13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Saat Kokurikuler Menjadi Gerakan: ‘ECO-VOICES’ dan Suara Bumi dari Generasi Muda Griasta

Kadek Windari by Kadek Windari
February 4, 2026
in Khas
Saat Kokurikuler Menjadi Gerakan: ‘ECO-VOICES’ dan Suara Bumi dari Generasi Muda Griasta

Penampilan mini drama oleh kelas VII─ECO VOICE│Foto: Dok. Griasta

ISU pengelolaan sampah tak lagi berhenti sebagai wacana di ruang diskusi. Di SMP PGRI 8 Denpasar (Griasta), persoalan itu justru menjelma menjadi denyut utama kegiatan kokurikuler selama sepekan penuh. Lewat tema lingkungan, para siswa diajak bersuara, berkarya, sekaligus beraksi untuk bumi yang mereka pijak ─ Bali, pulau yang hingga kini masih terus bergulat dengan masalah sampah.

Sejak Senin, 26 Januari 2026, seluruh siswa kelas VII hingga IX mengikuti rangkaian kegiatan kokurikuler yang dirancang berbeda dari biasanya. Kali ini, khusus kelas VIII, Griasta menjalin kolaborasi dengan SMP Negeri 5 Denpasar (Spenma), sebuah langkah yang sekaligus membuka ruang persaudaraan antarsekolah.

Masing-masing jenjang diberi medium ekspresi yang berbeda. Siswa kelas VII menyuarakan kepedulian lingkungan melalui mini drama bertema pengelolaan sampah. Setiap kelas berlomba menampilkan pertunjukan terbaik demi meraih gelar juara.

Peragaan busana oleh kelas IX─ECO VOICE│Foto: Dok. Griasta
Talk show oleh perwakilan SMP PGRI 8 Denpasar─ECO-VOICE│Foto: Dok. Griasta

Kelas VIII memilih jalur visual dan verbal melalui lomba Poster Digital yang dikemas dalam format mini talk show. Mereka tidak hanya ditantang merancang poster bertema “Kampanye Bijak Penggunaan Sampah Plastik”, tetapi juga mempresentasikan gagasan secara lisan di hadapan juri dan audiens.

Sementara itu, kelas IX mengolah limbah plastik menjadi karya busana. Setiap kelas merancang satu gaun yang kemudian diperagakan oleh perwakilan siswa. Kreativitas, ketelitian, dan keberanian tampil di depan publik menjadi indikator penilaian utama.

Hari pertama diawali dengan pengarahan dari masing-masing wali kelas mengenai konsep kokurikuler. Usai itu, siswa mulai menyusun ide dan berdiskusi, merancang konsep terbaik untuk kelas mereka. Hari kedua, proses kreatif semakin intens. Kelas VII mematangkan alur drama, kelas VIII menuntaskan desain poster untuk dinilai fasilitator, sedangkan kelas IX mulai merangkai sampah plastik menjadi busana yang estetis.

Mini Talk showoleh perwakilan SMP Negeri 5 Denpasar─ECO-VOICE│Foto: Dok. Griasta
Para siswa mengikuti pelatihan sebelum merancang proyek│Foto: Dok. Griasta

Memasuki hari ketiga, atmosfer kompetisi kian terasa, terutama di kelas VIII. Poster-poster terpilih saling bersaing memperebutkan tiket menuju babak final. Di hari yang sama, kelas VII dan IX menjalani gladi bersih sebagai persiapan penampilan puncak.

Puncak kegiatan berlangsung pada Kamis, 30 Januari 2026, bertempat di Griasta Sport Centre (GSC). Ruangan dipenuhi antusiasme siswa dan guru. Kepala SMP PGRI 8 Denpasar, I Ketut Gede Adi Trisna Sugara, S.T., M.Pd., membuka kegiatan dengan nada bangga.

“Kokurikuler kali ini berbeda karena kita berkolaborasi dengan tetangga kita, SMP Negeri 5 Denpasar. Semoga ini menjadi awal yang baik dan jalinan persaudaraan semakin kuat. Saya ucapkan selamat kepada anak-anak yang sudah antusias mengikuti kegiatan ini. Kokurikuler dengan tema ‘ECO-VOICES: Suara Bumi dari Generasi Muda Griasta’ resmi dibuka,” ucapnya, ditandai dengan ketukan botol kaca.

Pembukaan kegiatan oleh Kepala SMP PGRI 8 Denpasar (kiri) bersama Waka Kurikulum SMP Negeri 5 Denpasar (kanan)│Foto: Dok. Griasta

Setelah pembukaan, acara berlanjut ke mini talk show babak final kelas VIII yang menghadirkan tiga tim dari Griasta dan satu tim dari Spenma. Satu per satu, para siswa mempresentasikan poster mereka dengan lugas dan penuh percaya diri, menjelaskan ide kampanye plastik secara terstruktur.

Usai talk show, penonton disuguhi mini drama dari kelas VII dan peragaan busana kelas IX. Meski hanya dipersiapkan dalam waktu singkat, penampilan para siswa berhasil memukau. Drama-drama lingkungan tampil komunikatif, sementara gaun-gaun dari limbah plastik menjelma menjadi karya dengan sentuhan artistik yang tak terduga.

Hari terakhir menjadi penutup yang bermakna. Seluruh siswa dan guru bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah dalam aksi bersih bersama. Canda dan tawa mengalir, mencairkan suasana kompetisi yang sebelumnya berlangsung ketat.

Pemenang Mini Drama─ECO VOICE│Foto: Dok. Griasta
Juara poster favorit─ECO VOICE│Foto: Dok. Griasta

 

Momen yang paling dinanti pun tiba, yakni pengumuman pemenang. Para siswa kembali berkumpul di GSC, menunggu hasil kerja keras mereka selama berhari-hari. Penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh para koordinator kokurikuler.

Koordinator kokurikuler kelas VIII, I Wayan Aditya Prayana Putra, S.Kom., menegaskan bahwa kegiatan ini jauh melampaui sekadar lomba. “Kegiatan ini selain mengajarkan anak-anak untuk bekerja sama dan saling mendukung, juga melatih penalaran kritis mereka terhadap isu-isu lingkungan. Meski persiapannya singkat, mereka mampu menyelesaikannya dengan luar biasa,” ujarnya.

Hal senada disampaikan juri peragaan busana, Ni Luh Putu Liyana Andriyani, S.Pd. Ia mengaku terkesan dengan potensi siswa yang muncul selama kegiatan berlangsung. “Gaun yang mereka tampilkan bukan sekadar hasil daur ulang, tapi memiliki nilai artistik tinggi. Mereka berjalan dan mewujudkan layaknya model profesional. Ini bisa menjadi bibit prestasi di Griasta,” katanya.

Pemenang peragaan busana─ECO VOICE│Foto: Dok. Griasta

Dari pihak mitra, Kepala SMP Negeri 5 Denpasar, I Putu Krisna Sunarjaya, S.Pd., M.Pd., turut mengapresiasi kolaborasi lintas sekolah ini. Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah positif dalam menumbuhkan rasa percaya diri siswa. “Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan melahirkan generasi yang berani berprestasi,” ungkapnya.

Melalui ECO-VOICES, suara bumi tak hanya digaungkan dari atas panggung sekolah. Ia diterjemahkan menjadi ide, karya, dan aksi nyata ─ ditumbuhkan dari ruang kelas, dirawat lewat kolaborasi, lalu dipraktikkan bersama. Dari Griasta, generasi muda belajar bahwa kepedulian lingkungan bukan sekadar slogan, melainkan tanggung jawab yang bisa dimulai dari mana pun dan kapan pun.[T]

Reporter/Penulis: Kadek Windari
Editor: Dede Putra Wiguna

Tags: generasi mudaPendidikanSMP PGRI 8 Denpasar
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kebebasan di Balik Lembar Buku: Mencuri Jeda dari Era Tergesa

Next Post

Mencegah Kanker dengan Gaya Hidup Sehat dan Gizi Seimbang — Refleksi Hari Kanker Sedunia 2026

Kadek Windari

Kadek Windari

Tinggal dan menetap di Denpasar. Gemar menulis dan bercerita

Related Posts

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
0
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

Read moreDetails

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails
Next Post
Mencegah Kanker dengan Gaya Hidup Sehat dan Gizi Seimbang — Refleksi Hari Kanker Sedunia 2026

Mencegah Kanker dengan Gaya Hidup Sehat dan Gizi Seimbang --- Refleksi Hari Kanker Sedunia 2026

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Waktu Berpindah Tangan
Ulas Musik

Ketika Waktu Berpindah Tangan

Ada lagu yang tidak sekadar didengar, melainkan mengetuk zaman. The Times They Are a-Changin’ karya Bob Dylan adalah salah satunya....

by Ahmad Sihabudin
July 13, 2026
Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka
Tualang

Menguak Pesanggrahan Prabu Siliwangi di ‘Kota Angin’ Majalengka

MENYUSURI jalanan di Kabupaten Majalengka mengingatkan berbagai julukan yang melekat pada daerah di bagian timur Provinsi Jawa Barat ini. Pertama...

by Chusmeru
July 13, 2026
Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026
Khas

Membincangkan Posisi dan Potensi Sastra Indonesia di Singaraja Literary Festival 2026

 “Generasi yang selalu difitnah inilah yang sebetulnya menghidupkan sastra masa kini.” Pernyataan JS Khairen itu menjadi salah satu penanda arah...

by Dede Putra Wiguna
July 13, 2026
Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co