14 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Di Balik Kilau Bulfest 2025, Ada Ratna dan Lidya yang Membersihkan Limbah Pesta

Gading Ganesha by Gading Ganesha
August 20, 2025
in Khas
Di Balik Kilau Bulfest 2025, Ada Ratna dan Lidya yang Membersihkan Limbah Pesta

Ratna dan Lidya

SORE itu, saat saya berkunjung ke Buleleng Festival (Bulfest) 2025 di Singaraja, Bali,  untuk hadir pada diskusi yang digelar di area rumah jabatan Bupati.  Mata saya sedikit tertahan oleh pemandangan yang berbeda di tengah kemeriahan Buleleng Festival.

Di antara kerumunan pengunjung yang datang, tampak sekelompok anak muda sibuk mondar-mandir dengan topi dan rompi hijau muda. Tidak semua dari mereka mengenakan rompi, namun topi hijau dan kalung identitas yang tergantung di leher menjadi tanda pengenal yang mencolok.

Mereka membawa kampil, mengenakan masker dan sarung tangan, dan dengan sigap mengawasi area festival, mengecek bak sampah, hingga mengingatkan pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan.

Di antara orang-orang mencolok itu, saya berkesempatan berbincang dengan dua sosok perempuan muda yang begitu ramah:  Ratna Sari dan Lydia Kencana. Mereka mendatangi saya dan teman saya, Kardian Narayana, mereka mengenalkan diri sebagai relawan kebersihan dan mengingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan.

Saat itu kami tengah menikmati kopi dan pisang goreng di salah sudut aera di Taman Rumah Jabatan Bupati Buleleng. Ya, mereka adalah relawan kebersihan Buleleng Festival — sebanyak 135 orang yang berdedikasi menjaga kebersihan agar gelaran  ini tetap nyaman dan berkesan bagi semua.

Ratna Sari, gadis 21 tahun asal Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, adalah mahasiswi semester lima jurusan Akuntansi di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Ia tergabung dalam komunitas Sadhu Eco Bank, sebuah komunitas lingkungan yang baru berdiri di Desa Panji Anom, Sukasada.

Perempuan-perempuan muda relawan kebersihan di Bulfest 2025 | Foto: Ganesha

Melalui peran sebagai relawan Bulfest, Ratna dan empat rekannya dari komunitas ini ingin memperkenalkan organisasi mereka serta menjalin jaringan dengan pemerintah dan komunitas lingkungan lain di Buleleng. Keikutsertaannya menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem penggiat lingkungan yang berkelanjutan.

JIka Ratna yang masih aktif kuliah, Lidya Kencana, 24 tahun, sudah menuntaskan pendidikannya di jurusan Pendidikan Fisiologi Undiksha. “Baru selesai yudisium, lagi nunggu wisuda, daripada bengong mending ikut relawan saja,” kata Lidya santai.

Meski bukan warga asli Buleleng, Lidya menganggap daerah ini rumah kedua. Ia pernah bersekolah di SMA Bali Mandara dan bahkan mewakili sekolahnya dalam Bulfest 2018. Kecintaannya pada kegiatan sosial sudah lama tertanam, sehingga begitu tahu ada program relawan, ia langsung mantap bergabung.

Meski menjadi relawan kebersihan yang tugasnya mengurus sampah, nampak wajah senang dan bangga yang saya liat pada Ratna dan Lidya. Bahkan mereka katakan keluarga mendukung sepenuhnya.

“Hari itu saat pertama relawan yang diterima dikumpulkan, diminta harus sudah kumpul jam 6 pagi di Dinas Lingkungan Hidup. Saya sedang di Tabanan, harus berangkat pagi-pagi sekali. Untungnya, ibu bangunin jam 4 pagi,” kata Lidya sambil tersenyum.

Dukungan keluarga ternyata jadi semangat tambahan yang penting bagi para relawan muda ini.

Ratna pun tak kalah mendapat dukungan, meski orangtuanya tinggal di desa yang cukup jauh. “Kakak-kakak saya yang tinggal bareng di Giriemas yang kasih dukungan. Awalnya mereka tanya-tanya kenapa tiba-tiba ikut kegiatan sosial, tapi setelah dijelaskan, mereka setuju dan mendukung,” ujarnya.

Menjadi relawan kebersihan bukan tanpa tantangan. Menurut Lidya dan Ratna, hal tersulit bukan soal memungut sampah, melainkan mengedukasi pengunjung. Berkomunikasi dengan penjaga stand cukup mudah, namun berbeda halnya dengan pengunjung yang jumlahnya sangat banyak.

“Kalau dengan teman-teman di stand sih mudah, tinggal bilang supaya pilah sampah. Tapi kalau pengunjung, banyak yang nggak tahu atau sulit dibilangin,” ujar Lyda dengan nada jujur.

Meski demikian, mereka tetap menjalankan tugas dengan semangat, apalagi jika pengunjungnya adalah teman sendiri — hal yang membuat pendekatan menjadi lebih mudah.

Perempuan-perempuan muda relawan kebersihan di Bulfest 2025 | Foto: Ganesha

Menjadi relawan menurut mereka jadi pengalaman ini membuka peluang baru: memperluas jaringan sosial, belajar bekerja dalam tim, dan memperkuat rasa cinta terhadap lingkungan.

“Meski tugasnya ngurusin sampah, saya bangga bisa ikut bagian dalam acara sebesar ini,” ujar Ratna. Sebenarnya Ratna dan Lidya mereka juga baru saling mengenal di hari pertama festival, namun sudah terlihat kompak dan solid menjalankan tugas bersama. “Relawan juga jadi tempat ketemu teman baru,” tambah Ratna.

Sosok seperti Lidya dan Ratna menunjukkan pada saya bahwa pengabdian tak harus menunggu menjadi pejabat atau tokoh penting. Cukup dengan menjadi bagian dari sesuatu yang baik, dan memberikan yang terbaik, kita sudah ikut membangun perubahan.

Relawan kebersihan ini sendiri akan bertugas setiap hari dari pukul 4 sore hingga 7 malam, hadir di titik-titik strategis Buleleng Festival. Mereka ramah, sabar, dan siap mengingatkan dengan sopan agar pengunjung membuang sampah pada tempatnya.

Jika Bulfest itu pesta, maka Ratna dan Lidya membersihkan limbah pesta itu. Jadi, bila nanti kamu bertemu mereka pada gelaran Bulfest hingga 23 Agustus nanti, jangan segan untuk menyapa, dan tentu saja, jagalah kebersihan bersama. [T]

Reporter/Penulis: Gading Ganesha
Editor: Jaswanto

  • BACA JUGA:
Sampah Plastik dan Ragam Tangan di Balik Topeng Rama-Laksmana pada Panggung Bulfest 2025
Karakter dan Nilai-Nilai Luhur “The Mask of Buleleng” — Catatan dari Pembukaan Bulfest 2025
Ketika Nyoman Paul Bernyanyi di Pembukaan Bulfest 2025, Para Remaja Putri Tak Henti-henti Berteriak…
Ada “Sampi” Turun dari Avanza — Cerita Tari Megrubungan Massal di Bulfest 2025
Tags: buleleng festivalbulfestBulfest 2025kebersihanSampah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ada “Sampi” Turun dari Avanza — Cerita Tari Megrumbungan Massal di Bulfest 2025

Next Post

Bahkan Mencintai Dicurigai

Gading Ganesha

Gading Ganesha

Lahir dan tinggal di Desa Panji, Buleleng, 11 November 1988. Ia adalah founder Bank Sampah Galang Panji dan Co. Founder Rumah Plastik. Juga Ketua BPD Desa Panji.

Related Posts

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
0
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

Read moreDetails

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails
Next Post
Bahkan Mencintai Dicurigai

Bahkan Mencintai Dicurigai

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12
Ulas Film

SPEEDY!, Film Anak-Anak yang Mengajak Orang Tua Berkaca —Catatan Minikino Film Week 12

PERKEMBANGAN teknologi yang pesat di era globalisasi menyita perhatian publik dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, transportasi, hiburan, hingga lembaga...

by Arya Dhamma Nanda
September 13, 2026
Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi
Cerpen

Anak-Anak Pulau Payung | Cerpen Dodik Suprayogi

MATAHARI kian meninggi di atas cakrawala, tetapi pelataran sekolah masih terasa lengang. Jarum jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, sementara...

by Dodik Suprayogi
September 13, 2026
Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar
Puisi

Puisi-Puisi Selendang Sulaiman | 0,63 dolar

0,63 dolar pada siapa kami percayakan cintasaat kemiskinan menjelma komoditas digitaldiperdagangkan antar-platform dan benuadalam kardus air mata paling banal? negara...

by Selendang Sulaiman
September 13, 2026
STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang
Esai

STREET SOLACE —Sebuah Manifesto tentang Bali yang Perlahan Menghilang

Ada sesuatu yang ganjil pada jalan-jalan Bali hari ini. Mereka semakin ramai, semakin lebar, semakin terang, semakin mahal. Tetapi entah...

by Wayan Gde Yudane
September 13, 2026
Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali
Panggung

Dari Palawakya hingga Sloka di Utsawa Dharmagita XXXIII-2026, Semangat Generasi Muda Rawat Sastra Bali

Pagi itu, alunan nada dan pesan filosofis kembali menggema di Art Center, Taman Budaya Provinsi Bali. Suara-suara suci yang dilantunkan...

by Nyoman Budarsana
September 13, 2026
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter
Esai

Penyakit Autoimun, Ketika Salah Satu Musuh Paling Berbahaya Adalah Diri Sendiri

SAINS tak menjawab semua pertanyaan manusia. Di bidang medis misalnya, apa penyebab penyakit autoimun, seperti penyakit lupus? Sains belum memberikan...

by Putu Arya Nugraha
September 13, 2026
Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali
Khas

Bagaimana Menjaga Bahasa Bali Tetap Hidup? — Dari Kuliah Tamu Widyā Wacana UPMI Bali

BAHASA Bali telah melintasi perjalanan sejak abad IX hingga XXI. Selama rentang waktu itu, bahasa Bali berubah, menyerap pengaruh bahasa...

by Dede Putra Wiguna
September 13, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

KUNJUNGAN BRAHMANA JAWA KE TANAH INDIA (BHUMI JAMBUDWIPA)

TIGA brahmana Jawa pernah berkunjung ke India. Kisah perjalanan spiritual ini tertuang di dalam pustaka lontar Tantu Pagelaran (atau Tantu...

by Sugi Lanus
September 12, 2026
Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Ulas Buku

Aku Mau Jadi Penguin! —Ulasan Novel “Di Tanah Lada” Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

AWALNYA saya mengira nama ‘Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie’ adalah nama pena. Ternyata saya salah. Kemudian dari nama unik dan ajaib inilah saya...

by Kadek Wisnu Oktaditya
September 12, 2026
Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co