14 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Lewat Digitalisasi dan “Green Tourism”, Mahasiswa Politeknik Negeri Bali Menghidupkan Potensi Desa Muncan, Karangasem

Dede Putra Wiguna by Dede Putra Wiguna
July 24, 2026
in Pendidikan
Lewat Digitalisasi dan “Green Tourism”, Mahasiswa Politeknik Negeri Bali Menghidupkan Potensi Desa Muncan, Karangasem

Program Bina Desa oleh BEM KBM PNB di Desa Muncan, Karangasem│Foto: Dok. Oka

BANYAK program pengabdian masyarakat berakhir sebagai seremoni. Datang, memberi pelatihan, lalu pulang. Namun, program Bina Desa yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa (BEM KBM), Politeknik Negeri Bali (PNB) mencoba melangkah lebih jauh. Selama tiga akhir pekan berturut-turut, puluhan mahasiswa dari tujuh jurusan turun langsung ke Desa Muncan, Karangasem, untuk membangun sesuatu yang dapat terus dimanfaatkan masyarakat. Mulai dari digitalisasi desa, pengembangan pariwisata, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis green tourism.

Desa Muncan, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, dipilih bukan tanpa alasan. Desa ini memiliki kekayaan alam, budaya, dan potensi wisata yang besar, tetapi masih membutuhkan pendampingan dalam pengembangan digital dan pengelolaan potensi tersebut. Hasil survei awal yang dilakukan menunjukkan bahwa kebutuhan desa sejalan dengan kompetensi yang dimiliki mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu di Politeknik Negeri Bali (PNB). Dari titik temu itulah lahir kolaborasi yang kemudian diwujudkan melalui Bina Desa 2026.

Mengusung tema “Optimalisasi Potensi Desa melalui Digitalisasi dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Green Tourism”, kegiatan ini menjadi implementasi nyata salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa tidak hanya datang sebagai peserta kegiatan sosial, tetapi juga sebagai mitra yang menawarkan solusi berdasarkan keilmuan masing-masing.

Program Bina Desa oleh BEM KBM PNB di Desa Muncan, Karangasem│Foto: Dok. Oka

Rangkaian kegiatan dimulai pada 4–5 Juli 2026. Hari-hari pertama dimanfaatkan untuk mengenali kebutuhan masyarakat sekaligus membuka ruang kolaborasi. Workshop pembuatan eco-enzyme menjadi salah satu agenda awal yang mengajak masyarakat memanfaatkan limbah organik menjadi produk ramah lingkungan. Di saat yang sama, tim lain mulai membuat konten branding desa, mendokumentasikan berbagai objek wisata untuk kebutuhan website desa, melakukan survei penerangan desa, hingga memperkenalkan sistem pembayaran digital melalui implementasi QRIS.

Memasuki pekan kedua, fokus kegiatan bergeser pada pendampingan sesuai bidang keilmuan masing-masing jurusan. Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil melakukan survei kawasan Pura Puseh sebagai bagian dari upaya pengembangan kawasan. Dari Jurusan Akuntansi, masyarakat memperoleh sosialisasi mengenai pengelolaan keuangan yang lebih tertata. Sementara itu, Jurusan Pariwisata memberikan pemahaman mengenai konsep green tourism, sebuah pendekatan pariwisata yang tidak hanya mengejar kunjungan wisatawan, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan memberdayakan masyarakat lokal.

Kolaborasi lintas jurusan menjadi kekuatan utama program ini. Setiap kelompok membawa keahlian yang berbeda, tetapi seluruhnya diarahkan pada tujuan yang sama, yaitu membantu Desa Muncan berkembang sesuai potensinya.

Program Bina Desa oleh BEM KBM PNB di Desa Muncan, Karangasem│Foto: Dok. Oka

Puncak kegiatan berlangsung pada pekan ketiga. Berbagai hasil pendampingan mulai diwujudkan dalam bentuk yang dapat langsung dimanfaatkan masyarakat. Sebuah peta desa dipasang untuk memudahkan informasi wilayah. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dipasang di kawasan Tirta Yeh Sah sebagai bagian dari dukungan terhadap pemanfaatan energi terbarukan. Perangkat desa juga mendapatkan pelatihan penggunaan website desa agar mampu mengelola informasi secara mandiri. Sementara itu, penyebaran brosur QRIS dan pembuatan konten promosi wisata menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat identitas digital Desa Muncan.

Tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur maupun pelatihan, program ini juga mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap potensi desa. Digitalisasi diposisikan bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai alat untuk memperluas akses informasi, meningkatkan pelayanan, serta memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat lebih luas.

Program Bina Desa oleh BEM KBM PNB di Desa Muncan, Karangasem│Foto: Dok. Oka

Ketua Umum BEM KBM PNB, I Putu Oka Darmawan, mengatakan bahwa kekuatan utama Bina Desa terletak pada kolaborasi berbagai disiplin ilmu yang dimiliki mahasiswa.

“Kami melibatkan mahasiswa semester dua dan semester empat dari tujuh jurusan di Politeknik Negeri Bali. Masing-masing membawa kompetensi sesuai bidangnya, sehingga program yang dijalankan tidak berdiri sendiri, tetapi saling melengkapi. Yang terpenting, masyarakat, pemuda, dan perangkat desa ikut terlibat sebagai bagian dari proses, bukan hanya sebagai penerima manfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Bina Desa 2026, Gede Eka Indrayana, menilai program ini bukan sekadar agenda tahunan organisasi kemahasiswaan, melainkan ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat.

“Bina Desa merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga melihat langsung kebutuhan masyarakat dan berkontribusi melalui kompetensi yang mereka miliki,” katanya.

Program Bina Desa oleh BEM KBM PNB di Desa Muncan, Karangasem│Foto: Dok. Oka

Bagi panitia, keberhasilan program tidak berhenti pada selesainya seluruh rangkaian kegiatan. Yang jauh lebih penting adalah manfaat yang dapat terus dirasakan masyarakat setelah mahasiswa kembali ke kampus.

Salah satu panitia, Ni Kadek Venni Mahayani berharap seluruh luaran program dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Kami bersyukur seluruh rangkaian Bina Desa 2026 dapat berjalan dengan baik berkat dukungan semua pihak, mulai dari panitia, dosen pembina, Pemerintah Desa Muncan, hingga masyarakat. Harapan kami sederhana, semoga website desa, implementasi QRIS, sosialisasi green tourism, dan berbagai program pemberdayaan yang telah dilakukan benar-benar menjadi langkah awal bagi pengembangan Desa Muncan di masa mendatang,” ungkapnya.

Rangkaian Bina Desa 2026 kemudian ditutup dengan penyerahan website desa secara simbolis kepada Pemerintah Desa Muncan. Bersamaan dengan itu, Politeknik Negeri Bali juga menyerahkan plakat sebagai tanda penghormatan sekaligus simbol kerja sama yang telah terjalin.

Pada akhirnya, ketika teknologi dipadukan dengan kepedulian, dan ilmu pengetahuan berjalan berdampingan dengan semangat kolaborasi, desa tidak hanya menjadi sekadar tempat berkegiatan. Namun juga menjadi ruang belajar bersama, tempat lahirnya perubahan yang diharapkan terus berlanjut, bahkan setelah para mahasiswa kembali ke kampus.[T]

Reporter/Penulis: Dede Putra Wiguna
Editor: Jaswanto

Tags: Desa MuncanKKNPendidikanpoliteknik bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Kesetiaan Itu Mahal ——Ketika Gotawa Menafsirkan “Satya” Lewat Pameran Tunggal di Toke, Toko Kopi & Seni

Next Post

Kebaya Hari Ini, Masihkah Menutup Sesuai Adabnya?

Dede Putra Wiguna

Dede Putra Wiguna

Kontributor tatkala.co, tinggal di Guwang, Sukawati, Gianyar

Related Posts

Dari Rasa ke Kata: Cara Seru Belajar Bahasa Prancis

by Rusdy Ulu
October 8, 2026
0
Dari Rasa ke Kata: Cara Seru Belajar Bahasa Prancis

“J’aime atau je n’aime pas?” PERTANYAAN itu terdengar beberapa kali di LSPR Bali pada Senin, 28 September 2026. Saat itu,...

Read moreDetails

Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

by tatkala
October 3, 2026
0
Persami Gugus VI Banjar Tanamkan Karakter Pramuka Sejak Sekolah Dasar

SUASANA Lapangan Labuan Aji, Temukus, Banjar, tampak lebih ramai pada Sabtu (3/10/2026). Sejumlah siswa sekolah dasar datang membawa perlengkapan perkemahan....

Read moreDetails

Mahasiswa PPG Universitas Mahasaraswati Ajak Siswa SMPN 7 Denpasar Bijak Gunakan AI

by Dede Putra Wiguna
September 27, 2026
0
Mahasiswa PPG Universitas Mahasaraswati Ajak Siswa SMPN 7 Denpasar Bijak Gunakan AI

KECERDASAN buatan semakin dekat dengan kehidupan pelajar. Mencari informasi, memahami materi, menemukan ide, hingga membuat rangkuman kini dapat dilakukan dengan...

Read moreDetails

490 Mahasiswa Baru UPMI Bali Memulai Kehidupan Kampus lewat Malam Kreativitas

by Dede Putra Wiguna
September 9, 2026
0
490 Mahasiswa Baru UPMI Bali Memulai Kehidupan Kampus lewat Malam Kreativitas

SEBANYAK 490 mahasiswa baru Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI) Bali memulai kehidupan kampus melalui Malam Kreativitas Kampus dan Pembukaan Pengenalan...

Read moreDetails

Duta Bahasa Provinsi Bali Serahkan Model Pembelajaran Serasi kepada SLB Negeri 2 Denpasar

by Rusdy Ulu
August 29, 2026
0
Duta Bahasa Provinsi Bali Serahkan Model Pembelajaran Serasi kepada SLB Negeri 2 Denpasar

DENPASAR | TATKALA.CO -- Duta Bahasa Provinsi Bali menyerahkan Model Pembelajaran Serasi (Strategi Berbasis Multimodal bagi Disabilitas Rungu untuk Menyusun...

Read moreDetails

Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru

by Nyoman Budarsana
August 27, 2026
0
Agung Ngurah Astara, Kepala Sekolah SMKN 5 Denpasar dengan Perubahan dan Harapan Baru

SEMUA berawal dari kesungguhan, keteguhan, disiplin dan upaya kreatif dalam menggapai sebuah kemuliaan. Tidak mudah melewati dan menghadapi  tantangan dalam...

Read moreDetails

Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan

by Dede Putra Wiguna
August 24, 2026
0
Tikungan Desa Taro Dilengkapi Reflektor, Mahasiswa KKN-PPM XXXIII Udayana Dorong Keselamatan Pengguna Jalan

TIKUNGAN dengan jarak pandang terbatas menjadi titik yang membutuhkan perhatian lebih dari pengguna jalan. Karena itu, sejumlah tikungan di Desa...

Read moreDetails

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

by Dede Putra Wiguna
August 23, 2026
0
PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Etika Pers

SEBANYAK 102 anggota dan calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Gedung PWI...

Read moreDetails

UPMI Bali Lepas 237 Wisudawan, Rektor Ingatkan Gelar Bukan Sekadar untuk Dipajang

by Dede Putra Wiguna
August 19, 2026
0
UPMI Bali Lepas 237 Wisudawan, Rektor Ingatkan Gelar Bukan Sekadar untuk Dipajang

 “Gelar ini bukan untuk dipajang tapi untuk dibuktikan dengan karya.” Pesan Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta,...

Read moreDetails

FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris

by Dewi Yulianti
August 19, 2026
0
FGD Penelitian ISI Bali: Menggali Nilai-Nilai Karakter Kearifan Lokal untuk Pengembangan Drama Tari Berbahasa Inggris

DENPASAR | TATKALA.CO -- Institut Seni Indonesia (ISI) Bali melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Focus Group...

Read moreDetails
Next Post
Kebaya Hari Ini, Masihkah Menutup Sesuai Adabnya?

Kebaya Hari Ini, Masihkah Menutup Sesuai Adabnya?

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Merayakan 10 Tahun Cak Dlahom, Sosok Sufi yang Aneh dalam Buku Rusdi Mathari
Ulas Buku

Merayakan 10 Tahun Cak Dlahom, Sosok Sufi yang Aneh dalam Buku Rusdi Mathari

BUKU Rusdi Mathari berjudul Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya, genap berusia 10 tahuan. Buku Mojok, sebagai penerbit, merayakan ulang...

by Ahmad Hirzan Anwari
October 13, 2026
Bali Ketergantungan Kendaraan Pribadi
Esai

Bali Ketergantungan Kendaraan Pribadi

Pagi ini, Selasa, 13 Oktober 2026, saya ikut mengantre bensin. Bukan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), melainkan di...

by Angga Wijaya
October 13, 2026
Arsip Visual Ada, Arsip Pemikiran Tiada
Esai

Panggung Megah, Akar Goyah — Ketika Festival Seni Tidak Cukup Hanya Menjadi Tontonan, Tetapi Harus Meninggalkan Ingatan, Identitas, dan Pertanyaan Tentang Masa Depan Kebudayaan

SAYA merindukan sebuah festival seni dan budaya. Bukan semata-mata karena kemeriahannya, kerinduan saya justru tertuju pada sesuatu yang mungkin semakin...

by I Gusti Made Darma Putra
October 12, 2026
Jangan Jadikan Tinggal Kelas sebagai Hukuman —Menguji Keseriusan Negara Memperbaiki Kualitas Pendidikan
Esai

Jangan Jadikan Tinggal Kelas sebagai Hukuman —Menguji Keseriusan Negara Memperbaiki Kualitas Pendidikan

ADA satu pertanyaan mendasar yang seharusnya diajukan sebelum pemerintah memutuskan bahwa mulai 2027 siswa tidak lagi otomatis naik kelas: ketika...

by I Ketut Suar Adnyana
October 12, 2026
“Garbha Wedana: A Story Before It Begins”, Menelusuri Ruang Penciptaan Sebelum Kelahiran
Pameran

“Garbha Wedana: A Story Before It Begins”, Menelusuri Ruang Penciptaan Sebelum Kelahiran

"GARBHA Wedana: A Story Before It Begins" menjadi pameran perdana Dyurupa, komunitas seniman rupa berbasis di Bali. Pameran yang melibatkan...

by Nyoman Budarsana
October 12, 2026
Maguru Kuping & Maguru Sastra: Proses Inkubasi Gagasan Menuju Pondasi Literasi yang Kokoh
Esai

Dalang di Antara Dirinya dan Tokohnya: Sebuah Pembacaan Teatrikal Atas Dialog dengan Sanghyang Kala

ADA sebuah momentum dalam kisah Sapuh Leger yang bagi saya selalu terasa ganjil, menegangkan, sekaligus sangat teatrikal yaitu ketika sang...

by I Gusti Made Darma Putra
October 12, 2026
Wartawan Kehabisan Bensin
Esai

Wartawan Kehabisan Bensin

ADA cerita tentang wartawan yang kehabisan bensin di tengah perjalanan meliput berita. Sepeda motornya berhenti di pinggir jalan. Ia memeriksa...

by Angga Wijaya
October 12, 2026
Tiga Kali ke Ambon, Tiga Cara Membaca Indonesia
Tualang

Tiga Kali ke Ambon, Tiga Cara Membaca Indonesia

SUDAH cukup lama saya ingin menuliskan kembali tiga kali perjalanan saya ke Ambon, Maluku. Setiap perjalanan memiliki tujuan yang berbeda....

by Ahmad Sihabudin
October 12, 2026
Mau Dibawa ke Mana Kampus-Kampus Kita?
Esai

Menara Gading Yogyakarta yang (Tidak Boleh) Lupa Rumahnya Sendiri

YOGYAKARTA tak pernah sekadar menjadi nama di peta. Ia adalah sebuah janji. Sejak Ki Hadjar Dewantara mendirikan Perguruan Taman Siswa...

by S. Bekti Istiyanto
October 12, 2026
Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin
Esai

Sapta Timira dan Godaan Seorang Pemimpin

KEPEMIMPINAN sejati bukan sekadar kemampuan memerintah, melainkan kesanggupan mengendalikan diri. Sebab, tantangan terbesar seorang pemimpin sering kali bukan datang dari...

by Raka Prama Putra
October 10, 2026
Pameran Kolektif, Masih Pentingkah?
Ulas Rupa

Pameran Kolektif, Masih Pentingkah?

KITA yang terlampau serius atau memang ongkos sebuah industri adalah kekakuan kreatifitas. Barangkali unek-unek semacam ini yang berputar-putar di kepalaku...

by Made Chandra
October 10, 2026
“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara
Esai

“De Liunan Lala-Lele!” — Efektivitas Orang Bali dalam Berbicara

"De Liunan Lala-Lele!" Kalimat itu sering saya dengar sebagai orang Bali, terutama ketika maksud lawan bicara dianggap kurang jelas, berputar-putar,...

by Angga Wijaya
October 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co