6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

[Buleleng Berdaulat Sorgum] – Inilah Resep Bikin Nasi Sorgum, Juga Abug, Gipang dan Satuh

tatkala by tatkala
December 5, 2020
in Kuliner
[Buleleng Berdaulat Sorgum] – Inilah Resep Bikin Nasi Sorgum, Juga Abug, Gipang dan Satuh

Kuliner berbahan sorgum. Foto-foto Maya Kurnia

2021, Buleleng Berdaulat Sorgum. Begitu tulisan Agung Wedha, aktivis petani keren yang setiap hari sibuk malang-melintang di daerah pertanian dan perkebunan di Bali. Ia menulis di laman facebook-nya, semata-mata untuk menyanjung sorgum (di Buleleng disebut jagung gembal) yang kini mulai dikembangkan di Buleleng.

Ini tulisan lengkap blio:

Gasskan, musim penghujan ini desa2 dibuleleng akan menanam banyak sorgum, selain karena mmng Sorgum “Jagung Gembal” adalah karakter dari buleleng, sorgum juga merupakan alternatif pangan terbaik yang wajib di kembangkan di buleleng.

Mengapa Sorgum ?

1. Sekali tanam bisa 3 kali panen (dalam 1 tahun),

2. Biaya perawatan relatif lebih murah,

3. Cocok untuk lahan kering, karena sorgum tidak membutuhkan banyak air, sangat cocok untuk lahan-lahan di Buleleng.

4. Hilirisasi produk turunannya banyak, diantaranya ; Beras Sorgum, Tepung Sorgum, Nira Sorgum, Syirup Sorgum, Gula Sorgum, Kecap Sorgum, Tempe Sorgum, Sapu Sorgum, Silase Sorgum, Sauce Sorgum, dll

5. Membuka banyak lapangan pekerjaan untuk masyarakat kita di Buleleng. Baik yang petani maupum yang terdampak pariwisata, padat karya tunai, pass banget niki.

6. Sorgum akan menjadi destinasi wisata baru bagi Buleleng. Buleleng Bangga Punya Sorgum.

7. Sorgum bisa disimpan, jadi aman untuk ketahanan pangan.

8. Batang sorgum sangat manis bisa diperas jadi gula dan sisanya untuk pakan sapi.

9. Daun sorgum juga manis, sangat disukai serangga, menanam sorgum sebenarnya merupakan alternatif pengalihan hama, guardian protection agar tanaman lain aman tidak terkena serangan hama.

10. Kandungan nutrisi sorgum sangat dahsyaaat, bisa di-cek di google.

Intinya, sorgum itu KEREN !

Catatan Penting : Kalau mau menanam sorgum, jangan lupa pakai celana dalam, rawan kena tungu 😂😁

Buah Sorgum

Biasa Disebut Jagung Gembal

Salah satu desa yang dengan gencar mengembangkan sorgum adalah Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng. Kepala desanya, Dewa Komang Yudi, menjelaskan tentang itu di laman facebook-nya. Ini tulisan blio selengkapnya:

Penduduk lokal menyebutnya Jagung Gembal. Sebagian lain mengenalnya dengan sebutan Bleleng. Konon, asal usul nama Buleleng sendiri diambil dari tanaman ini. Jauh sebelum mengenal beras, tanaman pangan yang adaptif terhadap kekeringan ini sempat dijadikan makanan pokok oleh sebagian warga Desa Tembok, setidaknya hingga era 60-an. Beberapa mengatakan, tanaman ini bahkan masih bisa dijumpai sampai akhir tahun 70-an, kendati dalam skala yang sangat kecil.

Sepintas, batang dan daunnya identik dengan jagung. Bijinya bisa dimasak layaknya beras, batangnya dapat diperas lalu diambil niranya seperti tebu. Nira dari ekstraksi batang sorgum ini dapat dikonsumsi langsung atau diolah untuk dijadikan gula. Tak ketinggalan, ampas batang berikut daunnya yang merupakan salah satu hijauan dengan kandungan nutrisi terbaik juga bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Kebun sorgum di Desa Tembok, Tejakula, Buleleng

Dengan segenap kelebihannya, mengawali musim penghujan ini, bagaimana jika kita tanam sorgum kembali? Sebagai pilot project, desa menyiapkan kebutuhan tanam untuk 7 hektar lahan. Bibit dan pupuk kami sediakan, lalu hasil panennya (biji, batang berikut daun) akan kami beli kembali. Asik toh? Warga yang berkenan, silahkan mampir ke kantor desa Kamis besok, pukul 9 pagi. Selain sorgum, kita juga akan share informasi asik lain seputar pertanian yang akan kita kerjakan mulai awal tahun depan.

Resep Olahan Sorgum

Jauh-jauh sebelumnya, tatkala.co juga dapat kiriman resep dari Maya Kurnia, seorang pejabat agak-agak penting di Dinas Pertanian Buleleng. Inilah resepnya.

Gipang Sorgum

Bahan:

1/4 kg Sorgum

1/2 kg gula pasir

Cara Membuat:

1. Sangrai 1/4 sorgum dgn nyala api/panas yg cukup dan tutup, tunggu sampai semua mekar seperti membuat popcorn

2. Masak 1/2 kg gula pasir dg air sedikit, aduk terus sampai mengental

3. Masukkan sedikit demi sedikit sorgum yg sdh disangrai tadi

4. Aduk sampai merata, cetak gipang sesuai selera

5. Untuk menjaga gipang tidak melempem, disarankan mengemasnya dg baik

Selamat Menikmati🙏

Satuh Sorgum

Bahan:

1/4 kg sorgum disangrai

1/5 kg gula merah/gula bali, diiris tipis

Cara Membuat:

1. 1/4 kg sorgum yg sudah disangrai tadi dislip jadi tepung

2. Campurkan dengan irisan gula merah, remas perlahan sampai merata sekitar 1 jam supaya tepung sorgum dan irisan gula merah hancur dan melekat, pastikan menyatu agar hancur

4. Cetak sesuai selera atau bentuk kepalan kecil

5. Bungkus dg daun pisang yang bersih dan sudah kering

Adonan ini  menghasilkan sekitar.35bungkus

Selamat Mencoba

Abug Sorgum

Bahan:

– 1/4 kg sorgum yang direndam semalam (12 jam)

– 1/2 kg gula pasir (sesuai selera)

– Garam secukupnya

– 1/4 Kelapa muda yg diparut

Cara Membuat:

1. Cuci bersih sorgum yg sdh direndam, kulit arinya akan mengambang, bersihkan kulit arinya

2. Tiriskan

3. Slip jadi tepung sorgum

4. Campurkan perlahan kelapa muda yang sudah diparut, aduk merata

5. Campurkan gula pasir, aduk sampai rata

6. Beri garam sesuai selera, aduk merata

7. Bungkus dengan daun yang bersih bentuk sesuai selera

8. Kukus selama 15 menit

Adonan ini bisa menghasilkan 8-10 bks abug

Selamat Mencoba🙏

Nasi Sorgum

1/4 kg sorgum direndam semalam (12 jam)

Cuci bersih, sambil menghilangkan kulit ari yg.mengelupas

Masak nasi dg kukusan atau magiccom, jumlah airnya lebih banyak dibandingkan dengan masak beras

Nasi sorgum ini untuk hidangan 3 orang, makan dengan sayur kelor santan bumbu bali lengkap dan lauk perkedel jagung🙏

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Lontar Pajak Tanah

Next Post

3 Puisi Santi Dewi || Perempuan Sangkar Kata

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026: Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026:  Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

Satu hal yang baru dalam perhelatan Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 adalah pameran kuliner yang berlokasi sebelah barat Gedung...

Read moreDetails

Sepiring Warisan Dapur Ni Sarti

by Dede Putra Wiguna
January 11, 2026
0
Sepiring Warisan Dapur Ni Sarti

LANGIT masih gelap ketika aroma kayu bakar mulai menyelinap dari sebuah dapur sederhana di Banjar Gelulung, Sukawati, Gianyar. Matahari belum...

Read moreDetails

Kentongan Pak Mbung di Pasar Blahkiuh dan Tipat Tahu yang Tak Pernah Sepi

by Ni Putu Vira Astri Agustini
December 21, 2025
0
Kentongan Pak Mbung di Pasar Blahkiuh dan Tipat Tahu yang Tak Pernah Sepi

PAGI di Pasar Blahkiuh selalu dimulai dengan suara yang sama sejak puluhan tahun lalu. Bukan teriakan pedagang, bukan pula deru...

Read moreDetails

Dugong 21: Dari Kaset ke Lawar

by Dede Putra Wiguna
November 22, 2025
0
Dugong 21: Dari Kaset ke Lawar

“Mbok, nasi lawarnya tiga porsi, ekstra sate, minumnya temulawak ya!” ucap seorang pemuda saat memesan makanan, lalu tergesa masuk ke...

Read moreDetails

Twntytoo Coffee, Kopi dan Perjalanan Ical dari Kota ke Kota di Indonesia

by I Gede Teddy Setiadi
November 11, 2025
0
Twntytoo Coffee, Kopi dan Perjalanan Ical dari Kota ke Kota di Indonesia

KESAN friendly langsung terasa saat bertemu dengan Muhamad Faisal. Ia pemuda asal Pekanbaru, Riau, tapi kami bertemu di di Jalan...

Read moreDetails

Kisah Bu Jero, Penjual Jaja Laklak yang Tetap Bertahan dengan Tungku Kayu di Desa Banjar

by Putu Ayu Ariani
October 16, 2025
0
Kisah Bu Jero, Penjual Jaja Laklak yang Tetap Bertahan dengan Tungku Kayu di Desa Banjar

DINI hari di Desa Banjar, Kabupaten Buleleng, suasana masih diselimuti udara dingin. Namun di depan sebuah warung sederhana, cahaya api...

Read moreDetails

“Warung di Kebun”: Menemukan Teduh di Tengah Riuh Denpasar

by Ni Wayan Suwini
October 10, 2025
0
“Warung di Kebun”: Menemukan Teduh di Tengah Riuh Denpasar

JALAN Hayam Wuruk, Denpasar, pagi itu. Deru kendaraan, suara klakson yang saling bersahutan, dan rutinitas kota yang jarang berhenti terasa...

Read moreDetails

Bukan Entil, Bukan Pesor, Ini Ketongkol dari Marga  — Kulineran di Festival ke Uma Tabanan

by Dian Suryantini
October 5, 2025
0
Bukan Entil, Bukan Pesor, Ini Ketongkol dari Marga  — Kulineran di Festival ke Uma Tabanan

SEJAK pukul 16.00 wita, anak-anak di Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Tabanan, telah berkumpul di sawah. Mereka sedang menanti...

Read moreDetails

Warung Badak, Sajikan Kuliner Tradisional di Tengah Kota Denpasar

by Nyoman Budarsana
September 15, 2025
0
Warung Badak, Sajikan Kuliner Tradisional di Tengah Kota Denpasar

Makan di Warung Badak, serasa ada di desa tradisional yang damai. Restoran yang terletak di Jalan Badak I No.15, Desa...

Read moreDetails

Mencicipi 70 Varian Sambal Kerajaan dari 9 Puri di Bali Royal Chili Festival 2025

by Nyoman Budarsana
September 1, 2025
0
Mencicipi 70 Varian Sambal Kerajaan dari 9 Puri di Bali Royal Chili Festival 2025

ADA pemandangan menarik ketika para undangan dan pengunjung The Amazing Taman Safari Bali dipersilakan mencicipi sambal serangkaian dengan Bali Royal...

Read moreDetails
Next Post
3 Puisi Santi Dewi || Perempuan Sangkar Kata

3 Puisi Santi Dewi || Perempuan Sangkar Kata

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co