12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
in Panggung
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

Rockestrasi: Perjalanan Musik Rock Indonesia-Dunia di Festival Seni Bali Jani 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam. Atmosfer langsung menggelegar sejak lagu pertama dimainkan. Penonton tak sekadar menyaksikan pertunjukan, melainkan larut menjadi bagian dari konser. Mereka berdiri, bernyanyi lantang, melompat mengikuti irama, hingga mengangkat tangan setiap kali riff gitar menghentak.

Di deretan kursi tamu undangan, kepala-kepala ikut bergoyang mengikuti tempo musik. Sementara di sudut arena, sejumlah wisatawan mancanegara tampak menikmati euforia yang sama. Bahkan, beberapa di antaranya maju ke depan panggung, bernyanyi bersama para penonton, memperlihatkan bahwa bahasa musik mampu menembus batas negara maupun generasi.

Energi itulah yang menandai hadirnya Rockestrasi: Perjalanan Musik Rock Indonesia-Dunia, sebuah pertunjukan produksi Pregina Showbiz yang menjadi salah satu sajian Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026. Meski baru pertama kali dihadirkan dalam festival ini, Rockestrasi langsung memberi warna baru bagi ajang yang selama ini dikenal sebagai ruang ekspresi seni modern, kontemporer, dan inovatif.

Malam itu sekaligus menjadi bukti bahwa musik rock masih memiliki denyut yang kuat di Bali. Para penggemarnya datang bukan sekadar menikmati konser, melainkan juga melepas rindu pada dentuman musik yang pernah mengiringi perjalanan hidup mereka. Semakin larut malam, jumlah penonton justru terus bertambah. Mereka bertahan hingga pertunjukan usai, mengikuti perjalanan musik rock Indonesia dan dunia yang dikemas dalam balutan orkestra.

Rockestrasi: Perjalanan Musik Rock Indonesia-Dunia di Festival Seni Bali Jani 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

Sejalan dengan tema Festival Seni Bali Jani VIII, “Kembara Sukma Atma Kerthi” (Pengembaraan Menuju Jiwa Mahasuci), Rockestrasi menawarkan tafsir yang berbeda. Musik rock diposisikan bukan semata sebagai hiburan, tetapi sebagai medium perjalanan kreativitas, penghormatan kepada para legenda, sekaligus ruang regenerasi bagi musisi lintas generasi.

Konser dibagi dalam tiga segmen yang merepresentasikan perjalanan musik rock dari masa ke masa.

Segmen pertama menghadirkan band-band tribute yang membawakan karya kelompok rock dunia. Ballbreaker menghidupkan kembali energi AC/DC, sementara Blackburn membangun atmosfer konser Iron Maiden dengan karakter heavy metal yang kuat.

Memasuki segmen kedua bertajuk Generasi Rock Jawara, panggung menjadi milik para musisi muda Bali yang telah menorehkan prestasi di berbagai kompetisi musik rock. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa estafet musik rock di Pulau Dewata terus berlanjut melalui generasi baru yang tumbuh dengan referensi musik yang semakin beragam.

Puncak pertunjukan hadir pada segmen ketiga melalui konsep Rockestrasi, ketika para musisi rock Bali berkolaborasi dengan Dasa Strings. Lagu-lagu rock klasik Indonesia dan mancanegara era 1990-an dibawakan dalam balutan aransemen orkestra yang megah tanpa menghilangkan karakter garang musik rock.

Selain Dasa Strings, konser juga melibatkan Bali Rockestra, gitaris Balawan, Rocker Muda Jawara, Ballbreaker (AC/DC Tribute), serta Blackburn (Iron Maiden Tribute). Kolaborasi lintas generasi tersebut memperlihatkan bagaimana musik rock di Bali terus berevolusi tanpa memutus hubungan dengan akar sejarahnya.

Rockestrasi: Perjalanan Musik Rock Indonesia-Dunia di Festival Seni Bali Jani 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

Penanggung jawab pertunjukan dari Pregina Showbiz, Gus Mantra, mengatakan konsep Rockestrasi lahir sebagai bentuk penghormatan kepada para maestro yang telah memberi pengaruh besar terhadap perkembangan musik rock di Bali maupun Indonesia.

“Pagelaran ini kami bagi menjadi tiga segmen, yakni tribute band, Generasi Rock Jawara, dan Rockestrasi yang memadukan musisi rock dengan orkestra. Kami ingin mengajak penonton melihat kembali perjalanan musik rock Indonesia dan dunia sekaligus memberikan penghormatan kepada karya-karya para maestro yang menjadi inspirasi lahirnya musisi-musisi rock di Bali,” ujarnya.

Menurut Gus Mantra, Rockestrasi juga menjadi upaya membangkitkan kembali semangat musik rock yang mencapai masa kejayaannya pada era 1990-an.

“Rock era 90-an memberi pengaruh besar terhadap perkembangan musik rock di Bali maupun Indonesia. Melalui Rockestrasi, semangat itu kami hidupkan kembali,” katanya.

Ia menambahkan, sekitar 80 orang terlibat dalam produksi pertunjukan tersebut, mulai dari musisi, penata artistik, hingga tim teknis di balik layar.

Bagi Blackburn, tampil di Festival Seni Bali Jani menjadi pengalaman yang istimewa. Band heavy metal yang berdiri sejak 1994 itu kembali mempersembahkan penghormatan kepada Iron Maiden melalui penampilan tribute yang disambut meriah para penonton.

Personel Blackburn, Putu Agus Yudiantara atau Gus Yudi, mengapresiasi langkah Festival Seni Bali Jani yang membuka ruang bagi komunitas musik rock. Menurutnya, kehadiran rock memperkaya keragaman ekspresi seni yang selama ini menjadi identitas festival tersebut.

“Festival Seni Bali Jani merupakan ajang seni modern, kontemporer, dan inovatif. Kami sangat mengapresiasi karena diberi kesempatan tampil di sini. Harapannya, ke depan Festival Seni Bali Jani tidak hanya menghadirkan teater, puisi, atau tari modern, tetapi juga terus memberi ruang bagi berbagai genre musik,” ujarnya.

Rockestrasi: Perjalanan Musik Rock Indonesia-Dunia di Festival Seni Bali Jani 2026 | Foto: tatkala.co/Budarsana

Senada dengan itu, Kurator Festival Seni Bali Jani, Made Adnyana, menyebut Rockestrasi sebagai tonggak baru karena untuk pertama kalinya musik rock masuk dalam program resmi festival.

Selama ini masyarakat lebih mengenal Festival Seni Bali Jani sebagai panggung teater, sastra, tari modern, seni rupa, dan musik pop Bali. Padahal, sejarah perkembangan musik modern di Bali juga dibentuk oleh perjalanan panjang musik rock.

“Ini pertama kalinya Festival Seni Bali Jani menghadirkan pementasan musik rock. Musik itu sangat luas dan di Bali perkembangan musik rock sudah berlangsung sejak lama. Karena itu kami mencoba menghadirkan pertunjukan yang menampilkan lagu-lagu rock klasik Indonesia maupun dunia,” jelasnya.

Menurut Made Adnyana, Rockestrasi bukan sekadar menghadirkan nostalgia. Yang lebih penting adalah menunjukkan proses regenerasi yang kini sedang berlangsung. Lagu-lagu Iron Maiden, AC/DC, Led Zeppelin, Deep Purple, God Bless, hingga Nicky Astria dimainkan tidak hanya oleh musisi senior, tetapi juga oleh generasi muda yang aktif mengikuti berbagai kompetisi musik.

“Yang menarik, lagu-lagu klasik itu juga dimainkan oleh anak-anak Gen Z. Jadi Rockestrasi bukan hanya soal nostalgia, tetapi juga menunjukkan bahwa regenerasi musisi rock di Bali sedang berlangsung,” katanya.

Ia menambahkan, perkembangan musik rock di Bali memang sempat mengalami penurunan sekitar satu dekade lalu ketika banyak musisi tampil secara insidental tanpa memiliki kelompok yang solid. Namun, dalam lima tahun terakhir, situasi mulai berubah seiring tumbuhnya sekolah musik, komunitas, dan sanggar yang melahirkan band-band baru.

“Anak-anak sekarang mulai kembali membentuk band yang serius. Mereka tidak hanya bermain musik untuk mencari pekerjaan, tetapi juga karena benar-benar mencintai musik. Ini perkembangan yang sangat positif,” ujarnya.

Bagi Made Adnyana, tema besar Festival Seni Bali Jani tidak harus dimaknai secara harfiah. Yang lebih penting adalah bagaimana seniman Bali mampu merespons perkembangan musik dunia tanpa kehilangan identitas budayanya.

“Yang kami lihat bukan semata-mata musik rock berasal dari luar negeri. Tetapi bagaimana orang Bali merespons perkembangan zaman, memainkan musik rock tanpa kehilangan jati diri sebagai orang Bali,” tandasnya.

Malam itu, Rockestrasi menjelma lebih dari sekadar konser. Ia menjadi perayaan perjalanan panjang musik rock, penghormatan kepada para legenda yang telah membentuk sejarah, sekaligus penanda bahwa denyut rock di Bali masih hidup. Melalui kolaborasi lintas generasi dan sentuhan orkestra, Rockestrasi membuka kemungkinan baru bagi perkembangan musik modern di Pulau Dewata sekaligus memperluas cakrawala artistik Festival Seni Bali Jani.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: BallbreakerBlackburnFestival Seni Bali Janifestival seni bali jani 2026Iron MaidenPregina ShowbizRockestrasi
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

Next Post

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails

Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 2, 2026
0
Mendorong Nilai-Nilai Kemanusiaan Lewat Film Pendek: Minikino Film Week 12 Bersiap Hadir di Bali dengan Perspektif Generasi Muda

Di tengah ketegangan geopolitik global, perpecahan, dan krisis kemanusiaan yang terus membayangi dunia hari ini, ruang pertemuan budaya yang tulus...

Read moreDetails

Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

by Nyoman Budarsana
August 25, 2026
0
Tanah Lot Art & Food Festival 2026, Merayakan Tradisi dari Gebogan hingga Kuliner Tabanan

TANAH LOT kembali menjadi ruang perjumpaan seni, tradisi, dan kuliner dalam Tanah Lot Art & Food Festival ke-7. Festival yang...

Read moreDetails

Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

by Dede Putra Wiguna
August 25, 2026
0
Melalui “Samarasā”, UWRF 2026 Mengajak Kita Memahami Diri Sendiri, Mendengarkan Sudut Pandang Orang Lain, Membangun Empati, dan Bersama-Sama Menciptakan Perubahan

UBUD Writers & Readers Festival (UWRF) 2026 segera digelar. Memasuki tahun ke-23, salah satu festival sastra terbesar dan paling berpengaruh...

Read moreDetails

Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

by Nyoman Budarsana
August 23, 2026
0
Dua Negeri, Satu Panggung: Taiwan Beats Mengalun di Ubud

KETIKA musik itu dimainkan, nadanya terasa enak, liriknya menyentuh hati, dan langsung terbayang cerita drama seri yang sangat populer. Melodinya...

Read moreDetails

150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
150 Penari Buka Buleleng Festival 2026

KEMEGAHAN menyambut malam pembukaan Buleleng Festival 2026. Sebanyak 150 penari tampil memukau dalam kolaborasi akbar, mengawali peresmian festival yang dibuka...

Read moreDetails

Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

by Komang Puja Savitri
August 18, 2026
0
Cara Anak Muda Menikmati Spirit Masa Lalu di Praja Mandala Singa Ambara Raja; Dari “Suara Senja” ke “Buleleng Festival”

LELAKI muda duduk di sebuah kursi panjang di bawah pohon kamboja di Palemahan Kangin, Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja,...

Read moreDetails
Next Post
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co