13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Porprov dan Singa Ambara Raja Cup: Sebuah Usul untuk PBVSI Buleleng

Komang Sujana by Komang Sujana
December 19, 2022
in Opini
Porprov dan Singa Ambara Raja Cup: Sebuah Usul untuk PBVSI Buleleng

Tim voli putri Buleleng saat bertanding di Porprov Bali

SELAIN SEPAK BOLA, voli adalah cabang olahraga (cabor) yang gagal sumbang medali untuk Buleleng pada Porprov XV tahun 2022. Voli indoor putri yang digadang-gadang bisa mencuri medali kalah bersaing dengan Badung, Jembrana, dan Denpasar.

Lantas tim voli indoor putra kalah dengan kabupaten apa?

Voli Putra Buleleng tidak kalah dengan tim manapun. Terus kenapa tidak dapat medali? Penggemar voli Buleleng sudah tahu jawabannya. Voli indoor putra Buleleng tidak ikut serta di event dua tahunan ini. Jadi, sudah bisa dipastikan sejak awal voli indoor putra tidak menang dengan tim manapun dan tidak akan sumbang medali.

Pertanyaannya apakah voli Buleleng tidak bergeliat setelah dilanda covid? Jawabannya tentu tidak.

Sepanjang tahun 2022 voli Buleleng sangat semarak. Lebih dari 15 turnamen voli baik dengan format lokal banjar, lokal desa, dan semi open telah terselenggara dengan meriah.

Ataukah regenerasi voli Buleleng gagal sehingga tidak ada pemain muda yang diandalkan? Jawabannya juga tidak.

Pemain-pemain muda Buleleng seperti Didit Prayogo dan I Gusti Ngurah Made Kusuma Wardana (Uuk) bahkan berhasil membawa Planet Sembiran menjuarai turnamen penuh semi open Tajun Cup III dan Arbong Cup I.

Juga Ari Prahyudi quicker andalan Buleleng ini membawa The Winner menjadi juara turnamen semi open di Kalibukbuk Cup LPD Kalibukbuk Cup VIII Ganggang Biru Cup I, dan Naka Sport I. Didit, Uuk, dan Prahyudi bermain dan bersaing dengan pemain top Bali dan nasional. Ini artinya kualitas mereka tidak jauh berbeda. Mereka punya potensi untuk bersaing.

Kalau begitu apa alasannya tim voli putra indoor tidak dikirim pada Porprov tahun ini?

Dikutip dari laman facebook Humas PBVSI Buleleng, alokasi anggaran KONI untuk cabor voli hanya untuk 12 orang tim voli indoor. Dengan pertimbangan peluang medali akhirnya PBVSI hanya mengirim tim putri indoor dan tim bola voli pantai.

Lantas bagaimana cara Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Buleleng mengevaluasi kualitas tim dengan tanpa mengikuti turnamen? Apakah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan PBVSI tidak yakin dengan kekuatan tim voli putra indoor Buleleng? Sungguh bukan menjadi ciri khas Buleleng jika kalah sebelum berperang.

Kontinuitas di Porprov

Bertanding di ajang Porprov adalah impian setiap pemain. Kebanggaan membela tanah kelahiran dan kesempatan unjuk kualitas sebagai alasannya.

Didit, dkk., pasti ingin menunjukkan diri bahwa talenta Buleleng tidak kalah saing dengan Gianyar, Badung, Denpasar, dan Karangasem. Mereka juga layak diperhitungkan untuk membela Bali di kemudian hari. Tidak salah memang timbul rasa kekecewaan dari para pemain yang sudah berlatih kurang lebih 7 bulan.

Tidak bisa disalahkan juga jika ada penilaian bahwa manajemen induk voli Buleleng sepertinya tidak bisa melakukan upaya-upaya yang seharusnya menjadi tanggung jawab sebagai wadah memperjuangkan atlet-atlet muda Buleleng dengan bukti nyata hanya Buleleng yang tidak ikut Porprov.

Dengan kondisi seperti ini, seharusnya ada evaluasi terkait kebijakan dalam pembinaan atlet-atlet voli muda di Buleleng. Misalnya, tetap harus disediakan anggaran untuk menghidupkan api semangat pevoli-pevoli muda Buleleng melalui berbagai event dan kejuaraan.

Semi Open vs Lokal Desa

Pada final Invitasi Bola Voli Volta Tamblang Oktober lalu, Ketua KONI Buleleng, Ketut Wiratmaja, sempat menyampaikan kepada saya bahwa pemain-pemain luar Buleleng selalu mendominasi pada turnamen semi open sehingga berimbas pada tidak berkembangnya pemain-pemain muda Buleleng.

Saya sempat berpikir, apakah ini juga menjadi salah satu alasan KONI menganggap voli indoor putra Buleleng tidak akan mampu bersaing di Porprov?

Turnamen semi open memang menarik. Ada pemain profesional yang bisa memberikan tontonan berkelas yang mengundang animo penonton. Ini dapat menggeliatkan perputaran ekonomi karena mereka membayar tiket dan berbelanja di warung-warung masyarakat. Dampak lainnya bisa memberikan motivasi dan edukasi bagi pemain-pemain muda. Pendapatan pemain pun bertambah karena mereka dibayar untuk adu gengsi.

Namun, tidak sedikit juga yang mengkritik turnamen ini. Semi Open tidak memberikan ruang yang lebih banyak kepada pemain-pemain muda untuk menempa diri. Mereka tersisihkan oleh pemain bayaran dari Gianyar, Badung, dan Denpasar yang selama ini mendominasi. Dampaknya bibit-bibit muda Buleleng kering pengalaman.

Namun, dari semua polemic itu, bisa disimpulkan bahwa kesadaran generasi muda untuk mencintai dan membela voli Buleleng luar biasa dengan banyaknya turnamen di Buleleng walau masih berbau bisnis hiburan dengan semi open. Untuk itulah perlu rasanya ada kejuaraan antardesa se-Buleleng agar kita tahu bibit-bibit terpendam dari desa-desa.

Singa Ambara Raja Cup

Dalam kasus di atas PBVSI menurut hemat saya harus menyediakan wahana bagi pemain-pemain muda untuk menambah jam terbang. PBVSI harus menyambut gairah voli anak-anak muda. Turnamen lokal desa se-Kabupaten Buleleng yang biasa dikenal dengan Singa Ambara Raja Cup seharusnya dijadikan agenda tahunan.

Tujuannya pemain-pemain muda masa depan Buleleng, seperti Kadek Dwinov Sukresna, Kadek Grahady, Kadek Dodi Setiawan, Uuk,  agar mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk mengasah permainan dan mental.

Memang beberapa turnamen tahun ini formatnya lokal desa  tetapi lingkup pesertanya masih terbatas. Seperti di Sanglung Cup I dan invitasi bola voli Volta Tamblang yang diikuti klub bola voli di Kecamatan Kubutambahan, dan STT Widya Dharma Bakti Cup I di Depeha hanya diikuti oleh beberapa kecamatan di Buleleng. Faktor keterbatasan anggaran juga menyebabkan panitia penyelenggara mengambil pilihan tersebut.

Jika PBVSI berkemauan sebagai penyelenggara maka permasalahan anggaran semestinya bisa teratasi. Pertandingan diselenggarakan di GOR Buana Patra. Lokasinya di tengah-tengah kota. Tim atau klub tidak terkendala masalah jarak.

PBVSI Buleleng memang sudah melakukan terobosan bagus dengan program Akademi Bola Voli Buleleng. Buktinya Kadek Dwinov Sukresna, Kadek Grahady, dan Nyoman Tiana Kumalasari menjadi bagian Tim Voli Bali raih juara 3 di Pra Popnas 2022. Namun, masukan-masukan kecil di atas sebaiknya dijadikan umpan balik untuk mewujudkan prestasi-prestasi besar di kemudian hari.

Semarak voli Buleleng, perhatian, dan kecintaan yang begitu besar dari voli mania Buleleng merupakan momentum yang tepat bagi PBVSI Buleleng untuk terus memajukan olahraga bola voli. Sejarah tidak ikut Porprov tidak boleh terulang. Tidak ada alasan lagi untuk tidak menggelar Singa Ambara Raja Cup tahun depan. [T]

Trio Buleleng: Dwinov, Triana, dan Grahady | Perkuat Tim Voli Bali, Juara 3 di Pra Popnas
Turnamen Bola Voli Lokal Desa di Tamblang: Sensasi dan Kemeriahan ala Desa Perkebunan
Bukan Hanya Cengkeh dan Tuak, Desa Tajun Punya Atlet Voli, Karate Hingga Motocross
Tags: bola volibulelengklub voli desaolahragaPorprov Balivoli
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Gagal (Paham) Menulis Esai | Tanggapan Atas Esai I Wayan Artika

Next Post

Sahut-Menyahut Lagu ‘Kerauhan’, Ada Apa?

Komang Sujana

Komang Sujana

Guru SMP Negeri 2 Sawan. Suka menulis puisi Bali. Biasa jadi komentar dalam turnamen bola voli

Related Posts

AJB atau Pelepasan Hak: Menguji Rasionalitas Perolehan Tanah oleh Perseroan Terbatas di Era KKPR dan Lahan Sawah yang Dilindungi

by I Made Pria Dharsana
July 8, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

PERDEBATAN mengenai mekanisme perolehan tanah oleh Perseroan Terbatas (PT) sesungguhnya tidak lagi hanya berkisar pada pilihan antara Akta Jual Beli...

Read moreDetails

Notaris di Tengah Gelombang Disrupsi: Antara Kepastian Hukum, Iklim Investasi, dan Ancaman Kriminalisasi

by I Made Pria Dharsana
July 1, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

NOTARIS pada hakikatnya merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kepastian hukum, khususnya dalam lalu lintas perdata, investasi, pembentukan badan...

Read moreDetails

Topeng Politik dan Ujian Demokrasi Indonesia

by I Made Pria Dharsana
June 24, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan...

Read moreDetails

Penangguhan Tahanan dan Ujian Kesetaraan Hukum

by Ruben Cornelius Siagian
June 24, 2026
0
Bubarkan DPR: Amarah Publik, Krisis Representasi, dan Ancaman Demokrasi

PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam...

Read moreDetails

Sertifikat Ganda dan Pertanyaan yang Tak Kunjung Terjawab  —Dokumen Negara Bisa Dipalsukan, Menutup Celah Mafia Tanah

by I Made Pria Dharsana
June 19, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

DI tengah modernisasi layanan pertanahan dan penerapan sertifikat elektronik, kasus sertifikat palsu dan sertifikat ganda masih terus bermunculan. Fenomena ini...

Read moreDetails

Klausula ADR Pada PPJB Belum Lunas dan Akta Jual Beli PPAT

by I Made Pria Dharsana
June 10, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

APA yang paling dikhawatirkan oleh para pebisnis atau penanam modal di Indonesia selama era  reformasi bukan pada keamanan akan tetapi...

Read moreDetails

Reforma Agraria : Ketika Rakyat Hanya Memegang HGB di Atas HPL Bank Tanah

by I Made Pria Dharsana
June 3, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di...

Read moreDetails

Rekonstruksi Hak Waris dalam Perkawinan Beda Agama: Perspektif Hukum Keluarga dan Agraria

by I Made Pria Dharsana
May 27, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

HUKUM seringkali berbicara dalam bahasa kepastian, tetapi realitas sosial tidak selalu berjalan dalam garis yang sama. Perkawinan beda agama menjadi...

Read moreDetails

Koperasi Merah Putih: Mengulang Jejak KUD, Menabrak BUMDes, atau Membangun Jalan Baru?

by I Made Pria Dharsana
May 24, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

Di tengah semangat membangun kemandirian ekonomi nasional, gagasan Koperasi Merah Putih kembali diangkat sebagai simbol kebangkitan ekonomi rakyat. Ia bukan...

Read moreDetails

Cinta, Hibah, dan Tanah:  Antara Ketulusan dan Batas yang Tak Bisa Ditembus

by I Made Pria Dharsana
May 21, 2026
0
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto

CINTA kerap mendorong seseorang untuk memberi tanpa syarat.  Dalam relasi suami-istri, pemberian itu bahkan sering dimaknai sebagai bentuk ketulusan paling tinggi—termasuk...

Read moreDetails
Next Post
Sahut-Menyahut Lagu ‘Kerauhan’, Ada Apa?

Sahut-Menyahut Lagu ‘Kerauhan’, Ada Apa?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co