14 May 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lokakarya “Cultural Heritage Digitization and Preservation”: Digitalisasi Museum Langkah Strategis

I Gede Made Surya Darma by I Gede Made Surya Darma
August 17, 2025
in Pendidikan
Lokakarya “Cultural Heritage Digitization and Preservation”: Digitalisasi Museum Langkah Strategis

Dr. Mikke Susanto, MA. | Foto : Megasepa Duade Bekagema

MUSEUM Pasifika Bali terus berinovasi dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memastikan kelestarian koleksi sekaligus memperluas akses publik. Pada 15–16 Agustus 2025, museum yang terletak di kawasan Nusa Dua ini menggelar seminar dan lokakarya internasional bertajuk “Cultural Heritage Digitization and Preservation: Adapt and Thrive in Cultural Digitization Environments”.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan Shanghai Jiao Tong University (Tiongkok) dan RMIT University (Australia & Vietnam), serta bermitra dengan Jurusan Tata Kelola Seni FSRD ISI Yogyakarta. Seminar menghadirkan pakar internasional di bidang digitalisasi museum, etika kecerdasan buatan, serta pelestarian warisan budaya, dengan peserta dari kalangan akademisi, profesional museum, seniman, hingga mahasiswa.

Para pembicara: Michal Teague (RMIT Vietnam), Susanne Erhards (Restorator lukisan Raden Saleh), Dr. Emma Duester (Shanghai Jiao Tong University), dan Mr. Ondris Pui (RMIT University) | Foto: Dok. Megasepa Duade Bekagama

Pembicara yang hadir antara lain Dr. Emma Duester (Shanghai Jiao Tong University) – meneliti persinggungan antara seni, teknologi digital, dan ekosistem budaya kontemporer di Asia. Ia menekankan bahwa museum di Asia Tenggara masih sangat terbatas dalam menyediakan koleksi digital yang dapat diakses publik. Menurutnya, upaya digitalisasi di Kamboja, Indonesia, Laos, dan Vietnam adalah langkah strategis agar warisan budaya dapat hadir di ruang daring dan menjangkau generasi muda serta audiens global.

Mrs. Michal Teague (RMIT Vietnam)  menghadirkan perspektif kebijakan dan tata kelola digitalisasi dalam konteks Asia Tenggara. Ia menyoroti bagaimana keragaman budaya kawasan ini membutuhkan pendekatan khusus dalam mendigitalisasi koleksi, agar tidak terjadi homogenisasi nilai budaya.

Dr. Tammy Wong Hulbert (RMIT Australia) membahas keterhubungan antara seni, komunitas, dan teknologi digital. Baginya, museum perlu hadir sebagai ruang dialog yang inklusif, di mana masyarakat merasa memiliki dan ikut merawat warisan budaya, bukan sekadar menjadi penonton pasif dari pameran digital.

Mr. Ondris Pui (RMIT University)  memberikan pengalaman teknis praktis, terutama pemanfaatan teknologi pemindaian 3D melalui fotogrametri dan LiDAR. Peserta diperkenalkan cara sederhana men digitalisasi objek hanya dengan ponsel, lalu mengkonversinya ke format digital yang dapat digunakan untuk seni, arsitektur, maupun dokumentasi budaya.

Kehadiran empat narasumber ini memperlihatkan spektrum pandangan yang lengkap: mulai dari teori, kebijakan, praktik komunitas, hingga keterampilan teknis, yang semuanya penting dalam menjawab tantangan digitalisasi museum dan warisan budaya.

Dalam sesi pembukaannya, Dr. Emma Duester menyoroti urgensi akses publik terhadap koleksi digital.

“Digitalisasi adalah langkah penting agar warisan budaya dapat lebih mudah diakses secara online, sekaligus cara efektif untuk menjangkau audiens baru, khususnya generasi muda dan audiens internasional,” jelasnya.

Mr. Ondris Pui (RMIT University) | Foto: Dok. Megasepa Duade Bekagama

Lokakarya yang berlangsung dua hari ini pun dirancang dengan spektrum berlapis. Dari eksplorasi teknis seperti pemindaian 3D bersama Ondris Pui, hingga lokakarya digital storytelling dan kurator pameran virtual, peserta diajak memahami bagaimana teknologi digital bisa mendukung strategi pelestarian sekaligus memperluas pengalaman audiens.

Isu etika menjadi sorotan penting. Mikke Susanto, staf pengajar ISI Yogyakarta sekaligus keynote speaker, menekankan bahwa teknologi digital membawa tantangan baru bagi dunia museum.

“Ketika pengunjung memotret, merekam video, atau menganimasi karya di museum, muncul pertanyaan besar: siapa pemilik file digital itu? Apakah museum, seniman, atau individu yang merekam?” ujarnya.

Menurutnya, etika digitalisasi harus mencakup perspektif individu, institusi, hingga komunitas global. Indonesia perlu belajar dari Tiongkok, Vietnam, dan Australia dalam menyusun regulasi hak cipta agar praktik duplikasi, replikasi, dan distribusi karya seni di masa depan tidak menimbulkan konflik hukum.

Dr. Emma Duester (Shanghai Jiao Tong University) | Foto: Dok. Megasepa Duade Bekagama

Selain sesi teknis, seminar juga menghadirkan Susanne Erhards, ahli restorasi asal Jerman yang pernah menangani karya Raden Saleh. Ia berbagi pengalaman mengenai tantangan konservasi karya klasik di tengah perubahan iklim dan perkembangan teknologi.

Peserta juga mengikuti tur koleksi Museum Pasifika yang dipandu Megasepa Duade Bekagema, pakar digital marketing museum. Dengan pendekatan naratif, ia menguraikan kisah di balik karya-karya penting, mulai dari lukisan Raden Saleh hingga cerita persahabatan Presiden Sukarno dengan Basuki Abdullah.

Dalam sambutannya, Laksmi, Direktur Museum Pasifika, menegaskan bahwa digitalisasi adalah medium penting untuk menghidupkan kembali kesadaran tentang keberagaman warisan Asia-Pasifik.

Pandangan ini diperkuat oleh I Made Marlowe Makaradhwaja Bandem, penggagas Arsip Bali 1928. Menurutnya, dunia digital kini digerakkan oleh “data, dominasi, dan disrupsi”, sehingga digitalisasi budaya di Bali harus lebih dari sekadar memindahkan bentuk visual. Ia menekankan perlunya menjaga roh pengetahuan, nilai, dan praktik budaya yang hidup.

I Gede Made Surya Darma (penulis) memberi pendapat | Foto: Dok. Megasepa Duade Bekagama

Sementara itu, I Gede Made Surya Darma—penulis, perupa, sekaligus founder Lepud Art Management—menekankan pentingnya pendekatan kritis dalam membaca transformasi budaya digital. Baginya, museum adalah arena pertarungan narasi, tempat tradisi, modernitas, dan teknolog membentuk wajah baru identitas kultural.

Lebih dari dua dekade hadir sebagai rumah bagi koleksi seni Asia-Pasifik terbesar di kawasan, Museum Pasifika kini menegaskan perannya bukan hanya sebagai destinasi wisata budaya, melainkan juga sebagai laboratorium digitalisasi warisan budaya dunia.

Marlowe Bandem (paling kanan) bersama peserta lokakarya | Foto: Dok. pribadi

Kehadiran akademisi, kurator, praktisi teknologi, seniman, dan komunitas budaya dalam seminar internasional ini memperlihatkan satu hal penting: teknologi digital bukanlah ancaman. Ia adalah medium baru untuk memperluas jangkauan budaya, membuka akses yang lebih inklusif bagi generasi muda, serta menciptakan interaksi yang lebih dinamis antara publik dengan nilai-nilai warisan budaya. [T]

Penulis: I Gede Made Surya Darma
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Memperingati Seratus Tahun Walter Spies dengan Pameran ROOTS di ARMA Museum Ubud
Catatan Ringkas dari Seminar Lontar Asta Kosala Kosali Koleksi Museum Bali
Menyalakan Kembali Api “Young Artist Style”: Pameran Murid-murid Arie Smit di Neka Art Museum
Tags: digitaldigitalisasiMuseum
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Juru Sapuh | Cerpen Mas Ruscitadewi

Next Post

Merdeka 80 Tahun, Terjebak Penjajah Baru

I Gede Made Surya Darma

I Gede Made Surya Darma

Pelukis. Lulusan ISI Yogyakarta. Founder Lepud Art Management

Related Posts

Wujudkan Tri Hita Karana, KKN Tematik UPMI 2026 Sukses Bawa Perubahan Positif di Banjar Negari, Singapadu Tengah, Gianyar

by Dede Putra Wiguna
May 7, 2026
0
Wujudkan Tri Hita Karana, KKN Tematik UPMI 2026 Sukses Bawa Perubahan Positif di Banjar Negari, Singapadu Tengah, Gianyar

MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali) Kelompok VI Tahun 2026 sukses menyelenggarakan serangkaian program...

Read moreDetails

Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Torehkan Prestasi di Ajang Confident 2026

by Dede Putra Wiguna
May 2, 2026
0
Siswa SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar Torehkan Prestasi di Ajang Confident 2026

SUASANA semarak terasa di ajang Confident 2026 yang digelar Sekolah Tinggi Agama Islam Denpasar (STAID) pada 26 April 2026. Kegiatan...

Read moreDetails

Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

by tatkala
April 21, 2026
0
Perempuan dan Buku, Peringatan Hari Kartini di SMP Negeri 1 Singaraja

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, terbitlah kegiatan Talkshow dengan tema “ Perempuan Masa Kini dan Persamaan Gender”, di Ruang Guru...

Read moreDetails

Mahasiswa Prodi Sastra Bali Unud Membuat Kamus Digital, Aplikasikan Pembelajaran di Festival Kamus Digital

by Nyoman Budarsana
February 28, 2026
0
Mahasiswa Prodi Sastra Bali Unud Membuat Kamus Digital, Aplikasikan Pembelajaran di Festival Kamus Digital

Perkulihaan mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Bali Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana (Unud) boleh dibilang berbeda hari ini, Kamis 26...

Read moreDetails

Suart-Fox Hibahkan 30 Naskah Lontar ke Unit Lontar Universitas Udayana

by tatkala
February 26, 2026
0
Suart-Fox Hibahkan 30 Naskah Lontar ke Unit Lontar Universitas Udayana

Sebanyak 30 cakep naskah lontar koleksi pribadi David J. Stuart-Fox dihibahkan kepada Unit Lontar Universitas Udayana (ULU). Lontar berbagai genre...

Read moreDetails

Promosi Doktor Ni Luh Putu Putri Setianingsih: Strategi Teknologi dalam Menjaga Stabilitas Senyawa Bioaktif Kulit Jeruk Siam Kintamani

by tatkala
February 18, 2026
0
Promosi Doktor Ni Luh Putu Putri Setianingsih: Strategi Teknologi dalam Menjaga Stabilitas Senyawa Bioaktif Kulit Jeruk Siam Kintamani

Ni Luh Putu Putri Setianingsih dalam Ujian Terbuka Program Studi Doktor Ilmu Pertanian di Universitas Udayana, Denpasar, Rabu 18 Februari...

Read moreDetails

Slamat Trisila: Langkah-langkah Utama Mengubah Data Riset Menjadi Buku Layak Edar

by Ni Komang Sariasih
February 17, 2026
0
Slamat Trisila: Langkah-langkah Utama Mengubah Data Riset Menjadi Buku Layak Edar

Slamat Trisila dari Penerbit Pustaka Larasan memberikan peta jalan, atau langkah-langkah utama dalam mengubah tumpukan data riset menjadi buku yang...

Read moreDetails

Seratus Pemuda Bali–NTT Belajar Merancang Masa Depan Politik dari Keresahan Setiap Daerah

by Bagus WKP
February 10, 2026
0
Seratus Pemuda Bali–NTT Belajar Merancang Masa Depan Politik dari Keresahan Setiap Daerah

SERATUS pemuda dari Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) berkumpul di Denpasar untuk mengikuti Political Future Leader (PFL) Batch 3...

Read moreDetails

Prof Wayan Dibia dan Duk Hyung Yoo dari Korea Selatan Rancang Kolaborasi Pendidikan Seni Bali-Korea

by Nyoman Budarsana
February 8, 2026
0
Prof Wayan Dibia dan Duk Hyung Yoo dari Korea Selatan Rancang Kolaborasi Pendidikan Seni Bali-Korea

BALI-Indonesia dan Korea Selatan segera menjalin kerjasama dalam bidang seni dan pendidikan. Ini terjadi setelah akademisi dan maestro seni Prof....

Read moreDetails

The Silver Chapter: Hangatnya Reuni Alumni Tahun 2000 Foursma Singaraja

by tatkala
December 14, 2025
0
The Silver Chapter: Hangatnya Reuni Alumni Tahun 2000 Foursma Singaraja

Kebersamaan yang hangat dan penuh nostalgia terasa kental dalam kegiatan reuni alumni SMA Negeri 4 (Foursma) Singaraja yang bertajuk The...

Read moreDetails
Next Post
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

Merdeka 80 Tahun, Terjebak Penjajah Baru

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karena Tak Sabaran, Tika Pagraky Luncurkan Tiga Lagu Sekaligus dan Buka Cerita di Balik “Bli Made”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital
Ulas Musik

Di Balik Dinding Kastil: Pertahanan Diri dan Krisis Koneksi di Era Digital

DALAM lanskap rock progresif 1970-an, “Castle Walls” tampil sebagai balada megah yang sarat ketegangan emosional. Ditulis dan dinyanyikan oleh vokalis...

by Ahmad Sihabudin
May 14, 2026
Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan
Ulas Buku

Nietzsche Tidak Membunuh Tuhan

“Tuhan telah mati,” begitulah bunyi frasa yang dituliskan Nietzsche dalam Thus Spoke Zarathustra yang mencoba menyingkap kondisi sosial masyarakat saat...

by Heski Dewabrata
May 14, 2026
Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington
Esai

Batas Sains, Kesombongan Epistemik, dan Jalan Holistik: Membaca Ulang Eddington

Ketika Sains Diposisikan sebagai Kebenaran Tunggal: Ilusi Kepastian Modern Dalam percakapan publik modern, sains sering ditempatkan sebagai otoritas tertinggi pengetahuan....

by Agung Sudarsa
May 14, 2026
Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara
Panggung

Ubud Food Festival 2026: Jembatan Kolaborasi Khusus Kuliner, Ajang Petani Keren Berbicara

Ubud Food Festival ke-11 tinggal dua minggu mendatang, tepatnya pada 28 hingga 31 Mei 2026. Selama empat hari, ajang kuliner...

by Nyoman Budarsana
May 14, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Regulasi Baru, Antrean Baru: Permenkumham 49/2025 dan Ancaman bagi Iklim Investasi

TRANSFORMASI digital administrasi Perseroan Terbatas melalui Permenkumham Nomor 49 Tahun 2025 pada dasarnya merupakan langkah progresif negara dalam mewujudkan pelayanan...

by I Made Pria Dharsana
May 14, 2026
Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau
Pop

Tips Memilih Travel Malang Kediri dengan Harga Terjangkau

DALAM memilih jasa travel Malang Kediri memang tidak boleh asal-asalan karena ini akan berdampak langsung terhadap kenyamanan selama di perjalanan...

by tatkala
May 14, 2026
“Parasocial Relationship”: Antara Hiburan, Pelarian Emosional, dan Strategi Komunikasi Bisnis di Era Digital
Esai

Etika dan Empati di Atas Panggung: Peran MC dalam Menjaga Marwah Acara

PERISTIWA viral pada lomba cerdas cermat MPR baru-baru ini menjadi refleksi penting mengenai urgensi profesionalisme seorang Master of Ceremony (MC)...

by Fitria Hani Aprina
May 13, 2026
Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI
Esai

Menulis ‘Sunyi’ Jauh Sebelum Ada AI

JAUH sebelum ada teknologi kecerdasan buatan (AI), sejak dulu saya menulis dengan banyak perbendaharaan kata. Salah satunya “sunyi”. Terlebih dalam...

by Angga Wijaya
May 12, 2026
“Aura Farming” Pacu Jalur: Kilau Viral, Makna Tergerus, Sebuah Analisis Budaya Digital
Esai

Jebakan Kepercayaan Diri Digital: Mengapa Generasi Z Rentan di Hadapan AI

Marc Prensky, peneliti pendidikan Amerika yang memperkenalkan istilah digital natives pada 2001, menulis dengan penuh keyakinan. Ia berargumen bahwa anak-anak...

by Marina Rospitasari
May 12, 2026
Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali
Pameran

Pameran ‘Arka Umbara’ di TAT Art Space, Hasil Dari Perjalanan 14 Seniman Jongsarad Bali

Ini yang menarik dari Jongsarad Bali, kolektif seniman lintas bidang yang beranggotakan perupa, desainer, dan pembuat film. Setiap perjalanan mereka,...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya
Budaya

Pengunjung PKB 2026 Jangan Bawa Makanan dan Minuman dari Luar Taman Budaya

MENJAGA kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar Pesta Kesenian Bali (PKB) tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan...

by Nyoman Budarsana
May 11, 2026
Tugas Etnis Baduy: “Ngasuh Ratu Ngayak Menak”
Esai

Eksistensi Suku Baduy di Era Digitalisasi dan ‘Artificial Intelligence’

SAAT penulis baca informasi tentang makhluk bernama Artificial Intelligence  (AI) terus terang sangat tercengang dan ngeri sekali, bagaimana mungkin manusia...

by Asep Kurnia
May 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co