20 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Piodalan Agung di Pura Segara Buleleng: Ketulusan Ngayah STT Yowana Taruna Wirahita Banjar Jawa

Putu Gangga Pradipta by Putu Gangga Pradipta
November 17, 2025
in Khas
Piodalan Agung di Pura Segara Buleleng: Ketulusan Ngayah STT Yowana Taruna Wirahita Banjar Jawa

Ketulusan Ngayah STT Yowana Taruna Wirahita Banjar Jawa

SUASANA Pura Segara, Desa Adat Buleleng, Minggu malam, 16 November 2025, dipenuhi semangat ngayah ketika STT Yowana Taruna Wirahita Banjar Jawa menampilkan sesolahan tari dalam rangkaian Piodalan Agung Segara Buleleng. Acara yang dimulai pukul 20.00 WITA ini menghadirkan empat tari secara berurutan dan diiringi oleh Komunitas Adicitatala sebagai penabuh.

Ketua STT Yowana Taruna Wirahita Banjar Jawa, Kadek Ega Suryani Dewi, S.Pd., menyampaikan bahwa ngayah kali ini merupakan bentuk bakti generasi muda kepada desa adat. Ia menuturkan bahwa persiapan dilakukan dengan singkat, namun seluruh anggota tetap berupaya memberikan penampilan terbaik. Menurutnya, ngayah bukan semata pergelaran seni, melainkan ungkapan ketulusan dan rasa hormat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

STT Yowana Taruna Wirahita Banjar Jawa

Sementara itu, Ketua Panitia Piodalan Pura Segara, Jro Mangku Nyoman Agus Suwestra, mengapresiasi kontribusi STT dalam meramaikan piodalan. Ia menyebutkan bahwa kehadiran anak-anak muda yang terlibat dalam ngayah memberikan energi positif bagi jalannya upacara. Jro Mangku mengungkapkan bahwa masyarakat sangat menantikan penampilan ini karena menjadi salah satu rangkaian seni yang memperkaya makna spiritual piodalan.

Beberapa pemedek yang selesai sembahyang turut memberikan tanggapan atas sesolahan tersebut. I Wayan Sudiarta, salah satu pemedek asal Buleleng, mengaku bangga melihat STT Banjar Jawa tampil dengan penuh semangat. Ia mengatakan bahwa pertunjukan seperti ini membuat suasana piodalan terasa semakin hidup. Menurutnya, tari-tari yang ditampilkan memberi kesan mendalam karena disajikan dengan ketulusikhlasan ngayah.

Tari pertama yang dibawakan adalah Tari Puspanjali, sebuah tari penyambutan yang menggambarkan keanggunan dan rasa hormat. Dalam penampilan ini, para penari tampil serempak dengan gerakan halus dan ekspresi lembut, mencerminkan penghormatan kepada pemedek dan kehormatan bagi dewa-dewi. Pementasan tersebut berhasil menarik perhatian sejak awal sesolahan dimulai.

Tari Puspanjali

Tari Cendrawasih

Selanjutnya ditampilkan Tari Cendrawasih, tari yang terinspirasi dari burung cenderawasih dengan karakter elegan dan penuh pesona. Para penari menunjukkan keindahan gerakan tangan dan keluwesan tubuh yang menggambarkan sifat burung tersebut. Penonton dapat merasakan suasana ceria serta keanggunan tarian yang dibawakan dengan penuh kekhusyukan.

Pada bagian ketiga, suasana berubah menjadi lebih dramatis dengan tampilnya Tari Jauk Manis. Tarian ini menghadirkan karakter raksasa namun dengan nuansa halus dan manis. Penari menunjukkan kemampuan mengontrol ekspresi topeng dan ritme gerakan, memperlihatkan perpaduan antara kekuatan dan kelembutan khas tari Bali. Banyak pemedek terlihat kagum dengan ketepatan gerakan yang ditampilkan.

Tari penutup adalah Tari Bebarongan Bangkung, yang selalu sukses mencuri perhatian karena menghadirkan karakter bangkung yang lucu dan unik. Gerakan lincah dan interaksi antarpenari memberikan suasana segar di akhir pementasan. Masyarakat yang menonton terlihat menikmati dan beberapa tertawa kecil melihat kelincahan tokoh bangkung dalam tarian ini.

Penabuh: Komunitas Adicitatala

Menurut Kadek Ega Suryani Dewi, keempat tari ini dipilih karena menggambarkan keragaman karakter seni tari Bali. Ia menekankan bahwa meskipun persiapan dilakukan secara singkat, seluruh anggota STT berkomitmen tampil maksimal. Ia berharap anak-anak muda tetap menjaga semangat ngayah dan terus melestarikan seni tradisi.

Jro Mangku Nyoman Agus Suwestra menambahkan bahwa sesolahan seperti ini membawa nilai spiritual sekaligus budaya. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh anggota STT yang telah ngayah tanpa pamrih. Baginya, hadirnya generasi muda dalam kegiatan adat merupakan tanda kuatnya tradisi yang tetap dijaga.

Salah satu pemedek lainnya, Ni Made Sariani, juga memberikan komentar positif. Ia mengatakan bahwa penampilan malam itu sangat menghibur serta memberikan rasa bangga terhadap generasi muda Banjar Jawa. Menurutnya, ngayah dengan tarian tidak hanya memperindah piodalan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi para remaja.

Sepanjang acara, suasana Pura Segara terasa semakin hidup. Cahaya lilin dan dupa berpadu dengan tabuhan gamelan dari Komunitas Adicitatala, menciptakan suasana sakral yang menyatu dengan pementasan tari. Banyak pemedek tampak bertahan lebih lama di jaba tengah hanya untuk menyaksikan sesolahan hingga selesai.

Para penari yang terlibat mengaku senang bisa ikut ngayah. Mereka merasa bahwa kesempatan tampil saat piodalan adalah bentuk persembahan terbaik kepada Ida Batara Segara. Meski latihan tidak berlangsung lama, kekompakan tetap berhasil ditunjukkan selama pementasan.

Komunitas Adicitatala sebagai penabuh juga memberikan dukungan besar terhadap keberhasilan sesolahan. Tabuhan yang ritmis dan padu membantu memperkuat cerita dalam setiap tarian. Kerja sama antara penari dan penabuh terlihat harmonis sepanjang malam.

Bebarongan Bangkung

Ketua STT menegaskan bahwa kegiatan ngayah ini menjadi momentum untuk mempererat kekompakan anggota. Ia mengatakan bahwa banyak anggota baru yang terlibat, sehingga pengalaman ngayah menjadi pembelajaran berharga bagi generasi penerus.

Jro Mangku kembali menekankan bahwa keberhasilan piodalan tidak lepas dari gotong royong seluruh warga, termasuk anak-anak muda yang tidak pernah lepas tangan dalam kegiatan adat. Ia berharap STT Banjar Jawa terus aktif berpartisipasi dalam kegiatan desa adat di masa mendatang.

Pemedek lainnya, Ketut Pasek, turut menyampaikan rasa syukurnya karena dapat menyaksikan penampilan yang penuh dedikasi. Ia menyebutkan bahwa penampilan itu membuat masyarakat semakin menghargai keberadaan seni tari Bali yang diwariskan secara turun-temurun.

Hingga sesolahan berakhir, suasana masih dipenuhi rasa bangga dan kekaguman terhadap penampilan para remaja. Tidak sedikit warga yang memberikan pujian dan dorongan agar kegiatan seperti ini terus dilestarikan oleh STT.

Tari Jauk Manis

Acara ditutup dengan ucapan terima kasih dari panitia kepada seluruh pihak yang terlibat. Malam itu menjadi bukti bahwa semangat ngayah tetap terjaga dan hidup di kalangan generasi muda Banjar Jawa.

Dengan berlangsungnya sesolahan ini, Piodalan Agung Segara Buleleng terasa semakin bermakna. Kolaborasi antara STT, panitia piodalan, penabuh, dan masyarakat menunjukkan bahwa seni dan spiritualitas dapat berjalan beriringan, memperkuat ikatan budaya dan kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat Bali. [T]

Reporter/Penulis: Putu Gangga Pradipta
Editor: Adnyana Ole

Tags: banjar jawabulelengPura Segara Bulelengsekaa teruna
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Menapaki Sulawesi, Menyelami Toraja: Perjalanan Hati untuk Belajar dari Kehidupan

Next Post

Galungan–Kuningan, Pendidikan, dan Autisme:  Merawat Dharma di Dalam Keluarga

Putu Gangga Pradipta

Putu Gangga Pradipta

Lahir di Surabaya, kini sedang menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Singaraja.

Related Posts

Wisata Orang Bali: ‘From Healing To Eling’

by I Nyoman Tingkat
May 19, 2026
0
Wisata Orang Bali: ‘From Healing To Eling’

DALAM salah satu bukunya, I Gde Aryantha Soethama menulis bahwa orang Bali tidak punya tradisi berwisata ala Barat. Berwisata dalam...

Read moreDetails

Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

by Emi Suy
May 11, 2026
0
Menjaga Tubuh, Menjaga Sesama —Catatan dari Sebuah Hari Kemanusiaan bersama SCAU

Prolog: Datang dari Sebuah Informasi Sederhana Kadang sebuah perjalanan panjang dimulai dari kalimat yang sangat pendek. Saya mengetahui kegiatan ini...

Read moreDetails

Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
May 10, 2026
0
Mawar dan Air Mata Haru di Pelepasan Angkatan Ke-15 SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar

LAMPU-lampu ruangan mendadak padam. Suasana di ballroom yang sedari awal riuh perlahan berubah sunyi. Ratusan pasang mata menoleh ke belakang...

Read moreDetails

Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

by Gading Ganesha
May 2, 2026
0
Tanpa Protokol dan Jarak, Diskusi Pendidikan dan Titik Nol di Bawah Gerimis Kota Singaraja

JUMAT sore, bertepatan dengan Hari Buruh, 1 Mei, saya mampir ke Bichito sebuah kafe baru di Jalan Gajah Mada, Singaraja,...

Read moreDetails

Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

by I Nyoman Darma Putra
May 1, 2026
0
Peringatan Seabad I Made Sanggra Penjaga Ruh Sastra Bali Modern dengan Peluncuran ‘Geguritan Katemu ring Tampaksiring’

PERINGATAN 100 tahun kelahiran sastrawan Bali modern I Made Sanggra diselenggarakan secara khidmat di kediamannya di Sukawati, bertepatan dengan hari...

Read moreDetails

Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

by Dede Putra Wiguna
April 28, 2026
0
Merayakan Rilisan dan Memutar Nostalgia di Record Store Day Market Bali 2026

SUASANA di Main Atrium, Living World Denpasar tak seperti biasanya. Kala itu, nuansa nostalgia terasa begitu kuat saat Record Store...

Read moreDetails

Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

by Dede Putra Wiguna
April 24, 2026
0
Mahasiswa PPG UPMI Bali Berlatih Cegah Bullying di Sekolah

SEBANYAK 32 mahasiswa PPG Bagi Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mendapatkan pelatihan...

Read moreDetails

Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

by I Wayan Sujana Suklu
April 22, 2026
0
Menanam Waktu di Tubuh Bumi —Performance Art Project No-Audiens di Bukit Arkana Sawe dan Segara Ambengan, Negara–Bali

“Menanam Waktu di Tubuh Bumi” Saniscara Tumpek Landep 18 april 2026, hadir sebagai sebuah praktik performance art tanpa audiens (no-audiens),...

Read moreDetails

Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

by Angga Wijaya
April 17, 2026
0
Belajar Biola Tanpa Takut di Denpasar, Sunar Sanggita Buka Akses untuk Semua Anak

DI sebuah sudut Denpasar yang tak terlalu riuh oleh hiruk- pikuk pariwisata, suara biola pelan-pelan menemukan nadanya sendiri. Bukan dari...

Read moreDetails

Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

by Radha Dwi Pradnyani
April 13, 2026
0
Saat Wayang Tak Lagi Membosankan —Cerita Pelajar pada Workshop Wayang Kulit dan Wayang Kaca di Festival Wayang Bali Utara 2026

RIUH suara para pelajar SMP memenuhi ruangan Museum Soenda Ketjil di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng pada Kamis siang, 9 April...

Read moreDetails
Next Post
Tawuran SD dan Gagalnya Pendidikan Holistik: Cermin Retak Indonesia Emas 2045

Galungan–Kuningan, Pendidikan, dan Autisme:  Merawat Dharma di Dalam Keluarga

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menulis: Perspektif Pengalaman Pribadi
Esai

Sudut Pandang, Cinta, dan Manusia yang Terlalu Cepat Menghakimi

DUNIA modern melahirkan manusia-manusia yang semakin pandai berbicara, tetapi perlahan kehilangan kemampuan memahami. Hari ini, orang terlalu cepat membuat kesimpulan...

by Emi Suy
May 19, 2026
Ungkapan ‘Sakit Hati dan Patah Hati’ Nadiem Memantik Simpati Publik
Bahasa

Ungkapan ‘Sakit Hati dan Patah Hati’ Nadiem Memantik Simpati Publik

Pernahkah Anda mendengar seseorang kecewa dan mengeluh bahwa ia sedang patah hati kepada sebuah negara? Saya sendiri kerap mendengar orang...

by I Made Sudiana
May 19, 2026
(Semoga) Tak Ada Revolusi Hari Ini!
Esai

Setelah Tari Pembuka, Apa yang Tersisa dari Diplomasi Budaya Indonesia?

JUMAT malam, 8 Mei 2026, di Mactan Expo, Cebu, Filipina, dalam jamuan santap malam KTT ke-48 ASEAN, budaya tampil lagi...

by Early NHS
May 19, 2026
Ketika ‘Legong Kembang Ura’ Menyapa Guwang untuk Pertama Kalinya
Panggung

Ketika ‘Legong Kembang Ura’ Menyapa Guwang untuk Pertama Kalinya

“Ini tarian paling susah yang pernah dipelajari sejauh ini.” Kalimat itu meluncur pelan dari Ni Mas Ayu Rasitha setelah usai...

by Dede Putra Wiguna
May 19, 2026
Wisata Orang Bali: ‘From Healing To Eling’
Khas

Wisata Orang Bali: ‘From Healing To Eling’

DALAM salah satu bukunya, I Gde Aryantha Soethama menulis bahwa orang Bali tidak punya tradisi berwisata ala Barat. Berwisata dalam...

by I Nyoman Tingkat
May 19, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Emansipasi Wanita di Baduy  [Satu Sudut Pandang]

KESETARAAN gender telah lama dikumandangkan, namun secara pasti entah mulai abad keberapa muncul kesadaran kolektif tentang tuntutan kesetaraan gender oleh...

by Asep Kurnia
May 19, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Artikulasi atau Bisik-Bisik, Penting Mana?

SIDANG pembaca yang budiman, Hari Buruh kemarin, yang hampir kita lupakan, sebenarnya menyimpan satu momen kecil yang lebih menarik daripada...

by Petrus Imam Prawoto Jati
May 19, 2026
Arsip Visual Ada, Arsip Pemikiran Tiada
Esai

Arsip Visual Ada, Arsip Pemikiran Tiada

Kita telah rajin merekam panggung, tetapi belum cukup serius merekam proses penciptaannya. Menjelang Pesta Kesenian Bali 2026, denyut kesenian Bali...

by I Gusti Made Darma Putra
May 19, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Mengapa Agama Kita Mengabarkan Lebih Banyak Berita Buruk?

Sebuah paradoks tentunya. Agama, mestinya membawa hal-hal baik, bahkan meski jika itu sebuah ilusi seperti yang dikatakan oleh Karl Marx....

by Putu Arya Nugraha
May 19, 2026
Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali
Budaya

Patinget Lepas Ida Betara Lingga, Dipuncaki Bedah Buku Karya Ida Pedanda Gede Made Gunung: 508 Pupuh Sampaikan Pesan Menjaga Bali

Ketika geguritan Dwijendra Stawa dan Astapaka Stawa ditembangkan, suasana sore itu berubah menjadi hening. Tanpa tersadari, orang-orang yang duduk sejak...

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
Dramatari Arja Klasik Giri Nata Kusuma Hidup Kembali, Menjadi Duta Kota Denpasar Tampil di PKB 2026
Panggung

Dramatari Arja Klasik Giri Nata Kusuma Hidup Kembali, Menjadi Duta Kota Denpasar Tampil di PKB 2026

WARGA Banjar Bukit Buwung¸ Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur memiliki semangat untuk membangkitkan kembali kesenian dramatari arja yang sudah...

by Nyoman Budarsana
May 19, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

‘Lock Accounts, Shaken Trust’: Perlunya Transparansi Komunikasi Perbankan

Freeze & Fret! Guys, tiba-tiba rekening kamu ada yang diblokir?? Nah, kebijakan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait...

by Fitria Hani Aprina
May 19, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co