12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Harapan pada Jamu, Realitas pada Olahraga: Menurunkan Berat Badan dengan Bijak

Arix Wahyudhi Jana Putra by Arix Wahyudhi Jana Putra
April 29, 2025
in Khas
Harapan pada Jamu, Realitas pada Olahraga: Menurunkan Berat Badan dengan Bijak

Ilustrasi diolah dari Canva

BELAKANGAN ini saya melihat ibu saya makin tertarik pada berbagai promosi jamu pelangsing yang muncul di media sosial, terutama di facebook. Klaim-klaim seperti “turun berat badan tanpa olahraga” selalu tampak menarik dan menjanjikan solusi instan. Ibu saya memang punya upaya untuk menurunkan berat badan.

Upaya ibu saya ini membuat saya terusik. Apakah jamu pelangsing benar-benar bisa melangsingkan badan? Atau adakah cara yang lebih efektif?

Tulisan ini saya buat untuk berbagi pandangan bahwa, meskipun jamu memiliki manfaat tertentu, olahraga tetap menjadi kunci utama dalam menurunkan berat badan.

Memahami Jamu Pelangsing, untuk Fat loss atau Weight loss?

Jamu pelangsing telah digunakan selama bertahun-tahun dalam tradisi kesehatan alami. Beberapa bahan yang biasa ditemukan dalam jamu ini, seperti kunyit, jahe, daun jati belanda, dan lidah buaya, memang memiliki manfaat kesehatan tertentu. Misalnya, penelitian menunjukkan bahwa kurkumin dalam kunyit dapat membantu mengurangi indeks massa tubuh dan lingkar pinggang (Alodokter, 2025).

Jahe, dengan kandungan gingerolnya, juga diketahui dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Namun, perlu diingat bahwa penelitian mengenai efektivitas bahan-bahan ini dalam menurunkan berat badan masih terbatas dan tidak bersifat konklusif.

Sebuah studi dari Neliti menunjukkan bahwa penggunaan jamu selama lebih dari 60 hari dapat memberikan hasil dalam menurunkan berat badan (Neliti, 2025). Namun, hasilnya sering kali tidak signifikan jika tidak dibarengi dengan perubahan gaya hidup yang lebih sehat.

Selain itu, jamu pelangsing bukan tanpa risiko. Efek samping seperti gangguan pencernaan, interaksi dengan obat-obatan tertentu, hingga risiko penyakit sistem di dalam tubuh yang terdiri dari jantung, pembuluh darah, dan darah, yang berfungsi untuk mengangkut nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh atau kardiovaskular dapat terjadi, terutama jika jamu dikonsumsi tanpa panduan yang tepat (Alodokter, 2025).

Masih merasa kurang puas dengan pernyataan yang saya dapatkan di internet, alhasil, dalam menyusun tulisan ini, saya bertemu dengan Gede Dharma Wijaya, seorang pemilik Toko Jamu Sari Mulya di kawasan Perempatan Panji, Singaraja. Kunjungan saya ke sana berawal dari keingintahuan akan sudut pandang praktisi lokal mengenai jamu pelangsing.

Gede Dharma Wijaya menjual jamu sudah dari tahun 1980-an. Dia menjelaskan bahwa jamu pelangsing pada masa lalu lebih dikenal dengan sebutan jamu singset.

“Dulu, kalau minum jamu singset itu, hasilnya badan jadi keset, bukan kurus. Jadi lebih sehat dan kencang, bukan cuma turun angka di timbangan,” katanya.

Jamu singset biasanya menggunakan bahan-bahan tradisional seperti daun jati Belanda, sirih, merica bolong, temulawak, temu hitam, klembak, joho, kragean, kencur, dan kayu rapet. 

Namun, ia mengungkapkan bahwa saat ini banyak konsumen yang kurang memahami perbedaan antara penurunan lemak dan berat badan secara keseluruhan. “Sekarang banyak yang nggak ngerti, pokoknya asal timbangan turun, mereka anggap berhasil, padahal belum tentu itu lemak yang hilang,” tambahnya.

Saat membicarakan penurunan berat badan, banyak orang yang masih kurang memahami perbedaan antara weight loss dan fat loss. Weight loss itu mengacu pada penurunan total berat tubuh, yang dapat mencakup kehilangan lemak, otot, air, atau bahkan massa tulang. Sementara itu, fat loss lebih spesifik pada pengurangan lemak tubuh, yang merupakan tujuan utama bagi banyak orang yang ingin meningkatkan kesehatan dan estetika tubuh mereka.

Bahkan, Pak Dharma, seorang yang telah bertahun-tahun menggeluti dunia jamu, secara tegas menyatakan keraguannya terhadap jamu pelangsing modern. “Saya tidak menjual jamu pelangsing. Di samping risikonya besar, karena bisa mengandung bahan-bahan kimia belum teruji, saya juga kurang percaya, karena itu sudah tidak masuk akal jika kita hanya minum jamu bisa langsing. Yang ada cuma hilang nafsu makan,” katanya.

Olahraga, Kunci Utama Menuju Berat Badan Ideal

Berbeda dengan jamu, olahraga telah terbukti secara ilmiah sebagai cara yang paling efektif dan aman untuk menurunkan berat badan. Aktivitas fisik membantu membakar kalori, meningkatkan metabolisme, dan memperbaiki komposisi tubuh dengan meningkatkan massa otot dan mengurangi lemak tubuh. Seperti artikel yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas menyatakan bahwa olahraga tidak hanya membantu dalam penurunan berat badan tetapi juga meningkatkan kesehatan dan mental.

Olahraga seperti jogging, bersepeda, berenang, atau bahkan jalan cepat selama 30 menit sehari dapat membuat perbedaan besar. Jika digabungkan dengan pola makan yang sehat, olahraga menjadi kombinasi yang tak terkalahkan dalam perjalanan menuju berat badan ideal.

Selain itu, olahraga memiliki manfaat tambahan, seperti meningkatkan energi, memperbaiki suasana hati, dan mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan hipertensi.

Mengapa saya menekankan bahwa jamu saja tidak cukup? Karena jamu, meskipun memiliki manfaat tertentu, hanyalah pelengkap. Mengharapkan hasil yang signifikan hanya dengan meminum jamu tanpa berolahraga adalah ekspektasi yang tidak realistis. Jamu bisa membantu meningkatkan metabolisme atau mengurangi nafsu makan, tetapi tanpa defisit kalori yang dihasilkan dari aktivitas fisik, berat badan tidak akan turun secara signifikan.

Di sisi lain, menggabungkan jamu yang aman dengan olahraga teratur dapat menjadi strategi yang lebih efektif. Meminum teh jahe atau kopi pahit sebelum berolahraga dapat membantu meningkatkan pembakaran lemak, tetapi tanpa gerakan aktif, tubuh tidak akan memanfaatkan potensi tersebut sepenuhnya.

Realitas Untuk Sehat

Sebagai masyarakat, kita perlu lebih kritis terhadap klaim-klaim yang terdengar terlalu baik untuk menjadi kenyataan. Banyak iklan jamu pelangsing yang menonjolkan hasil instan tanpa menjelaskan bahwa produk tersebut seharusnya digunakan bersamaan dengan pola hidup sehat. Edukasi tentang kesehatan dan penurunan kadar lemak di badan perlu digalakkan agar masyarakat tidak terjebak dalam pola pikir yang salah.

“Jamu dapat digunakan sebagai pendukung untuk meningkatkan energi atau mengelola nafsu makan, tetapi sejatinya, olahraga tetap menjadi langkah nyata yang memberikan hasil jangka panjang, jangan hanya andalkan jamu saja, jika bisa, pilih jamu yang terpercaya dan sudah terdaftar di BPOM” tutup Pak Dharma.

Sebagai refleksi pribadi, saya percaya bahwa tubuh kita adalah investasi jangka panjang. Mengandalkan solusi instan seperti jamu saja, selain tidak tepat, juga berpotensi membahayakan kesehatan jika digunakan secara berlebihan. Sebaliknya, membangun kebiasaan sehat seperti olahraga teratur dan makan makanan bergizi  adalah investasi yang lebih berharga.

Jamu pelangsing memang bisa menjadi pendukung dalam perjalanan menurunkan berat badan, tetapi tidak boleh menjadi satu-satunya andalan. Realitasnya, olahraga adalah kunci utama untuk mencapai berat badan ideal dan menjaga kesehatan tubuh. Dengan menggabungkan konsumsi jamu yang aman dengan olahraga teratur, kita dapat mencapai hasil yang lebih maksimal dan berkelanjutan.

Jangan hanya berharap pada jamu, tetapi mulailah menggerakkan tubuh. Dengan demikian, kita tidak hanya akan mendapatkan berat badan ideal, tetapi juga tubuh yang lebih sehat dan bugar. Seperti bahasa latin mens sana in corpore sano, “di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.”

Mari kita jadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup kita, karena perubahan nyata dimulai dari langkah kecil yang konsisten. [T]

Reporter/Penulis: Arix Wahyudhi Jana Putra
Editor: Adnyana Ole

Penulis adalah mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di tatkala.co.

  • BACA JUGA:
Mbah Candi dan Tangan yang Meracik Ramuan Pelancar Air Susu Ibu
Desa Sanding Berdayakan Loloh Daun Piduh untuk Kuatkan Ekosistem Budaya di Desa Kawasan Warisan Dunia Subak
Ketut Suariani, Peramu Loloh Cemcem dari Desa Aan
Tags: jamukesehatanolahraga
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Memandang Kota Malang Lewat Jendela Bus, dan Memantau Lewat “Ngalam Command Center”

Next Post

Kartini Fest 2025: Semangat Kartini, Semangat Generasi Muda Peduli Budaya Bali

Arix Wahyudhi Jana Putra

Arix Wahyudhi Jana Putra

Gede Arix Wahyudhi Jana Putra. Mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi STAHN Mpu Kuturan Singaraja

Related Posts

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

by Emi Suy
September 10, 2026
0
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

Read moreDetails

Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

by Nyoman Budarsana
September 8, 2026
0
Utsawa Dharma Gita 2026 Tinggal Hitungan Hari, Bali Siapkan Duta Terbaik ke Tingkat Nasional

PELAKSANAAN Utsawa Dharma Gita (UDG) Provinsi Bali XXXIII Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Perlombaan tersebut bakal dimulai Jumat, 11 September...

Read moreDetails

Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

by tatkala
September 7, 2026
0
Membaca Komik di Era Digital: Mengapa Manga, Manhwa, dan Manhua Semakin Populer?

RAK di sudut kamar dulu menjadi penanda seberapa serius seseorang mengikuti sebuah judul. Penanda itu perlahan berpindah ke daftar bacaan...

Read moreDetails

Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

by Nyoman Budarsana
September 6, 2026
0
Desa Adat Tista Menatap Masa Depan dari Anjungan Desa dan Kekayaan Alam

DIIRINGI gending gamelan yang dinamis, gerak, seledet, dan perpindahan posisi para penari mengalir membentuk jalinan yang hidup. Setiap gerakan seolah...

Read moreDetails

Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

by I Nyoman Tingkat
September 6, 2026
0
Ceraken Bali: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul

"CERAKEN BALI: Menyeimbangkan Cipta, Rasa, dan Karsa Mewujudkan SDM Bali Unggul". Itulah tema HUT VII SMA Negeri 2 Kuta Selatan...

Read moreDetails

Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

by Dian Suryantini
September 1, 2026
0
Sampah Plastik yang Turut Membangun Merdu dan Syahdu Suara Gamelan Selonding

ADA sesuatu yang terasa ganjil ketika pertama kali melihatnya. Selonding, sebuah gamelan yang selama ini begitu dekat dengan kayu, tradisi,...

Read moreDetails

Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

by Ega Surya Mahendra
August 31, 2026
0
Janger Dalam Ingatan Penarinya —Cerita Kecil Tentang Janger di Jembrana

MALAM, pukul 21.30, 10 Agustus 2026. Saya baru saja usai melewati jalan yang nestapa dari Tanjung Benua menuju kampung halaman...

Read moreDetails

Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

by Nyoman Budarsana
August 31, 2026
0
Langit Sanur, Panggung Rare Angon dan Tradisi Melayangan

ANGGIN itu sahabat para Rare Angon. Ketika embusannya mulai menguat di Pantai Mertasari, Sanur, kesibukan pun muncul di antara para...

Read moreDetails

Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

by Nyoman Budarsana
August 29, 2026
0
Okokan Menggema, Tanah Lot Art & Food Festival VII Resmi Dibuka

“Dug dug, dag, dug dug.., dag dug dag…, jedug kapak, jedug kapak…!” SUARA kendang dan okokan menggema mengiringi pembukaan Tanah...

Read moreDetails

Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

by Komang Puja Savitri
August 20, 2026
0
Sugi Lanus Bedah Akar “Brain Drain” dan Masa Depan Talenta Bali Utara di Buleleng Festival 2026

Masa depan sumber daya manusia di Bali Utara menjadi salah satu isu yang mengemuka dalam rangkaian agenda budaya tahunan Buleleng...

Read moreDetails
Next Post
Kartini Fest 2025: Semangat Kartini, Semangat Generasi Muda Peduli Budaya Bali

Kartini Fest 2025: Semangat Kartini, Semangat Generasi Muda Peduli Budaya Bali

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali
Panggung

Utsawa Dharmagita XXXIII-2026: Ketika Sastra Suci Menggema di Taman Budaya Bali

Jeda hanya sesaat. Setelah kulkul dipukul oleh Gubernur Bali Wayan Koster sebagai tanda dibukanya Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali XXXIII,...

by Nyoman Budarsana
September 12, 2026
YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak
Panggung

YouNITE Fest Vol. 1: Ketika Forum GenRe Denpasar Hadirkan Ruang bagi Anak Muda untuk Bersuara dan Bergerak

ANAK muda acap menjadi sasaran kebijakan. Namun, seberapa sering mereka benar-benar diberi ruang untuk bersuara, menyampaikan gagasan, bahkan menentukan arah...

by Dede Putra Wiguna
September 12, 2026
Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin
Cerpen

Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

MALAM di rumah sakit selalu terasa lebih panjang daripada malam di tempat lain. Jarum jam di dinding ruang perawatan menunjukkan...

by Ahmad Sihabudin
September 12, 2026
Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya
Puisi

Puisi Ahmad Fatoni | Teruslah Bodoh, Negeri Sedang Membutuhkannya

Puisi-Resensi atas Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Teruslah bodoh, jangan pintar,sebab negeri ini menyukai kepalayang mudah menganggukdan...

by Ahmad Fatoni
September 12, 2026
Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co