12 September 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Selamat Galungan, Selamat Makan Lawar! — Ingat Atur Gaya Makan Agar Tetap Sehat

Gede Eka Subiarta by Gede Eka Subiarta
April 19, 2025
in Esai
Selamat Galungan, Selamat Makan Lawar! — Ingat  Atur Gaya Makan Agar Tetap Sehat

Eka Subiarta

HARI Raya Galungan, hari raya suci agama Hindu, dirayakan setiap 6 bulan sekali pada setiap wuku Buda Kliwon Wuku Dungulan. Hari Raya Galungan dimaknai sebagai kemenangan dharma atas adharma. Umat Hindu akan menyambut dengan penuh suka cita dan rasa syukur.

Menjelang Hari Raya Galungan tentunya akan ada banyak makanan, terutama pada saat Hari Penampahan (satu hari menjelang Hari Raya Galungan). Makanan itu, selain untuk sarana upacara, juga untuk dikonsumsi bersama keluarga dan kerabat.

Jenis-jenis makanan yang ada saat Hari Raya Galungan banyak dan beragam, seperti lawar, sate lilit, tum, jukut ares maupun jenis olahan daging lain. Bahan utamanya adalah daging babi.

Lawar

Lawar menjadi hidangan utama pada saat Hari Penampahan Galungan. Lawar terbuat dari olahan daging cincang (biasanya menggunakan daging babi atau daging ayam) dan dikombinasikan dengan bumbu rempah khas Bali.

Jenis lawar pun ada berbagai jenis ada lawar guntung (campuran daging dan kulit yang telah direbus). Ada juga lawar merah yang dibuat dari campuran daging, kelapa parut dan darah segar sebagai pelengkap cita rasa dan pewarna alami.

Sate Lilit

Sate lilit juga merupakan salah satu ciri khas menu olahan daging pada saat Hari Raya Galungan biasanya dibuat dengan menggunakan daging cincang yang dililitkan pada batang pelapah pohon kelapa atau pun tusuk sate yang agak sedikit besar, yang banyak ada di pasar dan diolah dengan cara dibakar.

Tum

Tum sendiri merupakan salah satu olahan dari daging cincang, baik daging babi, ayam maupun ikan laut yang telah dikombinasikan dengan bumbu khas rempah rempah Bali. Olahan dibungkus dengan menggunakan daun pisang maupun daun coklat dan dimatangkan dengan cara direbus atau dikukus.  

Jukut Ares

Sebagai pelengkap ada yang namanya Jukut ares, ini merupakan kombinasi dari daging dan batang pohon pisang yang masih muda, serta dikombinasikan dengan tulang babi atau pun tulang daging ayam, tentunya dikombinasikan dengan bumbu khas rempah Bali dan diolah dengan cara direbus sampai matang.

Olahan Jeroan

Isi jeroan dari daging babi ataupun daging ayam banyak yang diolah sebagai pelengkap dalam banten yang kita persembahkan dan diolah dengan cara digoreng.

Berbagai macam olahan daging yang kita siapkan tentunya akan membuat nafsu makan kita akan menjadi sedikit kalap atau makan dengan porsi yang berlebih apalagi pada saat momen hari raya juga dijadikan momen berkumpul bagi saudara-saudara kita pulang dari perantauan. Dan tentunya sajian sajian khas pada saat Hari Raya Galungan akan memanjakan lidah kita.

Tradisi pada saat penampahan Galungan dengan membuat berbagai macam olahan daging selain sebagai tradisi kuliner yang telah diwariskan secara turun temurun, tentunga hidangan hidangan ini juga punya peran penting dalam upacara persembahan dan simbol rasa syukur atas berkah yang kita terima.

Sebagai tradisi turun temurun yang telah diwariskan, tentunya kita juga harus mengatur porsi makan dari hidangan khas menjelang atau pada saat Galungan ini, mengingat banyak adanya perkembangan penyakit tidak menular (PTM) yang akhir-akhir ini banyak terjadi akibat tidak bisa mengontrol pola makan kita.

Bagaimana kita menyikapinya?

Sebagai umat beragama dan menjalankan tradisi yang diwariskan secara turun temurun tentunya ada beberapa hal yang harus kita pahami dalam menyiapkan hidangan hidangan khas menjelang hari raya yang dominan dari sumber daging, seperti:

  • Pastikan daging yang kita olah berasal dari daging yang sehat dan tidak sakit.
  • Pastikan daging diolah dalam keadaan matang sempurna, bukan setengah matang maupun dalam keadaan mentah, banyak terjadi kasus penyakit meningitis karenan efek makan makanan dalam keadaan mentah.
  • Makan secukupnya, dalam artian hindari konsumsi daging yang berlebih
  • Hindari makan makanan berlemak tinggi yang berlebih, seperti olahan jeroan, ingat anjuran konsumsi lemak per orang per hari adalah sebanyak 5 sendok makan saja, atau sekitar 20 -25 % dari energi total kita.
  • Penuhi kebutuhan serat dengan buah buahan tentunya ini banyak ada setelah hari raya, konsumsi daging yang sedikit berlebih pada saat penampahan kita imbangi dengan konsumsi buah buah lungsuran (buah yang sudah selesai dipersembahkan) hari raya.
  • Pastikan pengolahan makanan pada saat penampahan dalam keadaan bersih
  • Yang paling penting adalah air putih yang cukup, bukan soda maupun minuman beralkohol.

Tentunya kita akan tetap bisa melaksanakan dan melanjutkan tradisi yang sudah diwariskan secara turun temurun menjelang Hari Raya Galungan tanpa mempengaruhi kesehatan kita, dan kita pun tetap bisa merayakan hari raya yang akan menjadi momen religius kita sebagai umat Hindu, tetapi juga sebagi momen merayakan keanekaragaman kuliner khas menjelang Hari Raya Galungan.

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan, selamat merayakan bersama keluarga tercinta dan selamat menikmati sajian kuliner khas menjelang hari raya. [T]

Penulis: Gede Eka Subiarta
Editor: Adnyana Ole

  • BACA JUGA:
Kisah Kasih Sisa Nasi di Malam Hari
Asam Lambung Karena Anak Kandung
Puasa Sehat Ramadan: Menu Apa yang Sebaiknya Dipilih Saat Sahur dan Berbuka?
Berapa Biji Sebaiknya Makan Durian dalam Sehari?
Tags: hari raya galungankuliner tradisionallawar bali
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Pendidikan Bermartabat untuk Mengatasi Trauma Sosial

Next Post

Penjor, Simbol Kemakmuran di Hari Kemenangan

Gede Eka Subiarta

Gede Eka Subiarta

Ahli Gizi. Bekerja di RSUD Buleleng dan Klinik Sahabat, Singaraja

Related Posts

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

Read moreDetails

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

Read moreDetails

Kita Salah Menghitung Kesunyian

by Angga Wijaya
September 10, 2026
0
Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

Read moreDetails

Tubuh yang Saya Suruh Begadang

by Angga Wijaya
September 9, 2026
0
Tubuh yang Saya Suruh Begadang

SELAMA kira-kira sepuluh tahun terakhir, saya punya kebiasaan yang barangkali tidak terlalu baik bagi tubuh, yakni, begadang. Saya menulis pada...

Read moreDetails

Hari Olahraga Nasional: Dari Lapangan ke FYP, dari Medali ke “Endorse”

by Chusmeru
September 9, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

SEPULUH hingga dua puluh tahun silam perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tanggal 9 September identik dengan kegiatan senam di lapangan....

Read moreDetails

Kepemimpinan Feminis sebagai Strategi Rekonsiliasi Sosial di Tengah Polarisasi Politik

by Jerry Indrawan
September 8, 2026
0
Mungkinkah Korut Serang AS?

POLARISASI politik yang menguat dalam konteks demokrasi kontemporer telah memicu fragmentasi sosial yang sangat mengkhawatirkan di berbagai belahan dunia, termasuk...

Read moreDetails

Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

by Wayan Gde Yudane
September 7, 2026
0
Pemakaman Massal Kata “Saya Tidak Tahu”

SELAMAT datang di era di mana kedalaman berpikir resmi digantikan oleh kecepatan reaksi. Sebuah masa yang sangat efisien, di mana...

Read moreDetails

Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

by Adwan SA
September 6, 2026
0
Menilik Bentuk Visioner Naskah Rawa Gambut Garapan Teater Potlot

JAUH sebelum Tuan Gubernur mendorong pengadaan puluhan unit motor trail sebab helikopter kebanggaannya kewalahan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,...

Read moreDetails

Jangan-Jangan Kita Semua Mbah Darmi, 25 Ribu Hari ini, 10 Juta Esok Hari

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 5, 2026
0
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik

BAGI Mbah Darmi, KTP mungkin hanyalah kartu identitas. Benda kecil yang disimpan di dompet atau tempat aman, diperlukan ketika mengurus...

Read moreDetails

Topi Para Penyintas Kanker

by Angga Wijaya
September 5, 2026
0
Topi Para Penyintas Kanker

Di Poliklinik Onkologi sebuah rumah sakit besar di Denpasar, Bali, saya kerap melihat para perempuan memakai tutup kepala atau topi....

Read moreDetails
Next Post
Hari Suci Saraswati, Mempermulia Diri dengan “Kaweruhan Sujati”

Penjor, Simbol Kemakmuran di Hari Kemenangan

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • Ritual Sebelum Bercinta | Cerpen Jaswanto

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Singa dan Botol Ajaib Si Kancil

    5 shares
    Share 5 Tweet 0
  • Seorang Janda yang Tersekap Dalam Rumah Tua

    43 shares
    Share 43 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral
Budaya

Pembukaan Utsawa Dharmagita 2026: Orang Bali Harus Pintar Secara Kognitif dan Punya Nilai moral

Suasana pembukaan Utsawa Dharmagita Provinsi Bali XXIII Tahun 2026 berlangsung semarak di Taman Budaya Bali, Jumat 11 September 2026. Sebuah...

by Ayu Kahuatu Tamar
September 11, 2026
Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat
Pameran

Ubud Art Collect: Ketika Seni dan Ekosistem Kreatif Ubud Bertemu Publik dalam Ruang yang Lebih Dekat

SELAMA tiga hari, 4–6 September 2026, Wantilan Ubud berubah menjadi titik temu bagi wajah seni yang beragam. Lukisan tradisional berdampingan...

by Dede Putra Wiguna
September 11, 2026
Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu
Panggung

Art & Bali 2026: Merayakan Ingatan Tubuh dan Dialog Budaya di Nuanu

JUMAT, 11 September 2026, Nuanu Creative City di Tabanan, Bali, menjelma jadi panggung pertama Art & Bali platform seni tahunan...

by Ingga Adelia
September 11, 2026
Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis
Gaya

Mengenal PVC WPC Wall Panel untuk Dekorasi Dinding Estetis

  Untuk dekorasi dinding yang estetis, Decorindo Perkasa menyediakan wall panel PVC WPC yang hadir sebagai solusi modern memadukan fungsi...

by tatkala
September 11, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Pasar Tradisional : Membaca Tanda, Merawat Manusia

"Pinten niki, Bu?"  (Berapa ini, Bu?) "Tigang doso gangsal ewu." (Tiga puluh lima ribu ) "Waduh... mboten saged kirang? Kula...

by Tri Nugroho Adi
September 11, 2026
Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda
Panggung

Warna Baru Utsawa Dharma Gita 2026 Bali, Dharmacarita Dekatkan Budaya kepada Generasi Muda

Jangan menganggap Utsawa Dharmagita (UDG) Provinsi Bali sekadar rutinitas dengan sajian yang berulang. Tahun ini, panggung UDG XXXIII tahun 2026...

by Nyoman Budarsana
September 10, 2026
Belajar Diam di Dunia yang Terlalu Berisik
Esai

DNA Pancasila Masih Utuh, Cuma Epigenetik Bangsa Mungkin Eror

INI gegara ada informasi tentang penelitian David Sinclair dari Harvard, yang mengatakan bahwa proses penuaan bisa dibalikkan kembali melalui terapi...

by Petrus Imam Prawoto Jati
September 10, 2026
Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah
Khas

Puisi, Luka, dan Ruang Untuk Pulang —Catatan Reflektif dari Kelas Sastra Masuk Sekolah

JUMAT, 28 Agustus 2026. Kursi-kursi bergeser. Beberapa siswa masih berbicara dengan teman di sebelahnya, sebagian membuka buku, sebagian lain menunggu...

by Emi Suy
September 10, 2026
Wajah I Made Galung Wiratmaja
Ulas Rupa

Wajah I Made Galung Wiratmaja

PADA tanggal 19 Agustus hingga 15 September ini, digelar pameran bertajuk “Impulse”. Perhelatan ini digelar Kalpataru Art Space - Sanur...

by Hartanto
September 10, 2026
“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan
Pameran

“Memoar: Suara-Suara dari Ingatan”: Pameran Kolektif Tentang Memori dan Ketakutan Akan Kehilangan

BAGAIMANA jika suatu hari kita lupa segalanya? Nama orang yang kita cintai, tempat-tempat yang pernah didatangi, percakapan yang pernah tinggal...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026
Kita Salah Menghitung Kesunyian
Esai

Kita Salah Menghitung Kesunyian

SETIAP 10 September, kita menjadi masyarakat yang tiba-tiba pandai berbicara tentang bunuh diri. Poster bermunculan di media sosial. Kutipan dibagikan....

by Angga Wijaya
September 10, 2026
Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”
Pop

Majelis Lidah Berduri Kembali ke Bali, Bersua Pendengar Lewat “Hujan Tentang Cinta”

ADA kerinduan yang sebentar lagi dituntaskan Majelis Lidah Berduri di Bali. Band rock alternatif asal Yogyakarta yang akrab disapa Melbi...

by Dede Putra Wiguna
September 10, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co