13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Amerta | Cerpen Mas Ruscitadewi

Mas Ruscitadewi by Mas Ruscitadewi
December 14, 2025
in Cerpen
Amerta | Cerpen Mas Ruscitadewi

Ilustrasi tatkala.co | Canva

“Ketika para intelektual, penguasa pengetahuan, para pengelola pemerintahan, para pedagang, yang menguasai prana, nafas hidup di bumi, tidak memanfaatkannya untuk kebaikan bersama, maka prana akan menjadi laya, pemusnah, pranalaya. Pralaya,” tegas Rakaswari.

Sejak panggung Ksirarnawa dikelola oleh salah satu anak asuh Rakaswari, aku jarang terlibat dalam acara pementasan di dalamnya. Aku lebih banyak membantunya dalam kehidupan nyata. Memahami pohon, binatang dan orang-orang dengan sifat, tingkah dan polahnya.

Saat mataku sembab, menatap air bah yang meluluhlantahkan Indonesia, dari bening air sungai setelah bencana kulihat samar tulisan “Amerta”.

Saat kedua mataku dibekap dua tangan lembut, aku tahu itu kau.

“Rakaswari, lakon apa lagi yang akan kau mainkan? Mana Adhiswara, apakah kalian akan membuat pementasan lagi? Aku siap membantu, di Ksirarnawa?” tanyaku nyeroscos menumpahkan rasa rindu.

Sudah lama sekali, aku, Candrasari, suamiku, Cakradara, dan putraku, kami, tak bertemu dengan Rakaswari dan Adhiswara. Panggung kami kini adalah hidup itu sendiri. Aku  memainkan lakonku sendiri, suamiku dengan lakonnya sendiri, juga putraku. Tetapi ada kalanya kami memainkan satu lakon bersama. Dalam lakon bersama itu kami bisa saling bertukar peran, kadang sebagai pasangan, sebagai anak dan ibu atau bapak, sebagai saudara, teman,  guru, murid, bahkan juga sebagai seteru yang saling menyerang dan mengalahkan.

Apapun lakonnya, sendiri atau bersama, kami memainkannya dengan semangat dan riang. Dalam setiap lakon yang kami mainkan, sebagai tokoh apapun kami selalu mendapatkan pelajaran-pelajaran, yang kalian Rakaswari dan Adhiswara menyebutnya juga sebagai Amerta.

“Kalau ingat Amerta yang diperebutkan Dewa dan raksasa dalam pemutaran lautan susu Ksriarnawa, amerta air suci abadi itu telah mengering  di jiwa-jiwa manusia, memudarkan cahaya bumi,” katanya pelan.

Aku menggangguk. Kesedihan, kekecewaan, kejengkelan, kemarahan dan rasa kasih, bercampur aduk dalam kepalaku, menyusup ke dalam jiwa dan merembes ke luar lewat pori-poriku. Tubuhku menggigil, Rakaswari memelukku, lekat dan makin melekat, seperti ia masuk dalam tubuhku, menjadi udara menjadi suksma dalam jiwaku.

“Air adalah salah satu unsur alam, mengandung dua atom Hidrogen dan satu atom oksigen (H2O). Sindhu, Indus, adalah air,  keyakinan terhadap Tuhan sebagai pencipta alam semesta, bisa dilakukan dengan menghormati ciptaannya. Tanah, pertiwi tempat mahluk hidup, air yang memenuhi rasa dahaga mahluk, mengisi, menyehatkan, menyegarkan, membersihkan, merekatkan, dan mengalirkan.” Rakaswari membisiki hatiku.

Akupun mengangguk sendiri, meyakinkan.

Di hadapanku ditampilkan lakon, tujuh orang suci penerima pelajaran suci tentang Tuhan.

“Ketika manusia memakai kecerdasan dan mengedepankan kekuatannya untuk menguasai alam, alam akan hancur dan menghancurkan semua yang ada di dalamnya, juga manusia, disebut Kaliyuga.” Adhiswara memberi arahan sebagai sutradara, dibantu oleh Rakaswari, kedua tokoh itu hadir bersama di hadapanku, wajah keduanya serius.

Dan kamipun menjalankan peran-peran kami dengan serius, sesuai dengan arahan Adhiswara dan Rakaswari yang juga ikut bermain.

Di layar sebagai latar belakang, para pemain diperlihatkan proses penciptaan dunia, penyatuan  unsur air, dan unsur energi yang menciptakan udara.

“Energi, panas adalah maskulin, air, bumi adalah feminin. Energi panas, matahari menurunkan genetik surya. Air, bumi menurunkan genetik bulan, candra,” suara Adhiswara bergema dan berwibawa, sepertinya ia sedang memainkan tokoh Bhatara Siwa Mahaguru. Semua pemain bersiap-siap.

“Air, tanah, panas udara dan ruang kosong adalah Tuhanku itu sendiri, manusia  harus bisa bersahabat dengan alam dan segala isinya

Terima kasih hamba akan berusaha menuliskannya dalam lagu-lagu pujaan.” Rsi   Wiswamitra menghaturkan sembah dan mulai menuliskannya.

“Nafas adalah prana, energi murni kehidupan, nafas yang disuarakan menjadi kata, kejujuran kata adalah kebaikan adalah doa, adalah kesempurnaan. Terima kasih hamba akan belajar untuk selalu menjaga kejujuran, kesucian dan kebaikan hamba, dalam lantunan doa-doa pada Tuhanku,” sembah sujud Rsi Wasista yang langsung menulis puisi yang indah, padat dan bermakna.

Rsi ketiga adalah Gratasamada, yang mendapat pengetahuan tentang kehidupan dalam berumahtanggga dan bermasyarakat yang harmonis dan damai. Rsi Bharadwaja, mendapatkan pelajaran tentang untuk cara untuk mendapatkan keturunan yang baik, yang dengan kekuatan, kecerdasaannya  bisa menjaga dan memelihara dunia.

Suasana lembah sungai Indus itu tiba berpendar  bunga-bunga mekar, burung-burung bernyanyi riang, kecipratan air sungai menjadi irama indah, hembusan angin, menciptakan nada riang, kadang kuat menghentak atau sedih merintih.

“Terima kasih atas anugrah dengan pengetahuan, bakat dan kebijaksaanMu Tuhan.” Rsi Kanwa menghaturkan sembah. Yang keenam adalah Rsi Atri mendapatkan anugrah sebagai pelanjut garis keturunan orang-orang bijak kuno. Sejenak suasana hening.

Tiba-tiba bumi bergetar hebat, dan terbelah, hujan lebat tercurah dari langit gelap, kilatan petir menyamar, cahaya berpendar-pendar, menampakkan sosok tinggi besar menyentuh langit. Adhiswara hadir sebagai tokoh Rsi Wamadewa, bersama Rakaswari menyedot Rsi-Rsi lain dalam tubuhnya, Dewa Dewi, Para, Buda, Apsara-Apsari, alam semesta dan segala isinya., menjadi Siwa -Parwati  di bumi.

“Amerta juga pengetahuan suci, dan sebagai awatara Tuhan yang menjelma di bumi, saat manusia-manusia hidup tanpa jiwa.” [T]

Penulis: Mas Ruscitadewi
Editor: Adnyana Ole

Tags: Cerpen
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Puisi-puisi Rizan Panda | Air Mata Api

Next Post

Tubuh yang Menari, Telepon yang Berdering dari Negara

Mas Ruscitadewi

Mas Ruscitadewi

Sastrawan, dramawan, pecinta anak-anak. Penggagas berbagai acara seni-budaya di Denpasar termasuk Bali Mandara Nawanatya yang digelar pada setiap akhir pecan selama setahun.

Related Posts

Di Balik Kamar 28 | Cerpen Khairul A. El Maliky

by Khairul A. El Maliky
June 28, 2026
0
Di Balik Kamar 28 | Cerpen Khairul A. El Maliky

HUJAN di Surabaya malam itu turun bukan sekadar membasahi aspal, melainkan seolah ingin menghapus jejak darah yang tumpah di lantai...

Read moreDetails

Serabi Semar | Cerpen Sri Romdhoni Warta Kuncoro

by Sri Romdhoni Warta Kuncoro
June 26, 2026
0
Serabi Semar | Cerpen Sri Romdhoni Warta Kuncoro

SETELAH perang Baratayudha Jayabinangun rampung dan darah terakhir mengering di padang Kurusetra, Semar menanggalkan pakaian pamomong para ksatria. Ia tidak...

Read moreDetails

Lubang | Cerpen Asmaran Dani

by Asmaran Dani
June 21, 2026
0
Lubang | Cerpen Asmaran Dani

LUBANG menjadi neraka jahanam yang membakar kehidupanku. Di mana saja, lubang selalu ada. Lubang pipet, lubang kloset, lubang tutup odol,...

Read moreDetails

Barong yang Memakan Tuan | Cerpen Aksara Caramellia

by Aksara Caramellia
June 20, 2026
0
Barong yang Memakan Tuan | Cerpen Aksara Caramellia

DARAH itu bukan milik kurban, melainkan milik kesabaran yang sudah lama membusuk di bawah tapel kayu pulai. Sejak kecil aku...

Read moreDetails

Kebun yang Tak Pernah Ditanami | Cerpen Dodik Suprayogi

by Dodik Suprayogi
June 14, 2026
0
Kebun yang Tak Pernah Ditanami | Cerpen Dodik Suprayogi

TERDAPAT petak tanah di samping rumah yang selalu membuat tetangga gatal ingin berkomentar. "Sayang sekali, Bram, tanah sesubur ini dibiarkan...

Read moreDetails

Metode Khusus bagi Ann yang Cantik | Cerpen Bella Paring Gusti

by Bella Paring Gusti
June 13, 2026
0
Metode Khusus bagi Ann yang Cantik | Cerpen Bella Paring Gusti

“Cause there’ll be no sunlight if I lose you, baby … there’ll be no clear skies if I lose you,...

Read moreDetails

Mbak Erna | Cerpen Krisogonus Kusman

by Krisogonus Kusman
June 7, 2026
0
Mbak Erna | Cerpen Krisogonus Kusman

DALAM keluarganya, Mbak Erna adalah anak pertama dari empat bersaudara. Ketiga adiknya laki-laki; adik kedua kelas XII yang hampir lulus,...

Read moreDetails

Di Dada Penjaga, Aku Pernah Dicintai | Cerpen Ahmad Sihabudin

by Ahmad Sihabudin
June 6, 2026
0
Di Dada Penjaga, Aku Pernah Dicintai | Cerpen Ahmad Sihabudin

KABUT turun seperti tirai sutra yang disobek dari langit. Pagi itu, udara di kaki Gunung Cikurai tidak sekadar dingin; ia...

Read moreDetails

Dunia Tidak Berutang Bentuk pada Harapanmu | Cerpen Wayan Gde Yudane

by Wayan Gde Yudane
June 6, 2026
0
Dunia Tidak Berutang Bentuk pada Harapanmu | Cerpen Wayan Gde Yudane

JANU datang ke Bali dengan koper besar, tiga buku filsafat yang belum selesai dibaca, dan keyakinan yang jauh lebih besar...

Read moreDetails

Si Cantik dan TV | Cerpen  Ayu Ugie Pratiwi

by Ayu Ugie Pratiwi
May 31, 2026
0
Si Cantik dan TV | Cerpen  Ayu Ugie Pratiwi

DULU ketika aku masih kecil, aku mendengar kisah tentang cinta pertama Ayah. Aku tidak tahu apa aku boleh mendengar kisah...

Read moreDetails
Next Post
Tubuh yang Menari, Telepon yang Berdering dari Negara

Tubuh yang Menari, Telepon yang Berdering dari Negara

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’
Esai

Dosen itu Buruh atau ‘Professional-Managerial Class?’

PERDEBATAN mengenai apakah dosen itu buruh atau bukan semakin sering terdengar di media sosial dan berbagai ruang diskusi akademik di...

by Afgan Fadilla
July 13, 2026
Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan
Panggung

Indonesia Flair Tandem 2026: Saat Bartender Menyulap Atraksi Menjadi Seni Pertunjukan

DENTING botol beradu dengan irama musik. Shaker melayang di udara, berputar beberapa kali sebelum kembali mendarat tepat di tangan sang...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co