2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Bintang Handayani, Pemuda Pelopor dari Kintamani yang Menyulap Kulit Kopi Jadi Brownies

Made Adnyana Ole by Made Adnyana Ole
October 22, 2025
in Persona
Bintang Handayani, Pemuda Pelopor dari Kintamani yang Menyulap Kulit Kopi Jadi Brownies

Bintang Handayani

JANGAN remehkan seorang perempuan muda yang setia tinggal di desa, sejak lahir hingga jadi mahasiswa. Ia bisa menciptakan sesuatu yang barangkali tak pernah dipikirkan oleh orang-orang yang hidup di kota.

Mari kenalkan, Ni Made Bintang Handayani.  Ia lahir 3 September 2004 di Dusun Luahan, Desa Belantih, Kintamani, Bangli. Dan, sejak lahir hingga kini jadi mahasiswa, ia tinggal di desa tempat ia lahir. Dan, dengan begitu, ia bisa mengamati dengan leluasa ceruk-ceruk desanya sendiri.

Dan ia memang suka mengamati sesuatu, lalu memikirkannya, lalu menciptakan gagasan-gagasan baru. Ia mengamati desanya sendiri, dan ia tahu apa yang harus dipikirkan, apa yang harus dikerjakan.

Bintang, begitu ia dipanggil,  memang membuat orang tuanya, I Wayan Selamat dan Ni Wayan Sukarini, bangga dan bahagia. Sejak kecil ia suka mengamati biji kopi, lalu memikirkannya dengan cermat. Syahdan, ia lantas menciptakan makanan khas yang barangkali tak dipikirkan orang; teh, brownies, kripik, dan menu pangan lain dari olahan kulit kopi.

Bintang, piala dan penghargaan | Foto: Dok. pribadi

Dari gagasan itu Bintang kemudian mendirikan unit usaha bernama KINTARA. Itu singkatan dari Kintamani Cascara. Ia sendiri manjadi owner sejak 2023. Dan atas usaha yang dirintisnya itu, ia berhasil memenangkan penghargaan Pemuda Pelopor Desa Bidang Kewirausahaan 2025 tingkat Provinsi Baqli dan nasional. Di sisi lain, menu makanan yang dibuat dengan olahan kulit kopi makin dikenal, makin laris, makin dicari-cari.

Tumbuh dan Besar di Lingkungan Petani Kopi

Bintang Handayani, kini mahasiswa aktif semester 5 jurusan PGSD Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Di sela-sela kesibukannya sebagai mahasiswa, ia tetap konsentrasi mengurus usahanya, sekaligus terus melakukan riset untuk menciptakan menu-menu pangan yang baru, yang sesuai dengan selera pasar.

Untuk urusan kerja keras, Bintang tak pernah menyerah. Belajar sembari menjadi wirausaha bukanlah hal yang sulit ia jalankan. Sedari kecil ia memang dikenal sebagai perempuan yang tak suka diam. Selalu kreatif, selalu bergerak.

Apalagi, sedari kecil Bintang tumbuh dan besar di lingkungan petani kopi yang sebagian besar dikenal sebagai pekerja keras. Jiwa pekerja keras dari petani-petani kopi itu menular pada dirinya.

“Di Banjar Luahan, Desa Belantih, kopi arabika memang sudah terkenal hingga kancah internasional,” kata Bintang mulai menjelaskan tentang desanya.

Proses pengolahan kulit kopi jadi makanan | Foto: Dok. pribadi

Di Banjar Luahan terdapat Kelompok Tani (Poktan) Dharma Kriya yang mengolah kopi dari sektor hulu ke hilir. Dari poktan inilah Bintang mengetahui bahwa kulit kopi selama ini hanya dijadikan pupuk kompos, atau kadang dibuang begitu saja tanpa diolah.

“Nah, dari proses penggilingan kopi ini terdapat limbah kulit kopi yang kadang dibuang begitu saja,” kata Bintang.

Limbah kulit kopi yang tidak diolah itu menimbulkan aroma tak enak jika dibiarkan begitu saja. Untuk itulah, Bintang terus berpikir bagaimana cara mengolah kulit kopi itu, mau dijadikan apa, bisa berguna untuk apa. Ia terus berpikir.

Bintang kemudian berusaha mencari tahu apakah kulit kopi itu bisa dimakan atau tidak. Jika bisa dimakan, apakah kulit kopi berkhasiat. Kemudian, dari sumber-sumber terpercaya ia tahu ternyata kulit kopi memang bisa dikonsumsi dan juga memiliki kandungan antioksidan yang baik bagi tubuh dan juga tinggi dengan serat.

Tak hanya itu kulit kopi ini sering disebut dengan cascara yang dalam bahasa Spanyol artinya kulit kopi kering. Dari situlah berawal proyek penting Bintang yang diberi judul “Transformasi Kulit Kopi ke Dalam Olahan Pangan Berkelanjutan Bersama Kintara Home Industri”.

Berproses bersama ibu-ibu dan perempuan muda di Kintara Home Industri | Foto: Dok. pribadi

Kintara Home Industri pun ia dirikan sebagai rumah produksi untuk pengolahan kulit kopi. Kintara Home Industri merupakan gabungan dari tiga organisasi, yakni Poktan Dharma Kriya sebagai sumber untuk mendapatkan kulit kopi, Kelompok Wanita Tani (KWT) Widya Pertiwi yang melakukan proses produksi olahan kopi, dan Sekaa Teruna (ST) Yowana Dharma Wacitwa yang melakukan promosi untuk produk yang dibuat.

Maka sibuklah kemudian Bintang untuk meramu berbagai menu, mencoba-coba dan mencicipi, sampai menemukan cita rasa yang enak dan layak dikonsumsi. Itu dilakukan berulang-ulang kali. Sampai akhirnya ia bisa menciptakan empat buah produk olahan kulit kopi.

 Empat produk itu adalah Fudgy Brownies Cascara, Brownies Cascara Crispy, Teh Cascara,  dan Kripik Cascara Suna Cekuh.

Produk olahan kulit kopi Kintara | Foto: Dok. pribadi

“Kripik cascara suna cekuh ini sedang booming di kalangan masyarakat karena Bintang membuat perpaduan antara cascara (kulit kopi) dengan bumbu ciri khas Bali yaitu suna cekuh) sehingga menghasilkan rasa yang memiliki ciri khas dari kripik lainnya,” ujar Bintang.

Produk-produk yag dibuat itu kini sudah memiliki  NIB, PIRT dan  sertifikat halal. Produk itu dipasarkan secara online, melalui media sosial, dan juga dijual secara offline.

Pemuda Pelopor Desa

Lalu, bagaimana kisahnya Bintang terpilih jadi Pemuda Pelopor Desa?

Tahun 2025, tepatnya di bulan Maret, Bintang diperkenalkan dengan salah satu pembina Pemuda Pelopor oleh temannya, I Wayan Juli. Pembina itu adalah Ni Putu Ayu Hervina Sanjayanti.

Ayu Hervina adalah dosen sekaligus Pemuda pelopor yang hingga sekarang masih aktif mendampingi calon-calon Pemuda Pelopor selanjutnya.

Presentasi pada ajang pemilihan Pemuda Pelopor | Foto: Dok. pribadi

Ia juga dikenalkan Pemuda Pelopor Nasional yaitu Kadek Angga Wahyu Pradana. Ia merupakan juara pemuda pelopor nasional yang memberikan masukan dan berbagi pengalaman kepada Bintang tentang bagaimana itu pemuda pelopor.

Bintang juga kenal dengan I Komang Edi Juliana yang kemudian memberikan Bintang gambaran tentang bagaimana Pemuda Pelopor Bidang Pangan. Edi Juliana merupakan juara Pemuda Pelopor bidang pangan tahun 2024 tingkat Provinsi Bali yang juga berkaitan dengan Pemuda Pelopor Bidang Kewirausahaan.

“Dari sana saya disarankan untuk ikut ajang Pemuda Pelopor Desa yang di selenggarakan oleh Kemenpora  dan Kemendes Republik Indonesia,” kata Bintang.

Ia kemudian mengikuti ajang Pemuda Pelopor Bidang Kewirausahaan dengan membawakan materi Tranformasi Kulit Kopi (Cascara) : Olahan Pangan Berkelanjutan Untuk UMKM Desa Belantih bersama Kintara Home Industri.

“Kemudia saya mengikuti seleksi administrasi hingga wawancara. Dan hasil akhir menunjukkan bahwa saya dinyatakan sebagai winner Pemuda Pelopor Desa tahun 2025 dengan bersaing dengan pemuda-pemuda hebat di seluruh Indonesia,” ujar Bintang.

Atas semua keberhasilan itu, Bintang sangat berterima kaksih kepada keluarga, terutama orang tuanya, I Wayan Selamat dan Ni Wayan Sukarini, yang sudah memberi ruang, rumah, dan tempat mengadu pada proses naik turunnya fase pada saat perlombaan.

Bintang bersama ibu-ibu dan perempuan muda di desanya | Foto: Dok. pribadi

Selain orang tua, Bintang juga mendapat dukungan penuh dari kakak dan adiknya. Menurut Bintang, I Wayan Gangga Bhuana sebagai seorang kakaknya terus meyakinkannya bahwa “Kamu Pasti Bisa”.

Adik Bintang juga selalu menghiburnya  di kala ia hampir menyerah dengan selalu bilang, “Kakak Hebat Ayo Semangat Terus”.

“Oh ya, adik sepupu saya Luh Diah Intan Rahayu juga mendukung saya saat susah maupun senang,” ujar Bintang dengan bersemangat.

Selamat, Bintang! [T]

Reporter/Penulis: Adnyana Ole
Editor: Jaswanto

Tags: Desa BelantihKintamanikopiPemuda Pelopor
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Lindungi Karya Jurnalistik dari Ancaman AI

Next Post

Bukan Saja Tentang Bertahan, Namun Kembali ke Dalam Ajaran Spiritual untuk Mengatasi Penderitaan Diri

Made Adnyana Ole

Made Adnyana Ole

Suka menonton, suka menulis, suka ngobrol. Tinggal di Singaraja

Related Posts

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

“Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails
Next Post
Dewata Kusayang, Dewataku Malang: Bali yang Digempur Kapitalisme

Bukan Saja Tentang Bertahan, Namun Kembali ke Dalam Ajaran Spiritual untuk Mengatasi Penderitaan Diri

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co