2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Harapan pada Jamu, Realitas pada Olahraga: Menurunkan Berat Badan dengan Bijak

Arix Wahyudhi Jana Putra by Arix Wahyudhi Jana Putra
April 29, 2025
in Khas
Harapan pada Jamu, Realitas pada Olahraga: Menurunkan Berat Badan dengan Bijak

Ilustrasi diolah dari Canva

BELAKANGAN ini saya melihat ibu saya makin tertarik pada berbagai promosi jamu pelangsing yang muncul di media sosial, terutama di facebook. Klaim-klaim seperti “turun berat badan tanpa olahraga” selalu tampak menarik dan menjanjikan solusi instan. Ibu saya memang punya upaya untuk menurunkan berat badan.

Upaya ibu saya ini membuat saya terusik. Apakah jamu pelangsing benar-benar bisa melangsingkan badan? Atau adakah cara yang lebih efektif?

Tulisan ini saya buat untuk berbagi pandangan bahwa, meskipun jamu memiliki manfaat tertentu, olahraga tetap menjadi kunci utama dalam menurunkan berat badan.

Memahami Jamu Pelangsing, untuk Fat loss atau Weight loss?

Jamu pelangsing telah digunakan selama bertahun-tahun dalam tradisi kesehatan alami. Beberapa bahan yang biasa ditemukan dalam jamu ini, seperti kunyit, jahe, daun jati belanda, dan lidah buaya, memang memiliki manfaat kesehatan tertentu. Misalnya, penelitian menunjukkan bahwa kurkumin dalam kunyit dapat membantu mengurangi indeks massa tubuh dan lingkar pinggang (Alodokter, 2025).

Jahe, dengan kandungan gingerolnya, juga diketahui dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Namun, perlu diingat bahwa penelitian mengenai efektivitas bahan-bahan ini dalam menurunkan berat badan masih terbatas dan tidak bersifat konklusif.

Sebuah studi dari Neliti menunjukkan bahwa penggunaan jamu selama lebih dari 60 hari dapat memberikan hasil dalam menurunkan berat badan (Neliti, 2025). Namun, hasilnya sering kali tidak signifikan jika tidak dibarengi dengan perubahan gaya hidup yang lebih sehat.

Selain itu, jamu pelangsing bukan tanpa risiko. Efek samping seperti gangguan pencernaan, interaksi dengan obat-obatan tertentu, hingga risiko penyakit sistem di dalam tubuh yang terdiri dari jantung, pembuluh darah, dan darah, yang berfungsi untuk mengangkut nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh atau kardiovaskular dapat terjadi, terutama jika jamu dikonsumsi tanpa panduan yang tepat (Alodokter, 2025).

Masih merasa kurang puas dengan pernyataan yang saya dapatkan di internet, alhasil, dalam menyusun tulisan ini, saya bertemu dengan Gede Dharma Wijaya, seorang pemilik Toko Jamu Sari Mulya di kawasan Perempatan Panji, Singaraja. Kunjungan saya ke sana berawal dari keingintahuan akan sudut pandang praktisi lokal mengenai jamu pelangsing.

Gede Dharma Wijaya menjual jamu sudah dari tahun 1980-an. Dia menjelaskan bahwa jamu pelangsing pada masa lalu lebih dikenal dengan sebutan jamu singset.

“Dulu, kalau minum jamu singset itu, hasilnya badan jadi keset, bukan kurus. Jadi lebih sehat dan kencang, bukan cuma turun angka di timbangan,” katanya.

Jamu singset biasanya menggunakan bahan-bahan tradisional seperti daun jati Belanda, sirih, merica bolong, temulawak, temu hitam, klembak, joho, kragean, kencur, dan kayu rapet. 

Namun, ia mengungkapkan bahwa saat ini banyak konsumen yang kurang memahami perbedaan antara penurunan lemak dan berat badan secara keseluruhan. “Sekarang banyak yang nggak ngerti, pokoknya asal timbangan turun, mereka anggap berhasil, padahal belum tentu itu lemak yang hilang,” tambahnya.

Saat membicarakan penurunan berat badan, banyak orang yang masih kurang memahami perbedaan antara weight loss dan fat loss. Weight loss itu mengacu pada penurunan total berat tubuh, yang dapat mencakup kehilangan lemak, otot, air, atau bahkan massa tulang. Sementara itu, fat loss lebih spesifik pada pengurangan lemak tubuh, yang merupakan tujuan utama bagi banyak orang yang ingin meningkatkan kesehatan dan estetika tubuh mereka.

Bahkan, Pak Dharma, seorang yang telah bertahun-tahun menggeluti dunia jamu, secara tegas menyatakan keraguannya terhadap jamu pelangsing modern. “Saya tidak menjual jamu pelangsing. Di samping risikonya besar, karena bisa mengandung bahan-bahan kimia belum teruji, saya juga kurang percaya, karena itu sudah tidak masuk akal jika kita hanya minum jamu bisa langsing. Yang ada cuma hilang nafsu makan,” katanya.

Olahraga, Kunci Utama Menuju Berat Badan Ideal

Berbeda dengan jamu, olahraga telah terbukti secara ilmiah sebagai cara yang paling efektif dan aman untuk menurunkan berat badan. Aktivitas fisik membantu membakar kalori, meningkatkan metabolisme, dan memperbaiki komposisi tubuh dengan meningkatkan massa otot dan mengurangi lemak tubuh. Seperti artikel yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas menyatakan bahwa olahraga tidak hanya membantu dalam penurunan berat badan tetapi juga meningkatkan kesehatan dan mental.

Olahraga seperti jogging, bersepeda, berenang, atau bahkan jalan cepat selama 30 menit sehari dapat membuat perbedaan besar. Jika digabungkan dengan pola makan yang sehat, olahraga menjadi kombinasi yang tak terkalahkan dalam perjalanan menuju berat badan ideal.

Selain itu, olahraga memiliki manfaat tambahan, seperti meningkatkan energi, memperbaiki suasana hati, dan mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan hipertensi.

Mengapa saya menekankan bahwa jamu saja tidak cukup? Karena jamu, meskipun memiliki manfaat tertentu, hanyalah pelengkap. Mengharapkan hasil yang signifikan hanya dengan meminum jamu tanpa berolahraga adalah ekspektasi yang tidak realistis. Jamu bisa membantu meningkatkan metabolisme atau mengurangi nafsu makan, tetapi tanpa defisit kalori yang dihasilkan dari aktivitas fisik, berat badan tidak akan turun secara signifikan.

Di sisi lain, menggabungkan jamu yang aman dengan olahraga teratur dapat menjadi strategi yang lebih efektif. Meminum teh jahe atau kopi pahit sebelum berolahraga dapat membantu meningkatkan pembakaran lemak, tetapi tanpa gerakan aktif, tubuh tidak akan memanfaatkan potensi tersebut sepenuhnya.

Realitas Untuk Sehat

Sebagai masyarakat, kita perlu lebih kritis terhadap klaim-klaim yang terdengar terlalu baik untuk menjadi kenyataan. Banyak iklan jamu pelangsing yang menonjolkan hasil instan tanpa menjelaskan bahwa produk tersebut seharusnya digunakan bersamaan dengan pola hidup sehat. Edukasi tentang kesehatan dan penurunan kadar lemak di badan perlu digalakkan agar masyarakat tidak terjebak dalam pola pikir yang salah.

“Jamu dapat digunakan sebagai pendukung untuk meningkatkan energi atau mengelola nafsu makan, tetapi sejatinya, olahraga tetap menjadi langkah nyata yang memberikan hasil jangka panjang, jangan hanya andalkan jamu saja, jika bisa, pilih jamu yang terpercaya dan sudah terdaftar di BPOM” tutup Pak Dharma.

Sebagai refleksi pribadi, saya percaya bahwa tubuh kita adalah investasi jangka panjang. Mengandalkan solusi instan seperti jamu saja, selain tidak tepat, juga berpotensi membahayakan kesehatan jika digunakan secara berlebihan. Sebaliknya, membangun kebiasaan sehat seperti olahraga teratur dan makan makanan bergizi  adalah investasi yang lebih berharga.

Jamu pelangsing memang bisa menjadi pendukung dalam perjalanan menurunkan berat badan, tetapi tidak boleh menjadi satu-satunya andalan. Realitasnya, olahraga adalah kunci utama untuk mencapai berat badan ideal dan menjaga kesehatan tubuh. Dengan menggabungkan konsumsi jamu yang aman dengan olahraga teratur, kita dapat mencapai hasil yang lebih maksimal dan berkelanjutan.

Jangan hanya berharap pada jamu, tetapi mulailah menggerakkan tubuh. Dengan demikian, kita tidak hanya akan mendapatkan berat badan ideal, tetapi juga tubuh yang lebih sehat dan bugar. Seperti bahasa latin mens sana in corpore sano, “di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.”

Mari kita jadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup kita, karena perubahan nyata dimulai dari langkah kecil yang konsisten. [T]

Reporter/Penulis: Arix Wahyudhi Jana Putra
Editor: Adnyana Ole

Penulis adalah mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di tatkala.co.

  • BACA JUGA:
Mbah Candi dan Tangan yang Meracik Ramuan Pelancar Air Susu Ibu
Desa Sanding Berdayakan Loloh Daun Piduh untuk Kuatkan Ekosistem Budaya di Desa Kawasan Warisan Dunia Subak
Ketut Suariani, Peramu Loloh Cemcem dari Desa Aan
Tags: jamukesehatanolahraga
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Memandang Kota Malang Lewat Jendela Bus, dan Memantau Lewat “Ngalam Command Center”

Next Post

Kartini Fest 2025: Semangat Kartini, Semangat Generasi Muda Peduli Budaya Bali

Arix Wahyudhi Jana Putra

Arix Wahyudhi Jana Putra

Gede Arix Wahyudhi Jana Putra. Mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja

Related Posts

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
0
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

Read moreDetails

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
0
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

Read moreDetails

 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

by Rusdy Ulu
September 29, 2026
0
 “Tur Mencari Kebebasan: Jakarta—Bogor—Tangerang” —Berkenalan ke Publik yang Lebih Luas

TIGA tahun telah terlewat, dua buku telah dirilis oleh Beatriff Collective. Buku pertama bertajuk “(Se-)Putar Musik” (2025), kemudian “Memahami Musik,...

Read moreDetails

Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

by Nyoman Budarsana
September 28, 2026
0
Menari di Langit Batu Tampih, Ribuan Rare Angon Hidupkan Tradisi Layang-Layang

SEMARAK dan meriah. Begitulah suasana yang terlihat di kawasan Pantai Batu Tampih, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu...

Read moreDetails

Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

by Nyoman Budarsana
September 27, 2026
0
Usaha Merawat Rasa di Tengah Bisingnya Informasi

BERITA tentang bencana, perang, pengungsian, sampah, persoalan air, dan menyusutnya ruang hidup datang hampir tanpa jeda. Sebagian muncul sebagai notifikasi...

Read moreDetails

Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

by Jaswanto
September 24, 2026
0
Kondisi Situs Cagar Budaya Bale Kulkul Puri Pemecutan, Tak Terawat, Ditumbuhi Rumput dan Semak Belukar

“YA, kondisinya memang tak terawat―mungkin nggak peduli,” jawab Dewa Purwita Sukahet kepada tatkala.co saat dihubungi melalui direct message Instagram, Rabu...

Read moreDetails

Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

by Dede Putra Wiguna
September 21, 2026
0
Pesta Demokrasi di SMKS Kesehatan Bali Medika: Dihari Purnama dan Hanin Azzahra Siap Pimpin OSIS Kesbam

SUASANA aula SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar pada Kamis, 17 September 2026, berbeda dari biasanya. Ratusan siswa duduk menghadap panggung....

Read moreDetails

“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

by I Wayan Sujana Suklu
September 20, 2026
0
“Batubelah Art Space”: Membawa Sujana Suklu, Nyoman Sartini, dan Nyoman Darmadi ke Art & Bali 2026

Batubelah Art Space, dikomandoi Wayan Sabath Sukma Miarna ketika hadir dalam Art & Bali 2026 di Nuanu Creative City, Tabanan,...

Read moreDetails

Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

by Rusdy Ulu
September 18, 2026
0
Di Lapangan Undiksha, Puluhan Mahasiswa Membicarakan HAM dan Kebebasan Berpendapat—Konsolidasi September Hitam oleh BEM REMA Undiksha

PULUHAN mahasiswa berpakain hitam berkumpul di Lapangan Upacara Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Kamis malam, 17 September 2026. Mereka mengikuti Konsolidasi...

Read moreDetails

Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

by Hasby Alfin Shidiq
September 16, 2026
0
Kemah Bintang SLB Negeri 1 Buleleng, Ajang Murid Bekebutuhan Khusus Bersinar

Pagi itu, suasana SLB Negeri Buleleng lebih riuh dari biasanya. Rombongan mobil isuzu berbondong datang memenuhi lapangan asrama. Di depan...

Read moreDetails
Next Post
Kartini Fest 2025: Semangat Kartini, Semangat Generasi Muda Peduli Budaya Bali

Kartini Fest 2025: Semangat Kartini, Semangat Generasi Muda Peduli Budaya Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co