4 August 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Di Balik Kilau Bulfest 2025, Ada Ratna dan Lidya yang Membersihkan Limbah Pesta

Gading Ganesha by Gading Ganesha
August 20, 2025
in Khas
Di Balik Kilau Bulfest 2025, Ada Ratna dan Lidya yang Membersihkan Limbah Pesta

Ratna dan Lidya

SORE itu, saat saya berkunjung ke Buleleng Festival (Bulfest) 2025 di Singaraja, Bali,  untuk hadir pada diskusi yang digelar di area rumah jabatan Bupati.  Mata saya sedikit tertahan oleh pemandangan yang berbeda di tengah kemeriahan Buleleng Festival.

Di antara kerumunan pengunjung yang datang, tampak sekelompok anak muda sibuk mondar-mandir dengan topi dan rompi hijau muda. Tidak semua dari mereka mengenakan rompi, namun topi hijau dan kalung identitas yang tergantung di leher menjadi tanda pengenal yang mencolok.

Mereka membawa kampil, mengenakan masker dan sarung tangan, dan dengan sigap mengawasi area festival, mengecek bak sampah, hingga mengingatkan pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan.

Di antara orang-orang mencolok itu, saya berkesempatan berbincang dengan dua sosok perempuan muda yang begitu ramah:  Ratna Sari dan Lydia Kencana. Mereka mendatangi saya dan teman saya, Kardian Narayana, mereka mengenalkan diri sebagai relawan kebersihan dan mengingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan.

Saat itu kami tengah menikmati kopi dan pisang goreng di salah sudut aera di Taman Rumah Jabatan Bupati Buleleng. Ya, mereka adalah relawan kebersihan Buleleng Festival — sebanyak 135 orang yang berdedikasi menjaga kebersihan agar gelaran  ini tetap nyaman dan berkesan bagi semua.

Ratna Sari, gadis 21 tahun asal Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, adalah mahasiswi semester lima jurusan Akuntansi di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Ia tergabung dalam komunitas Sadhu Eco Bank, sebuah komunitas lingkungan yang baru berdiri di Desa Panji Anom, Sukasada.

Perempuan-perempuan muda relawan kebersihan di Bulfest 2025 | Foto: Ganesha

Melalui peran sebagai relawan Bulfest, Ratna dan empat rekannya dari komunitas ini ingin memperkenalkan organisasi mereka serta menjalin jaringan dengan pemerintah dan komunitas lingkungan lain di Buleleng. Keikutsertaannya menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem penggiat lingkungan yang berkelanjutan.

JIka Ratna yang masih aktif kuliah, Lidya Kencana, 24 tahun, sudah menuntaskan pendidikannya di jurusan Pendidikan Fisiologi Undiksha. “Baru selesai yudisium, lagi nunggu wisuda, daripada bengong mending ikut relawan saja,” kata Lidya santai.

Meski bukan warga asli Buleleng, Lidya menganggap daerah ini rumah kedua. Ia pernah bersekolah di SMA Bali Mandara dan bahkan mewakili sekolahnya dalam Bulfest 2018. Kecintaannya pada kegiatan sosial sudah lama tertanam, sehingga begitu tahu ada program relawan, ia langsung mantap bergabung.

Meski menjadi relawan kebersihan yang tugasnya mengurus sampah, nampak wajah senang dan bangga yang saya liat pada Ratna dan Lidya. Bahkan mereka katakan keluarga mendukung sepenuhnya.

“Hari itu saat pertama relawan yang diterima dikumpulkan, diminta harus sudah kumpul jam 6 pagi di Dinas Lingkungan Hidup. Saya sedang di Tabanan, harus berangkat pagi-pagi sekali. Untungnya, ibu bangunin jam 4 pagi,” kata Lidya sambil tersenyum.

Dukungan keluarga ternyata jadi semangat tambahan yang penting bagi para relawan muda ini.

Ratna pun tak kalah mendapat dukungan, meski orangtuanya tinggal di desa yang cukup jauh. “Kakak-kakak saya yang tinggal bareng di Giriemas yang kasih dukungan. Awalnya mereka tanya-tanya kenapa tiba-tiba ikut kegiatan sosial, tapi setelah dijelaskan, mereka setuju dan mendukung,” ujarnya.

Menjadi relawan kebersihan bukan tanpa tantangan. Menurut Lidya dan Ratna, hal tersulit bukan soal memungut sampah, melainkan mengedukasi pengunjung. Berkomunikasi dengan penjaga stand cukup mudah, namun berbeda halnya dengan pengunjung yang jumlahnya sangat banyak.

“Kalau dengan teman-teman di stand sih mudah, tinggal bilang supaya pilah sampah. Tapi kalau pengunjung, banyak yang nggak tahu atau sulit dibilangin,” ujar Lyda dengan nada jujur.

Meski demikian, mereka tetap menjalankan tugas dengan semangat, apalagi jika pengunjungnya adalah teman sendiri — hal yang membuat pendekatan menjadi lebih mudah.

Perempuan-perempuan muda relawan kebersihan di Bulfest 2025 | Foto: Ganesha

Menjadi relawan menurut mereka jadi pengalaman ini membuka peluang baru: memperluas jaringan sosial, belajar bekerja dalam tim, dan memperkuat rasa cinta terhadap lingkungan.

“Meski tugasnya ngurusin sampah, saya bangga bisa ikut bagian dalam acara sebesar ini,” ujar Ratna. Sebenarnya Ratna dan Lidya mereka juga baru saling mengenal di hari pertama festival, namun sudah terlihat kompak dan solid menjalankan tugas bersama. “Relawan juga jadi tempat ketemu teman baru,” tambah Ratna.

Sosok seperti Lidya dan Ratna menunjukkan pada saya bahwa pengabdian tak harus menunggu menjadi pejabat atau tokoh penting. Cukup dengan menjadi bagian dari sesuatu yang baik, dan memberikan yang terbaik, kita sudah ikut membangun perubahan.

Relawan kebersihan ini sendiri akan bertugas setiap hari dari pukul 4 sore hingga 7 malam, hadir di titik-titik strategis Buleleng Festival. Mereka ramah, sabar, dan siap mengingatkan dengan sopan agar pengunjung membuang sampah pada tempatnya.

Jika Bulfest itu pesta, maka Ratna dan Lidya membersihkan limbah pesta itu. Jadi, bila nanti kamu bertemu mereka pada gelaran Bulfest hingga 23 Agustus nanti, jangan segan untuk menyapa, dan tentu saja, jagalah kebersihan bersama. [T]

Reporter/Penulis: Gading Ganesha
Editor: Jaswanto

  • BACA JUGA:
Sampah Plastik dan Ragam Tangan di Balik Topeng Rama-Laksmana pada Panggung Bulfest 2025
Karakter dan Nilai-Nilai Luhur “The Mask of Buleleng” — Catatan dari Pembukaan Bulfest 2025
Ketika Nyoman Paul Bernyanyi di Pembukaan Bulfest 2025, Para Remaja Putri Tak Henti-henti Berteriak…
Ada “Sampi” Turun dari Avanza — Cerita Tari Megrubungan Massal di Bulfest 2025
Tags: buleleng festivalbulfestBulfest 2025kebersihanSampah
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Ada “Sampi” Turun dari Avanza — Cerita Tari Megrumbungan Massal di Bulfest 2025

Next Post

Bahkan Mencintai Dicurigai

Gading Ganesha

Gading Ganesha

Lahir dan tinggal di Desa Panji, Buleleng, 11 November 1988. Ia adalah founder Bank Sampah Galang Panji dan Co. Founder Rumah Plastik. Juga Ketua BPD Desa Panji.

Related Posts

Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

by Nyoman Budarsana
August 1, 2026
0
Merawat Api Pesta Kesenian Bali: 11 Rekomendasi Strategis dari KAWIYA dan PWI Bali

DI ruang rapat kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, sebuah dokumen setebal puluhan halaman berpindah tangan pada Kamis, 30 Juli 2026....

Read moreDetails

Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Setelah Lebih dari Lima Dekade Terdiam, Gambang Kapal Kembali Berbunyi

Revitalisasi Gending Gambang Plugon menjadi upaya menghidupkan kembali repertoar, regenerasi penabuh, dan ingatan budaya masyarakat Desa Adat Kapal SUARA bilah-bilah...

Read moreDetails

Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

by Nyoman Mariyana
July 31, 2026
0
Workshop Baleganjur “Gejer Mengwi”: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Generasi

Evoria Baleganjur semakin menggeliat, “di sana tumbuh di sini tumbuh”. Baleganjur tidak saja sebagai musik prosesi, namun makin berkembang menjadi...

Read moreDetails

Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

by Dede Putra Wiguna
July 28, 2026
0
Di Balik Kalangan Ayodya, Ada Beranda Pustaka yang Menghidupkan Pustaka

DI sudut utara Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre) Denpasar, berdiri sebuah bangunan yang acap luput dari perhatian. Letaknya...

Read moreDetails

HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

by Nyoman Budarsana
July 28, 2026
0
HUT ke-30 Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Momentum Perjuangkan Kesejahteraan Pekerja Pariwisata

WAJAH-wajah para pekerja pariwisata yang tergabung dalam Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Pariwisata di bawah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC...

Read moreDetails

Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

by Angga Wijaya
July 27, 2026
0
Menjadi Kriya: Ketika Tradisi Tidak Lagi Takut pada Masa Depan

---Catatan dari International Craft Discussion "Prakriti–Pustaka–Padma" di Agung Rai Museum of Art (ARMA), Ubud ADA masa ketika seni kriya dipandang...

Read moreDetails

Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Perjalanan Panjang di Balik Lahirnya Sebuah Buku—Mengenal Dunia Editorial bersama Andi Tarigan

KALA itu, saya berkesempatan memandu salah satu diskusi di Kalangan Ayodya, Taman Werdhi Budaya (Art Centre), Denpasar. Selasa sore, 21...

Read moreDetails

Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

by Dede Putra Wiguna
July 26, 2026
0
Aaron’s English Bangun Kepercayaan Diri Murid Kesbam Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

TAWA dan percakapan dalam bahasa Inggris silih berganti memenuhi Ruang Pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam), Jumat, 24 Juli...

Read moreDetails

Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

by Nyoman Budarsana
July 25, 2026
0
Membaca Perjalanan Industri Musik Pop Bali dalam “Kéné Kéto”

PERJALANAN panjang musik pop Bali menjadi sorotan dalam bedah buku Kéné Kéto: Musik Pop Bali karya I Made Adnyana pada...

Read moreDetails

7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

by Nyoman Budarsana
July 24, 2026
0
7.AM 7.PM Hadir di Sanur, Tawarkan Pengalaman Menikmati Kopi dengan Sentuhan Tropis

KAWASAN Sanur yang tenang, bersih, dan ramah keluarga menjadi latar yang sempurna untuk menikmati secangkir kopi berkualitas. Perpaduan aroma biji...

Read moreDetails
Next Post
Bahkan Mencintai Dicurigai

Bahkan Mencintai Dicurigai

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd
Ulas Buku

SEBUT SAJA NAGA DALAM GELAP: Dunia Lain, Tan Lioe Ie, dan Cahaya Pink Floyd

Pengantar singkat: Buku puisi Soto Otak ODGJ, tidak pernah menjadi "isu besar" yang cukup menarik perhatian pembela hak asasi manusia,...

by IRZI
August 3, 2026
Presiden di Dalam Kepala Saya
Esai

Presiden di Dalam Kepala Saya

"Man is an animal suspended in webs of significance he himself has spun." Manusia adalah makhluk yang bergantung pada jejaring...

by Angga Wijaya
August 3, 2026
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata
Esai

Korupsi di Indonesia: Persekongkolan Antara Kuasa dan Modal

KORUPSI, sebagaimana narkoba dan terorisme bukanlah kejahatan tunggal. Selalu melibatkan orang lain. Korupsi adalah persekongkolan, perselingkuhan, jaringan, dan kongkalikong. Korupsi...

by Chusmeru
August 3, 2026
Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam
Kritik Seni

Menimbun Sunyi dengan Polusi Suara: Mengapa Teater Modern Bali Takut Diam

SALAH satu paradoks teater modern Bali hari ini adalah ketidakmampuannya mempercayai keheningan. Hampir setiap pertunjukan merasa perlu memenuhi panggung dengan...

by Wayan Gde Yudane
August 3, 2026
‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer
Ulas Musik

‘Another Brick in the Wall’ dan Krisis Hormat dalam Pendidikan Kontemporer

Pada tahun 1979, band rock progresif Inggris Pink Floyd merilis lagu “Another Brick in the Wall” (Part 2) dalam album...

by Ahmad Sihabudin
August 3, 2026
“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran
Pameran

“Sinergi Air”, Ketika Cinta dan Seni Mengalir dalam Satu Pameran

DI sebuah galeri mungil yang tenang di kawasan Seminyak, langkah pengunjung melambat begitu memasuki ruang pamer. Dinding-dinding putih dipenuhi lukisan...

by Nyoman Budarsana
August 3, 2026
Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran
Tualang

Mengulik Keunikan Pura Ulun Swi Jimbaran

SEBAGAIMANA Pura Ulun Swi pada umumnya, Pura Ulun Swi Jimbaran adalah Pura Subak dengan status Pura Kahyangan Jagat. Terkesan unik...

by I Nyoman Tingkat
August 2, 2026
Mantra Visual Made Wiradana
Ulas Rupa

Mantra Visual Made Wiradana

PADA tulisan kali ini, saya ingin "menekuni" karya Made Wiradana yang baru saja dipamerkan di Griya Santrian, Sanur, beberapa waktu...

by Hartanto
August 2, 2026
Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village
Ulas Musik

Folk, Jalan Berlubang: Dari Margonda ke Greenwich Village

“Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali.” JIKA pembaca mendaki tangga lagu di platform musik, nihil kita temui musik folk di...

by Mahesa Putra
August 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Saat Lidah Kelu Bicara Cinta, Maka Lahirlah Lagu

"Mengapa sebagian perasaan memilih menjadi musik?" Ada seseorang yang berjam-jam memandangi layar kosong. Ia mampu berbicara kepada banyak orang, tetapi...

by Tri Nugroho Adi
August 2, 2026
Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang
Esai

Ketika Pikiran adalah Senjata ——Membaca Kembali Pertempuran Mpu Beradah dan Ni Calonarang

CALONARANG merupakan kisah terkenal yang berasal dari wilayah Jawa Timur. Produk yang lahir pada zaman Jawa Kuno ini tersedia dalam...

by IGP Weda Adi Wangsa
August 2, 2026
Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang
Esai

Canang yang Terlindas ——Membaca Kegelisahan Bali di Tengah Arus Pendatang

PAGI belum benar-benar terang ketika seorang perempuan keluar dari pekarangan rumahnya di Denpasar. Di tangannya tergenggam sebuah canang sari, yakni...

by Angga Wijaya
August 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co