2 June 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Film Pendek “Made”: Kerasnya Hidup Keluarga Kecil Menghadapi Perkembangan Teknologi

Kadek Wisnu Oktaditya by Kadek Wisnu Oktaditya
June 26, 2025
in Ulas Film
Film Pendek “Made”: Kerasnya Hidup Keluarga Kecil Menghadapi Perkembangan Teknologi

Film Made

INI kedua kalinya saya mengikuti acara pemutaran film Layar Kolektif Bali Utara yang diselenggarakan oleh Singaraja Menonton di Buleleng, Minggu malam, 8 Juni 2025, di Agrowisata Lalangan Desa Sawan-Buleleng. Program Layar Kolektif Bali Utara di Sawan itu diselenggarakan Singaraja Menonton bekerjasama dengan Saka Pariwisata Kwartir Cabang Buleleng. Pemutaran film menjadi bagian dari acara Kemah Pelantikan Anggota Saka Parwisata tahun 2025.

Film-film yang diputar, dirangkum dalam program dengan judul “Masa Transisi”.  Ada tujuh film pendek yang dirangkai dalam program ini seluruhnya bergenre fiksi, karya para sutradara  dari Buleleng. Ketujuh film tersebut antara lainnya; “Metuun” (2019) yang digarap oleh Dewadi Wijaya, “Story” (2019) digarap oleh Eka Prasetya, “Nyambutin” (2021) digarap oleh Agus Primarta, “Made” (2022) digarap oleh Agus Primarta, “Al’r” (2023) Dian Suryantini, “Abu-abu” (2023) Dewadi Wijaya, “Renjana” (2023) Dian Suryantini.

Suasana pemutaran film di Agrowisata Lalangan Desa Sawan-Buleleng | Foto: Dok. Singaraja Menonton

Malam itu, saya duduk di deret kursi kedua dari akhir, tepat di belakang para anggota Pramuka Saka Pariwisata. Saya menyaksikan layar yang begitu besar menampilkan film yang semuanya menarik untuk ditonton. Saya dan para anggota pramuka, antusias menonton film yang ditampilkan. Pandangan dan perhatian saya, terfokus untuk menonton tujuh film yang ditayangkan.

Dari tujuh film yang diputar, pikiran saya terganggung dengan film berjudul Made. Dan, sebagai peserta Workshop Menulis Ulasan & Kritik Film, film “MADE” menarik untuk saya jadikan latihan untuk menulis kritik film.

 Film “Made” karya Agus Primarta ini tampaknya sangat relevan dengan kehidupan keluarga, terutama yang dalam konteks ekonomi, atau masalah keuangan keluarga. Film Made mengisahkan seorang anak bernama Made, berasal dari keluarga kurang mampu.

Suatu hari, Made bermain dengan teman-temannya. Made masih membawa mobil-mobilan dari botol plastik, namun temannya bermain game di HP. Made merasa iri, karena tak punya HP. Made berusaha meminta HP kepada ibunya, namun ditolak. Sebagai seorang janda dengan pekerjaan yang tak tetap, ibu Made tak mampu memenuhi keinginan anaknya.

Film ini merupakan realita masyarakat kelas menengah ke bawah. Benar-benar menampilkn kenyataan, sangat sesuai sekali dengan tagline Layar Kolektif Bali Utara “Cerita Kita, Suara Nyata”. Ekonomi, menjadi urusan yang sangat penting di dalam rumah tangga. Bagi keluarga mampu, yang telah selesai dengan urusan pangan pokok, akan bisa mengikuti arus perkembangan sosial. Urusan perut bukan lagi urusan yang mendasar. Sedangkan bagi orang yang kurang mampu, mereka akan bertanya dan berpikir dengan keras untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka harus bekerja lebih giat dari kebanyakan orang. Mereka harus menahan diri untuk tidak membeli barang yang tak perlu. Bagaimana bisa berpikir tentang urusan sandan dan papan, jika urusan pangannya belum mereka tuntaskan.

Sosok ibu dalam film Made | Foto: Dok. Singaraja Menonton

Film ini juga menceritakan tokoh Made yang juga ikut bekerja. Made mengumpulkan botol plastik. Ini realita yang sangat sering kita lihat di Buleleng. Anak-anak setelah pulang sekolah harus membantu orang tua bekerja, demi memenuhi kebutuhan pokok. Made sudah diajarkan langsung pada kerasnya kehidupan. Kondisi tokoh Made sangat berbeda dengan kondisi anak-anak lainnya yang ada di film tersebut. Made harus bekerja keras untuk kehidupan keluarga. Sikap ini, cerminan dari keberanian, kesadaran, dan tekad yang tinggi sudah tertanam sejak kecil.

Saya sebagai penonton sangat mengapresiasi Agus Primarta sebagai sutradara. Sutradara mampu menciptakan sebuah karya yang membuat penonton merasa terpakau karena cerita. Ceritanya dibuat sederhana, mudah dimengerti dan ending film yang mengejutkan. Made sebagai tokoh utama, menjadi anak kecil yang penuh tanggung jawab untuk keluarga. Made dipaksa berpikir lebih dewasa oleh tekanan Ekonomi. Pemeran Made berhasil membawakan karakter yang diinginkan Agus Primarta sebagai sutradara.

 

Penonton dari Saka Pariwisata Kwartir Cabang Buleleng | Foto: Dok. Singaraja Menonton

Dari sekian banyak keunggulan film ini, saya masih menumukan kekurangan dalam permainan angle kamera dan keaktoran. Dalam angle kamera, ada beberapa momen angle kamera terlalu jauh pada saat adegan dialog, dan tiba-tiba saja anglenya berubah menjadi sangat dekat. Pada keaktoran, beberapa aktor, ekspresi dan gerak tubuhnya yang masih kaku. Terlihat Agus Primarta sebagai sutradara berupaya keras untuk menghasilkan akting yang natural pada setiap aktornya.

Dari semua keunggulan dan kekurangan dari film Made ini, secara pribadi saya merasa terwakili dan tersuarakan. Saya berkali-kali mengalami hal yang sama seperti tokoh Made, tidak mampu mewujudkan hal yang saya inginkan. Seperti, ingin membeli sesuatu namun tidak terwujud karena uangnya tak ada. Film ini sangat mewakili banyak orang di dunia ini, terkhusus pada mereka yang berada di kelas ekonomi menengah ke bawah. [T]

Penulis: Kadek Wisnu Oktaditya
Editor: Adnyana Ole

Artikel ini adalah hasil dari pelatihan pada Workshop Menulis Ulasan & Kritik Film yang diselenggarakan Singaraja Menonton, dan artikel ini ditayangkan atas kerjasama Singaraja Menonton dan tatkala.co.

  • BACA JUGA:
Belajar Tingwe dari Film “Rita Coba Rokok”—Catatan Layar Kolektif Bali Utara di Kedai Umah Pradja, Singaraja
Mengutuk Pernikahan Usia Dini pada Film “Kembang Eleh” — Catatan Layar Kolektif Bali Utara di Seririt
Sedih-Tegang dalam Instrumen Film “Metuun” dan “Nyambutin” — Dari Layar Kolektif Bali Utara di Tejakula
Film “Story” dan “AI’r”: Tekhnologi dan Lain-lain | Catatan dari Layar Kolektif Bali Utara
Tags: filmfilm pendekSingaraja Menonton
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Arja Lingsar, Arja Kekinian, Arja Tak Jadi Mati — Catatan Diskusi Kawiya Bali di Pesta Kesenian Bali 2025

Next Post

Sambeng Agung, Perang Hama dari Canggu di Pesta Kesenian Bali 2025

Kadek Wisnu Oktaditya

Kadek Wisnu Oktaditya

Siswa SMK Negeri 3 Singaraja, Anggota dari komunitas pembaca, berbagi ide, dan kegiatan kepenulisan lainnya—Komunitas Jnana.

Related Posts

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

by Satria Aditya
June 1, 2026
0
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

Read moreDetails

Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

by Bayu Wira Handyan
May 11, 2026
0
Crocodile Tears (2024): Penjara Air Mata Buaya

RAUNGAN reptil purba itu masih terdengar samar, terus hidup, bahkan ketika saya berjalan keluar bioskop. Semakin jauh, raungan itu masih...

Read moreDetails

Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

by Doni Sugiarto Wijaya
May 10, 2026
0
Refleksi Usai Menonton Film ‘Pesta Babi’ di Ubud

PADA tanggal 9 Mei 2026, di malam hari, sekitar pukul 18:15 , saya mengunjungi Sokasi Café and Living. Alamat café...

Read moreDetails

Film ‘Michael’ : Merayakan Sang Raja, Menghindari Bayang-Bayang Kontroversi

by Made Adnyana
May 6, 2026
0
Film ‘Michael’ : Merayakan Sang Raja, Menghindari Bayang-Bayang Kontroversi

TIDAK banyak film biografi mampu merangkum kehidupan seorang musisi besar secara utuh. Ada yang memilih merayakan, ada pula yang mencoba...

Read moreDetails

Hoppers (2026): Kritik Sosial-Ekologis yang Setengah Hati

by Jaswanto
March 28, 2026
0
Hoppers (2026): Kritik Sosial-Ekologis yang Setengah Hati

SEJAK menonton video promosi singkatnya di media sosial, saya tahu bahwa Hoppers (2026) bukan sekadar film animasi yang diperuntukkan untuk...

Read moreDetails

Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

by Agung Kesawa Kevalam
February 12, 2026
0
Film ‘Sore: Istri dari Masa Depan’: Ketika Cinta Datang untuk Mengubah Takdir

ADA jenis cinta yang datang untuk menemani, dan banyak juga yang datang untuk mengingatkan. Itulah kesan yang saya dapatkan ketika...

Read moreDetails

Sisi Lain 1965 : ‘Surat dari Praha’ (2016)

by Rana Nasyitha
January 24, 2026
0
Sisi Lain 1965 : ‘Surat dari Praha’ (2016)

WAKTU itu saya melihat judul film ini di sebuah aplikasi/platform streaming lokal. Di antara kumpulan film indonesia lainnya, Surat Dari...

Read moreDetails

Alas Roban: Hermeneutika Ketakutan, Ibu, dan Ingatan Kolektif Jawa

by Ahmad Sihabudin
January 23, 2026
0
Alas Roban: Hermeneutika Ketakutan, Ibu, dan Ingatan Kolektif Jawa

BAGI generasi yang tumbuh sebelum jalan tol Trans Jawa rampung, nama Alas Roban bukan sekadar penanda geografis. Ia adalah kata...

Read moreDetails

Mengapa Kita Membutuhkan Drama untuk Bertahan Hidup? — Tanggapan untuk Jaswanto

by Angga Wijaya
January 21, 2026
0
Mengapa Kita Membutuhkan Drama untuk Bertahan Hidup?  — Tanggapan untuk Jaswanto

PADA esai Eskapisme dan Mikrodrama China di Media Sosial (Tatkala.co, 16 Januari 2026), saya sepakat dengan Jaswanto, sang penulis, dalam...

Read moreDetails

Eskapisme dan Mikrodrama China di Media Sosial

by Jaswanto
January 16, 2026
0
Eskapisme dan Mikrodrama China di Media Sosial

SEORANG pria muda jomlo dan kurang mampu dari zaman modern entah bagaimana ceritanya bisa melintasi waktu dan masuk ke tubuh...

Read moreDetails
Next Post
Sambeng Agung, Perang Hama dari Canggu di Pesta Kesenian Bali 2025

Sambeng Agung, Perang Hama dari Canggu di Pesta Kesenian Bali 2025

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pandemi, Hukum Rta, dan Keimanan Saya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta dan Penyesalan | Cerpen Dede Putra Wiguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur
Ekonomi

PT Garuda Mas Anugerah Resmikan Kantor di Bali: Beri Awarding Bagi Para Afiliator, Perluas Jangkauan Pelayanan di Kawasan Indonesia Timur

Ketika namanya disebut, Ni Ketut Sari langsung berteriak kegirangan. Teriakannya, langsung disambut seluruh peserta yang hadir memenuhi ruangan, seperti para...

by Nyoman Budarsana
June 1, 2026
’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan
Ulas Musik

’Africa’ dan Kerinduan Universal: Lagu Pop sebagai Doa Sekuler Kemanusiaan

LAGU ”Africa” karya Toto sering dibaca secara dangkal sebagai romansa eksotis atau nostalgia pop era 1980-an. Namun jika ditempatkan dalam...

by Ahmad Sihabudin
June 1, 2026
Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik
Khas

Menjemput Cahaya Ilmu —Prestasi Guru dan Murid SMPN 2 Banjar dalam Ajang Nyalanesia, FLS3N, dan Berbagi Praktik Baik

Di bawah langit Mei yang teduh, halaman SMPN 2 Banjar kembali dipenuhi cahaya kebanggaan. Bulan yang identik dengan harum tanah...

by Putu Agus Eka Pradnyana
June 1, 2026
Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita
Ulas Film

Ki Ai Nirnur —Ketika Ogoh-Ogoh Bertanya tentang Kita

SORE itu, 31 Mei 2026, Cinepolis di Plaza Renon, Denpasar, terasa berbeda. Tidak ramai seperti biasanya. Tidak ada antrean panjang...

by Satria Aditya
June 1, 2026
Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?
Esai

Bali Sané Mangkin: Pembiasaan Laku Malalaksana?

PEMBIASAAn terhadap cara pandang ataupun perbuatan yang tidak sepantasnya (mala-laksana/malalaksana) adalah benalu. Pembiasaan ini mengaburkan batas antara yang patut dan...

by Rsi Suwardana
June 1, 2026
Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati
Khas

Di Tengah Dunia yang Semakin Pintar, Manusia Jangan Sampai Kehilangan Hati

Catatan tentang AI, media sosial, dan manusia yang semakin sulit mendengar suara hatinya sendiri. KADANG-KADANG saya merasa bahwa perubahan terbesar...

by Emi Suy
June 1, 2026
Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif
Esai

Perayaan Hari Lahir Pancasila Zaman Now, Dari Seremoni Menuju Kesadaran Kolektif

Hari Lahir Pancasila: Merayakan Gagasan Besar Bangsa Setiap tanggal 1 Juni bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila. Pada hari itu,...

by Agung Sudarsa
June 1, 2026
Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara
Budaya

Penayangan Perdana Film Dokumenter IMAJI Karya Heri Windi Anggara

BAYANGKAN sebuah dunia tanpa warna, tanpa garis, dan tanpa bayangan sejak pertama kali kamu membuka mata di dunia. Bagi kebanyakan...

by Satria Aditya
May 31, 2026
Radio Tua Kakek Panjul
Dongeng

Radio Tua Kakek Panjul

PAGI di Desa Muncuk Sari selalu datang dengan cara yang sama. Perlahan, lembut, seperti tangan yang membelai tanpa suara. Kabut...

by Dede Putra Wiguna
May 31, 2026
Si Cantik dan TV | Cerpen  Ayu Ugie Pratiwi
Cerpen

Si Cantik dan TV | Cerpen  Ayu Ugie Pratiwi

DULU ketika aku masih kecil, aku mendengar kisah tentang cinta pertama Ayah. Aku tidak tahu apa aku boleh mendengar kisah...

by Ayu Ugie Pratiwi
May 31, 2026
Puisi-puisi Muammar Qadafi Muhajir | Kelambu
Puisi

Puisi-puisi Muammar Qadafi Muhajir | Kelambu

Kelambu Suatu hari, aku bicara dengan kelambuDia berkeluh kesah tentangmalam itu doa-doakutidak sengaja tersangkut di ketiaknyaIa bilang ia khilaf dan...

by Muammar Qadafi Muhajir
May 31, 2026
Menata Luka, Merawat Jiwa  —Pengantar Buku ‘Laki-laki yang Menata Lukanya di Rak Buku’ karya Angga Wijaya
Ulas Buku

Menata Luka, Merawat Jiwa  —Pengantar Buku ‘Laki-laki yang Menata Lukanya di Rak Buku’ karya Angga Wijaya

SAYA masih ingat pertemuan pertama dengan Angga Wijaya di sebuah rumah sakit besar di Denpasar, bertahun-tahun lalu, ketika saya masih...

by dr. I Gusti Rai Putra Wiguna, Sp.KJ
May 31, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co