13 July 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Pendekatan “Deep Learning” dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila   

I Nyoman Tingkat by I Nyoman Tingkat
May 12, 2025
in Khas
Pendekatan “Deep Learning” dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila   

PROJEK Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P-5) di SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska)  telah memasuki fase akhir, bersamaan dengan berakhirnya Program Sekolah Penggerak (PSP). Syukur tiada akhir bagi Toska karena sebagai penyelenggara PSP, bisa menuntaskan program dengan puncak pelaksanaan Pameran Pendidikan. Sejumlah penyenggara PSP lebih memilih panen instan, dalam rentang waktu 3 bulan. Saya memilih panen setahun sekali sesuai dengan karakter sekolah yang berada di Gumi Delod Ceking. Karakter Gumi Delod Ceking, adalah bumi agraris yang mengandalkan bercocok tanam dengan restu Bhatara Lelangit melalui hujan sebagai titra amerta.

Petani di Gumi Delod Ceking dengan sawah tadah hujan hanya mungkin panen setahun sekali, dengan musim tanam awal penghujan dan panen menjelang hujan berakhir. Semangat kearifan lokal agraris itulah yang saya coba adopsi ke PSP. Untuk diketahui, Toska adalah penyelenggara PSP Angkatan II yang mulai dijalankan sejak 2022 dan berakhir pada 2025 bersamaan dengan dihapusnya Program PSP oleh Kemendikdasmen. Untuk menjadi Sekolah Penggerak, tidaklah mudah.

Saya sebagai Kepala Sekolah mendaftar dengan kesadaran belajar yang sekarang disebut mindful leaning. Astungkara bisa lulus dengan tahapan seleksi superketat dalam suasana Pandemi Covid-19. Saya mengikuti  tes mengajar secara daring dan wawancara mendalam persis pada Penampahan Galungan, 9 November 2021. Tahapan tes ini dilalui, setelah dinyatakan lulus seleksi esai yang dikirim tiga bulan sebelumnya. Seleksi PSP tidak mudah dan tidak main-main. Saya harus bersaing dengan 13.000 sekolah di seluruh Indonesia. Tanpa kesadaran dan ketekunan belajar ditambah kolaborasi dengan sejawat dan siswa, tampaknya sulit untuk dapat tiket sebagai Sekolah Penggerak, bagi Toska yang masih bayi pada 2021, pada usia 2 tahun.

Berdasarkan pengalaman menjalankan PSP selama 3 tahun, sesungguhnya pendekatan deep learning sudah dilaksanakan. Pembelajaran di PSP juga menganut prinsif belajar menyenangkan (joyful learning), bermakna (meaning ful learning), dan berkesadaran (mindful learning). Bahkan, Sekolah Penggerak mendapat karpet merah untuk pendampingan secara terstruktur dari Balai Guru Penggerak (BGP)  yang kini berubah menjadi  Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (Balai GTK). Sesuai dengan namanya, Sekolah Penggerak menjadi motor penggerak. Tentu saja, motor bisa bergerak bila tangkinya berisi minyak. Pemerintah melalui, Kemedikbud Ristek Dikti kala itu meminyaki semua Sekolah Penggerak dengan BOS Kinerja selama 3 tahun berturut-turut. Selain itu, Sekolah Penggerak juga mendapatkan BOS Reguler.

BOS Kinerja bagi Sekolah Penggerak dapat digunakan untuk penguatan pembelajaran termasuk P-5 mulai dari perencanaan, pelaksanaan Pameran, sampai evaluasi dan tindak lanjut. Filosofi BOS adalah penggunaan anggaran sebesar-besarnya untuk kepentingan peserta didik baik dalam pembelajaran maupun pembentukan karakter dan nilai-nilai positif termasuk kewirausahaan. Sayangnya, pada 2025, BOS Kinerja untuk PSP tidak ada lagi.  Sebenarnya, pada akhir tahun ketiga PSP juga dirancang Pameran Hasil Belajar Bersama di Kabupaten/Kota se-Bali, sebagai tanda tamat dan kepada Kepala Sekolahnya diberikan Sertifikat Guru Penggerak.

Namun demikian, untuk menuntaskan PSP di Toska, saya konsisten melaksanakan Pameran Hasil Belajar pada akhir Tahun Pelajaran pada bulan Mei, setiap tahun selama 3 tahun berturut-turut. Untuk Pameran tahun ini, kegiatan berlangsung selama tiga hari, 6 s.d. 8 Mei 2025 bertempat di lapangan sekolah. Mengapa Mei ?

Pertama, mengenang kelahiran Ki Hadjar Dewantara sekaligus merayakan Hari Pendidikan Nasional. Zaman Anies Baswedan menjadi Mendikbud, Mei ditetapkan sebagai Bulan Pendidikan dan Zaman Nadiem Makarim Mei ditetapkan sebagai Bulan Merdeka Belajar. Zaman Orde Baru, Presiden Soeharto menyebut Mei sebagai Bulan Buku Nasional. Semua itu menjadi pengingat betapi literasi tidak bisa dipisahkan dari dunia Pendidikan.

Kedua, Mei adalah bulan menjelang akhir tahun pelajaran ditandai dengan Penilai Akhir Tahun (PAT) mengakhiri semester genap menjelang kenaikan kelas.  Penilaian P-5 juga baru muncul pada akhir semester genap. Dengan demikian, pilihan Pameran Hasil Belajar dalam P-5 di Toska sangat tepat. Panen setahun sekaligus mengimani kearifan lokal agraris dengan system bercocok tanam sawah tadah hujan.

Kegiatan Pameran P-5 di Toska berlangsung 3 hari (6 –8 Mei 2025) diawali dengan persembahan  Tari Maskot SMA Negeri 2 Kuta Selatan “Sisya Natya Jnani”. Pameran P-5 ini dibuka oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Kuta Selatan dengan penancapan kayonan. Pada pidato pembukaan I Wayan Windiana menyambut baik Pameran P-5 di SMA Negeri 2 Kuta Selatan. “Ini adalah model pembelajaran dalam menumbuhkembangkan karakter bangsa berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Nilai-nilai yang telah diniatkan oleh para pendiri bangsa dalam menguatkan ideologi bangsa”, kata I Wayan Windiana yang didaulat memberikan sambutan secara mendadak oleh Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan.

Pameran hasil belajar ini meliputi topik Bhineka Tunggal Ika, Kearifan Lokal, Kewirausahaan, Suara Demokrasi, Rekayasa Teknologi, Gaya Hidup Berkelanjutan, Bangunlah Jiwa dan Raganya. Topik-topik itu diterjemahkan oleh para siswa melalui aneka produk baik dalam bentuk seni pertunjukan, kuliner, maupun teknologi sederhana. Melalui projek ini, banyak pelajaran kolaboratif yang dilakukan siswa secara  lintas kelas dan lintas sekolah. Hal ini tampak dari  kerja sama Toska dengan SLB Negeri 1 Badung yang membawakan Tari Sekar Jepun yang nyaris dibawakan dengan sempurna oleh siswa tuna rungu, dipandu oleh ibu gurunya seiring suara gamelan mengalun. Begitu juga sebaliknya, SMA Negeri 2 Kuta Selatan juga biasa memeriahkan acara di SLB Negeri 1 Badung sebagai bagian dari upaya mewujudnyatakan Pendidikan yang inklusif.

 Di samping itu, melalui Pameran P-5, siswa juga berguru ke tokoh-tokoh masyarakat adat dan dinas. Mereka belajar berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar,  sebagai bagian dari hidup bermasyarakat sesuai dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Ini juga untuk menunjukan bahwa siswa adalah makhluk homohumanus yang monodualistis, sebagai makhluk individu sekaligus makhluk sosial.

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan mengajak para siswa dan guru untuk melaksanakan Pameran P-5 dengan sungguh-sungguh sebagai bagian dari pesta hasil belajar. Sebagai bagian dari pesta, seyogyanya dilaksanakan dengan riang gembira (joyful learning), bermakna (meaning ful learning), dan berkesadaran (mindful learning). Dengan demikian, melalui Pameran P-5 sesungguhnya telah dilaksanakan pendekatan mendalam dalam pembelajaran (deeplearning), sebagaimana arahan Mendikdasmen, Abdul Mu’ti.

Dengan demikian, gagasan Mendikdasmen bukanlah hal baru, kecuali kemasannya dalam program. Benar pernyataan Pramudya Ananta Toer, “Seorang terpelajar haruslah sudah adil sejak dalam pikirannya, apalagi dalam perbuatannya”. Pernyataan itu juga mewakili pembelajaran dengan pendekatan deep learning.

Pantas pula dicatat bahwa Pameran P-5 di SMA Negeri 2 Kuta Selatan disambut antusias para siswa dan guru. Keriangan siswa tampak dari hasil jualannya yang ludes sebelum waktunya. “Bahannya habis Pak. Besok ya, Pak,” kata seorang siswa yang menjual minuman segar ketika ada guru mau membeli minuman.

 Guru dan siswa dari berbagai sekolah juga hadir berpartisipasi dalam Pameran P-5 Toska. Ada semacam konvensi  arisan antarsekolah dalam Pameran P-5. Mereka mendapat kupon undangan bazar dan dapat ditukar di stand pameran. “Salut buat siswa Toska semangat melaksanakan kegiatan P-5 di tengah  guyuran hujan pagi. Menjelang siang, makin cerah. Saya datang telat. Syukur dapat mengukar kupon”, kata Kertaning Widya dari SMA Negeri 1 Kuta yang memuji pelayanan siswa Toska.  Mereka menikmati makanan yang dijual siswa Toska sambil mendengarkan  dan menonton modern dance yang dibawakan para siswa. [T]

Penulis: I Nyoman Tingkat
Editor: Adnyana Ole

BACA artikel lain dari penulis NYOMAN TINGKAT

  • BACA JUGA:
Sekolah Rakyat Vs Sekolah Reguler   
Berguru Pada Founder Gerakan Sekolah Menyenangkan di Yogyakarta
Membaca Arah  Pendidikan Lima Tahun ke Depan    
Tags: Gumi Delod CekingPendidikanSMAN 2 Kuta Selatan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Refleksi Visual Made Sudana

Next Post

Anniversary Puri Gangga Resort ke-11, Pertahankan Konsep Tri Hita Karana

I Nyoman Tingkat

I Nyoman Tingkat

Kepala SMA Negeri 2 Kuta Selatan, Bali

Related Posts

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
0
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

Read moreDetails

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
0
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

Read moreDetails

Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Festival Seni Bali Jani VIII, Panggung Kolaborasi dan Eksperimentasi Seni Bali

FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 dipastikan hadir lebih semarak. Festival yang menjadi ruang apresiasi seni modern, kontemporer,...

Read moreDetails

Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

by Nyoman Budarsana
July 10, 2026
0
Lepas 52 Tukik dan Tanam Kelapa, Prama Sanur Beach Bali Rayakan HUT dengan Aksi Peduli Lingkungan

PAGI itu, suasana Pantai Cemara, Sanur, mulai dipenuhi antusiasme. Meski sinar matahari sudah terasa menyengat, puluhan orang tetap bersemangat mengikuti...

Read moreDetails

Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

by Rohmah Nia Chandra Sari
July 9, 2026
0
Sukses Digelar, PEKSIMASIF 2026 Lahirkan Talenta Seni Baru di FISIP Unsoed

RANGKAIAN ajang bergengsi Pekan Seni Mahasiswa FISIP (PEKSIMASIF) 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 28 hingga 30 April 2026,...

Read moreDetails

Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

by Chandra Manikan
July 9, 2026
0
Memupuh Desa, Memupuk Dualitas

SAMPAI HARI INI, pupuh itu mengendap lebih lama di pikiranku. Buku “Bali, Pandemi, Refleksi: Dinamika Politik Kebijakan dan Kritisme Komunitas”,...

Read moreDetails

Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

by Dede Putra Wiguna
July 8, 2026
0
Membincangkan Puisi dan Kesadaran Kolektif di Singaraja Literary Festival 2026

“SETIAP penyair kalau ia menyuarakan lukanya, ia sebenarnya menyuarakan luka manusia.” Kalimat itu meluncur dari Yahya Umar, Sabtu, 4 Juli...

Read moreDetails

Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 7, 2026
0
Aroma Kopi, Kuliner, dan Percakapan yang Menghidupkan Singaraja Literary Festival 2026

AROMA kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi siobak dan tipat santok menyambut setiap langkah pengunjung di belakang panggung utama...

Read moreDetails

Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

by Agung Sudarsa
July 7, 2026
0
Belajar Mendengarkan Bumi: Refleksi dari Workshop Biodinamik di Griya Yangloni, Gianyar

MINGGU, 21 Juni 2026, di Griya Yangloni milik Dokter Ida Bagus Kesnawa, MM, di Banjar Buruan, Gianyar, sebuah pengalaman sederhana...

Read moreDetails

Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

by Nyoman Budarsana
July 6, 2026
0
Bagai Pasukan Perang, Tim Volunteer AVIRAMA “Kejar Sampah” di Singaraja Literary Festival 2026

BAGAI pasukan di medan perang, petugas kebersihan dalam ajang Singaraja Literary Festival (SLF) 2026 tak membiarkan sepotong sampah pun tertinggal....

Read moreDetails
Next Post
Anniversary Puri Gangga Resort ke-11, Pertahankan Konsep Tri Hita Karana

Anniversary Puri Gangga Resort ke-11, Pertahankan Konsep Tri Hita Karana

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ketika Gerak Mengalahkan Bunyi: Baleganjur PKB dalam Bayang-bayang Sirkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kacak Kicak dan Pembacaan Akan Sesuatu yang Setengah-Setengah

    23 shares
    Share 23 Tweet 0
  • Ketamuan Lazzer yang Merayakan Bulan Bung Karno di Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani
Panggung

Rockestrasi, Ketika Rock dan Orkestra Bersatu di Festival Seni Bali Jani

DENTUMAN drum, raungan gitar listrik, dan koor ratusan penonton menggema di Panggung Madya Mandala, Taman Budaya Bali, Minggu (12/7/2026) malam....

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan
Panggung

“Sumpah Drupadi”, Panggung Refleksi tentang Martabat dan Keadilan

PERTUNJUKAN drama klasik persembahan Sanggar Teater Mini pada pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) VIII Tahun 2026 membangkitkan nostalgia penonton,...

by Nyoman Budarsana
July 13, 2026
Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali
Panggung

Festival Seni Bali Jani 2026 Resmi Bergulir, Ruang Kreativitas Baru Seni Modern dan Kontemporer Bali

Usai menutup rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali langsung membuka lembaran baru perjalanan kesenian melalui...

by Nyoman Budarsana
July 12, 2026
PANTANGAN MENGKONSUMSI ALKOHOL DALAM HINDU
Esai

HINDU BALI OLENG KARENA TIGA PILAR SUCI TAK SEIMBANG?

— Sugi Lanus, Catatan Harian 8 Juli 2026 Agama Hindu di Bali berdiri di atas tiga pilar suci yang tak...

by Sugi Lanus
July 12, 2026
Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh
Khas

Pra-Ignite Fest Kesbam, Membangun Keakraban Sebelum Mengenal Lebih Jauh

PAGI itu, matahari belum membumbung tinggi. Namun halaman SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) sudah dipenuhi ratusan wajah baru penuh...

by Dede Putra Wiguna
July 12, 2026
Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum
Esai

Mengajar Sastra dengan Pendekatan Literasi: Implementasi Sastra Masuk Kurikulum

Materi ini akan disampaikan dalam Festival Seni Bali Jani VIII, Denpasar 20 Juli 2026 MENJADI dosen sastra bagi saya bukan...

by I Wayan Artika
July 12, 2026
Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno
Ulas Buku

Yang Paling Dalam, Yang Tetap Online  —Prolog untuk Buku Puisi “Yang Paling Dalam, Yang Paling Diam” karya Chris Triwarseno

KITA tidak memulai dari halaman kosong. Kita masuk ketika semuanya sudah berlangsung. Layar sudah menyala, jempol bergerak hampir tanpa perintah,...

by IRZI
July 12, 2026
Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana
Esai

Tak Ada Goresan yang Salah —Mengenang Made Budhiana

Hal pertama yang saya ingat dari Made Budhiana bukanlah lukisan. Melainkan suara The Doors yang diputar keras-keras di studionya. Kadang...

by Agung Bawantara
July 12, 2026
Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud
Panggung

Keserakahan yang Menghancurkan Persaudaraan: Drama-Tari “Pemurtian Sunda Upasunda” Hidupkan Kembali Pesan Adiparwa di Piodalan Pura Dalem Desa Adat Ubud

SERANGKAIAN dengan Upacara Piodalan Pedudusan Alit di Pura Dalem Desa Adat Ubud pada Rahina Anggara Kasih Medangsia, hari Selasa (7/7/2026),...

by Agus Eka Cahyadi
July 11, 2026
Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa
Ulas Pentas

Tubuh-Properti-Panggung “Gita Sarayu” Desa Selat, Karangasem: Catatan Ringkas dari Perspektif (Seni) Rupa

BERDAMAI dengan panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali, Art Centre di Denpasar tidaklah mudah, sebab siapa pun yang...

by Dewa Purwita Sukahet
July 11, 2026
Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar
Khas

Belajar, Mencoba, Lalu Menemukan—Dari Workshop Pembelajaran Mendalam Berbasis STEM di SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar

SUASANA ruang pertemuan SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar hari itu terasa berbeda. Para guru berdiri mengelilingi meja, saling berdiskusi, tertawa,...

by Dede Putra Wiguna
July 11, 2026
Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual
Pameran

Made Wiradana Hadirkan Kacatri, Menandai Transformasi Seni yang Berakar pada Laku Spiritual

PERUPA Bali Made Wiradana kembali menegaskan perjalanan artistiknya melalui pameran tunggal bertajuk Kacatri yang digelar di Santrian Art Gallery, Sanur....

by I Gede Made Surya Darma
July 11, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co