaran yang Holistik

Spiritualitas Bukan Pelarian dari Kehidupan Salah satu kesalahpahaman terbesar tentang spiritualitas adalah anggapan bahwa orang spiritual harus menjauh dari urusan...

Read moreDetails

Integritas Itu Soal Salah Hitung Angka atau Salah Hitung Dosa?

by Petrus Imam Prawoto Jati
June 20, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

SIDANG pembaca yang budiman, kemarin pagi saya mampir ke pom bensin, dititipi istri saya buat isi motornya yang hampir kosong...

Read moreDetails

Kalau Marx dan Marcuse Ikut Nonton Aksi Demo Mahasiswa “Indonesia Bangkrut”

by Afgan Fadilla
June 18, 2026
0
(Bukan) Demokrasi Kita

DI tengah demonstrasi mahasiswa yang memprotes pemborosan anggaran, kenaikan biaya hidup, dan berbagai proyek pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada...

Read moreDetails
Next Post
“Setelah Puisi Memanggil” | Dari Peluncuran 9 Buku 9 Penyair di JKP Denpasar

"Setelah Puisi Memanggil" | Dari Peluncuran 9 Buku 9 Penyair di JKP Denpasar

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026
Ulas Musik

’Ngajum’ atau ’Ajum’?  —Antara Baleganjur Jembrana dan Asumsi Penikmatnya di Pesta Kesenian Bali 2026

“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya. Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru...

by Ega Surya Mahendra
June 23, 2026
Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia
Bahasa

Sepak Bola, Bola Sepak, Football, dan Soccer: Riuh Bahasa di Tengah Piala Dunia

PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita? Sungguh menarik mengamati...

by I Made Sudiana
June 23, 2026
Penyair Bali Bukan Penyair Lomba
Esai

Penyair Bali Bukan Penyair Lomba

TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih...

by Angga Wijaya
June 23, 2026
Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus
Kritik Seni

Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan...

by Wayan Sudirana, PhD
June 23, 2026
Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa
Gaya

Buleleng Bercerita Lewat Busana Adat —Dari Payas Ningrat hingga Pedawa

BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara  di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade)...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   
Khas

Dari Perayaan Hari Yoga Sedunia di Anand Ashram Ubud: Dari Kedamaian Diri Menuju Harmoni Dunia   

Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan...

by Agung Sudarsa
June 22, 2026
Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global
Esai

Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara...

by Vito Prasetyo
June 22, 2026
Mengagumi Mobil Mini
Khas

Mengagumi Mobil Mini

SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran...

by Jaswanto
June 22, 2026
Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya
Gaya

Kimono Jepang dan Wastra Indonesia di Panggung BWCC Pesta Kesenian Bali 2026: Simbol Persahabatan dan Dialog Budaya

Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu...

by Nyoman Budarsana
June 22, 2026
Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa”  —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Ketika Sastra Menyatukan Dua Saudara dalam “Putra Cahyaning Kulawandu Wandawa” —Taman Penasar Duta Kabupaten Klungkung di Pesta Kesenian Bali 2026

KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I...

by Dede Putra Wiguna
June 22, 2026
Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery
Pameran

Mahendra Mangku Pameran Sekaligus Mengurai Kenangan di Komaneka Fine Art Gallery

SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026
Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026
Panggung

Sanggar Gamelan Suling Gita Semara, Duta Palegongan Klasik Gianyar, Siapkan Rekonstruksi Kesenian Era 1970-an di Pesta Kesenian Bali 2026

KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan...

by Nyoman Budarsana
June 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co