24 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ridwan Malik dan ‘Ajengan Anjing’: Ketika Anjing Menjadi Cermin Kemanusiaan

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
November 5, 2025
in Khas
Ridwan Malik dan ‘Ajengan Anjing’: Ketika Anjing Menjadi Cermin Kemanusiaan

Peluncuran buku ‘Ajengan Anjing’ di UWRF 2025 │Foto: tatkala.co/Dede

“Habis nulis novel ini, saya langsung tipes dua minggu.”

Begitulah celetuk Ridwan Malik di tengah-tengah diskusi, disambut tawa hangat audiens yang memenuhi Rumah Kayu, Taman Baca Ubud, Sabtu pagi, 1 November 2025. Kalimat yang ringan namun jujur itu mencairkan suasana peluncuran novel Ajengan Anjing dalam rangkaian Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2025. Acara yang dimoderatori oleh Dewi Setiawan itu menghadirkan suasana akrab dan reflektif ─ seperti buku Ridwan sendiri.

Ridwan Malik adalah penulis muda asal Garut, Jawa Barat. Lulusan Sastra Inggris UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini kini aktif sebagai editor di media daring Hanya Wacana, sekaligus mengelola penerbit kecil Maliré. Ia merupakan salah satu dari sepuluh emerging writers terpilih UWRF 2025. Ajengan Anjing, novel perdananya, telah masuk dalam daftar panjang penerima Kusala Sastra Khatulistiwa 2025 dan baru saja meraih penghargaan sastra dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kategori novel.

Sebelum sesi peluncuran dimulai, audiens diajak menonton sebuah video dokumenter pendek tentang Hesti Sutrisno ─ seorang perempuan Muslimah bercadar yang membuka tempat penampungan anjing di belakang rumahnya. Aksi Hesti sempat menuai kontroversi dan penggerebekan oleh ormas serta aparat, karena dianggap melanggar norma agama.

Suasana ketika pemutaran video tentang Hesti Sutrisno │Foto: tatkala.co/Dede

“Salah satunya, karena kejadian itu saya menulis novel ini,” ungkap Ridwan.

“Selain itu, saya memang suka anjing. Saya juga melihara anjing. Suatu waktu saya pulang kuliah, anjing saya nggak ada dua hari. Tiba-tiba ada orang bilang melihat anjing saya di kebun cengkeh, dan sudah mati karena diracun. Jadi, rasanya pengen marah-marah, dan akhirnya tersampaikan lewat buku ini,” jelasnya.

Novel Ajengan Anjing sendiri mengisahkan tentang Harak, seekor anjing kampung milik buruh tani yang di detik-detik terakhir hidupnya menyaksikan kembali perjalanan hidupnya. Melalui ingatan Harak, pembaca diajak menelusuri kehidupan di pesantren Bahrul Ulum, sosok Mama Aleh yang disegani, hari-hari di kebun milik Haji Adung bersama Madsahdi, hingga sore-sore tenang di pematang sawah. Dari kehidupan seekor anjing, Ridwan menyingkap gagasan besar tentang kasih, kemanusiaan, dan keberkahan hidup yang sederhana.

“Ajengan itu kata dalam Bahasa Sunda, artinya sepadan dengan ‘kyai’,” terang Ridwan.

“Dalam buku ini, saya mau memposisikan anjing sebagai pembanding realitas kehidupan. Dikisahkan ada seorang kyai yang memelihara anjing, di saat banyak orang menganggap anjing kotor dan najis. ‘Masak ahli ibadah melihara anjing?’ Dari situ saya ingin menguji cara kita memandang kesucian dan kasih,” tambahnya.

Ridwan Malik (kiri) & Dewi Setiawan (kanan) │Foto: tatkala.co/Dede

Sebelum menulis, Ridwan sempat meminta izin kepada tokoh agama di daerahnya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. “Kyai saya mendukung. Katanya, orang Muslim itu harus progresif, seperti Gus Dur, Gus Mus, dan yang lainnya. Nggak ada batasan,” ujarnya.

Novel ini juga menarik karena menggunakan sudut pandang Harak, si anjing. Dewi Setiawan, sang moderator, mengaku terkesan dengan pilihan tersebut. “Waktu baca buku ini, saya sedikit merasa seperti Nabi Sulaiman. Jadi bisa mengerti bahasa hewan. Seolah-olah cerita ini memang disampaikan langsung oleh Harak,” katanya.

“Bagi saya, anjing itu nggak pernah berkhianat,” ujar Ridwan singkat, menegaskan simpati mendalam yang menjadi inti novelnya.

Ridwan sendiri mengakui, proses penulisan novel Ajengan Anjing cukup panjang dan melelahkan.

“Kejadian Hesti Sutrisno itu Maret 2021, sementara anjing saya mati sekitar Januari atau Februari 2021. Setelah itu, saya menulis selama enam bulan sampai akhir tahun. Lalu saya biarkan saja selama 2022, nggak saya sentuh sama sekali. Suatu waktu, ada sayembara novel DKJ 2023, akhirnya saya buka lagi naskahnya, saya edit ulang, dan banyak yang dibenerin. Tapi waktu itu belum berhasil,” kenang Ridwan.

Kesempatan baru datang pada November 2024. Seorang teman di penerbit Maliré mengusulkan agar naskah tersebut diterbitkan. “Akhirnya kami putuskan untuk terbitkan buku ini. Waktu itu juga kebetulan sedang banyak acara penghargaan, jadi sekalian kami ikutkan. Dan, nggak nyangka bisa sampai sejauh ini,” jelasnya.

“Habis nulis novel ini, saya langsung tipes, dirawat di rumah sakit selama dua minggu. Karena saya tidur hanya setelah salat subuh, zuhur bangun terus nulis. Gitu aja terus selama enam bulan,” kata Ridwan, disambut tawa penonton.

Salah satu audiens bertanya pada sesi diskusi │Foto: tatkala.co/Dede

Di penghujung acara, Ridwan turut menyampaikan harapannya untuk Ajengan Anjing. “Harapan saya, semoga Harak bisa bercerita ke lebih banyak orang lagi. Mungkin melintasi pulau dulu, berkeliling membawa kisahnya.”

Tak hanya itu, ia juga mengabarkan bahwa kini tengah menyusun draf novel keduanya. “Ditunggu saja kelanjutannya, belum boleh di-spill-spill, haha” ujarnya sembari tertawa ringan.

Acara peluncuran pun ditutup dengan sesi diskusi dan penandatanganan buku. Banyak anak muda tampak antusias membeli Ajengan Anjing dan mengantre untuk mendapatkan tanda tangan Ridwan, barangkali tertarik oleh topik yang berani dan tak biasa ─ tentang seekor anjing yang mengajarkan manusia arti kasih, keyakinan, dan keberanian untuk berpikir melampaui batas-batas yang diwariskan. [T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Adnyana Ole

Tags: BukunovelRidwan MaliksastraUbud Writers and Readers FestivalUWRFUWRF 2025
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Cerita Luh Sukastri dan Wayan Bintaning Tentang Hidup-Mati Tenun Songket Jinengdalem, Buleleng

Next Post

Bermula Pantang Putus Asa, Guru Besar Menjadi Nyata

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
0
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

Read moreDetails

“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

by Ingga Adelia
October 18, 2026
0
“Satu Pemberhentian Lagi”: Film Pendek tentang Bus, Kemacetan, dan Pilihan Bertransportasi di Pekan Iklim Bali

Siang itu, Flow Workspace di kawasan Sanur, Denpasar, dipenuhi anak-anak muda, terutama pencinta film dan para aktor. Mereka berkumpul, bercakap-cakap,...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails
Next Post
Bermula Pantang Putus Asa, Guru Besar Menjadi Nyata

Bermula Pantang Putus Asa, Guru Besar Menjadi Nyata

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Menyulam Masa Depan Laut Lovina
Liputan Khusus

Menyulam Masa Depan Laut Lovina

PUKUL berapa pun laut memanggil, Edi Harianto tahu apa yang harus dilakukannya. Lelaki berusia 50 tahun itu sudah akrab dengan...

by Jaswanto
October 24, 2026
Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar
Pendidikan

Tim PPG Calon Guru Matematika Unmas Gelar GEMARI TKA, Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis AI di SMPN 14 Denpasar

NILAI rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika di SMP Negeri 14 Denpasar baru mencapai 41,31. Dari 307 peserta didik, sekitar...

by Dede Putra Wiguna
October 24, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Selamat Datang di Negara “Clickbait”

SEPERTINYA sudah bukan lagi zamannya bertanya program mana yang paling bagus. Di negeri yang pandai menjual harapan, pertanyaan pertama justru...

by Petrus Imam Prawoto Jati
October 24, 2026
Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat
Pendidikan

Dari Integritas hingga Pengabdian, 693 Lulusan IAHN Mpu Kuturan Didorong Berkontribusi kepada Masyarakat

SEBANYAK 693 lulusan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja resmi menyelesaikan pendidikan mereka dalam Wisuda II yang berlangsung...

by Wahyu Mahaputra
October 23, 2026
Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium
Panggung

Jnana: Menjelajah Batas Karawitan dan Orkestra Barat dalam Seni Intermedium

KETIKA gamelan Bali disandingkan dengan instrumen Barat seperti biola (strings), gitar, saxophone, keyboard, dan piano, hasilnya adalah sebuah komposisi simfoni...

by Nyoman Budarsana
October 23, 2026
Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa
Esai

Trinitas Mustahil: Antara Nalar, Nurani, dan Kursi Kuasa

Filsuf Yunani kuno menghabiskan waktu berabad-abad dasar untuk merumuskan konsep manusia ideal. Namun, laboratorium sosial Indonesia berhasil melampaui pencapaian kolosal...

by Wayan Gde Yudane
October 23, 2026
Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan
Khas

Ketika Duta Kesehatan Kesbam Berbagi Ilmu dan Buku di Sekolah Minggu Padangan, Pupuan

SUARA anak-anak bersahutan menjawab pertanyaan. Sebagian mengacungkan tangan, tak sabar mendapat giliran. Ada yang tertawa, ada pula yang serius memperhatikan...

by Dede Putra Wiguna
October 23, 2026
Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’
Panggung

Ubud Writers & Readers Festival 2026 Resmi Dibuka: Merajut Empati dan Menyatukan Dunia Lewat ‘Samarasā’

GEMULAI gerak para penari Puspanjali membuka malam di Puri Agung Ubud, Gianyar, Rabu, 21 Oktober 2026. Dalam suasana semarak, mereka...

by Dede Putra Wiguna
October 22, 2026
Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum
Esai

Ijazah di Tengah Kontroversi: Menguji Transparansi dan Kepastian Hukum

IJAZAH bukan sekadar selembar kertas yang memuat nama, tanda tangan, dan keterangan kelulusan. Di balik dokumen tersebut terdapat proses pendidikan,...

by I Ketut Suar Adnyana
October 22, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Dari Euforia Menuju Realita:  Ketika Kita Mulai Mengenal Manusia, Bukan Bayangan

Barangkali cinta tidak menjadi lebih kecil ketika debarannya mereda. Barangkali kita saja yang mulai belajar melihatnya dengan lebih jernih. Bayangkan...

by Tri Nugroho Adi
October 22, 2026
Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang
Panggung

Cipta Pergelaran Seni Intermedium “Huni”: Ekologi Manusia dalam Relasi Ruang

DENTINGAN gitar akustik dan alunan melodi mengawali eksplorasi gerak sembilan penari yang tampil dalam komposisi artistik. Mengenakan kostum bernuansa putih,...

by Nyoman Budarsana
October 22, 2026
Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan
Esai

Bali: Buta Aksara dan Pengetahuan

ADA sebuah ironi yang hidup cukup lama dalam kebudayaan Bali. Pulau ini memiliki aksara sendiri, mewarisi ribuan teks pengetahuan dalam...

by I Wayan Artika
October 21, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co