2 October 2026
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala
No Result
View All Result
tatkala.co
No Result
View All Result

Asam Lambung Karena Anak Kandung

Gede Eka Subiarta by Gede Eka Subiarta
March 17, 2025
in Esai
Puasa Sehat Ramadan: Menu Apa yang Sebaiknya Dipilih Saat Sahur dan Berbuka?

Eka Subiarta

SORE itu menjelang jam 18.00 wita, seperti biasa saya bersiap siap melayani pasien yang akan datang untuk konsultasi gizi di Klinik Sahabat, sebuah klinik praktek dokter bersama di daerah Bali Utara,  tepatnya di Jalan Melur, Gang Buntu No 2 Singaraja, Bali. Sambil merapikan ruangan praktek konsultasi gizi serta menyiapkan timbangan berat badan dan microtoise (alat pengukur tinggi badan).

Tiba-tiba pintu ruang tempat praktek berbunyi dan datanglah asisten dokter dengan senyumnya yang manis.  Ia memberitahukan ada pasien hendak konsultasi gizi, dengan keluhan penyakit lambung alias maag.  

Pasien itu berumur kurang lebih 50 tahun. Ibu itu datang didampingi anaknya dengan perawakan yang kekar dan body yang tegap.  Anak itu menuntun pasien untuk masuk dan duduk di kursi yang sudah saya disiapkan

Seperti biasa saya menyapa dan memperkenalkan diri terkait dengan peran dan tugas saya sebagai salah satu edukator gizi di Klinik Gizi Sahabat. Setelah mencatat data awal pasien, saya tahu pasien itu sebut saja namanya Bu Ketut. Berat badan sekitar 50 kilogeram, tinggi badan 155 cm.

Sebagai awal memulai konsultasi saya meminta Ibu Ketut untuk bercerita terkait dengan pola makan serta aktifitas sehari-hari. Bu Ketut berasal dari daerah Bontihing, di daerah timur Kabupaten Buleleng.

Ia bekerja sebagai buruh tani di kebun atau ladang milik orang lain atau dalam bahasa Bali kita kenal sebagai “penyakap”. Selain itu ia juga bekerja sebagai tenaga harian, apabila pekerjaan sebagai penyakap sudah tidak begitu sibuk. Dari aktifitas yang ia ceritakan dapat saya simpulkan bahwa Bu Ketut mempunyai aktifitas yang rutin. Ia tetap aktif di usia yang sudah setengah abad.

Pola aktivitas yang tetap aktif bergerak sebagaimana Bu Ketut lakukan itu, tidak kita jumpai di orang orang yang mempunyai aktivitas kebanyakan di belakang meja, juga orang-orang yang mager alias malas gerak. Padahal gerak atau olahraga yang aktif merupakan salah satu indikator dalam proses penyembuhan penyakit.

Jangan lupa untuk selalu bergerak dengan sehat dan aktif, ya!

Saya kemudian menanyakan terkait dengan pola makan Bu Ketut sehari-hari.  Dan ia bercerita, ketika baru bangun ia selalu minum satu gelas air hangat, sambil mulai memasak untuk menyiapkan bekal yang dibawa untuk bekerja di kebun atau sebagai tenaga harian. Sebelum berangkat pagi, Bu Ketut selalu sarapan pagi dengan menu alami khas daerah pedesaan, dengan menggunakan bumbu-bumbu dasar atau bumbu bali. Ia mengaku memang tidak suka memakai penyedap.

Di tempat kerja, di sela-sela istirahat, ia biasa minum sedikit kopi bubuk bali, bukan dengan kopi sachet. Ia makan siang dengan teratur dan makan sore pun teratur.

Tentu hal ini pun menarik perhatian saya. Pola aktifitas teratur dan pola makan yang stabil semestinya tidak ada muncul gangguan di lambung atau maag.

Pola aktifitas fisik yang teratur dan aktif, pola makan yang teratur, kok bisa ada muncul gangguan di lambung?

Sambil menganalisa cerita dari Bu Ketut, si anak pun ikut bercerita bahwa dia merupakan anak semata wayang (anak satu-satunya) dan saat ini bertugas menjadi TNI yang bertugas di luar daerah Bali  dan sudah hampir selama 16 tahun belum bisa pindah tugas ke Bali.

Si anak bertanya apakah hal seperti ini ada hubungannya dengan timbulnya keluhan di lambung ibunya?

Menurut si anak, kalau ia pulang kampung bersama istri dan dua orang anaknya untuk liburan atau sekadar menengok orang tuanya, ibunya selalu ceria dan keluhan di lambung tidak pernah muncul. Ibunya selalu sehat-sehat saja bahkan selalu bisa bermain dengan gembira dengan kedua cucunya.

Apabila si anak kembali ke tempat tugasnya, selang tiga atau empat bulan, Bu Ketut selalu sakit dengan keluhan yang sama bahkan sampai pernah dirawat di rumah sakit.

Dari cerita si anak semata wayangnya itu akhirnya saya dapat menemukan jawaban dari keluhan di lambung yang dirasakan sama Bu Ketut. Setelah berbagai rayuan dan penjelasan dari si anak, Bu Ketut pun bisa sedikit senyum dan memaklumi tugas dan tangguang jawab anaknya sebagai abdi negara.

Pada akhirnya sesi konsultasi gizi pun selesai. Bu Ketut bisa ke bagian apotik untuk mendapatkan penjelasan terkait obat maupun vitamin yang sudah diresepkan

Sekarang banyak muncul fenomena seperti ini, yang namanya asam lambung psikosomatik, yaitu asam lambung yang muncul pada saat kita dalam keadaan cemas, khawatir, cemas yang berlebih ataupun strees. Asam lambung akan meningkat melalui mekanisme neurohormonal yang menyebabkan atau mengalami refluks atau kembung yang memicu asam lambung naik sampai di kerongkongan, sehingga asam lambung akan muncul meskipun pola gerak kita aktif dan pola makan kita teratur.

Jadi mari kita sebagai seorang anak untuk luangkan waktu  berkabar di tengah sibuknya aktifitas kita sehari-hari, karena meskipun kita sudah dewasa, sudah punya istri dan bahkan sudah dikaruniai seorang anak, di mata kedua orang tua kita, kita tetapkan seorang anak kecil. [T]

Penulis: Gede Eka Subiarta
Editor: Adnyana Ole

Puasa Sehat Ramadan: Menu Apa yang Sebaiknya Dipilih Saat Sahur dan Berbuka?
Berapa Biji Sebaiknya Makan Durian dalam Sehari?
Tags: asam lambunggaya hidupgaya hidup sehatkesehatan
ShareTweetSendShareSend
Previous Post

Orang Bali tidak akan Mampu Membeli Lahan di Bali?

Next Post

“Stunting” Kecerdasan: Cukup Makan, Lupa Berpikir

Gede Eka Subiarta

Gede Eka Subiarta

Ahli Gizi. Bekerja di RSUD Buleleng dan Klinik Sahabat, Singaraja

Related Posts

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
0
Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

Read moreDetails

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
0
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

Read moreDetails

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
0
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

Read moreDetails

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
0
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

Read moreDetails

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
0
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

Read moreDetails

Manusia Purba di Kota Denpasar

by Angga Wijaya
October 1, 2026
0
Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

Read moreDetails

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

by Agung Sudarsa
September 30, 2026
0
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

Read moreDetails

Komunikasi Tradisional di Mata Gen Z: Tak Dipakai, tapi Dikontenkan

by Chusmeru
September 30, 2026
0
Efek “Frugal Living” dalam Pariwisata

DAHULU, jika ada pengumuman di desa menggunakan kentongan, bedug, atau petugas yang keliling, semua warga mendengar. Kini, bila ada pengumuman...

Read moreDetails

Cara Sederhana Menilai Kesehatan Bangsa

by Putu Arya Nugraha
September 29, 2026
0
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Profesi Dokter

PARA ahli sering berdebat mengenai kemajuan dan kesejahteraan negara kita, memakai berbagai indikator yang kadang sulit dipahami. Beberapa indikator yang...

Read moreDetails

Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

by Ahmad Hirzan Anwari
September 29, 2026
0
Latihan Kader Bela Negara di Bali, untuk Apa?

PADA 12 September 2026, saya menerima informasi dari grup WhatssApp. Isinya permohonan delegasi untuk mengikuti latihan kader bela negara yang...

Read moreDetails
Next Post
Refleksi Semangat Juang Bung Tomo dan Kepemimpinan Masa Kini

“Stunting” Kecerdasan: Cukup Makan, Lupa Berpikir

Please login to join discussion

Ads

POPULER

  • Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    Kabut Membawa Kenikmatan | Cerpen Ni Made Royani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Halu Masa Lalu; 3 Cerita Pantat Waktu SD, Rasanya Kayak Nano Nano

    22 shares
    Share 22 Tweet 0
  • DUA BELAS PERSEN PRIA BALI BERLELUHUR INDIA: Hasil Penelitian DNA oleh Team Universitas Arizona dan Kajian Prof. I Wayan Ardika dan Prof. Peter Bellwood

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gede Angga Prasaja dan “Fase Baru” Setelah “Singaraja Kota Kita”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam-Malam di Lorong Harapan | Cerpen Ahmad Sihabudin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

ARTIKEL TERKINI

Mendengar Kisah Samsul Rizal dan Erwin Jaya, P3K dari Lombok yang Mengajar di Pelosok Sulawesi Tengah
Esai

Meningkatkan Mutu Pendidikan di Wilayah 3T

KITA selalu menghadapi persoalan skeptis dalam sistem pendidikan nasional. Karena sistem pendidikan harus berintegrasi secara simultan, tanpa melihat aspek-aspek geografis...

by Vito Prasetyo
October 2, 2026
Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara
Esai

Dari Nirmalodaka ke Botol Kemasan: Re-Imajinasi Rahim Peradaban Nusantara

Pendahuluan JAUH sebelum kota-kota modern mendefinisikan batas wilayahnya melalui bentangan aspal dan beton, peradaban manusia lahir dan bertumbuh dari tepi...

by Ari Murdimanto
October 2, 2026
Membatik : Ketika Kesunyian Menjelma Menjadi Motif Kehidupan
Esai

Batik: Merawat Teknik, Menjaga Ingatan, dan Memaknai Identitas Budaya

SETIAP tanggal 2 Oktober, kita kembali merayakan Hari Batik Nasional. Di kantor, kampus, sekolah, hingga berbagai ruang publik, kain bermotif...

by Tri Nugroho Adi
October 2, 2026
Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK
Esai

Ketika Pancasila Menjadi Kompas Karier Lulusan SMK

SETIAP 1 Oktober, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Di sekolah, peringatan itu biasanya hadir melalui upacara, pembacaan Pancasila, ikrar, dan...

by I Wayan Yudana
October 1, 2026
Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali
Khas

Cerita di Balik Setiap Gigitan Keju Lokal di Bali

Sepotong keju mungkin tampak biasa ketika tersaji di atas piring. Namun, sebelum sampai ke meja makan, ada perjalanan panjang yang...

by Rusdy Ulu
October 1, 2026
Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali
Esai

Peristiwa 65 dan Lahirnya Taluhisme: Trauma Kolektif dan Candu Pariwisata di Balik Apatisme Manusia Bali

”ORANG Bali tidak mau demo karena sangat cinta damai dan menjunjung Tri Hita Karana.” Demikian kutipan yang ditampilkan pada salah...

by Teguh Wahyu Pranata
October 1, 2026
Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali
Panggung

Shanty Paredes Akan Meriahkan Gala Dinner 10 Tahun Sthala Ubud Bali

PENYANYI dan aktris Indonesia, Shanty Paredes, akan memeriahkan perayaan ulang tahun ke-10 Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali, melalui...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma
Pop

Zat Kimia dan Racun Masa Lalu yang Menjelma Karsinoma

ADA hal-hal yang tidak terlihat, tetapi diam-diam terus tumbuh di dalam diri. Luka yang belum selesai, dendam yang tidak pernah...

by Nyoman Budarsana
October 1, 2026
Manusia Purba di Kota Denpasar
Esai

Manusia Purba di Kota Denpasar

SETIAP pagi, ketika keluar dari kos, saya melihat pemandangan yang hampir selalu sama. Jalan mulai dipenuhi sepeda motor. Dari gang-gang...

by Angga Wijaya
October 1, 2026
Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi
Khas

Pasar Seni Sukawati, Megah nan Sunyi

“CARI apa, Bu? Ayo lihat-lihat dulu di sini, ayo, lima puluh ribu dapat dua!” Seruan itu begitu melekat dalam ingatan...

by Dede Putra Wiguna
October 1, 2026
Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?
Olahraga

Siapa Saja yang Bangga dengan Prestasi Desak Rita?

KEMENANGAN Desak Made Rita Kusuma Dewi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tentu saja bukan soal menambah satu medali emas bagi...

by Jaswanto
October 1, 2026
Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang
Esai

Sehidup Semati, Bersama dalam Kehidupan, Bersama dalam Perjalanan Pulang

vāsāṃsi jīrṇāni yathā vihāyanavāni gṛhṇāti naro ’parāṇi |tathā śarīrāṇi vihāya jīrṇānyanyāni saṃyāti navāni dehī || “Sebagaimana setelah menanggalkan baju lama,...

by Agung Sudarsa
September 30, 2026

TATKALA.CO adalah media umum yang dengan segala upaya memberi perhatian lebih besar kepada seni, budaya, dan kreativitas manusia dalam mengelola kehidupan di tengah-tengah alam yang begitu raya

  • Penulis
  • Tentang & Redaksi
  • Kirim Naskah
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Desclaimer

Copyright © 2016-2025, tatkala.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Feature
    • Khas
    • Tualang
    • Persona
    • Historia
    • Milenial
    • Kuliner
    • Pop
    • Gaya
    • Pameran
    • Panggung
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Budaya
    • Hiburan
    • Politik
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Lingkungan
    • Liputan Khusus
  • Kritik & Opini
    • Esai
    • Opini
    • Ulas Buku
    • Ulas Film
    • Ulas Rupa
    • Ulas Pentas
    • Kritik Sastra
    • Kritik Seni
    • Bahasa
    • Ulas Musik
  • Fiksi
    • Cerpen
    • Puisi
    • Dongeng
  • English Column
    • Essay
    • Fiction
    • Poetry
    • Features
  • Penulis
  • Buku
    • Buku Mahima
    • Buku Tatkala

Copyright © 2016-2025, tatkala.co