12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lokakarya “Cultural Heritage Digitization and Preservation”: Digitalisasi Museum Langkah Strategis

I Gede Made Surya Darma by I Gede Made Surya Darma
August 27, 2026
in Pendidikan
Lokakarya “Cultural Heritage Digitization and Preservation”: Digitalisasi Museum Langkah Strategis

Dr. Mikke Susanto, MA. | Foto : Megasepa Duade Bekagema

MUSEUM Pasifika Bali terus berinovasi dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memastikan kelestarian koleksi sekaligus memperluas akses publik. Pada 15–16 Agustus 2025, museum yang terletak di kawasan Nusa Dua ini menggelar seminar dan lokakarya internasional bertajuk “Cultural Heritage Digitization and Preservation: Adapt and Thrive in Cultural Digitization Environments”.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan Shanghai Jiao Tong University (Tiongkok) dan RMIT University (Australia & Vietnam), serta bermitra dengan Jurusan Tata Kelola Seni FSRD ISI Yogyakarta. Seminar menghadirkan pakar internasional di bidang digitalisasi museum, etika kecerdasan buatan, serta pelestarian warisan budaya, dengan peserta dari kalangan akademisi, profesional museum, seniman, hingga mahasiswa.

Para pembicara: Michal Teague (RMIT Vietnam), Susanne Erhards (Restorator lukisan Raden Saleh), Dr. Emma Duester (Shanghai Jiao Tong University), dan Mr. Ondris Pui (RMIT University) | Foto: Dok. Megasepa Duade Bekagama

Pembicara yang hadir antara lain Dr. Emma Duester (Shanghai Jiao Tong University) – meneliti persinggungan antara seni, teknologi digital, dan ekosistem budaya kontemporer di Asia. Ia menekankan bahwa museum di Asia Tenggara masih sangat terbatas dalam menyediakan koleksi digital yang dapat diakses publik. Menurutnya, upaya digitalisasi di Kamboja, Indonesia, Laos, dan Vietnam adalah langkah strategis agar warisan budaya dapat hadir di ruang daring dan menjangkau generasi muda serta audiens global.

Mrs. Michal Teague (RMIT Vietnam)  menghadirkan perspektif kebijakan dan tata kelola digitalisasi dalam konteks Asia Tenggara. Ia menyoroti bagaimana keragaman budaya kawasan ini membutuhkan pendekatan khusus dalam mendigitalisasi koleksi, agar tidak terjadi homogenisasi nilai budaya.

Dr. Tammy Wong Hulbert (RMIT Australia) membahas keterhubungan antara seni, komunitas, dan teknologi digital. Baginya, museum perlu hadir sebagai ruang dialog yang inklusif, di mana masyarakat merasa memiliki dan ikut merawat warisan budaya, bukan sekadar menjadi penonton pasif dari pameran digital.

Mr. Ondris Pui (RMIT University)  memberikan pengalaman teknis praktis, terutama pemanfaatan teknologi pemindaian 3D melalui fotogrametri dan LiDAR. Peserta diperkenalkan cara sederhana men digitalisasi objek hanya dengan ponsel, lalu mengkonversinya ke format digital yang dapat digunakan untuk seni, arsitektur, maupun dokumentasi budaya.

Kehadiran empat narasumber ini memperlihatkan spektrum pandangan yang lengkap: mulai dari teori, kebijakan, praktik komunitas, hingga keterampilan teknis, yang semuanya penting dalam menjawab tantangan digitalisasi museum dan warisan budaya.

Dalam sesi pembukaannya, Dr. Emma Duester menyoroti urgensi akses publik terhadap koleksi digital.

“Digitalisasi adalah langkah penting agar warisan budaya dapat lebih mudah diakses secara online, sekaligus cara efektif untuk menjangkau audiens baru, khususnya generasi muda dan audiens internasional,” jelasnya.

Mr. Ondris Pui (RMIT University) | Foto: Dok. Megasepa Duade Bekagama

Lokakarya yang berlangsung dua hari ini pun dirancang dengan spektrum berlapis. Dari eksplorasi teknis seperti pemindaian 3D bersama Ondris Pui, hingga lokakarya digital storytelling dan kurator pameran virtual, peserta diajak memahami bagaimana teknologi digital bisa mendukung strategi pelestarian sekaligus memperluas pengalaman audiens.

Isu etika menjadi sorotan penting. Mikke Susanto, staf pengajar ISI Yogyakarta sekaligus keynote speaker, menekankan bahwa teknologi digital membawa tantangan baru bagi dunia museum.

“Ketika pengunjung memotret, merekam video, atau menganimasi karya di museum, muncul pertanyaan besar: siapa pemilik file digital itu? Apakah museum, seniman, atau individu yang merekam?” ujarnya.

Menurutnya, etika digitalisasi harus mencakup perspektif individu, institusi, hingga komunitas global. Indonesia perlu belajar dari Tiongkok, Vietnam, dan Australia dalam menyusun regulasi hak cipta agar praktik duplikasi, replikasi, dan distribusi karya seni di masa depan tidak menimbulkan konflik hukum.

Dr. Emma Duester (Shanghai Jiao Tong University) | Foto: Dok. Megasepa Duade Bekagama

Selain sesi teknis, seminar juga menghadirkan Susanne Erhards, ahli restorasi asal Jerman yang pernah menangani karya Raden Saleh. Ia berbagi pengalaman mengenai tantangan konservasi karya klasik di tengah perubahan iklim dan perkembangan teknologi.

Peserta juga mengikuti tur koleksi Museum Pasifika yang dipandu Megasepa Duade Bekagema, pakar digital marketing museum. Dengan pendekatan naratif, ia menguraikan kisah di balik karya-karya penting, mulai dari lukisan Raden Saleh hingga cerita persahabatan Presiden Sukarno dengan Basuki Abdullah.

Dalam sambutannya, Laksmi, Direktur Museum Pasifika, menegaskan bahwa digitalisasi adalah medium penting untuk menghidupkan kembali kesadaran tentang keberagaman warisan Asia-Pasifik.

Pandangan ini diperkuat oleh I Made Marlowe Makaradhwaja Bandem, penggagas Arsip Bali 1928. Menurutnya, dunia digital kini digerakkan oleh “data, dominasi, dan disrupsi”, sehingga digitalisasi budaya di Bali harus lebih dari sekadar memindahkan bentuk visual. Ia menekankan perlunya menjaga roh pengetahuan, nilai, dan praktik budaya yang hidup.

I Gede Made Surya Darma (penulis) memberi pendapat | Foto: Dok. Megasepa Duade Bekagama

Sementara itu, I Gede Made Surya Darma—penulis, perupa, sekaligus founder Lepud Art Management—menekankan pentingnya pendekatan kritis dalam membaca transformasi budaya digital. Baginya, museum adalah arena pertarungan narasi, tempat tradisi, modernitas, dan teknolog membentuk wajah baru identitas kultural.

Lebih dari dua dekade hadir sebagai rumah bagi koleksi seni Asia-Pasifik terbesar di kawasan, Museum Pasifika kini menegaskan perannya bukan hanya sebagai destinasi wisata budaya, melainkan juga sebagai laboratorium digitalisasi warisan budaya dunia.

Marlowe Bandem (paling kanan) bersama peserta lokakarya | Foto: Dok. pribadi

Kehadiran akademisi, kurator, praktisi teknologi, seniman, dan komunitas budaya dalam seminar internasional ini memperlihatkan satu hal penting: teknologi digital bukanlah ancaman. Ia adalah medium baru untuk memperluas jangkauan budaya, membuka akses yang lebih inklusif bagi generasi muda, serta menciptakan interaksi yang lebih dinamis antara publik dengan nilai-nilai warisan budaya. [T]

Penulis: I Gede Made Surya Darma
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Memperingati Seratus Tahun Walter Spies dengan Pameran ROOTS di ARMA Museum Ubud
Catatan Ringkas dari Seminar Lontar Asta Kosala Kosali Koleksi Museum Bali
Menyalakan Kembali Api “Young Artist Style”: Pameran Murid-murid Arie Smit di Neka Art Museum
Tags: digitaldigitalisasiMuseummuseum pasifika
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Juru Sapuh | Cerpen Mas Ruscitadewi

Next Post

Merdeka 80 Tahun, Terjebak Penjajah Baru

I Gede Made Surya Darma

I Gede Made Surya Darma

Pelukis. Lulusan ISI Yogyakarta. Founder Lepud Art Management

Related Posts

490 Mahasiswa Baru UPMI Bali Memulai Kehidupan Kampus lewat Malam Kreativitas

by Dede Putra Wiguna
September 9, 2026
0
490 Mahasiswa Baru UPMI Bali Memulai Kehidupan Kampus lewat Malam Kreativitas

SEBANYAK 490 mahasiswa baru Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali memulai kehidupan kampus melalui Malam Kreativitas Kampus dan Pembukaan Pengenalan...

Read moreDetails

Duta Bahasa Provinsi Bali Serahkan Model Pembelajaran Serasi kepada SLB Negeri 2 Denpasar

by Rusdy Ulu
August 29, 2026
0
Duta Bahasa Provinsi Bali Serahkan Model Pembelajaran Serasi kepada SLB Negeri 2 Denpasar

DENPASAR | TATKALA.CO -- Duta Bahasa Provinsi Bali menyerahkan Model Pembelajaran Serasi (Strategi Berbasis Multimodal bagi Disabilitas Rungu untuk Menyusun...

Read moreDetails

Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru

by Nyoman Budarsana
August 27, 2026
0
Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru

SEMUA berawal dari kesungguhan, keteguhan, disiplin dan upaya kreatif dalam menggapai sebuah kemuliaan. Tidak mudah melewati dan menghadapi  tantangan dalam...

Read moreDetails

Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
0
Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan

TIKUNGAN dengan jarak pandang terbatas menjadi titik yang membutuhkan perhatian lebih dari pengguna jalan. Karena itu, sejumlah tikungan di Desa...

Read moreDetails

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026
0
PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

Read moreDetails

UPMI Bali Lepas 237 Wisudawan, Rektor Ingatkan Gelar Bukan Sekadar untuk Dipajang

by Dede Putra Wiguna
August 19, 2026
0
UPMI Bali Lepas 237 Wisudawan, Rektor Ingatkan Gelar Bukan Sekadar untuk Dipajang

 “Gelar ini bukan untuk dipajang tapi untuk dibuktikan dengan karya.” Pesan Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta,...

Read moreDetails

FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris

by Dewi Yulianti
August 19, 2026
0
FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris

DENPASAR | TATKALA.CO -- Institut Seni Indonesia (ISI) Bali melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Focus Group...

Read moreDetails

Wujudkan Desa Ramah Lingkungan ——Intip Keseruan KKN Udayana di Desa Sanding Gianyar

by tatkala
August 16, 2026
0
Wujudkan Desa Ramah Lingkungan ——Intip Keseruan KKN Udayana di Desa Sanding Gianyar

MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Udayana tahun 2026 melaksanakan serangkaian program kerja di Desa Sanding, Kecamatan...

Read moreDetails

Sinergi Universitas Udayana dan Desa Lebih: Bekali Keluarga Hadapi Tantangan Kesehatan Mental Remaja di Era Digital

by tatkala
August 16, 2026
0
Sinergi Universitas Udayana dan Desa Lebih: Bekali Keluarga Hadapi Tantangan Kesehatan Mental Remaja di Era Digital

KESEHATAN mental remaja tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan atau sekolah. Keluarga memiliki peran penting dalam mengenali perubahan yang...

Read moreDetails

AWINDO Perkuat Legalitas UMKM Disabilitas, Pelatihan Dilanjutkan Pendampingan

by Angga Wijaya
August 14, 2026
0
AWINDO Perkuat Legalitas UMKM Disabilitas, Pelatihan Dilanjutkan Pendampingan

Asosiasi Wirausaha Inklusif Indonesia (AWINDO) memperkuat dukungan bagi pelaku UMKM disabilitas melalui training legalitas usaha. Kegiatan ini menjadi bagian dari...

Read moreDetails
Next Post
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

Merdeka 80 Tahun, Terjebak Penjajah Baru

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co