15 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

[Buleleng Berdaulat Sorgum] – Inilah Resep Bikin Nasi Sorgum, Juga Abug, Gipang dan Satuh

tatkala by tatkala
December 5, 2020
in Kuliner
[Buleleng Berdaulat Sorgum] – Inilah Resep Bikin Nasi Sorgum, Juga Abug, Gipang dan Satuh

Kuliner berbahan sorgum. Foto-foto Maya Kurnia

2021, Buleleng Berdaulat Sorgum. Begitu tulisan Agung Wedha, aktivis petani keren yang setiap hari sibuk malang-melintang di daerah pertanian dan perkebunan di Bali. Ia menulis di laman facebook-nya, semata-mata untuk menyanjung sorgum (di Buleleng disebut jagung gembal) yang kini mulai dikembangkan di Buleleng.

Ini tulisan lengkap blio:

Gasskan, musim penghujan ini desa2 dibuleleng akan menanam banyak sorgum, selain karena mmng Sorgum “Jagung Gembal” adalah karakter dari buleleng, sorgum juga merupakan alternatif pangan terbaik yang wajib di kembangkan di buleleng.

Mengapa Sorgum ?

1. Sekali tanam bisa 3 kali panen (dalam 1 tahun),

2. Biaya perawatan relatif lebih murah,

3. Cocok untuk lahan kering, karena sorgum tidak membutuhkan banyak air, sangat cocok untuk lahan-lahan di Buleleng.

4. Hilirisasi produk turunannya banyak, diantaranya ; Beras Sorgum, Tepung Sorgum, Nira Sorgum, Syirup Sorgum, Gula Sorgum, Kecap Sorgum, Tempe Sorgum, Sapu Sorgum, Silase Sorgum, Sauce Sorgum, dll

5. Membuka banyak lapangan pekerjaan untuk masyarakat kita di Buleleng. Baik yang petani maupum yang terdampak pariwisata, padat karya tunai, pass banget niki.

6. Sorgum akan menjadi destinasi wisata baru bagi Buleleng. Buleleng Bangga Punya Sorgum.

7. Sorgum bisa disimpan, jadi aman untuk ketahanan pangan.

8. Batang sorgum sangat manis bisa diperas jadi gula dan sisanya untuk pakan sapi.

9. Daun sorgum juga manis, sangat disukai serangga, menanam sorgum sebenarnya merupakan alternatif pengalihan hama, guardian protection agar tanaman lain aman tidak terkena serangan hama.

10. Kandungan nutrisi sorgum sangat dahsyaaat, bisa di-cek di google.

Intinya, sorgum itu KEREN !

Catatan Penting : Kalau mau menanam sorgum, jangan lupa pakai celana dalam, rawan kena tungu 😂😁

Buah Sorgum

Biasa Disebut Jagung Gembal

Salah satu desa yang dengan gencar mengembangkan sorgum adalah Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng. Kepala desanya, Dewa Komang Yudi, menjelaskan tentang itu di laman facebook-nya. Ini tulisan blio selengkapnya:

Penduduk lokal menyebutnya Jagung Gembal. Sebagian lain mengenalnya dengan sebutan Bleleng. Konon, asal usul nama Buleleng sendiri diambil dari tanaman ini. Jauh sebelum mengenal beras, tanaman pangan yang adaptif terhadap kekeringan ini sempat dijadikan makanan pokok oleh sebagian warga Desa Tembok, setidaknya hingga era 60-an. Beberapa mengatakan, tanaman ini bahkan masih bisa dijumpai sampai akhir tahun 70-an, kendati dalam skala yang sangat kecil.

Sepintas, batang dan daunnya identik dengan jagung. Bijinya bisa dimasak layaknya beras, batangnya dapat diperas lalu diambil niranya seperti tebu. Nira dari ekstraksi batang sorgum ini dapat dikonsumsi langsung atau diolah untuk dijadikan gula. Tak ketinggalan, ampas batang berikut daunnya yang merupakan salah satu hijauan dengan kandungan nutrisi terbaik juga bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Kebun sorgum di Desa Tembok, Tejakula, Buleleng

Dengan segenap kelebihannya, mengawali musim penghujan ini, bagaimana jika kita tanam sorgum kembali? Sebagai pilot project, desa menyiapkan kebutuhan tanam untuk 7 hektar lahan. Bibit dan pupuk kami sediakan, lalu hasil panennya (biji, batang berikut daun) akan kami beli kembali. Asik toh? Warga yang berkenan, silahkan mampir ke kantor desa Kamis besok, pukul 9 pagi. Selain sorgum, kita juga akan share informasi asik lain seputar pertanian yang akan kita kerjakan mulai awal tahun depan.

Resep Olahan Sorgum

Jauh-jauh sebelumnya, tatkala.co juga dapat kiriman resep dari Maya Kurnia, seorang pejabat agak-agak penting di Dinas Pertanian Buleleng. Inilah resepnya.

Gipang Sorgum

Bahan:

1/4 kg Sorgum

1/2 kg gula pasir

Cara Membuat:

1. Sangrai 1/4 sorgum dgn nyala api/panas yg cukup dan tutup, tunggu sampai semua mekar seperti membuat popcorn

2. Masak 1/2 kg gula pasir dg air sedikit, aduk terus sampai mengental

3. Masukkan sedikit demi sedikit sorgum yg sdh disangrai tadi

4. Aduk sampai merata, cetak gipang sesuai selera

5. Untuk menjaga gipang tidak melempem, disarankan mengemasnya dg baik

Selamat Menikmati🙏

Satuh Sorgum

Bahan:

1/4 kg sorgum disangrai

1/5 kg gula merah/gula bali, diiris tipis

Cara Membuat:

1. 1/4 kg sorgum yg sudah disangrai tadi dislip jadi tepung

2. Campurkan dengan irisan gula merah, remas perlahan sampai merata sekitar 1 jam supaya tepung sorgum dan irisan gula merah hancur dan melekat, pastikan menyatu agar hancur

4. Cetak sesuai selera atau bentuk kepalan kecil

5. Bungkus dg daun pisang yang bersih dan sudah kering

Adonan ini  menghasilkan sekitar.35bungkus

Selamat Mencoba

Abug Sorgum

Bahan:

– 1/4 kg sorgum yang direndam semalam (12 jam)

– 1/2 kg gula pasir (sesuai selera)

– Garam secukupnya

– 1/4 Kelapa muda yg diparut

Cara Membuat:

1. Cuci bersih sorgum yg sdh direndam, kulit arinya akan mengambang, bersihkan kulit arinya

2. Tiriskan

3. Slip jadi tepung sorgum

4. Campurkan perlahan kelapa muda yang sudah diparut, aduk merata

5. Campurkan gula pasir, aduk sampai rata

6. Beri garam sesuai selera, aduk merata

7. Bungkus dengan daun yang bersih bentuk sesuai selera

8. Kukus selama 15 menit

Adonan ini bisa menghasilkan 8-10 bks abug

Selamat Mencoba🙏

Nasi Sorgum

1/4 kg sorgum direndam semalam (12 jam)

Cuci bersih, sambil menghilangkan kulit ari yg.mengelupas

Masak nasi dg kukusan atau magiccom, jumlah airnya lebih banyak dibandingkan dengan masak beras

Nasi sorgum ini untuk hidangan 3 orang, makan dengan sayur kelor santan bumbu bali lengkap dan lauk perkedel jagung🙏

ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Lontar Pajak Tanah

Next Post

3 Puisi Santi Dewi || Perempuan Sangkar Kata

tatkala

tatkala

tatkala.co mengembangkan jurnalisme warga dan jurnalisme sastra. Berbagi informasi, cerita dan pemikiran dengan sukacita.

Related Posts

Serangga dalam Piring Makan Kita

by Jaswanto
April 25, 2026
0
Serangga dalam Piring Makan Kita

JIKA di Gunung Kidul orang-orang desa terbiasa menggoreng belalang, atau masyarakat Jawa Timur—khususnya di kawasan hutan jati—gemar menyantap kepompong ulat...

Read moreDetails

Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

by Putu Gangga Pradipta
April 12, 2026
0
Seporsi Nasi Cokot dan Senyum Fadillah —Menggigit Harapan di Trotoar Dewi Sartika Singaraja

MATAHARI baru saja mengintip di ufuk timur Kota Singaraja. Jarum jam menunjukkan pukul 07.00 WITA, namun denyut nadi di Jalan...

Read moreDetails

Sepincuk Semanggi, Sepotong Kisah dari Surabaya

by Jaswanto
April 2, 2026
0
Sepincuk Semanggi, Sepotong Kisah dari Surabaya

“BELAJAR jualan dari ibu.” Kalimat itu meluncur begitu saja dari sosok perempuan yang sedang berdiri di belakang lapak dagangannya. Pagi...

Read moreDetails

Menikmati Sate Klatak, Menikmati Malam di Pasar Wonokromo Bantul

by Tobing Crysnanjaya
March 15, 2026
0
Menikmati Sate Klatak, Menikmati Malam di Pasar Wonokromo Bantul

Jogja, perjalanan yang tak singkat. Menghabiskan waktu hingga 9 jam lamanya. Beberapa kali singgah di Rest Area sepanjang Toll Cipali,...

Read moreDetails

Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026: Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026:  Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

Satu hal yang baru dalam perhelatan Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 adalah pameran kuliner yang berlokasi sebelah barat Gedung...

Read moreDetails

Sepiring Warisan Dapur Ni Sarti

by Dede Putra Wiguna
January 11, 2026
0
Sepiring Warisan Dapur Ni Sarti

LANGIT masih gelap ketika aroma kayu bakar mulai menyelinap dari sebuah dapur sederhana di Banjar Gelulung, Sukawati, Gianyar. Matahari belum...

Read moreDetails

Kentongan Pak Mbung di Pasar Blahkiuh dan Tipat Tahu yang Tak Pernah Sepi

by Ni Putu Vira Astri Agustini
December 21, 2025
0
Kentongan Pak Mbung di Pasar Blahkiuh dan Tipat Tahu yang Tak Pernah Sepi

PAGI di Pasar Blahkiuh selalu dimulai dengan suara yang sama sejak puluhan tahun lalu. Bukan teriakan pedagang, bukan pula deru...

Read moreDetails

Dugong 21: Dari Kaset ke Lawar

by Dede Putra Wiguna
November 22, 2025
0
Dugong 21: Dari Kaset ke Lawar

“Mbok, nasi lawarnya tiga porsi, ekstra sate, minumnya temulawak ya!” ucap seorang pemuda saat memesan makanan, lalu tergesa masuk ke...

Read moreDetails

Twntytoo Coffee, Kopi dan Perjalanan Ical dari Kota ke Kota di Indonesia

by I Gede Teddy Setiadi
November 11, 2025
0
Twntytoo Coffee, Kopi dan Perjalanan Ical dari Kota ke Kota di Indonesia

KESAN friendly langsung terasa saat bertemu dengan Muhamad Faisal. Ia pemuda asal Pekanbaru, Riau, tapi kami bertemu di di Jalan...

Read moreDetails

Kisah Bu Jero, Penjual Jaja Laklak yang Tetap Bertahan dengan Tungku Kayu di Desa Banjar

by Putu Ayu Ariani
October 16, 2025
0
Kisah Bu Jero, Penjual Jaja Laklak yang Tetap Bertahan dengan Tungku Kayu di Desa Banjar

DINI hari di Desa Banjar, Kabupaten Buleleng, suasana masih diselimuti udara dingin. Namun di depan sebuah warung sederhana, cahaya api...

Read moreDetails
Next Post
3 Puisi Santi Dewi || Perempuan Sangkar Kata

3 Puisi Santi Dewi || Perempuan Sangkar Kata

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali
Hiburan

Leak Tanah Bali: Kiprah Teranyar Amplitherapy Nan Garang & Swakendali

ALBUM penuh terbaru Amplitherapy bertajuk Leak Tanah Bali yang dijadwalkan terbit pada 16 Mei 2026 menandai babak baru perjalanan musikal...

by Nyoman Budarsana
May 15, 2026
Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan
Bahasa

Pesona Tulisan Tanpa Saltik di Tengah Budaya Instan

PERNAHKAH Anda memperhatikan penulisan atau ejaan konten seseorang saat sedang berselancar di media sosial? Kesalahan tik atau saltik yang populer...

by I Made Sudiana
May 15, 2026
Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co