3 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Dari Ruang Perpustakaan, Kumpulan Berita Kisah ‘Sukawati, Ya Seni’ Dibicarakan

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
December 18, 2025
in Khas
Dari Ruang Perpustakaan, Kumpulan Berita Kisah ‘Sukawati, Ya Seni’ Dibicarakan

Majelis Buku Vol 2, Diskusi Buku ‘Sukawati, Ya Seni’│Foto: Rhybka

SAYA melangkah masuk ke Perpustakaan SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) dengan perasaan yang agak canggung pada Rabu pagi, 17 Desember 2025. Ruang perpustakaan itu ditata tidak seperti biasanya. Meja-meja baca disingkirkan, digantikan karpet yang digelar memenuhi lantai, membuat suasana terasa lebih akrab dan setara. Langit-langit dan dinding ruangan dipenuhi gambar dan poster, sebagian tentang buku, sebagian lagi tentang kutipan dan aktivitas literasi. Di depan pintu perpustakaan, sebuah papan pengumuman ditulisi secara khusus untuk menandai kegiatan hari itu, agar siapa pun yang melintas tahu bahwa pagi tersebut perpustakaan berubah fungsi, menjadi ruang temu untuk membaca, berdiskusi, dan mendengarkan.

Acara itu bernama Majelis Buku Vol 2, diskusi buku kumpulan berita kisah Sukawati, Ya Seni yang saya tulis. Kegiatan ini digagas oleh Klub Membaca Kesbam, atau yang lebih dikenal dengan Ordo Literati. Komunitas ini diinisiasi oleh Mohammad Hasbi Romadhoni, S.S., guru Bahasa Indonesia sekaligus Kepala Perpustakaan di Kesbam. Dari percakapan singkat dengannya, saya tahu Hasbi Romadhoni bukan sekadar menjalankan tugas administratif. Ia membawa kecintaannya pada sastra ke dalam keseharian sekolah, lalu menularkannya kepada murid-murid yang memiliki minat serupa.

Majelis Buku Vol 2, Diskusi Buku ‘Sukawati, Ya Seni’│Foto: Rhybka

Sebagian siswa yang gemar membaca ia ajak berkumpul, berdiskusi, dan perlahan membangun komunitas membaca di sekolah. Langkah seperti ini, bagi saya, bukan hal yang lazim. Tidak semua guru mau meluangkan waktu untuk mengurus kegiatan di luar kewajiban mengajar, apalagi tanpa imbalan khusus. Namun Hasbi Romadhoni melakukannya dengan tenang, seolah membaca dan berdiskusi buku adalah kebutuhan dasar yang memang harus dirawat.

Menjelang acara dimulai, siswa-siswa berdatangan dan duduk setengah melingkar di atas karpet. Tidak hanya anggota Ordo Literati, tetapi juga siswa lain yang sebelumnya tidak tergabung dalam klub membaca. Ada yang membawa buku catatan, ada pula yang hanya menyimak sambil sesekali menoleh ke kanan dan kiri. Saya menangkap rasa ingin tahu yang kuat, meski saya sadar tidak semua dari mereka terbiasa duduk lama membicarakan buku.

Hasbi Romadhoni membuka acara dengan pengantar singkat. “Majelis Buku merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun, melibatkan guru dan penulis yang memiliki karya, khususnya buku bacaan. Tujuannya untuk menumbuhkan semangat berliterasi, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga guru,” tuturnya. Penjelasan itu disampaikan tanpa nada menggurui. Lebih seperti ajakan untuk sama-sama belajar. Setelah itu, acara pun dipandu oleh moderator.

Majelis Buku Vol 2, Diskusi Buku ‘Sukawati, Ya Seni’│Foto: Rhybka

Ketika tiba giliran saya berbicara, saya memilih tidak menempatkan diri sebagai penulis yang sudah selesai. Saya akui di hadapan mereka bahwa saya belumlah penulis yang hebat dan mapan. Buku Sukawati, Ya Seni lahir dari rangkaian tugas akhir non skripsi saya di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali). Buku itu kemudian diterbitkan oleh Penerbit Prasasti pada Agustus 2025. Kini, buku tersebut sudah didistribusikan di sejumlah toko buku di Bali, termasuk Gramedia. Meski saya tahu tidak banyak yang meliriknya, saya tetap merasa senang setiap kali melihat buku itu terpajang di etalase. Bagi saya, itu sudah menjadi pengalaman yang berharga.

Dalam diskusi ini, saya tidak menguraikan secara lengkap latar belakang penulisan maupun isi buku. Banyak hal tentang buku tersebut sudah ditulis dan dikritisi oleh para senior di berbagai kesempatan. Saya lebih memilih berbagi pengalaman tentang proses menulis, tentang ragu yang sering muncul, tentang naskah yang bolak-balik direvisi, dan tentang keberanian untuk tetap menerbitkan tulisan meski sadar masih memiliki banyak kekurangan.

Pertanyaan mulai bermunculan. Ada siswa yang bertanya bagaimana cara memulai menulis ketika merasa tidak berbakat. Ada pula yang penasaran bagaimana menjaga konsistensi menulis di tengah kesibukan sekolah. Beberapa siswa terlihat masih ragu mengangkat tangan, tetapi tetap menyimak dengan serius. Saya melihat bagaimana diskusi itu pelan-pelan membuka ruang, bukan hanya untuk membicarakan buku saya, tetapi juga kemungkinan-kemungkinan lain yang sebelumnya tidak terpikirkan.

Majelis Buku Vol 2, Diskusi Buku ‘Sukawati, Ya Seni’│Foto: Rhybka

Salah satu pernyataan yang paling saya ingat datang dari Putu Dihari Purnama, siswa kelas 10 jurusan Keperawatan dan Caregiving (KC). “Setelah mengikuti diskusi, saya menjadi tertarik untuk bergabung Klub Ordo Literati agar memiliki teman berbagi dan sharing buku. Saya juga jadi tertarik menulis setelah mendengarkan diskusi hari ini,” ungkapnya. Kalimatnya sederhana, tetapi bagi saya, di situlah dampak sebuah kegiatan literasi terasa nyata.

Di tengah acara, saya melihat beberapa guru duduk menyimak. Mereka datang di sela-sela kesibukan menyiapkan rapor siswa. Kehadiran mereka memberi kesan tersendiri. Bahwa literasi bukan hanya urusan siswa, tetapi juga tanggung jawab bersama. Bahwa membaca dan menulis tidak berhenti setelah seseorang menjadi guru.

Saya (tengah kanan), Hasbi Romadhoni (tengah kiri), dan beberapa anggota klub Ordo Literati│Foto: Dok. Ordo Literati

Ketika acara berakhir, karpet mulai dilipat, kursi dikembalikan ke tempat semula. Perpustakaan kembali menjadi ruang sunyi yang akrab. Namun pagi itu meninggalkan kesan mendalam bagi saya. Diskusi buku tersebut bukan sekadar agenda sekolah. Ia menjadi ruang perjumpaan antara membaca, menulis, dan keberanian untuk berbagi pengalaman.

Dari ruang perpustakaan yang sederhana itu, saya belajar kembali bahwa literasi tidak selalu lahir dari acara besar atau panggung megah. Ia tumbuh dari guru yang mau repot, dari siswa yang berani duduk dan mendengar, serta dari percakapan yang jujur tentang proses. Dan pagi itu, saya merasa bukan hanya buku saya yang dibicarakan, tetapi juga harapan kecil tentang masa depan membaca dan menulis di sekolah. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: Berita KisahBukuSMK Kesehatan Bali Medikasukawati
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Drama “Taxi Driver” dan Fantasi Keadilan Netizen Indonesia

Next Post

Jalan Krishna dan Balaram: Antara Ritual dan Pengabdian di Tengah Hiruk Pikuk Dunia

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
0
‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

Read moreDetails

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
0
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

Read moreDetails

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

by Emi Suy
June 1, 2026
0
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

Read moreDetails

Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

by I Nyoman Tingkat
May 28, 2026
0
Bertumbuh, Berkembang, Meraih Bintang  –Cerita dari Acara Pelepasan di SMAN 2 Kuta Selatan

SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)menggelar acara pelepasan Angkatan V pada Selasa Pon Waregadian, 26 Mei 2026, di Aula Jove...

Read moreDetails

Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

by I Wayan Artika
May 27, 2026
0
Dari Program Desa Binaan Fakultas Bahasa dan Seni Undiksha: Pelatihan Ekoliterasi di Pondok Literasi Sabih, Desa Pedawa, Buleleng

DESA Pedawa di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, terkenal dengan gula Pedawa. Gula ini sejatinya adalah gula merah atau gula...

Read moreDetails

Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

by Dede Putra Wiguna
May 27, 2026
0
Dari Cerita Bergambar ke Dunia Digital: Cara Mahasiswa Pascasarjana Undiksha Menanamkan Literasi di SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja

BAGI sebagian siswa SD Negeri 7 Kampung Baru, Singaraja, hari itu menjadi pengalaman pertama mengenal Canva. Ada yang masih bingung...

Read moreDetails

Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 26, 2026
0
Riuh yang Mengikat Kebersamaan – Cerita Jeda Semester Genap di SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

AULA SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) pagi itu tidak seperti biasanya. Tidak ada suasana tegang ujian, tidak pula wajah-wajah...

Read moreDetails

Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

by Dede Putra Wiguna
May 25, 2026
0
Menjadikan Ujian Lebih Bermakna Lewat Antologi Puisi dan Cerpen

BAGI sebagian siswa, menulis puisi dan cerpen mungkin bukan perkara sulit. Namun membuatnya dalam bentuk kolektif dan memiliki benang merah...

Read moreDetails

Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

by Kardanis Mudawi Jaya
May 24, 2026
0
Cekrek Sunyi Mata Kamera Widnyana Sudibya

SEJAK tahun 2018, saya tidak pernah lagi bertemu dan mengobrol lama sambil menikmati kopi dan kacang dalam satu lingkup kerja...

Read moreDetails

In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

by Made Adnyana Ole
May 21, 2026
0
In Memoriam — Widnyana Sudibya, Fotografer yang Punya Jasa Besar Pada Arsip-arsip Kesenian Bali

IA fotografer, ia mencintai kesenian Bali. Maka hidupnya diabdikan untuk mengabadikan segala bentuk kesenian Bali melalu foto-foto yang eksotik sekaligus...

Read moreDetails
Next Post
Jalan Krishna dan Balaram: Antara Ritual dan Pengabdian di Tengah Hiruk Pikuk Dunia

Jalan Krishna dan Balaram: Antara Ritual dan Pengabdian di Tengah Hiruk Pikuk Dunia

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar
Khas

‘Lambuk Baa’ di Pura Parerepan Samuan Tiga: Ritus Api di Tengah Kota Denpasar

BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang...

by Abdi Jaya Prawira
June 3, 2026
‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng
Esai

‘Nyama Kelod-Nyama Kaje’: Menakar Kerukunan Tradisional Menjadi Mesin Baru Pariwisata Inklusif Buleleng

JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat...

by Eril Paizi
June 2, 2026
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026
Persona

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
Ke Pacet Mereka Kembali
Tualang

Ke Pacet Mereka Kembali

DI pertigaan Krian arah Mojosari, kendaraan berplat L dan W beriring-iringan menyesaki jalan menuju ke titik yang sama. Mobil-motor dari...

by Jaswanto
June 2, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

‘Teror Pocong’ dan Hantu-Hantu di Singgasana Kekuasaan

BELAKANGAN ini, pocong sedang ramai dibicarakan. Berbagai video pendek yang menampilkan sosok berkain kafan beredar luas di media sosial, pesan...

by Early NHS
June 2, 2026
Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa  —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026
Panggung

Menjaga Tradisi, Menemukan Rasa —Pelajaran dari Jepang dan Thailand di Ubud Food Festival 2026

PADA hari terakhir Ubud Food Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026, Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud dipenuhi pengunjung yang datang...

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
(Tidak Ada) Literasi Digital
Esai

(Tidak Ada) Literasi Digital

LITERASI digital berkaitan dengan proses kognitif terhadap apa yang dilihat seseorang pada layar komputer ketika menggunakan media yang terhubung melalui...

by I Wayan Artika
June 2, 2026
Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan
Ulas Rupa

Everything is Doing Something: Material yang Membawa Ingatan

Persepsi apa yang tertinggal pada sebuah kayu yang telah menjadikannya arang? Kerapuhan? Ketidakutuhan? Atau justru kesan hitam yang solid? Begitu...

by Made Chandra
June 2, 2026
PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co