6 March 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Ada Ayam Bakar Taliwang Enak Sekali di Bedugul, Nama Restonya “Taliwang Bersaudara”

Jaswanto by Jaswanto
August 4, 2025
in Kuliner
Ada Ayam Bakar Taliwang Enak Sekali di Bedugul, Nama Restonya “Taliwang Bersaudara”

Ayam bakar taliwang lengkap dengan pelecing kangkung dan beberuk terong di Taliwang Bersaudara | Foto: tatkala.co'Jaswanto

SAYA sengaja membubuhkan kata “enak” dalam judul tulisan sederhana ini. Selain, tentu saja, supaya Anda tertarik membaca dan syukur-syukur setelah itu tergerak untuk mencobanya, juga karena itu kesan kejujuran saya—sebenarnya ini soal selera dan setiap orang memiliki preferensi rasa yang berbeda—setelah menyantap seporsi ayam bakar taliwang di Taliwang Bersaudara.

Bisa saja menurut saya enak—bahkan enak sekali—tapi belum tentu bagi lidah Anda. Tetapi bagaimana bisa Anda mengatakan ayam bakar taliwang rumah makan Taliwang Bersaudara enak atau tidak kalau Anda belum mencicipinya? Untuk itulah saya sarankan Anda mencobanya terlebih dahulu.

Sebelum saya membicarakan soal rasa, suasana tempat, dan bagaimana kita dilayani, saya beritahu lokasi rumah makannya terlebih dahulu. Taliwang Bersaudara dibangun di pinggir Jl. Baturiti Bedugul, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, tepatnya di sebelah barat restoran Nasi Tempong Indra. Jika Anda dari arah Singaraja menuju Denpasar, Taliwang Bersaudara terketak setelah jalan shotcut Bedugul. Saat sampai di titik itu, coba pelankan kendaraan Anda—dan tengoklah kanan-kiri jalan—supaya tidak terlewat.

Plang Taliwang Bersaudara yang terpampang di pinggir Jl. Baturiti Bedugul, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali | Foto: tatkala.co/Jaswanto

Taliwang Bersaudara baru saja dibuka sekira lima bulan yang lalu. Tapi resep ayam bakarnya sudah diwariskan turun-temurun. “Dari nenek,” ucap Dicky Danuarta, owner Taliwang Bersaudara kepada saya. Keluarga Dicky memang asli Lombok, tempat ayam bakar taliwang dilahirkan. Pada masa Orde Baru, keluarga Dicky hijrah ke Bedugul juga karena ayam taliwang. Jadi, bisa dibilang, keluarga ini memiliki ikatan yang kuat dengan ayam bakar taliwang. Itu adalah kisah manis di balik sebuah restoran.

Restoran Taliwang Bersaudara memiliki suasana Sembalun yang sejuk dan menyenangkan, dan saya akan senang jika itu menjadi bagian dari lingkungan saya. Sebagaimana diketahui banyak orang, udara di Bedugul semacam mengandung sesuatu yang lain memang—yang kadang membuat Anda menggigil, tapi tak jarang pula membuat Anda merasa nyaman dan ketagihan ingin merasaknnya kembali.

Dengan konsep rumah joglo yang terbuka, membuat Taliwang Bersaudara kaya akan sirkulasi udara, tidak pengap, dan Anda dapat melihat geliat sekitar dengan leluasa. Ini pilihan yang tepat, menurut saya, sebab berada di Bedugul. Kalau saja Taliwang Bersaudara berdiri di pinggir jalan besar di Surabaya atau di Denpasar—yang berdebu dan ramai, bising—saya akan berpikir berulang kali untuk mengunjunginya.

Restoran ini setidaknya memiliki tiga perpaduan yang kentara. Bentuk bangunannya diadopsi dari Jawa (joglo), menunya dari Lombok, dan dibangun di Bedugul, Bali—yang memiliki suasana mirip-mirip seperti Sembalun di Lombok Timur. Ini penting saya tekankan karena Anda akan merasakan sensasi menyantap ayam bakar taliwang di tempat asalnya sendiri: Nusa Tenggara Barat.

Nah, pesanan saya sudah dihidangkan. Mari menikmatinya. Ya, pelayanan di rumah makan Taliwang Bersaudara memang cepat, sat-set, tak pakai lama. Saya jamin Anda tidak akan protes soal ini.

Lihatlah. Di depan saya sudah terhidang seekor ayam bakar taliwang lengkap dengan pelecing kangkung dan beberuk terong—ayam bakar taliwang disajikan dengan dua jenis sambal: pelecing kangkung dan beberuk (lebih mudahnya sebut saja pelecing terong bulat)—yang terlihat segar dan menggairahkan: keduanya menawan untuk dilihat dan disantap. Ukuran ayam yang saya pesan cukup untuk berdua (paket 1), tak kecil pun tak besar, tanggung, sedang saja.

Ayam bakar taliwang makan Taliwang Bersaudara, Bedugul | Foto: tatkala.co/Jaswanto

Tapi juga ada paket family untuk 5 orang. Ayamnya lebih besar dan nasinya sebakul. Jika Anda datang ramai-ramai, saya sarankan pesan paket family saja—tentu dengan harga yang sedikit lebih mahal daripada paket yang lain. Dan jangan khawatir, jika Anda sendirian, dan takut tak bisa menghabiskan seekor utuh, Anda bisa memesan paket hemat—yang berisi sebuah paha, tempe, tahu, sambal, pelecing kangkung, dan sepotong nanas segar.

Setelah beberapa saat saya habiskan untuk mengaguminya, kini saya benar-benar mencicipinya. Saat itulah ooh dan aah berubah menjadi hemm. Dan abaikan saja peralatan makan. Ini adalah pekerjaan untuk jari tangan.

Dan, ya Tuhan, beberuk terong Taliwang Bersaudara jangan sekali-kali Anda lupakan. Jika diminta untuk memilih antara pelecing kangkung atau beberuk terongnya, tanpa berpikir panjang saya akan katakan: beberuk terong—bahkan saya bisa memakannya tanpa nasi. Pedas cabai, bawang merah, asam tomat dan perasan jeruk limau sangat cocok dengan terong bulat mentah yang segar. Sebuah menu santap siang yang mengesankan.

Hidangan ayam bakar taliwang ini bagaikan paduan serat dan protein berwarna menggairahkan yang berkelas, dan saya melahapnya seperti labrador yang memamahhabis kibble-nya. Sebagai orang yang tidak terlalu suka daging ayam (Anda bisa menanyakan hal ini kepada istri saya), saya membuat pengecualian untuk ayam bakar taliwang di rumah makan Taliwang Bersaudara ini.

Ciri khas ayam bakar taliwang adalah ayam kampung muda yang diramu dengan bumbu-bumbu tertentu sehingga memberi rasa gurih, pedas—cita rasa bumbu yang kuat. Begitu pula yang saya rasakan saat mengunyah dan menelan ayam bakar taliwang di rumah makan Taliwang Bersaudara.

beberuk terong dan pelecing kangkung rumah makan Taliwang Bersaudara, Bedugul | Foto: tatkala.co/Jaswanto

Daging ayam di Taliwang Bersaudara tak alot seperti kebanyakan produk ayam bakar taliwang di tempat lain, dan tak gosong, kulitnya coklat karat dan matang. Membakar ayam seperti ini bukanlah sesuatu yang bisa Anda lakukan dengan tangan Anda di rumah. Dibutuhkan pengalaman untuk memastikannya tidak mengeras saat dibakar.

“Ini melalui tiga proses. Pertama ayam dibakar dengan baluran bumbu [rahasia], lalu disimpan di mesin pendingin. Kalau ada orang pesan, ayam tadi digoreng sebentar kemudian dibakar dan dilumuri bumbu lagi, baru dihidangkan,” terang Dicky. Dicky mengatakan kepada saya, sebagaimana sudah saya sampaikan di atas, bahwa resep ayam bakar taliwangnya ia dapat dari neneknya—yang akan saya sebut resep keotentikan Lombok.

Sebagai penutup, cobalah singgah kalau Anda tidak percaya. Rasakanlah betapa capat pelayanannya. Sisirlah menu-menu menariknya. Dan Anda akan merasakan perasaan bahwa Anda sedang duduk di tiga tempat sekaligus: Jawa, Lombok, dan Bali.

Cobalah ayam bakar taliwangnya, semangkuk pelecing kangkung, dan beberuk terong yang lezat; nikmati makan siang Anda dengan suasana yang berbeda. Saat saya hendak kembali ke Singaraja, beberapa keluarga datang berduyun memasuki Taliwang Bersaudara. Artinya, Taliwang Bersaudara benar-benar layak untuk dikunjungi.

Sekadar informasi, selain ayam bakar taliwang, di Taliwang Bersaudara juga menyediakan hidangan lainnya seperti gurami goreng, bebek (bakar dan goreng) taliwang, sop iga sapi, dan beberapa menu lainnya.[T]

Reporter/Penulis: Jaswanto
Editor: Adnyana Ole

Nasi Tekor di Desa Budaya Kertalangu, Warung yang Mewariskan Ingatan Tentang Tradisi Kuliner Bali
Lalapooh: Cinta, Crepes, dan Cerita di Tengah Pasar Senggol Pelabuhan Tua Buleleng
Sariasih dan Manisnya Jaja Sengait Gula Pedawa 
45 Tahun Rasa itu Tak Mati-mati: Ini Kisah Siobak Seririt Penakluk Hati
Tags: ayam bakar taliwangbaliBedugulLombokTaliwang Bersaudara
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Sesuhunan Desa Adat Kebon-Tegallalang Mesolah di Pura Dalem Agung Padangtegal dan Cerita Barong Macan Dibelit Ular

Next Post

Tribute to Maestro I Gusti Putu Made Geria pada Festival Mi-Reng 2025: New Music for Gamelan

Jaswanto

Jaswanto

Editor/Wartawan tatkala.co

Related Posts

Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026: Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

by Nyoman Budarsana
February 27, 2026
0
Pameran Kuliner Bulan Bahasa Bali 2026:  Padukan Menu Tradisional dengan Menu Terkini

Satu hal yang baru dalam perhelatan Bulan Bahasa Bali VIII tahun 2026 adalah pameran kuliner yang berlokasi sebelah barat Gedung...

Read moreDetails

Sepiring Warisan Dapur Ni Sarti

by Dede Putra Wiguna
January 11, 2026
0
Sepiring Warisan Dapur Ni Sarti

LANGIT masih gelap ketika aroma kayu bakar mulai menyelinap dari sebuah dapur sederhana di Banjar Gelulung, Sukawati, Gianyar. Matahari belum...

Read moreDetails

Kentongan Pak Mbung di Pasar Blahkiuh dan Tipat Tahu yang Tak Pernah Sepi

by Ni Putu Vira Astri Agustini
December 21, 2025
0
Kentongan Pak Mbung di Pasar Blahkiuh dan Tipat Tahu yang Tak Pernah Sepi

PAGI di Pasar Blahkiuh selalu dimulai dengan suara yang sama sejak puluhan tahun lalu. Bukan teriakan pedagang, bukan pula deru...

Read moreDetails

Dugong 21: Dari Kaset ke Lawar

by Dede Putra Wiguna
November 22, 2025
0
Dugong 21: Dari Kaset ke Lawar

“Mbok, nasi lawarnya tiga porsi, ekstra sate, minumnya temulawak ya!” ucap seorang pemuda saat memesan makanan, lalu tergesa masuk ke...

Read moreDetails

Twntytoo Coffee, Kopi dan Perjalanan Ical dari Kota ke Kota di Indonesia

by I Gede Teddy Setiadi
November 11, 2025
0
Twntytoo Coffee, Kopi dan Perjalanan Ical dari Kota ke Kota di Indonesia

KESAN friendly langsung terasa saat bertemu dengan Muhamad Faisal. Ia pemuda asal Pekanbaru, Riau, tapi kami bertemu di di Jalan...

Read moreDetails

Kisah Bu Jero, Penjual Jaja Laklak yang Tetap Bertahan dengan Tungku Kayu di Desa Banjar

by Putu Ayu Ariani
October 16, 2025
0
Kisah Bu Jero, Penjual Jaja Laklak yang Tetap Bertahan dengan Tungku Kayu di Desa Banjar

DINI hari di Desa Banjar, Kabupaten Buleleng, suasana masih diselimuti udara dingin. Namun di depan sebuah warung sederhana, cahaya api...

Read moreDetails

“Warung di Kebun”: Menemukan Teduh di Tengah Riuh Denpasar

by Ni Wayan Suwini
October 10, 2025
0
“Warung di Kebun”: Menemukan Teduh di Tengah Riuh Denpasar

JALAN Hayam Wuruk, Denpasar, pagi itu. Deru kendaraan, suara klakson yang saling bersahutan, dan rutinitas kota yang jarang berhenti terasa...

Read moreDetails

Bukan Entil, Bukan Pesor, Ini Ketongkol dari Marga  — Kulineran di Festival ke Uma Tabanan

by Dian Suryantini
October 5, 2025
0
Bukan Entil, Bukan Pesor, Ini Ketongkol dari Marga  — Kulineran di Festival ke Uma Tabanan

SEJAK pukul 16.00 wita, anak-anak di Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Tabanan, telah berkumpul di sawah. Mereka sedang menanti...

Read moreDetails

Warung Badak, Sajikan Kuliner Tradisional di Tengah Kota Denpasar

by Nyoman Budarsana
September 15, 2025
0
Warung Badak, Sajikan Kuliner Tradisional di Tengah Kota Denpasar

Makan di Warung Badak, serasa ada di desa tradisional yang damai. Restoran yang terletak di Jalan Badak I No.15, Desa...

Read moreDetails

Mencicipi 70 Varian Sambal Kerajaan dari 9 Puri di Bali Royal Chili Festival 2025

by Nyoman Budarsana
September 1, 2025
0
Mencicipi 70 Varian Sambal Kerajaan dari 9 Puri di Bali Royal Chili Festival 2025

ADA pemandangan menarik ketika para undangan dan pengunjung The Amazing Taman Safari Bali dipersilakan mencicipi sambal serangkaian dengan Bali Royal...

Read moreDetails
Next Post
Tribute to Maestro I Gusti Putu Made Geria pada Festival Mi-Reng 2025: New Music for Gamelan

Tribute to Maestro I Gusti Putu Made Geria pada Festival Mi-Reng 2025: New Music for Gamelan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    Penyuluh Bahasa Bali Temukan Lontar Tua Tahun 1615 Saka di Geria Kutuh Kawanan Klungkung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aku dan Cermin Retak | Cerpen Agus Yulianto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran
Esai

Nyepi: Sunyi sebagai Gerbang Kesadaran

NYEPI di Bali bukan sekadar hari raya agama. Ia bukan hanya ritual tahunan dengan aturan tidak menyalakan api, tidak bepergian,...

by Agung Sudarsa
March 5, 2026
Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik
Budaya

Kasanga Festival 2026, Hadir dengan Format Peed Aya dan Tanpa Konser Musik

DI Kota Denpasar, semangat menyambut Hari Raya Nyepi kembali berdenyut melalui gelaran Kasanga Festival 2026. Pemerintah Kota Denpasar memastikan perhelatan...

by Dede Putra Wiguna
March 5, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

‘Takjil War’: Ketika Antrean Menjadi Ruang Komunikasi Baru

SETIAP Ramadan beberapa tahun belakangan, sebuah fenomena hadir dan ramai diperbincangkan “takjil war”. Istilah yang terdengar seperti judul film laga...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 5, 2026
Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’
Esai

Berat Badan Naik, Risiko Ikut Melonjak: Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja —Refleksi ‘World Obesity Day’

SAAT ini kita sering disajikan pemandangan tentang seorang anak berangkat sekolah dengan uang saku cukup untuk membeli minuman manis berukuran...

by I Putu Suiraoka
March 4, 2026
Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas
Pemerintahan

Data Kemiskinan di Buleleng Harus Riil, Bukan Hanya Sekadar Catatan di Atas Kertas

KETUA DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya memberikan catatan kritis terkait dengan anomali data kemiskinan di Kabupaten Buleleng pada saat rapat...

by tatkala
March 4, 2026
‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo
Hiburan

‘The Story of White Piano’ Album Jazz dari Dodot Atmodjo

Pianis jazz senior Dodot Soemantri Atmodjo resmi merilis album debut bertajuk The Story of White Piano . Album jazz ini...

by tatkala
March 4, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

Korve, Bersihkan Sampah Republik!

PRESIDEN Prabowo Subianto dalam Rakornas pemerintah pusat–daerah menyerukan agar bupati, wali kota, TNI-Polri, bahkan menteri jika perlu ikut “korve” membersihkan...

by Petrus Imam Prawoto Jati
March 4, 2026
Kebijakan Politik Hukum Pertanahan Jelang Setahun Rezim Prabowo Subianto
Opini

Istri, Waris, dan Perwalian Anak dalam Perkawinan Hindu di Bali: Menempatkan Hukum Adat dalam Bingkai Konstitusi dan Keadilan Substantif

PERSOALAN kedudukan istri sebagai ahli waris atas harta bersama dan penetapan wali anak dalam perkawinan Hindu di Bali bukan semata-mata...

by I Made Pria Dharsana
March 3, 2026
Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia
Esai

Penutupan Selat Hormuz dan Ancaman bagi Mobilitas Disabilitas Indonesia

DUNIA tengah menyaksikan eskalasi konflik berbahaya di Timur Tengah. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari...

by I Made Prasetya Wiguna Mahayasa
March 3, 2026
Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua
Esai

Perang, Kekuasaan dan Pelajaran untuk Kita Semua

Dunia yang Selalu Berulang SEJARAH manusia adalah sejarah tentang konflik. Dari peperangan kuno antar kerajaan hingga ketegangan geopolitik modern, pola...

by Agung Sudarsa
March 3, 2026
’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer
Ulas Musik

’Dear Mr.Fantasy’: Kepemimpinan, Imajinasi, dan Kerapuhan Publik di Indonesia Kontemporer

Esai ini membaca lagu “Dear Mr. Fantasy” karya dari Traffic, sebagai cermin kebudayaan politik dan sosial Indonesia hari ini, sebuah...

by Ahmad Sihabudin
March 3, 2026
Benarkah Laki-Laki Tidak Perlu Bercerita?
Esai

Kentongan yang Tidak Lagi Berbunyi: Sahur Keliling dan Sunyi yang Kita Pilih Sendiri

DUA belas hari sudah kita menjalani puasa Ramadan. Saya masih ingat betul suara itu. Sekitar pukul tiga dini hari, dari...

by Ashlikhatul Fuaddah
March 2, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co