2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Tata Maharani, Jegeg Blahkiuh, dan Cara Mempromosikan Pariwisata Desa Blahkiuh ke Seantero Dunia

Ni Putu Vira Astri Agustini by Ni Putu Vira Astri Agustini
September 14, 2025
in Persona
Tata Maharani, Jegeg Blahkiuh, dan Cara Mempromosikan Pariwisata Desa Blahkiuh ke Seantero Dunia

Tata Maharani, Jegeg Blahkiuh

Ni Putu Tata Maharani terpilih sebagai Jegeg Blahkiuh dalam acara grand final Jegeg Bagus Blahkiuh tahun 2025 yang digelar serangkaian dengan acara Singasari Expo di Lapangan Kopral I Wayan Surem, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Badung-Bali, 11-13 September 2025.

Dalam acara pemilihan Jegeg Bagus Blahkiuh itu, Tata Maharani menjadi duta Banjar Kembang Sari. Ia berhasil menyisihkan duta dari banjar-banjar lainnya, terutama karena kecakapannya menjawab pertanyaan-pertanyaan dewan juri.

Sementara itu, untuk Bagus Blahkiuh juga dimenangkan oleh duta dari Banjar Kembang Sari, atas nama Komang Satya Arya Wiguna.

Singasari Expo itu sendiri memang acara yang dinantikan-nantikan masyarakat Desa Blahkiuh setiap tahunnya. Acara itu diselenggarakan oleh Karang Taruna Blahkiuh yang diisi berbagai program pameran, edukasi dan hiburan.

Peserta di grandfinal Jegeg-Bagus Blahkiuh | Foto: Vira

Salah satu acara yang menyedot perhatian warga adalah ajang grandfinal pemilihan Jegeg Bagus Blahkiuh. Tahun 2025 ini grandfinal diikuti duta jegeg-bagus dari Banjar Kembang sari, Banjar Dlodpasar, Banjar Ulapan 1, Banjar Ulapan 2 dan Banjar Benehkawan.

Selain memilih pemenang Jegeg-Bagus Blahkiuh yang diraih Tata Maharani dan Satya Arya Wiguna, dalam ajang itu juga dipilih Runner Up 1 Jegeg, yakni duta dari Banjar Dlodpasar, Kadek Sintia Yuni Jayanti, dan Runner Up 1 Bagus diraih oleh duta dari Banjar Benehkawan I Gusti Ngurah Putu Agoeng Brahmantha.

Sementara Runner Up 2 Jegeg dari Banjar Benehkawan I Gusti Ayu Prasetya Sinta Dewi dan Bagus dari Banjar Ulapan 2, I Putu Andhika Pratama Rahardian.  Selanjutnya Runner Up 3 Jegeg dari Banjar Ulapan 1, Clarista Talia Diana Ghayatri ,dan Bagus dari Banjar Dlodpasar, I NyomanAriadi Melyana.

Runner Up 4 Jegeg diraih duta dari Banjar Ulapan 2, Ni Kadek Wulan Marianti, serta Bagus dari Banjar Ulapan 1, I Putu Riyadi.

Motivasi Ni Putu Tata Maharani

Tata Maharani mempunyai motivasi besar untuk ikut berpartisipasi dalam ajang pemilihan Jegeg Bagus  Blahkiuh karena ia punya kecintaan yang sangat besar terhadap desanya.

“Motivasi saya adalah untuk berkontribusi dalam melestarikan budaya dan memperkenalkan potensi Desa Blahkiuh, baik di bidang adat, seni, maupun pariwisata, ” kata Tata.

Tata percaya ajang ini bukan hanya sekadar kompetisi kecantikan atau ketampanan, tetapi wadah untuk menjadi duta desa yang bisa menginspirasi generasi muda agar lebih mencintai dan bangga pada desanya sendiri.

Ni Putu Tata Maharani | Foto: Vira

Sebagai pemenang Jegeg Blahkiuh, Tata memiliki visi menjadikan Desa Blahkiuh sebagai desa yang kreatif, berbudaya dan berdaya saing.

 “Visi saya adalah menjadikan Desa Blahkiuh sebagai desa yang berbudaya, kreatif, dan berdaya saing. Saya ingin mendorong anak muda desa agar aktif dalam kegiatan seni, adat, serta memanfaatkan teknologi untuk promosi potensi desa,” ujar Tata.

Dengan aktifnya anak muda dalam kegiatan seni dan budaya, Tata yakin Desa Blahkiuh bisa semakin dikenal, baik secara lokal maupun di tingkat lebih luas.

Tata sudah memperlihatkan kepeduliannya terhadap Desa Blahliuh ketika ia mendapat pertanyaan-pertanyaan dari dewan juri dalam ajang Jegeg Bagus Blahkiuh itu.

Tata Maharani dan Bagus Balhkiuh (kiri) | Foto: Vira

Ada pertanyaan juri mengenai cara mempromosikan potensi pariwisata di Desa Blahkiuh, dan dengan penuh keyakinan Tata menjawab pertanyaan tersebut dengan tenang.

“Cara dan solusi yang saya untuk mempromosikan Desa Blahkiuh, adalah di era digital ini, kita harus memanfaatkan media sosial sebagai sarana utama untuk promosi. Dengan memperkenalkan potensi pariwisata Desa Blahkiuh melalui media sosial, wisatawan akan lebih mudah mengetahui daya tarik yang ada,” kata Tata.

Apalagi, kata Tata, Desa Blahkiuh bisa menjadi alternatif destinasi bagi wisatawan dari daerah-daerah yang sudah mengalami overtourism di Bali.

“Jadi, selain memperkenalkan potensi Desa Blahkiuh, langkahini juga membantu mengurangi beban kunjungan di daerah lain, sehingga pariwisata Desa Blahkiuh dapat berkembang secara berkelanjutan dan semakin dikenal luas,” kata Tata.

Arti Kemenangan bagi Tata

Selanjutnya, saat memasuki tiga besar Tata kembali mendapatkan pertanyaan, kali ini mengenai arti kemenangan bagi dirinya.

“Menurut saya pribadi, kemenangan dapat diibaratkan seperti istilah tabur dan tuai. Apa yang kita tabur dalam bentuk usaha, akan kita tuai dalam bentuk hasil,” kata Tata.

Kemenangan, menurut Tata, bukan hanya sebatas di ajang besar seperti ini. Setiap hari kita bisa meraih kemenangan kecil, yaitu ketika kita mampu menjadi lebih baik dari hari sebelumnya.

“Saat kita berhasil melakukan sesuatu yang dulu tidak bisa kita lakukan, itu juga sebuah kemenangan. Jadi bagi saya, kemenangan sejati adalah perubahan diri menuju versi terbaik kita setiap harinya,” ucap Tata dengan lugas.

Tata (kanan) bersama Runner up 1 Jegeg Blahkiuh | Foto: Vira

Acara Singasari Expo adalah ajang pembelajaran dan kesempatan untuk tampil percaya diri, menampilkan hasil kreativitas bagi masyarakat Desa Blahkiuh.

 “Bagi saya pribadi, Singasari Expo adalah ajang pembelajaran dan kesempatan untuk tampil serta memperkenalkan potensi diri,” ujar Tata.

Sedangkan bagi masyarakat Desa Blahkiuh, kata Tata, Singasari Expo menjadi ruang untuk menampilkan hasil karya, kreativitas, serta identitas budaya desa. Event ini juga sangat penting karena mendukung pelaku UMKM lokal agar bisa memasarkan produk mereka.

“Dengan begitu, masyarakat tidak hanya merasa bangga tetapi juga mendapat manfaat ekonomi langsung dari acara ini,” kata Tata dengan bijak.

Foto bersama Jegeg Bagus Blahkiuh | Foto: Vira

Dari seluruh rangkaian acara Jegeg Bagus Blahkiuh tentu Tata mendapatkan pengalaman dan pelajaran yang paling berkesan yang ia dapatkan.

“Momen paling berkesan adalah ketika kami melakukan sesi pembekalan dan sharing bersama. Di sana saya tidak hanya belajar mengenai kepribadian dan wawasan, tetapi juga merasakan kebersamaan dan semangat persaudaraan dengan peserta lain, ” kata Tata.

Semua itu, kata Tata, membuktikan bahwa ajang ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi tentang kebersamaan membangun Desa Blahkiuh.

“Saya belajar bahwa percaya diri dan kerendahan hati harus berjalan beriringan. Dari sisi desa, saya semakin menyadari betapa kayanya budaya, sejarah, dan potensi Desa Blahkiuh. Hal ini membuat saya semakin bangga sekaligus merasa punya tanggung jawab untuk ikut melestarikannya,” kata Tata.

Selamat, Tata! [T]

Reporter/Penulis: Vira Astri Agustini
Editor: Adnyana Ole

Tags: AbiansemalDesa Blahkiuhjegeg bagusPariwisata
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Banjir dalam Puisi-puisi Wiji Thukul dan Denpasar yang Berubah

Next Post

“Mama,” kata Si Bayi Menutup Film “Ya Hanouni” (2024) karya Lyna Tadount dan Sofian Chouaib

Ni Putu Vira Astri Agustini

Ni Putu Vira Astri Agustini

Lahir di Blahkiuh, Badung. Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, UPMI Bali

Related Posts

Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

by Yohana Purnama Fajar
September 2, 2026
0
Maria Margarheta Indrawati: Dari NTT, Menikmati Proses dan Menjemput Mimpi di Negeri Orang

“Saya adalah seorang anak yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” kata Maria Margarheta Indrawati dengan wajah sendu ketika mengenang...

Read moreDetails

Rumah Kata di Jalan Nangka

by Angga Wijaya
July 9, 2026
0
Rumah Kata di Jalan Nangka

SIANG itu, rolling door Pustaka Bali Seni di Jalan Nangka No. 103,  Denpasar, Bali, terbuka lebar. Dari luar, tempat itu...

Read moreDetails

Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

by Jaswanto
June 24, 2026
0
Aubrey Nova dan Muhammad Ardiansyah: Sang Montir Mobil Kerdil

GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi...

Read moreDetails

Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
June 2, 2026
0
Ketika Veni Calista dan Jesselyn Lauwreen Mengulek Sambal di Ubud Food Festival 2026

SORE itu, aroma cabai, terasi, dan rempah-rempah perlahan memenuhi Teater Kuliner Ubud Food Festival 2026. Di atas panggung, tak ada...

Read moreDetails

Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

by Dede Putra Wiguna
May 30, 2026
0
Helianti Hilman, Perempuan Penjaga Kearifan Pangan Nusantara di Panggung Dunia

TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang...

Read moreDetails

Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

by I Gede Made Surya Darma
May 22, 2026
0
Sosok Seniman I Made Kaek, Membangun Jembatan antara Seni Rupa dan Pariwisata Bali

Nama I Made Kaek bukanlah sosok asing dalam perkembangan seni rupa kontemporer Bali dan Indonesia. Perjalanannya sebagai seniman tumbuh dari...

Read moreDetails

Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

by Nyoman Budarsana
May 20, 2026
0
Citra Sasmita, Seniman Indonesia Pertama Meraih Grand Prize Pada Ajang  Kompetisi Sovereign Art Prize 2026

CITRA  Sasmita, seniman perempuan asal Bali menjadi seniman Indonesia pertama yang  meraih penghargaan utama, Grand Prize Winner, pada ajang seni...

Read moreDetails

Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

by Dede Putra Wiguna
May 4, 2026
0
Bagus Dedy Permata Putra: Semangat Belajar dan Berkarya dari Tapel Ogoh-ogoh

DI antara deretan tapel ogoh-ogoh yang dipajang rapi di ruang lomba UPMI Bali, sosok Bagus Dedy Permata Putra (13) tampak...

Read moreDetails

Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

by Dede Putra Wiguna
April 27, 2026
0
Bersua dengan Tristiana Dewi: Ibu Rumah Tangga, Pengelola Dua Sanggar, dan Pengajar Ekstrakurikuler Tari Bali

DI sela waktu istirahat Lomba Tari Bali di UPMI Bali, Sabtu (25/4), sosok Putu Dian Tristiana Dewi berdiri mendampingi anak...

Read moreDetails

I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

by Made Adnyana Ole
April 21, 2026
0
I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri dan Perpaduan Unik Sosok Perempuan: Dokter, Pengusaha dan Pendidikan

PEREMPUAN muda yang memilih jadi pengusaha di Buleleng barangkali tidak sebanyak laki-laki, namun kehadiran mereka pastilah memberi pengaruh besar pada...

Read moreDetails
Next Post
Minikino Film Week 11, Ruang Pertemuan Inklusif yang Sebenar-benarnya Antara Penonton dan Filmmaker

"Mama," kata Si Bayi Menutup Film "Ya Hanouni" (2024) karya Lyna Tadount dan Sofian Chouaib

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

by Chusmeru
September 30, 2026
Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”
Budaya

Dua Pelajar Tabanan Diundang Kurator Tampil dalam Pameran Seni Rupa Remaja “Danau Toba: Manusia & Alam”

TABANAN | TATKALA -- Dua pelajar muda asal Tabanan, Bali, I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa dan Ni Kadek Ayu...

by Rusdy Ulu
September 30, 2026
Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?
Opini

Sekolah Gratis: Apakah Bebas Biaya Berarti Berkualitas?

PENDIDIKAN gratis kembali menjadi pembicaraan publik pasca Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 menyatakan komitmennya agar biaya pendidikan pada...

by Dini Nastiti Wardani
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co