3 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
in Panggung
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

Suasana Indonesia Flair Tandem 2026 yang digelar Himpunan Bartender Indonesia (HBI) di Golden Tulip Jineng Resort Bali, Minggu (12/7/2026) | Foto: Istimewa

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang bartender. Sorak penonton pun pecah setiap kali dua bartender saling melempar botol dengan presisi nyaris tanpa cela. Begitulah suasana Indonesia Flair Tandem 2026 yang digelar Himpunan Bartender Indonesia (HBI) di Golden Tulip Jineng Resort Bali, Minggu (12/7/2026).

Malam itu, atraksi flair bartending menjelma lebih dari sekadar kompetisi meracik minuman. Gerakan juggling, lemparan botol, permainan shaker, koreografi, tata cahaya, musik, pola lantai, hingga kostum artistik berpadu menjadi sebuah pertunjukan yang memikat. Para bartender bukan hanya menyajikan koktail, tetapi juga menghadirkan tontonan yang menyerupai seni pertunjukan.

Suasana Golden Tulip Jineng Resort Bali pun semakin semarak. Atraksi para bartender tidak hanya menarik perhatian pelaku industri bartending, tetapi juga wisatawan yang sedang menikmati suasana Pulau Dewata. Format tandem yang mengharuskan dua bartender tampil sebagai satu kesatuan membuat setiap penampilan terasa lebih dinamis, penuh kejutan, sekaligus sarat hiburan visual.

Suasana Indonesia Flair Tandem 2026 yang digelar Himpunan Bartender Indonesia (HBI) di Golden Tulip Jineng Resort Bali, Minggu (12/7/2026) | Foto: Istimewa

“Kompetisi ini sengaja kami rancang untuk mendobrak batas kreativitas para peracik minuman, baik di Bali maupun luar Bali. Melalui tema One Team, One Passion, Flair Without Limit, ajang ini menyoroti bagaimana dua individu dapat menyatu menjadi satu kesatuan yang harmonis di atas panggung,” ujar Advisor HBI, Agung Darmawan, dalam konferensi pers sebelum kompetisi dimulai.

Tahun ini, kompetisi diikuti enam pasangan bartender terbaik dari Bali. Mereka merupakan bartender berprestasi yang pernah menjuarai berbagai kompetisi maupun menjadi pengajar di sejumlah sekolah pariwisata. Salah satu peserta yang mencuri perhatian ialah Rico, peraih predikat world runner-up pada kompetisi flair bartending di Thailand.

Selama kompetisi berlangsung, penonton dibuat terpukau oleh kekompakan setiap pasangan. Botol dan shaker melayang silih berganti, bahkan dilempar kepada rekan satu tim dengan tingkat akurasi tinggi. Seluruh rangkaian gerak dirancang layaknya koreografi, dipadukan dengan unsur teatrikal yang mengikuti irama musik sehingga menghadirkan pengalaman visual yang dramatis.

Salah satu pasangan bahkan tampil mengenakan tapel Hanoman dan Sugriwa yang terinspirasi dari kisah Ramayana. Meski tidak membawakan lakon pewayangan secara utuh, pilihan kostum tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap budaya Bali sekaligus memperkuat karakter artistik penampilan mereka. Sentuhan tersebut membuat format tandem terasa jauh lebih spektakuler dibandingkan penampilan solo.

Suasana Indonesia Flair Tandem 2026 yang digelar Himpunan Bartender Indonesia (HBI) di Golden Tulip Jineng Resort Bali, Minggu (12/7/2026) | Foto: Istimewa

“Kami ingin menghadirkan event yang masih sangat jarang digelar di dunia karena menggabungkan dua individu dalam satu atraksi flair. Saat ini dunia flair berkembang sangat pesat, hampir setiap bulan selalu ada turnamen di berbagai negara,” kata Agung.

Menurut Agung, Indonesia Flair Tandem sekaligus menandai babak baru perjalanan HBI dalam mengembangkan flair bartending di Indonesia. Seluruh peserta telah melalui proses seleksi yang ketat. Namun, jumlah peserta masih terbatas karena sulitnya menyatukan jadwal latihan di tengah kesibukan bekerja. Perwakilan dari Surabaya, Jakarta, dan Yogyakarta pun belum dapat bergabung akibat kendala penentuan waktu.

Meski demikian, HBI berkomitmen menjadikan Indonesia Flair Tandem sebagai agenda tahunan dengan skala yang lebih besar mulai 2027.

Selain menguji kemampuan atraksi, kompetisi juga menantang setiap pasangan meracik dua jenis koktail menggunakan dua bahan dasar (base spirit) lokal berkualitas global, yakni Iceland Vodka dan tequila produksi dalam negeri. Langkah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap perkembangan industri minuman nasional sekaligus bagian dari upaya memperkenalkan Arak Bali ke panggung internasional sebelum akhir 2026.

“Penilaian dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan aspek kreativitas, difficult move, showmanship, hingga deduction apabila terjadi botol jatuh (drop), minuman tumpah (spill), atau ada bahan yang terlewat (missing ingredient),” jelas Agung.

Suasana Indonesia Flair Tandem 2026 yang digelar Himpunan Bartender Indonesia (HBI) di Golden Tulip Jineng Resort Bali, Minggu (12/7/2026) | Foto: Istimewa

Lebih jauh, penyelenggaraan kompetisi ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak untuk mendorong para praktisi bar terus berkreasi dan berinovasi. “Melalui kolaborasi ini diharapkan lahir generasi baru yang berbakat, khususnya di bidang flair bartending,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Harian HBI, I Gede Adijaya atau yang akrab disapa De Bean, menegaskan bahwa konsep tandem sangat dekat dengan realitas dunia hospitality. Menurutnya, bekerja di balik bar tidak pernah mengandalkan kemampuan individu semata, melainkan kerja sama tim yang solid, komunikasi yang baik, serta kerendahan hati.

Menurut De Bean, lahirnya konsep Flair Tandem juga bertujuan menantang ego masing-masing bartender agar mampu bekerja sebagai sebuah tim. Dalam dunia kerja, interaksi antarkaryawan menjadi faktor penting sehingga kompetisi ini menguji apakah para peserta mampu mengesampingkan ego, tetap sinkron, dan saling mendukung saat tampil di atas panggung.

“Pariwisata Bali bukan hanya soal pelayanan dan produk, tetapi juga entertainment. Flair merupakan keahlian profesional yang dilatih bertahun-tahun untuk memberikan pengalaman interaktif yang berkesan bagi wisatawan,” paparnya.

Suasana Indonesia Flair Tandem 2026 yang digelar Himpunan Bartender Indonesia (HBI) di Golden Tulip Jineng Resort Bali, Minggu (12/7/2026) | Foto: Istimewa

Karena itu, kemampuan membangun kolaborasi menjadi salah satu aspek utama yang ingin ditonjolkan dalam kompetisi ini. Gagasan penyelenggaraan Flair Tandem pun lahir dari keinginan melihat sejauh mana para bartender mampu bekerja sebagai satu kesatuan, baik dalam aspek teknis maupun artistik.

General Manager Golden Tulip Jineng Resort, Baramukti, menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bagian dari komitmen hotel dalam mendukung perkembangan industri pariwisata Bali.

“Kami sangat antusias dengan kemitraan ini karena sejalan dengan program kami untuk merangkul seluruh elemen penggerak pariwisata di Bali. Kompetisi tandem ini luar biasa karena memadukan kreativitas visual, kerja sama, dan semangat yang menjadi ciri khas seorang bartender,” ujarnya.

Penyerahan hadiah Indonesia Flair Tandem 2026 yang digelar Himpunan Bartender Indonesia (HBI) di Golden Tulip Jineng Resort Bali, Minggu (12/7/2026) | Foto: Istimewa

Indonesia Flair Tandem juga menjadi wadah bagi para bartender untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan publik sekaligus memperluas jejaring profesional. Momentum tersebut dimanfaatkan pula untuk memperkenalkan jajaran pengurus baru Himpunan Bartender Indonesia sebagai penanda babak baru perjalanan organisasi.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, pasangan Rico dan Eka berhasil meraih Juara I. Posisi Juara II ditempati Nopa Yana dan Chandra, sedangkan Juara III diraih Yoga Diasa dan Rino. Sementara itu, penghargaan Best Cocktail juga diberikan kepada Yoga Diasa dan Rino. Masing-masing pemenang menerima piala berdesain modern dan hadiah uang tunai, yakni Rp7 juta untuk Juara I, Rp5 juta untuk Juara II, Rp3 juta untuk Juara III, serta Rp1,5 juta untuk kategori Best Cocktail.

Dalam kepengurusan HBI periode terbaru, I Gede Adijaya menjabat sebagai Ketua Harian, didampingi Ni Koming Arlin Widiastuti sebagai Wakil Ketua I dan I Gede Bayu Krisnawan (Bayu Alexander) sebagai Wakil Ketua II. Kehadiran Koming Arlin menjadi catatan penting karena menghadirkan representasi perempuan dalam kepengurusan HBI. Kehadirannya diharapkan dapat menginspirasi semakin banyak bartender perempuan untuk berkiprah dan berkembang di industri bartending Indonesia.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Jaswanto

Tags: Himpunan Bartender IndonesiaIndonesia Flair Tandem 2026
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

Next Post

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
0
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

Read moreDetails

Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Merayakan Folklore dari Nusantara hingga Dunia di Nusantara International Folklore Festival

SENJA masih menyisakan cahayanya. Anak-anak penuh canda dan tawa duduk melingkar di bibir panggung yang telah dihias. Dengan santai, mereka...

Read moreDetails

Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

by Nyoman Budarsana
September 20, 2026
0
Energi Anak Muda Menghidupkan Baleganjur Ngarap di ARMA Fest 2026

Ketika malam mulai turun, suasana Open Stage Museum ARMA, Ubud, berubah semarak. Kreativitas anak-anak muda tumpah dalam Lomba Baleganjur Ngarap...

Read moreDetails

21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

by Nyoman Budarsana
September 16, 2026
0
21 Gelar Juara Dibawa Badung, Koster Minta Tahun Depan Hadiah Utsawa Dharmagita Dinaikkan

Kabupaten Badung tampil dominan pada Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 dengan memborong 21 dari 37 gelar juara...

Read moreDetails

Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

by Nyoman Budarsana
September 15, 2026
0
Ketika Nada dan Dharma Berpadu di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026

KETIKA gitar dipetik, lantunan suara mulai merayap ke seluruh ruang gedung pementasan berbentuk prosenium itu. Rasa syukur, pujian, dan doa-doa...

Read moreDetails

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
0
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

Read moreDetails

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
0
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

Read moreDetails

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
0
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

Read moreDetails

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

by Ingga Adelia
September 11, 2026
0
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

Read moreDetails

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
0
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

Read moreDetails
Next Post
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co