11 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
in Khas
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

In House Training (IHT) di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar│Foto: tatkala.co/Dede

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa, bereksperimen, hingga berulang kali mencoba menyelesaikan tantangan yang diberikan. Selama beberapa jam, peran mereka berubah. Guru kembali menjadi murid.

Momen itu berlangsung pada hari kedua In House Training (IHT) Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Kamis, 2 Juli 2026. Seluruh guru Kesbam mengikuti pelatihan yang dipandu oleh Ayuk Ratna Puspaningsih, S.Pd., M.Pd., guru SMAN Bali Mandara, Buleleng. Alih-alih menyampaikan materi melalui ceramah panjang, ia mengajak para guru mengalami sendiri bagaimana pembelajaran berbasis STEM itu berlangsung di ruang kelas.

Pelatihan diawali dengan pembahasan mengenai konsep dasar pembelajaran berbasis STEM. Selama ini, STEM kerap dipahami sebagai gabungan empat bidang ilmu, yakni Science, Technology, Engineering, dan Mathematics. Namun, menurut Ayuk Ratna, pemahaman tersebut kini berkembang.

In House Training (IHT) di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar│Foto: tatkala.co/Dede

Ia menjelaskan bahwa STEM tidak lagi dipandang sekadar menggabungkan empat disiplin ilmu. Esensi pendekatan ini justru terletak pada integrasi lintas bidang ilmu untuk memecahkan persoalan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Empat disiplin STEM menjadi fondasi utama, tetapi dalam praktiknya dapat melibatkan bidang ilmu lain sesuai konteks pembelajaran,” tuturnya.

Ia menambahkan, pembelajaran berbasis STEM merupakan pendekatan yang berpusat pada peserta didik dengan mengintegrasikan konsep, keterampilan, dan cara berpikir dari berbagai disiplin ilmu. Tujuannya ialah menyelesaikan permasalahan nyata melalui proses penyelidikan, perancangan, hingga inovasi.

Dalam praktiknya, integrasi tersebut dapat diperluas ke berbagai mata pelajaran lain seperti bahasa, seni, ilmu sosial, agama, ekonomi, hingga pendidikan karakter. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih kontekstual, bermakna, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Ayuk Ratna juga meluruskan anggapan bahwa pembelajaran STEM selalu identik dengan proyek.

Menurutnya, proyek memang menjadi salah satu strategi yang paling sering digunakan karena memberi ruang bagi peserta didik untuk merancang, membuat, menguji, dan mengevaluasi solusi. Namun, proyek bukan satu-satunya cara.

“Inti pembelajaran berbasis STEM bukan pada proyeknya, melainkan pada integrasi berbagai disiplin ilmu untuk menyelesaikan masalah autentik melalui proses berpikir, merancang, menguji, dan mengevaluasi solusi,” jelasnya.

In House Training (IHT) di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar│Foto: tatkala.co/Dede

Karena itu, selain Project-Based Learning (PjBL), pendekatan STEM juga dapat diterapkan melalui Problem-Based Learning (PBL), Inquiry-Based Learning, maupun Design-Based Learning atau Engineering Design Process. Keempat model tersebut memiliki titik tekan yang berbeda, tetapi sama-sama mengarahkan peserta didik untuk aktif mencari solusi atas suatu persoalan.

Setelah memahami konsep, para guru diajak melihat bagaimana integrasi antarmata pelajaran dapat diterapkan dalam sebuah topik pembelajaran.

Misalnya, pengolahan sampah menjadi eco enzyme. Pada topik tersebut, IPA berkontribusi menjelaskan proses fermentasi dan penguraian bahan organik. Matematika digunakan untuk menghitung rasio bahan, volume, hingga menyajikan data dalam bentuk grafik. Bahasa Indonesia berperan dalam penyusunan laporan, artikel ilmiah sederhana, serta presentasi hasil proyek. Pendidikan Agama mengaitkan kegiatan tersebut dengan nilai moral dan tanggung jawab terhadap lingkungan, sementara Informatika membantu pengolahan data serta pembuatan infografis maupun dokumentasi digital. Seni kemudian memperkuat hasil melalui desain label produk atau media kampanye lingkungan.

Ayuk Ratna menegaskan bahwa integrasi tidak berarti semua mata pelajaran diajarkan bersamaan dalam satu waktu. Yang dipadukan adalah kompetensi dan konsep yang saling mendukung untuk mencapai tujuan pembelajaran yang utuh.

In House Training (IHT) di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar│Foto: tatkala.co/Dede

Pembelajaran kemudian berlanjut ke tahapan pelaksanaan STEM. Mulai dari menentukan masalah kontekstual, mengidentifikasi konsep yang relevan dari berbagai disiplin ilmu, merancang solusi atau produk, melakukan eksperimen, menguji hasil, hingga merefleksikan proses dan mengomunikasikan temuan.

Namun, penjelasan tersebut tidak berhenti pada teori.

Suasana pelatihan berubah menjadi jauh lebih hidup ketika Ayuk Ratna mulai membagikan berbagai tantangan sederhana kepada para guru. Instruksi demi instruksi diberikan, sementara para guru berkelompok mencari strategi terbaik untuk menyelesaikannya.

Mereka diminta membuat jembatan dari kertas, merancang wadah popcorn yang mampu berdiri kokoh, hingga menyelesaikan berbagai proyek kecil lainnya. Sesekali terdengar gelak tawa ketika rancangan yang dibuat tidak berjalan sesuai harapan. Di kesempatan lain, mereka saling bertukar ide, mengukur ulang, melipat kembali bahan yang tersedia, lalu mencoba solusi berbeda.

Tak ada rasa sungkan ketika hasil pertama gagal. Justru dari kegagalan itulah diskusi berkembang. Para guru merasakan sendiri bagaimana proses berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, hingga evaluasi berlangsung secara alami ketika seseorang dihadapkan pada sebuah persoalan.

In House Training (IHT) di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar│Foto: tatkala.co/Dede

Selama aktivitas berlangsung, para peserta bukan sekadar mendengar penjelasan mengenai STEM, melainkan mengalaminya secara langsung. Mereka merasakan bagaimana sebuah pembelajaran yang berpusat pada peserta didik mampu membangun rasa ingin tahu sekaligus mendorong lahirnya berbagai alternatif solusi.

Di akhir sesi, Ayuk Ratna kembali mengingatkan bahwa pendekatan STEM sangat selaras dengan arah Kurikulum Nasional yang berorientasi pada pembelajaran mendalam (deep learning). Peserta didik tidak cukup hanya menghafal konsep, tetapi perlu memahami, menerapkan, dan mentransfer pengetahuan dalam situasi nyata.

Karena itu, proyek memang sering dipilih sebagai strategi pembelajaran karena mampu mengakomodasi proses tersebut secara utuh. Namun, pemecahan masalah, eksperimen, studi kasus, maupun tantangan desain juga dapat menjadi wahana implementasi STEM selama memenuhi prinsip integrasi lintas disiplin dan pemecahan masalah autentik.

Pelatihan hari itu pun meninggalkan kesan berbeda bagi para guru. Mereka pulang bukan hanya membawa catatan materi, melainkan pengalaman belajar yang kembali mengingatkan bahwa pembelajaran terbaik sering kali lahir ketika seorang pendidik bersedia menempatkan dirinya sebagai pembelajar. Sebab, sebelum mengajak peserta didik berpikir kritis, kreatif, dan inovatif, guru terlebih dahulu perlu merasakan sendiri proses menemukan jawaban melalui pengalaman belajar yang bermakna.[T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Jaswanto

Tags: In House TrainingSMKS Kesehatan Bali Medika DenpasarSTEM
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

Next Post

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails

Fingerboard, Lebih dari Sekadar Mainan Anak-Anak

by Jaswanto
July 6, 2026
0
Fingerboard, Lebih dari Sekadar Mainan Anak-Anak

UJUNG telunjuk dan jari tengah itu bergerak lincah di atas papan beroda sepanjang tak lebih dari sepuluh sentimeter. Sesaat papan...

Read moreDetails

Singaraja Literary Festival 2026, Mengaktivasi Warisan Lontar Melalui Stri Sasana

by Komang Puja Savitri
July 4, 2026
0
Singaraja Literary Festival 2026, Mengaktivasi Warisan Lontar Melalui Stri Sasana

SOSOK-SOSOK perempuan bergerak perlahan menari di atas panggung, mengenakan caping petani dan membawa slepan (daun kelapa yang sudah tua) sebagai...

Read moreDetails
Next Post
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

Tubuh-Properti-Panggung "Gita Sarayu" Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026
Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana
Esai

Yang Tidak Pernah Selesai: Requiem untuk Made Budhiana

ADA perpisahan yang datang dengan perlahan, seolah memberi kita waktu untuk bersiap. Ada pula yang, meskipun telah lama kita nantikan...

by Wayan Gde Yudane
July 11, 2026
Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka
Esai

Maestro Made Budhiana Berpulang, Seni Rupa Indonesia Berduka

DUNIA seni rupa Indonesia kembali berduka. Maestro seni rupa kontemporer Indonesia, Made Budhiana, berpulang pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul...

by I Gede Made Surya Darma
July 10, 2026
‘Sanè Kantun Ring Manah’: Ketika Marlowe Bandem Menghidupkan Ingatan Budaya di Singaraja Literary Festival 2026
Panggung

‘Sanè Kantun Ring Manah’: Ketika Marlowe Bandem Menghidupkan Ingatan Budaya di Singaraja Literary Festival 2026

MALAM itu nyaris tak terdengar suara selain desir angin dan dialog yang mengalun dari layar. Puluhan pasang mata tertuju ke...

by Dede Putra Wiguna
July 10, 2026
Mahindu, Si Perempuan Tembikar
Ulas Buku

Mahindu, Si Perempuan Tembikar

Risalah Perempuan-Perempuan Tembikar yang dipakai sebagai judul kumpulan puisi ini mengisyaratkan pilihan, penilaian dan sudut pandang penyair dalam membahas masalah...

by Mas Ruscitadewi
July 10, 2026
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali
Khas

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan
Khas

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
Bonangan Saluang, Barungan Gamelan Baru di Pesta Kesenian Bali 2026 yang Memperkaya Khazanah Karawitan Bali
Panggung

Bonangan Saluang, Barungan Gamelan Baru di Pesta Kesenian Bali 2026 yang Memperkaya Khazanah Karawitan Bali

SORE itu, suasana sakral menyelimuti Kalangan Ratna Kanda, Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (9/7/2026). Nada-nada yang terdengar sederhana, tetapi kokoh...

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Fenomena Desa Wisata: Viral Lalu Mati

Seiring dengan isu keberlanjutan lingkungan di destinasi wisata yang jadi orientasi wisatawan generasi Z dan milenial, desa wisata berkembang menjadi...

by Chusmeru
July 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co