13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

“Gelis Diksi” Dibedah dengan “Gelis”

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
September 14, 2025
in Khas
“Gelis Diksi” Dibedah dengan “Gelis”

Acara penyerahan buku usai acara bedah buku Gelis Diksi di SMAN 2 KUta Selatan

ADA hal menarik yang dikembangkan SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) saban menyambut ulang tahun sekolah pasca-masa pandemi Covid-19, yaitu peluncuran buku sekaligus bedah buku.

Tak terkecuali pada perayaan HUT VI yang jatuh pada Buda Urip Watugunung, 3 September 2025. Jika pada HUT V dibedah dua buku, Guru Merdeka Menulis karya antologi guru dan Sekolah Pengerak, Sebuah Refleksi karya saya sendiri, I Nyoman Tingkat, pada HUT VI dibedah buku Gelis Diksi : Masa Depan Wisata Literasi, juga karya saya, I Nyoman Tingkat.

Buku Gelis Diksi : Masa Depan Wisata Literasi merupakan catatan perjalanan penulis yang terdiri atas 38 esai  dalam berbagai aktivitas pendidikan baik secara lokal maupun nasional. Ke-38 esai  itu diklasifikasikan menjadi 3 bagian:  Literasi Ala Toska, Wisata Literasi, dan Arah ke depan.

Secara keseluruhan  isinya menggambarkan program literasi di Toska yang dielaborasi dan dieksplorasi ke luar sehingga jangkauannya lebih luas dan berterima untuk berbagai kalangan di luar Toska.

Diperkuat juga dengan data teks yang kontekstual sepanjang perjalanan membuat buku ini memiliki nilai plus dan mengajak pembaca untuk berwisata literasi. Sebuah istilah yang terasa tepat saat pendekatan deep learning dikampanyekan dalam pembelajaran. Pendekatan ini mensyaratkan pembelajaran menyenangkan, bermakna, dan mendalam. Wisata Literasi adalah jawaban yang coba ditawarkan.

 Judulnya menarik dan mengundang tanya peserta bedah buku yang diikuti oleh Ketua PGRI Badung, Ketua PGRI Kecamatan Kuta Selatan, MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Badung, perwakilan SMA se-Badung dan jurnalis SMA se- Badung.

Daya tarik buku ini adalah menggabungkan kosakata Bali “Gelis” artinya cepat  dan kosakata Indonesia “Diksi” artinya pilihan kata  sebagai  judul  utama dengan anak judul : Masa Depan Wisata Literasi.

“Ini judul yang menggoda dengan frasa “Wisata Literasi” yang tidak umum. Sebuah bentuk kreativitas bagi penulisnya, yang belum ada selama ini,” puji  Dr. Made Adnyana, S.H., M.H. sebagai pembedah.

Peserta bedah buku “Gelis Diksi” | Foto: Nyoman Tingkat

Namun demikian, “Gelis Diksi” bukan sekadar bermakna secara semantik, melainkan juga dalam konteks akronim. Gelis Diksi adalah akronim dari Gerakan Literasi bersama Pendidik dan Siswa. Itu nama program literasi yang diinisiasi oleh Toska, sebagai gerakan bersama dengan posisi pendidik dan siswa setara. Mereka belajar bersama dengan pendidik sebagai teladan untuk anak.

Dari nama programnya, menunjukkan Toska memuliakan kearifan lokal tanpa berpretensi melupakan semangat nasional dan selalu terbuka dengan arus globalisasi dengan filter kepribadian dan budaya bangsa. Kuat ke dalam tetapi lentur ke luar. Meminjam istilah Tan Malaka, “terbentur… terbentur… terbentur, lalu terbentuk”.

Sebagai sebuah program, Gelis Diksi memerlukan dukungaan seluruh warga sekolah secara kontinu dan konsisten berintegritas. Program ini tidak bergantung pada perubahan kurikulum dan Kementerian dengan menterinya. “Apa pun kurikulumnya, siapa pun menterinya, program literasi tidak pernah hilang. Pasalnya literasi adalah pangkal dari semua proses pembelajaran yang berlaku seumur hidup. Ini sesuai dengan prinsif belajar sepanjang hayat. Saya, I Nyoman Tingkat, memang selalu menginisiasi program dan mengeksplorasinya hingga menjadi buku sebagai wisata literasi.

 Dr. Made Adnyana, S.H., M.H. sebagai pembedah  adalah  dosen jurnalistik dari Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali mengaku bangga dengan hadirnya buku ini. Memuliakan kearifan lokal lalu mengawinkan dengan kearifan nasional identik dengan paham nasi goreng yang pernah digagas Rabindranath Tagore dalam dunia pendidikan yang banyak diserap oleh Ki Hadjar Dewantara di Perguruan Taman Siswa.

 “I Nyoman Tingkat berhasil mengeksplorasi perjalanan wisata dan pelatihan yang diikuti lalu menuliskan secara kontekstual berdasarkan isu-isu terkini, termasuk mengkritisi kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan bahasa yang santun. Khas gaya guru, mengedepankan etika. Tidak banyak guru, apalagi Kepala Sekolah yang mau dan mampu melakukan kerja literasi seperti ini,” kata Made Adnyana, doktor jebolan Unud yang pernah berkiprah di Kelompok Media Bali Post sejak mahasiswa.

Made Adnyana (kanan) membedah buku Gelis Diksi | Foto: Nyoman Tingkat

Namun demikian, Adnyana juga mengkritik buku yang dibedah. “Penulisan yang tidak konsisten, dasar klasifikasi tulisan, dan kesalahan redaksional yang cukup banyak dan menggangu. Cover buku juga kurang cerah dan tajam,” demikian kata pemilik akun youtube Oke Made yang suntuk memopulerkan artis pop Bali.

Terhadap kritik itu, saya sebagai penulis buku menerima dengan hati lapang. Saya sadar masih banyak kesalahan redaksional dalam buku ini, termasuk kesalahan pemasangan foto. Saya sendiri  menilai buku ini tidak baik. Namun, lebih tidak baik, bila tidak dituliskan.

Bedah buku yang berlangsung sekitar 2 jam itu, berlangsung hangat dan seru. Buktinya sejumlah pertanyaan datang dari peserta ditujukan kepada pembedah dan penulis buku. Sementara itu, di luar ruangan terdengar musik dari band siswa yang akan tampil pada puncak HUT Toska. Suara musik pun menjadi inspirasi bagi Adnyana membedah buku Gelis Diksi :  Masa Depan Wisata  Literasi. Dasar Adnyana bertalenta musik, kebisingan musik pun ditangkapnya sebagai berkah.

Begitulah seharusnya pembelajaran dihidupkan. Adnyana membedah Gelis Diksi dengan gelis.  Salam Literasi! [T]

Penulis: I Nyoman Tingkat
Editor: Adnyana Ole

Tags: bedah bukuBukuPendidikansastraSMAN 2 Kuta Selatan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Boneka itu Bernama Elite yang Haus Kekuasaan

Next Post

Bayangan yang Tak Pernah Pergi — Membaca Buku Cerpen “Cubang” karya Geg Ary Suharsani

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails
Next Post
Bayangan yang Tak Pernah Pergi — Membaca Buku Cerpen “Cubang” karya Geg Ary Suharsani

Bayangan yang Tak Pernah Pergi -- Membaca Buku Cerpen "Cubang" karya Geg Ary Suharsani

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co