2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

ISI Bali Perkenalkan Melukis Wayang Kamasan di Media Plexsiglas dan Pot Gerabah Kepada Anak-anak anak Sanggar Sinar Pande Kamasan Klungkung

Nyoman Budarsana by Nyoman Budarsana
November 6, 2025
in Khas
ISI Bali Perkenalkan Melukis Wayang Kamasan di Media Plexsiglas dan Pot Gerabah Kepada Anak-anak anak Sanggar Sinar Pande Kamasan Klungkung

Dosen ISI Bali bersama anak-anak Sanggar Sinar Pande Kamasan Klungkung

Jika jalan-jalan ke Desa Kamasaan, Klungkung – Bali, jangan kaget kalau menemukan anak-anak yang biasa melukis Wayang gaya Kamasan. Itu sudah menjadi keseharian mereka yang konon, sudah dilakukan secara turun temurun. Namun, pemandangan itu menjadi lebih menarik, saat mereka melukis Wayang Kamawan di dalam media plexsiglas dan pot gerabah. Itu memang pengalaman baru bagi mereka, sehingga mereka lebih bebas dan menyenangkan.

Melukis Wayang Kamasan di Media Plexsiglas dan Pot Gerabah itu diperkenalkan oleh Mahasiswa dan dosen Program Studi Tata Kelola Seni Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, pada saat melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), beberapa waktu lalu. Kampus seni di Bali ini mengajak anak-anak pelukis Wayang Kamasan dengan bentuk lain. Artinya, lukisan wayang yang biasa dibuat di dalam kanvas, kini dibuat dalam media berbeda.

Kegiatan tersebut langsung mendapat apresiasi dari anak-anak Sanggar Sinar Pande Kamasan Klungkung. Mereka menjadi lebih senang dan bebas berekspresi serta berkreasi untuk menghasilkan karya seni. Apalagi, dalam penyampaian materi dikemas dengan penyertaan storytelling menarik. “Melalui Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), kami ingin menawarkan solosi atas persoalan kejenuhan peserta didik melukis dan mewarnai khusus anak-anak di Sanggar Sinar Pande Kamasan Klungkung,” kata Ketua PKM, Dr. I Wayan Setem, S.Sn., M.Sn, Senin 3 November 2025.

Pelatihan yang dilakukan sekitar 12 bulan itu, melibatkan dosen sebagai anggota, seperti Drs. Gede Yosef Tjokropramono, M.Si, I Made Ade Candra Kusuma dan I Komang Aryawan, serta dibantu oleh beberapa mahasiswa seni.

Pusat seni lukis tradisional Bali

Desa Kamasan Klungkung Bali memang sebagai pusat berbagai kerajinan, berupa lukisan klasik wayang Kamasan yang merupakan ciri khas dan sekaligus andalan Desa Kamasan. Karya seni itu, bahkan sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO. Seni lukis klasik wayang Kamasan dilakukan secara turun temurun yang dilakukan dengan meniru dari warisan leluhur. Maka tak heran, di Desa Kamasan lahir para maestro dan seniman yang menekuni seni lukis wayang Kamasan.

Di desa tersebut juga bertebaran art shop, dan rumah-rumah pengerajin, serta sanggar-sanggar untuk belajar melukis dan mewarnai. Anak-anak tingkat SD hingga SMP dari berbagai desa berdatangan untuk belajar melukis dan mewarnai pada sanggar-sanggar yang ada di sana. Salah satu sanggar yang masih eksis adalah Sanggar Sinar Pande yang berada di Banjar Pande, Desa Kamasan, Kecamatan Klungkung. Sanggar ini masih menyelenggarakan program pendidikan nonformal, meskipun dalam pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala.

Dosen ISI Bali bersama anak-anak Sanggar Sinar Pande Kamasan Klungkung

Pemilik sanggar, I Wayan Pande Sumantra, merupakan pelukis sekaligus penjual produk lukisan klasik wayang Kamasan, kemudian tergerak untuk melestarikannya dengan mendirikan sanggar seni yang bernama Sanggar Sinar Pande pada 9 Februari 2019. Dalam melaksanakan aktivitasnya sanggar tidak memungut biaya apa pun, semua kebutuhan pembelajaran seperti kertas dan pensil disiapkan oleh pihak sanggar. Walau demikian, anak-anak ini sering mengikuti perlombaan yang diselenggarakan pihak kabupaten maupun provinsi.

“Masalah utama yang dihadapi oleh Sanggar Sinar Pande, banyak anak yang merasa bosan dengan aktivitas menggambar yang hanya seperti itu-itu saja. Media pembelajaran berupa media gambar yang diprint kemudian ditiru dalam proses melukis di atas permukaan buku gambar,” ungkap Setem sembara mengaku ini menjadi alasan melakukan PKM di desa tersebut.

Mengembangkan pembelajaran seni lukis wayang Kamasan

Proses pembuatan gambar seperti ini, setelah menguasai materi dasar, anak-anak peserta les merasa jenuh, dan membosankan. Mereka kurang mendapatkan alternatif media dan bahan melukis serta mewarnai, sehingga beberapa dari mereka berhenti les karena rasa jenuh. “Mereka merasa jenuh, karena hanya mewarnai media gambar wayang yang diprint pada kertas, tidak ada kebebasan berkreasi, serta penyampaian materi pembelajaran kurang menarik. Ini yang membuat anak-anak merasa bosan, sehingga malas mengikuti pebelajar,” alasnya.

Karena itulah, mahasiswa dan dosen Program Studi Tata Kelola Seni Pascasarjana ISI Bali melakukan PKM untuk memberikan penawaran penggunaan bahan alternatif, kebebasan berekspresi, dan penyampaian materi yang lebih menarik agar pembelajaran menyenangkan. “Kami mengajak anak-anak melukis Wayang Kamasan dengan menggunakan media alternatif berupa plexsiglas dan pot gerabah. Metodenya, menggunakan demonstrasi praktek secara langsung, yang diawali dengan pengumpulan data permasalahan, dan merancang pelatihan,” papar Setem.

Dalam prateknya, mereka mengembangkan pembelajaran seni lukis wayang Kamasan dengan sinergi konsep diversifikasi teknik melukis dan revitalisasi tekstual serta kontekstual, maka dapat meningkatkan minat dan animo anak-anak mengikuti pembelajaran melukis dan mewarnai. “Revitalisasi terhadap teknik proses melukis untuk memperkuat indigenous skill agar mampu mengaplikasikannya ke media-media yang lebih beragam. Kontekstual ini dilakukan dengan penerapan pada media baru untuk menghasilkan produk bervariasi dan lebih adaptif,” jelasnya.

Mereka tetap melukis dan mewarnai gambar dengan bersumber dari seni lukis klasik wayang Kamasan, namun dibuat di dalam media plexsiglas dan pot gerabah. Hal itu untuk memberikan peserta didik kebebasan berekpresi dan berkreasi. Belajar melukis dan mewarnai itu dirangkai dengan bercerita atau mendogeng (storytelling), sehingga aktivitas melukis dan mewarnai lebih menyenangkan. Cara seperti ini, banyak sekali manfaatnya yakni melatih motorik, kognitif, kreatifitas dan imajinasi anak.

Hal ini juga sebagai upaya dalam membenahi kejenuhan anak melalui ragam aktivitas melukis yang menyenangkan bagi anak. “Mereka sanga senang, sehingga banya yang tertarik untuk meneruskan pembelajaran menggambar dan mewarnai sampai tingkat mahir,” imbuhnya.

Pengembangan seni lukis wayang Kamasan dengan media plexsiglas dan pot gerabah ini, dapat mengoptimalkan potensi Desa Kamasan khususnya terkait seni lukis wayang klasik, kembali diminati dan menjadi daya tarik atraksi wisata dengan kursus melukis wayang Kamasan. “Sementara bagi kami, dosen dan mahasiswa dapat mengabdikan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan pelatihan pengembangan seni lukis wayang Kamasan dengan media alternatif sebagai salah satu bentuk Tridharma Pergurauan Tinggi untuk masyarakat sekitar,” tutup Setem.[T]

Reporter/Penulis: Nyoman Budarsana
Editor: Adnyana Ole

Tags: Desa KamasanISI Balilukisan kamasanSeni Rupa
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Agus Nantika dan Canvas Beton: Cerita di Balik Mural Ubud Writers & Readers Festival 2025

Next Post

Film ‘Abadi Nan Jaya’,  Saat Jamu Eksperimen Menyulap Jadi Zombie

Nyoman Budarsana

Nyoman Budarsana

Editor/wartawan tatkala.co

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Film ‘Abadi Nan Jaya’,  Saat Jamu Eksperimen Menyulap Jadi Zombie

Film 'Abadi Nan Jaya',  Saat Jamu Eksperimen Menyulap Jadi Zombie

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co